Articles
Pengembangan E-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk Pembelajaran PAI pada Siswa Sekolah Dasar
Francisca Francisca;
Jovanka Oktavia Venneza Zahra;
Sri Hesty Anggraeni;
Ani Nur Aeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3043
Di zaman pandemi sekarang, pembelajaran tentu tidak lepas dari perkembangan teknologi. Penggunaan aplikasi dalam pembelajaran berbasis digital tentu menjadi solusi untuk pembelajaran daring di waktu pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian di SD Negeri Talun Sumedang, pengembangan dari e-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk siswa kelas V SD dapat menjadi alternatif pemecah masalah dalam pembelajaran di era COVID-19 ini. Tujuan pembuatan dan pengembangan e-book ini yakni membantu siswa dalam meningkatkan minat baca serta serta dapat menjadi alternatif dalam mengefektifkan pembelajaran. Selain untuk mengefektifkan pembelajaran, dengan pengembangan buku digital ini diharapkan dapat membuat siswa menjadi terbiasa dengan inovasi yang ada. Adapun metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) dan untuk hasil penilaian e-book peneliti menggunakan metode kualititaf deksriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) beberapa siswa mengalami kesulitan dalam pengaplikasian fitur-fitur yang ada dalam e-book, (2) soal latihan pada e-book dinilai sulit, (3) dari segi penampilan dan isi ebook dinilai menarik bagi siswa.
Pengaruh penerapan community of inquiry menggunakan LINE terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMA pada materi energi terbarukan
Nurlistia Chandra Kirana;
Sri Anggraeni;
Sariwulan Diana
Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Vol 4, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/aijbe.v4i1.34822
Creative thinking skills are needed by someone to face the challenges in the 21st century. A learning model is needed that can facilitate students to hone their creative thinking skills. Science learning must emphasize student activities through inquiry, one of which is the Community of Inquiry (CoI) learning model. Creative thinking skills in this study consist of aspects of fluency, flexibility, originality, and elaboration. This study aims to analyze the effect of implementing the CoI learning model using LINE on high school students' creative thinking skills in renewable energy concept. The method and design used in this study was a quasi experimental non-equivalent control group design. Participants involved in this study consisted of 61 students who were determined by purposive sampling technique with the characteristics of class X MIPA students who have an account and are accustomed to using the LINE application. CoI learning using LINE was applied to the experimental class, while the control class carried out conventional online learning. Sources of research data were obtained from creative thinking test instruments, student response questionnaires, and observation sheets of learning model implementation. The test instrument for students' creative thinking skills was given as a pre-test and post-test. The results of the pre-test data analysis showed that the students' initial creative thinking skills in the control class and the experimental class were the same and were in the low category. After the learning was carried out, the average post-test score of the experimental class was higher than the control class and there was a significant difference in the mean. The N-gain score of the experimental class was included in the moderate category, while the control class was included in the low category. So, it can be concluded that the application of CoI learning using LINE affects creative thinking skills in renewable energy concept.
Pemanfaatan Limbah Air Cucian Beras Sebagai Substrat pada Respirasi Anaerob Menggunakan Alat Praktikum Sederhana di Rumah
Dita Amalia;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3542
Kegiatan praktikum menjadi penting di sekolah karena dapat menunjang keterampilan berpikir siswa. Pembelajaran di sekolah yang dibatasi oleh keadaan seharusnya tidak menjadi hambatan siswa. Praktikum dapat dilakukan secara sederhana di rumah dengan menggunakan bahan dan alat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat praktikum sederhana berbahan daur ulang pada materi respirasi anaerob yang bersifat kuantitatif untuk pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan di rumah menggunakan metode penelitian RnD model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian ini berupa alat praktikum sederhana dari bahan daur ulang yang mampu digunakan untuk mengamati bagaimana proses fermentasi alkohol berbahan dasar limbah air cucian beras dapat menghasilkan gas karbondioksida dan tekanan gas yang diukur secara kuantitatif. Pengembangan alat praktikum sederhana yang digunakan dapat bernilai efektif dan representatif dari alat praktikum sederhana sebelumnya karena dapat mengukur tekanan gas yang dihasilkan dari proses fermentasi alkohol.
Desain Kegiatan Praktikum Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Laju Proses Fotosintesis Bermuatan Literasi Kuantitatif
Aisyah Zumira;
Azura Salsabila;
Fitriani Nurzeha;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3474
Materi fotosintesis merupakan materi esensial pada kurikulum merdeka. Untuk memfasilitasi pemahaman peserta didik maka perlu dilakukan pembelajaran secara langsung melalui kegiatan praktikum. Petunjuk praktikum yang digunakan di sekolah masih banyak yang tidak mengarahkan peserta didik membangun pengetahuannya sendiri dan tidak mengembangkan keterampilan literasi kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis desain praktikum yang ada sebagai dasar rekonstruksi desain kegiatan laboratorium alternatif untuk mengembangkan kemampuan literasi kuantitatif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sasaran penelitian ini adalah desain kegiatan laboratorium fotosintesis untuk siswa kelas XII SMA. Sampel penelitian adalah desain kegiatan laboratorium fotosintesis Ingenhousz tentang pengaruh intensitas cahaya terhadap laju proses fotosintesis. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis pada aspek konseptual, kompetensi, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Analisis pada keempat aspek tersebut merupakan dasar pengembangan desain kegiatan laboratorium alternatif. Hasil penelitian ini adalah desain kegiatan laboratorium pengaruh intensitas cahaya terhadap laju proses fotosintesis yang dapat mengembangkan keterampilan literasi kuantitatif peserta didik.
