p-Index From 2021 - 2026
11.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Formica Education Online Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Al-Ijtimaiyyah Indonesian Journal of Science and Technology Buletin Keslingmas Pedagogi Hayati Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Journal of Applied Information, Communication and Technology (JAICT) Jurnal Bioedukatika BIOEDUKASI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Communications in Science and Technology Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Basicedu Jurnal Kreativitas PKM Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Politea : Jurnal Politik Islam Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Proceeding Biology Education Conference Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Indonesian Journal of Multidiciplinary Research (IJoMR) International Journal of Advanced Health Science and Technology Jurnal Basicedu Journal on Biology and Instruction (JouBIns) Jurnal Higiene Sanitasi Gema Bidan Indonesia (e- Journal). Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Public Health Research Development ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendekatan Konstruktivisme pada Pembelajaran Biologi dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Kuantitatif dan Sikap Ilmiah Siswa SMA pada Materi Pencemaran Lingkungan Saputra, Indra Dodo; Anggraeni, Sri; Supriatno, Bambang
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.274 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan literasi kuantitatif dan sikap ilmiah siswa melalui implementasi pendekatan pembelajaran konstruktivisme pada materi pencemaran lingkungan, serta pengembangan rancangan pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme yang mengembangkan kemampuan literasi kuantitatif dan sikap ilmiah siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design yang dilaksanakan di salah satu SMA negeri di kota Bandung, Jawa Barat, kelas X tahun pelajaran 2015/2016. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pretest dan posttest kemampuan literasi kuantitatif dalam bentuk soal uraian, angket sikap ilmiah siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket tanggapan guru dan siswa. Teknis analisis data menggunakan program IBM SPSS Statistics 20. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme berjalan sesuai dengan tahapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, peningkatan kemampuan literasi kuantitatif dan sikap ilmiah siswa sebelum dan sesudah pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme ditunjukkan oleh rata-rata N-Gain yang diperoleh yaitu 0,491 kategori sedang untuk peningkatan kemampuan literasi kuantitatif dan N-Gain 0,290 kategori rendah untuk peningkatan sikap ilmiah siswa. Hasilnya dapat diperoleh adanya perbedaan peningkatan kemampuan literasi kuatitatif siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme pada materi pencemaran lingkungan, sedangkan pada sikap ilmiah siswa juga dapat diperoleh perbedaan peningkatan yang tidak signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme pada materi pencemaran lingkungan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran dengan konstruktivisme pada umumnya baik dan positif. Keywords:        pendekatan konstruktivisme, kemampuan literasi kuantitatif, sikap ilmiah, pencemaran lingkungan
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMP PADA KONSEP FOTOSINTESIS MELALUI ANALISIS GAMBAR Ariandini, Devi; Anggraeni, Sri; Aryani, Any
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 18, No 2 (2013): JPMIPA: Volume 18, Issue 2, 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i2.36133

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dengan analisis menggambar. Tiga puluh empat siswa di kelas 8 di sekolah menengah pertama digunakan sebagai subyek dalam penelitian ini. Teknik sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperlukan untuk penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, menggambar analisis rubrik, dan wawancara. Identifikasi Kesalahpahaman ditentukan dengan menggambar siswa berdasarkan menggambar kriteria klasifikasi oleh Kose (2008). Siswa diperintahkan untuk menarik tentang konsep fotosintesis setelah proses pembelajaran. Gambar siswa dianalisis dengan rubrik dan setelah itu mereka diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan tidak semua tingkat kriteria menggambar dari tingkat 1 sampai 5 diidentifikasi. Dari hasil analisa, gambar paling banyak ditemukan adalah pada tingkat 4. Gambar pada tingkat 4 dikategorikan sebagai gambar lengkap konsep fotosintesis dan tidak ada kesalahpahaman ditemukan. Berdasarkan gambar mereka, ada siswa 2,9% diidentifikasi yang diselenggarakan kesalahpahaman. Ada perbedaan jumlah siswa yang diadakan kesalahpahaman antara gambar hasil analisis dan hasil wawancara. Dari hasil wawancara, ada siswa 35,2% dimiliki kesalahpahaman, lebih dari menggambar hasil analisis. Ini berarti bahwa identifikasi kesalahpahaman melalui analisis gambar tidak efektif. Kesalahpahaman siswa yang paling sering terjadi pada konsep fotosintesis adalah tempat berlangsungnya fotosintesis. Faktor yang membuat kesalahpahaman siswa yaitu karena siswa itu sendiri dan lingkungannya.ABSTRACTThe aim of this study was to identify students’ misconception by drawing analysis. Thirty-four students on 8th grade at junior high school were used as subject in this study. The sample technique was used purposive sampling technique. Data required for this study were collected through questionnaire, drawing analysis rubric, and interview. Misconception identification was determined by students’ drawing based on drawing classification criteria by Kose. Students were ordered to draw about photosynthesis concept after learning process. Students’ drawings were analyzed by rubric and after that they were interviewed. The result showed not all criteria level of drawing from 1st level until 5th was identified. From the analysis result, the drawing most found was on 4th level. The drawing on 4th level was categorized as incomplete drawing of photosynthesis concept and no misconception found. Based on their drawing, there were 2,9% students identified which held misconception. There was difference amount of students which held misconception between drawings analysis result and interview result. From the interview result, there were 35,2% students held a misconception, more than drawing analysis result. It means that identification misconception through drawing analysis was not effective. The most students’ misconception on photosynthesis concept was the location of photosynthesis occurred. Factor that made students’ misconception because students’ itself and their environment.
PROMOTING STUDENTS’ CONCEPTUAL CHANGE ON THE CONCEPT OF ECOSYSTEM THROUGH PDEODE (PREDICT-DISCUSS-OBSERVE-EXPLAIN-DISCUSS-EXPLAIN) TEACHING STRATEGY Nugraha, Ikmanda; Anggraeni, Sri; Amprasto, Amprasto
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 21, No 1 (2016): JPMIPA: Volume 21, Issue 1, 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v21i1.36257

