Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

SOSIALISASI HUKUM RIBA TERHADAP PENGGUNA GOPAYLATTER DI DESA BERINGAN KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Masrina, Masrina; Hasanah, Ikhwatun; Musthofa, Khabib; Andira, Ayu
RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/rgk.v4i2.3899

Abstract

The Islamic ban of usury is an attempt to eradicate economic injustice. This is against Islamic teachings, which emphasize helping the poor and middle class so that the wealthy don't take advantage of them. Reason being that Islamic economics teaches a commitment to social order and humanity, while also rejecting the idea of injustice and the vicious cycle it creates, which in turn leads to poverty. Users of Gopaylartter in Beringin Village, Alalak District, Barito Kuala Regency will be educated on usury legislation and given an overview of Islamic perspectives on debt and credit, which do not include usury. Although there are still obstacles to solve before Islamic banking can be more widely and effectively implemented, there have been good outcomes from socializing usury legislation on GoPayLater users, such as improved knowledge, comprehension, and interest.
Manajemen Kepala Madrasah Dalam Menarik Minat Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Andira, Ayu; Sarpendi, Sarpendi; Rochmawati, Zulfa
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2336

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana praktik manajemen kepala madrasah berperan dalam membentuk dan meningkatkan minat peserta didik melalui respons strategis terhadap dinamika sosial masyarakat di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik manajemen kepala madrasah dalam menarik minat peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara iteratif. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking untuk memastikan keterpercayaan temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan Bahwa Manajemen kepala madrasah berperan strategis dalam menarik minat peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin melalui pendekatan yang bersifat relasional, konsisten, dan kolaboratif. Strategi komunikasi personal yang intens dan berkelanjutan menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan serta legitimasi sosial madrasah di tengah masyarakat, sehingga keputusan orang tua tidak hanya didasarkan pada pertimbangan akademik, tetapi juga pada rasa aman dan kedekatan emosional dengan pimpinan lembaga. Selain itu, citra madrasah terbentuk melalui konsistensi layanan pendidikan yang tertib, disiplin, dan berorientasi pada pembinaan karakter, bukan melalui promosi simbolik semata. Keterbatasan sumber daya direspons melalui manajemen kolaboratif yang melibatkan guru, komite, dan masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif. Integrasi ketiga strategi tersebut menjadi kunci keberhasilan manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan daya tarik lembaga pendidikan.
ANALISIS TINGKAT KEPARAHAN COVID-19 DI SUATU NEGARA MENGGUNAKAN METODE K-MEDOID CLUSTERING Amelia, Syahputri; Yusri, Eldo; Irwansyah, Bambang; Andira, Ayu; Sukri, Muhammad; Yafi, Muhammad Fauzan; Affandi, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5787

Abstract

Abstract: This study aims to classify the severity of COVID-19 cases based on patient and region data using the K-Medoid Clustering method. COVID-19 has varying degrees of symptom severity, requiring cluster analysis to identify severity patterns to support decision-making in healthcare resource allocation and policy formulation. The data used included the number of positive cases, recovered cases, deaths, the average age of patients, and comorbidity levels. The results showed that the K-Medoid method was able to effectively cluster the data. In the raw dataset, the percentage of patients not infected with COVID-19 was 62.62%, while the percentage of infected patients was 37.38%. Based on sample characteristics, non-obese patients accounted for 74.54%, obese patients 25.46%, and patients with a combination of obesity and cardiovascular disease 0.57%. Keywords: Covid-19, Severity, K-Medoid Clustering, Data Mining Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan tingkat keparahan kasus COVID-19 berdasarkan data pasien dan wilayah menggunakan metode K-Medoid Clustering. COVID-19 memiliki variasi tingkat keparahan gejala, sehingga diperlukan analisis klaster untuk mengidentifikasi pola keparahan yang mendukung pengambilan keputusan dalam alokasi sumber daya kesehatan dan perumusan kebijakan. Data yang digunakan meliputi jumlah kasus positif, kasus sembuh, kasus meninggal, usia rata-rata pasien, serta tingkat komorbiditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode K-Medoid mampu melakukan pengelompokan data secara efektif. Pada dataset mentah, persentase pasien tidak terjangkit COVID-19 sebesar 62,62%, sedangkan pasien terjangkit sebesar 37,38%. Berdasarkan karakteristik sampel, pasien non-obesitas memiliki persentase 74,54%, pasien obesitas 25,46%, dan pasien dengan kombinasi obesitas serta penyakit kardiovaskular sebesar 0,57%. Kata Kunci : Covid-19, Tingkat Keparahan, K-Medoid Clustering, Data Mining
Implementasi gerakan dapur sehat atasi stunting melalui pengolahan bahan pangan lokal dan gizi seimbang Amilia, Rizkia; Pamungkas, Catur Esty; Makmun, Indriyani; Lestari, Cahaya Indah; Andira, Ayu; Gustiana, Yuyun; Listi, Iqro Suryati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25876