Analisis dan Rekonstruksi Kegiatan Laboratorium Alternatif: Meningkatkan Keterampilan Literasi Kuantitatif melalui Praktikum Ingenhousz
Adelia Aryani Putri;
Dine Nurdian;
Ghina Rohmatulloh;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3524
Dalam pembelajaran biologi, kegiatan praktikum merupakan salah satu kegiatan yang penting. Untuk mendukung kegiatan praktikum tersebut, LKS harus memiliki indikator literasi kuantitatif, seperti interpretasi, representasi, perhitungan, aplikasi/analisis, asumsi, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas rancangan kegiatan laboratorium (DKL) percobaan Ingenhousz untuk materi fotosintesis di sekolah serta pengembangan DKL alternatif yang memfasilitasi meningkatkan keterampilan literasi kuantitatif peserta didik. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, yaitu instrumen berupa rubrik penilaian serta catatan lapangan. Berdasarkan hasil analisis DKL, menunjukkan bahwa kegiatan praktikum yang ada belum optimal untuk dapat mendukung dan meningkatkan literasi kuantitatif siswa. ditemukan beberapa kelemahan yakni pada aspek representasi data daninterpretasi data. Rekonstruksi desain kegiatan laboratorium alternatif didukung dengan adanya beberapa kegiatan untuk melatih literasi kuantitatif peserta didik. Sehingga hasil pengembangan dari DKL alternatif eksperimental menunjukkan bahwa DKL tersebut mampu memfasilitasi meningkatkan keterampilan literasi kuantitatif peserta didik.
Desain Eksperimen Fotosintesis Pengaruh Suhu Bermuatan Literasi Kuantitatif
Nova Vivi Clara Saputri;
Donna Karolina Br Surbakti;
Arfiyana Destaria Tarmizi;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3482
Pembelajaran fotosintesis dengan percobaan Ingenhousz sering dilakukan dengan praktikum untuk mengembangkan penguasaan konsep, namun untuk kemampuan literasi kuantitatif jarang dikembangkan sehingga sejauh ini hanya dapat menghasilkan data yang bersifat kualitatif. Tujuan penelitian adalah rekontruksi percobaan Ingenhousz untuk menganalisis pengaruh suhu serta faktor ekternal yang mempengaruhi laju fotosintesis menggunakan kit fotosintesis bermuatan literasi kuantitatif. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi fotosintesis, hal ini disebabkan karena adanya aktivitas fotosintesis sensitif terhadap tekanan yang disebabkan oleh suhu. Suhu 40-50℃ merupakan suhu optimum tanaman atau tumbuhan dapat melakukan fotosintesis ketika cahaya matahari yang diterimanya kurang, sehingga tanaman tetap dapat melakukan proses fotosintesis maksimal. Selain itu, suhu juga sangat berpengaruh terhadap jumlah oksigen terlarut di dalam air. Semakin tinggi suhu, kandungan oksigen dalam air semakin berkurang, sedangkan kebutuhan organisme akan oksigen semakin besar.
Analisis dan Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Alternatif Bermuatan Literasi Kuantitatif pada Praktikum Fotosintesis Ingenhousz
Najihah Fakhirah Siregar;
Ratih Nur Sholihah;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3568
Pembelajaran Biologi idealnya identik dengan kegiatan ilmiah atau kegiatan praktikum yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengkontruksi pengetahuan berbasis informasi faktual. Seorang pengajar dituntut agar mampu menciptakan kegiatan praktikum yang melibatkan hands-on dan minds-on serta mengetahui apa yang dipikirkan dan dipelajari siswanya melalui kegiatan praktikum. Namun, desain kegiatan laboratorium sebagai panduan kegiatan praktikum yang tersedia di lapangan lebih menekankan pada kegiatan konfirmasi atau verifikasi dan belum mendukung keterampilan literasi kuantitatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merekonstruksi desain kegiatan laboratorium pada materi fotosintesis ingenhousz yang diintegrasikan dengan literasi kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Tahapan penelitian meliputi analisis relevansi, kompetensi, konstruksi pengetahuan, praktikal, dan pembuatan DKL alternatif. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian DKL yang meliputi aspek relevansi, kompetensi, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan pada DKL Fotosintesis Ingenhousz belum relevan dengan capaian pembelajaran pada kurikulum prototipe serta belum memberdayakan keterampilan literasi kuantitatif dalam konstruksi pengetahuan. Pembuatan DKL alternatif dilakukan untuk mengatasi permasalahan pada DKL yang dianalisis dengan mengintegrasikan keterampilan literasi kuantitatif melalui kegiatan praktikum. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan pada DKL alternatif dapat melatih keterampilan literasi kuantitatif siswa yang meliputi interpretasi, representasi, analisis, serta mengkonstruksi pengetahuan.