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menyelidiki perubahan konseptual pada pemahaman siswa tentang konsep ekosistem.Variasi dari strategi pengajaran POE (Predict-Discuss-Explain) yakni PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) diterapkan selama penelitian ini. Sampel penelitian adalah 28 siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas di Bandung. Ide-ide siswa tentang konsep ekosistem diungkap dengan menggunakan ujian 10 soal yang disebut sebagai ECT (Ecosystem Conceptual Test). Perubahan konseptual siswa dalam hal pema-haman tentang konsep ekosistem dievaluasi dengan ECT pada pretes, postes, dan delayed posttest. Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan nilai ketiga tes berbeda signifikan (p0,05) yang menunjukkan bahwa PDEODE membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik. Selain itu, tidak adanya perbedaan yang signifikan antara postes dan delayed posttest mengindikasikan bahwa strategi pengajaran ini dapat membantu siswa untuk mempertahankan pemahaman baru mereka.ABSTRACTThis study investigated conceptual change in students’ understanding of ecosystem concept. The PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) teaching strategy, a variant of classical POE (Predict-Discuss-Explain) was implemented during the study. Sample was 28 senior high school students in one of senior high school in Bandung. Students’ ideas about ecosystem concept were revealed by a ten questions-test called ECT (Ecosystem Conceptual Test). Conceptual change in student’s understanding of ecosystem concept was evaluated by administering ECT in pretest, posttest, and delayed posttest.Tests’ score were then analyzed quantitatively and qualitatively. One-way ANOVA test result showed statistically significant score difference (p0.05) in each test which suggested PDEODE helped the students to achieve better understanding. Moreover, no statistically significant differences were found between posttest and delayed posttest scores, indicating that the teaching strategy helped the student to retain their new conceptions.
Analysis of Cassava Peel and Pineapple Peel as Electrolytes in Bio Battery Sitanggang, Julia Elisabeth; Latifah, Nur Zahra; Sopian, Opi; Saputra, Ziyan; Nandiyanto, Asep Bayu Dani; Anggraeni, Sri; Rahmat, Ali
Indonesian Journal of Multidiciplinary Research Vol 1, No 1 (2021): IJOMR: VOLUME 1, ISSUE 1, 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.194 KB) | DOI: 10.17509/ijomr.v1i1.33774

Abstract

This study investigated the effect of the ratio of the electrolyte paste mixture of cassava peel (CP) and pineapple peel (PP) on the voltage and current strength. In the experiments, prior to using, CP and PP biomass waste was cleaned then soaked for 30 minutes. Furthermore, the biomass waste is mashed and put into the test media according to the comparison. In this study, CP/PP compositions were varied with the value of 100: 0; 75:25; 50:50; 25:75; and 0: 100. The results showed that the highest electrolyte obtained by voltage and current strength with a ratio of 100: 0. The more CP comparisons used, the greater the voltage and strong current. This research is potentially used as one of the renewable alternative energies and can utilize existing biomass waste.
The Effect of Comparison of Soybeans and Coconut Water on Bio-Battery Electrical Power Valensia, Valensia; Sadiyyah, Fitriani Halimatus; Hibatulloh, Miussa Rio; Setiadi, Dwi Putra; Nandiyanto, Asep Bayu Dani; Anggraeni, Sri; Kurniawan, Tedi
Indonesian Journal of Multidiciplinary Research Vol 1, No 1 (2021): IJOMR: VOLUME 1, ISSUE 1, 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.091 KB) | DOI: 10.17509/ijomr.v1i1.33668