Abstract

Abstrak Stunting merupakan kondisi dimana anak-anak mengalami gagal tumbuh karena pola makan yang buruk atau infeksi yang berulang sehingga beresiko mengalami penyakit atau kematian. Provinsi Nusa Tenggara Barat berada pada urutan tertinggi ke empat dengan prevalensi stunting sebesar 32,7%. Prevalensi data stunting di Kabupaten Lombok Barat sebesar 34%. Tingginya angka stunting ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya ibu balita tentang cara memenuhi kebutuhan gizi seimbang, praktik pemberian makan yang tidak tepat, serta pengenalan dan pemanfaatan bahan pangan lokal yang ada di sekitar desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan gerakan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dengan cara memberikan edukasi dan melakukan pendampingan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Metode pelaksanaan pengabdian ini melalui 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, yang terdiri dari identifikasi, pemetaan, perumusan masalah dan peningkatan kapasitas; (2) Pelaksanaan, terdiri dari pretest, penyuluhan, implementasi DASHAT, KIE; (3) Observasi dan Evaluasi, melalui pendampingan langsung selama kegiatan dan posttest; (4) Keberlanjutan; melakukan pendampingan dan pembinaan untuk keberlanjutan program. Berdasarkan hasil pretest didapatkan hasil pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 50% (10 orang), sedangkan hasil pengukuran sikap didapatkan 65% (13) orang ibu memiliki sikap yang negatif. Pada hasil posttest didapatkan responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik sebesar 80% (16 orang), sedangkan hasil pengukuran sikap didapatkan 75% (15) orang ibu memiliki sikap yang positif dalam meyediakan kebutuhan gizi anak. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap yang positif kepada ibu yang diberikan edukasi dan pendampingan praktik gerakan DASHAT. Kata kunci: stunting; balita; DASHAT; pangan lokal; gizi seimbang Abstract Stunting is a condition where children experience growth failure due to poor nutrition or recurrent infections, putting them at risk of illness or death. West Nusa Tenggara Province ranks fourth highest with a stunting prevalence of 32.7%. The stunting prevalence in West Lombok Regency is 34%. The high stunting rates are attributed to a lack of knowledge among the community, particularly among mothers of toddlers, regarding how to meet balanced nutritional needs, improper feeding practices, and the introduction and utilization of local food sources available in the village. This activity aims to implement the Healthy Kitchen to Overcome Stunting by providing education and direct assistance to the community as an effort to meet balanced nutritional needs by utilizing local food ingredients. The implementation method of this service consists of 4 stages: (1) Planning, which includes identification, mapping, problem formulation, and capacity building; (2) Execution, consisting of pre-tests, outreach, DASHAT implementation, and communication, information, and education; (3) Observation and Evaluation, through direct assistance during activities and post-tests; (4) Sustainability; providing support and guidance for program sustainability. Based on the results of the pretest, it was found that knowledge was in the poor category at 50% (10 people), while the measurement of attitudes showed that 65% (13 people) of mothers had a negative attitude. In the posttest results, it was found that respondents had knowledge in the good category at 80% (16 people), while the measurement of attitudes showed that 75% (15 people) of mothers had a positive attitude in providing children's nutritional needs. The conclusion of this community service activity is that there has been an increase in knowledge and a positive change in attitude among mothers who received education and guidance on the the Healthy Kitchen to Overcome Stunting movement practices. Keywords: stunting; toddler; DASHAT; local food; balanced nutrition
Co-Authors Affandi, Muhammad Afif, M Nur Ahmania, Santri aksal, aksal Alfitra, Muh. Amelia, Syahputri Amiluddin Amiluddin, Amiluddin Ananta, Putri Anggi, Anggita Muslihani Anggrieni, Nurul Anis Fitriyani Arfah, Muhammad Ariyani, Amra Ayuni, Putri B, Muthmainna Dandung, Mariadi Darwis M, Muhammad Dwiyanti, Wiwi Eliza Fitri Erlangga Erlangga Erniati Erniati Fauzan, Muh. Miftah Febrianti, Azila Gustiana, Yuyun Hasanah, Ikhwatun Hasibuan, M. Daud Ibrahim Hery Widijanto Hoerniasih, Nia Indriyani Makmun, Indriyani Irwansyah, Bambang Isril " Kamsinar, Kamsinar Khairunisa Adnan, Khadijah Krisna, Bayu laili wahyunita, laili Lestari, Cahaya Indah Lilis karlina, Lilis Listi, Iqro Suryati M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdaliana, Mahdaliana Manalu, Rista Irawati MARDIAH HASANAH NASUTION Mariani Mariani Martin Martin Masrina, Masrina Mualimin Mualimin Muhammad Sukri Muliani Muliani, Muliani Muliyani, Mariani Musthofa, Khabib Muthmainnah, Nurillah Muti’ah, Try Hadirah Nur Hikma, Nur Nur ‘Azah Pamungkas, Catur Esty Purjianto Putri, Nadila R., Mantasiah Rahmat Hidayat Ramadhani, Nadea Zahra Razak, Rosdianti Rizkia Amilia Rochmawati, Zulfa Sakinah, Norma Salsabilah, Mutiara Saragih, Nabilah Hafizhah Sari, Ayu Monika Sari, Cinantya Meyta Sarpendi, Sarpendi Septian Rachman, Vicky Sinaga, Sinta Sulfiati Suwondo Suwondo Syafi’i, Wan Syairal Fahmy Dalimunthe Syam, Haerul Syarifah, Wardatus Syilfia Hasti Tahir, Nurbiah Tiara Dini Harlita Tri Hidayati Triadi, Defri Usman, Yusnita Wa Ode Suarni, Wa Ode Wellfarina Hamer Yafi, Muhammad Fauzan Yogiswari, Almanda Triandini Yuppy Triwidatin Yusri, Eldo Zamri, Wiedya Alfitrya