Ketertarikan Peserta Didik SMA terhadap Penggunaan Platform Instagram Sebagai Platform Penyampaian Materi Pembelajaran Biologi Pasca Pandemi Covid-19
Anna Argiyanti;
Diana Rochintaniawati;
Sri Anggraeni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3311
Indonesia salah satu negara yang mengalami dampak pandemi COVID-19 yang terjadi pada tahun 2020. Dampak pandemi COVID-19 menyebabkan sistem pembelajaran baru yang dilaksanakan di Indonesia yaitu pembelajaran daring. Pembelajaran daring yang dilaksanakan di Indonesia belum efektif karena adanya hambatan pada peserta didik. Apabila hambatan yang dialami peserta didik dibiarkan begitu saja akan terjadinya learning loss. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketertarikan peserta didik SMA dalam penggunaan platform instagram sebagai platform penyampaian materi pembelajaran Biologi pasca pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan penggumpulan data menggunakan angket melalui Google Form dan wawancara langsung kepada peserta didik meliputi empat aspek: 1) aspek fasilitas pembelajaran daring yang dimiliki; 2) aspek pelaksanaan pembelajaran daring; 3) aspek pemahaman peserta didik; dan 4) aspek pembelajaran yang ditawarkan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran daring sudah berjalan namun dalam pelaksanannya mengalami kendala, peserta didik merasa membutuhkan inovasi baru dalam pembelajaran dan adanya ketertarikan peserta didik terhadap pembelajaran yang ditawarkan yaitu pembelajaran dengan menggunakan platform instagram sebagai platform penyampaian materi pembelajaran Biologi pasca pandemi COVID-19.
Alternatif Kegiatan Praktikum Tingkat SMA: Pengaruh pH terhadap Hasil Kerja Katalase Menggunakan Respirometer Ganong
Ghina Nur Inayah;
Annesha Rahamadayanti;
Anna Argiyanti;
Ridho Ilafi Sukma;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3289
Kegiatan praktikum enzim katalase biasanya hanya melihat adanya gelembung oksigen dan nyala bara api secara kualitatif. Penggunaan tabung reaksi dianggap tidak terlalu efektif karena tidak dapat mengukur secara kuantitatif, karena praktikan tidak dapat melihat perubahan tekanan maupun menghitung jumlah gelembung yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium (DKL) yang beredar dan merekonstruksi praktikum enzim katalase agar dapat diukur secara kuantitatif maupun kualitatif dengan menggunakan respirometer ganong sebagai pengganti tabung reaksi. Praktikum enzim katalase menggunakan respirometer ganong ini akan melihat reaksi enzim katalase yang dipengaruhi oleh berbagai pH dan melihat tekanan yang dihasilkan dari masing-masing reaksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode purposive sampling dengan total 4 LKS sebagai sampel. Pada setiap LKS dilakukan analisis berdasarkan indikator Novak&Gowin yang terdiri atas tiga indikator yaitu relevansi, kompetensi dan konstruksi pengetahuan. Hasil dari analisis terhadap ke empat LKS menunjukkan bahwa aspek relevansi, aspek kompetensi dan konstruksi pengetahuan masih kurang memenuhi standar pada beberapa aspek dan butuh perbaikan. Berdasarkan hasil uji coba terhadap enzim katalase dengan berbagai pH, terdapat perbedaan jumlah gelembung dan lama nya nyala bara api pada suasana pH yang berbeda. Secara kuantitatif, dapat dilihat perbedaan tekanan pada bagian lengan respirometer ganong dari berbagai tingkat pH. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa respirometer ganong pada praktikum enzim katalase dapat membantu peserta didik mengukur hasil secara kuantitatif dan perlu penelitian lainnya dengan menggunakan variabel yang berbeda.
Analisis Praktikal dan Pengembangan Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) Cara Kerja Enzim Katalase bagi Kelas XII SMA
Heru Setiawan;
Bambang Supriatno;
Sri Anggraeni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3224
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis Desain kegiatan laboratorium Cara kerja Enzim di SMA di DKI Jakarta (2) mengembangkan DKL Cara kerja Enzim, (3) mengetahui kelayakan DKL Cara kerja Enzim yang dikembangkan. Metode penelitian yaitu Research and Development (R&D) digunakan dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Masalah praktikal pada panduan praktikum yang digunakan oleh sekolah-sekolah di DKI Jakarta dapat diklasifikasikan menjadi 6 jenis kesalahan diantaranya: (1) cara kerja praktikum yang kurang detail, (2) tidak menjelaskan langkah apa yang dilakukan untuk membuat larutan, (3) tidak adanya prosedur keselamatan kerja, (4) pemilihan kalimat instruksi langkah kerja yang kurang tepat dan (5) kurang tepatnya pertanyaan praktikum. DKL hasil pengembangan yaitu DKL alternatif yang terdiri dari alat praktikum dan lembar kerja praktikum. Berdasarkan hasil uji coba Desain kegiatan laboratorium yang dikembangkan sudah valid dan layak untuk digunakan.