Abstract

The world is currently facing an energy crisis. This research was conducted to create alternative energy by utilizing abundant biomass in nature. The novelty of this study: (1) Use of soybean biomass with coconut water as an electrolyte paste, (2) Testing of bio-battery resistance to wall clocks, and (3) Comparison of the composition of the two materials. In this study, an electrolyte paste made from soybeans (SBs) and coconut water (CWs) with a ratio of 7/1, 6/2, 5/3, 4/4, 3/5, 2/6, and 1/7. To support the analysis, an electrical voltage test and a battery resistance test for wall clocks were carried out.  The experimental results show that the composition of coconut water increases the value of the electric voltage on the bio-battery. The composition of coconut water serves to activate the ions in the paste. Meanwhile, more soybean content will increase bio-battery life. It was found that the bio-battery with electrolyte paste of soybeans and coconut water can be used as alternative energy. The results of this research are expected to offer renewable alternative energy for world energy security.
Effect of Rice Husks and Wood Grain as Electrolyte Adsorbers on Battery Nurjamil, Aris Muhamad; Wolio, Nurmiyati Annisa; Laila, Rahma Nur; Rohmah, Silmi Aulia; Anggraeni, Sri; Nandiyanto, Asep Bayu Dani
Indonesian Journal of Multidiciplinary Research Vol 1, No 1 (2021): IJOMR: VOLUME 1, ISSUE 1, 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.581 KB) | DOI: 10.17509/ijomr.v1i1.33778

Abstract

The purpose of this study was to find out the carbon influence of rice husks and wood grain as electrolyte absorbers on large voltage and battery life. The battery fabrication procedure is as follows: (1) Preparing sixteen used batteries with a 1.5 Volt voltage, (2) Making NaCl solution with percentages of 10; 20; 30; and 40%, (3) Drying rice husks and wood grain until drying, (4) Carbonizing rice husks and wood grain, (5) Smoothing rice husks and carbonated wood grain, (6) Mixing rice husk, wood grain, and electrolyte solution, (7) Remove the contents of the used battery and wash it thoroughly, (8) Insert carbon from rice husks and wood grain. (9) Perform the process of closing the battery with the battery cover, (10) Measuring the battery voltage using an avometer. This research shows that carbon derived from rice husks and wood grain can generate electrical voltage, but the resulting voltage is still low compared to commercial batteries. In addition, batteries with electrolyte solutions that have a salt percentage of 10% provide the most voltage.
Electrical Analysis of Combination of Orange Peel and Tamarind for Bio-battery Application as an Alternative Energy Anshar, Aghisna Nuthfah; Maulana, Aldi; Nurazizah, Siti; Nurjihan, Zalfa; Anggraeni, Sri; Nandiyanto, Asep Bayu Dani
Indonesian Journal of Multidiciplinary Research Vol 1, No 1 (2021): IJOMR: VOLUME 1, ISSUE 1, 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.121 KB) | DOI: 10.17509/ijomr.v1i1.33793

Abstract

The use of disposable primary batteries causes environmental pollution due to the lack of battery waste treatment facilities, so it is necessary to handle the problem by making bio-batteries from orange peel and tamarind. The purpose of this study is to know the influence of good electricity on variations of the combination of orange peel and tamarind. The novelty of this study is (1) the use of biomass combination of orange peel and tamarind as bio-battery electrolytes and (2) comparison of orange peel to tamarind. The method used in this study is by experimenting with a mixture of sweet orange peel and tamarind made into pasta and put in a used battery. The results showed that bio-batteries with a variation of 25% orange to tamarind had the highest voltage and the most powerful electric current. This happens because the ion content in the variation is not concentrated so it is easy to move widely. In conclusion, bio-batteries with a mixture of orange peel and acid are the best variation of 25% orange peel against tamarind. The study is expected to reduce the use of chemicals in batteries and reduce disposable battery waste.
Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) Alternatif Berbasis HOTS pada Materi Sistem Indera dengan Berbasis HOTS Rival Arief Tyansha; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2021): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbe.v13i1.21200

Abstract

Pembelajaran saat ini menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan kegiatan praktikum, namun kenyataannya 87% desain kegiatan praktikum yang beredar masih belum memfasilitasi peningkatan kemampuan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium pada materi sistem indera manusia dan melakukan rekonstruksi dengan berbasis HOTS. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan total DKL sebanyak 5 buah. Analisis yang dilakukan terhadap DKL diukur dari segi komponen kompetensi, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Hasil yang didapatkan bahwa pada komponen kompetensi dan konstruksi pengetahuan masih rendah dan komponen praktikal sudah terpenuhi. Hal ini menunjukkan masih banyak DKL pada materi sistem indera tidak dapat menunjang kompetensi dan konstruksi pengetahuan. Hasil rekonstruksi diharapkan sebagai sumber alternatif desain kegiatan laboratorium yang dapat digunakan oleh guru dan siswa sebagai pedoman dalam kegiatan praktikum pada materi sistem indera.
LITERASI TUMBUHAN LANGKA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI SEBAGAI HASIL TUGAS MINI RISET PERKULIAHAN BIOLOGI TUMBUHAN Sariwulan Diana; Ana Ratna Wulan; Sri Anggraeni
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.354 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.11660

Abstract

RARE PLANT LITERACY FOR BIOLOGICAL EDUCATION STUDENTS AS A RESULT OF THE TASK OF MINI RESEARCH AbstractIndonesia is known as one of the mega biodiversity countries, but ironically biodiversity in Indonesia has actually decreased, so that there are around 240 species of plants already included in the list of endangered plants. Therefore a movement is needed to educate the academic community, in this case Biology Education students through lecture assignments about endangered plant literacy.  Thus the problem in this study is how the literacy of endangered plants of Biology Education students as a result of mini research in plant biology lectures. This research is a descriptive research. The research instruments included a mini research assessment sheet, which included aspects of the accuracy of determining plant species which included endangered categories, descriptions of morphology, classification and benefits of these plants. Biology Education students are assigned to survey, inventory and observe endangered plants in West Java. Overall endangered plant literacy of Biology Education students is good, but the aspect that is still lacking is in determining plant species in endangered categories. One of the plants found in Sukabumi area is Cynometra cauliflora including vulnerable plants. Need to develop assignments and assessments to assess endangered plant literacy of students to be more comprehensive. AbstrakIndonesia dikenal sebagai salah satu negara mega biodiversitas tetapi ironisnya  keanekaragaman hayati di Indonesia justeru  mengalami penurunan, sehingga  ada sekitar  240 jenis tumbuhan sudah masuk dalam daftar tumbuhan langka. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu gerakan untuk mengedukasi masyarakat akademis, dalam hal ini mahasiswa Pendidikan Biologi melalui tugas perkuliahan tentang literasi tumbuhan langka.  Dengan demikian masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah bagaimana literasi tumbuhan langka mahasiswa Pendidikan Biologi  sebagai hasil tugas mini riset perkuliahan biologi tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Instrumen penelitian meliputi lembar penilaian  mini riset, yang meliputi aspek ketepatan penentuan spesies tumbuhan yang termasuk kategori langka,  deskripsi morfologi, klasifikasi dan  manfaat tumbuhan tersebut. Mahasiswa  Pendidikan Biologi  ditugaskan untuk mensurvey, menginventarisasi dan mengobservasi tumbuhan langka yang berada di daerah Jawa Barat. Secara keseluruhan literasi tumbuhan langka mahasiswa Pendidikan Biologi termasuk baik, tetapi aspek yang masih kurang sekali adalah pada penentuan spesies tumbuhan dalam kategori langka. Salah satu tumbuhan yang ditemukan di daerah Sukabumi adalah  Cynometra cauliflora termasuk tumbuhan berstatus rawan. Perlu pengembangan penugasan dan asesmennya  untuk menilai literasi tumbuhan langka mahasiswa agar  lebih komprehensif. 
PENGARUH PENERAPAN MODEL COMMUNITY OF INQUIRY MENGGUNAKAN APLIKASI LINE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH Dita Puspitasari; Sri Anggraeni; Yanti Hamdiyati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Community of Inquiry (CoI) menggunakan aplikasi LINE terhadap penguasaan konsep dan kemampuan menyelesaikan masalah siswa SMA pada materi sistemekskresipadaginjal. Dalam penelitian ini, digunakan non-equivalent control group design. Partisipan dalam penelitian ialah siswa kelas XI MIPA SMA, terdiri dari 36 siswa kelas eksperimen dan 34 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes penguasaan konsep dalam bentuk pilihan ganda dan essay, tes kemampuan menyelesaikan masalah dalam bentuk essay, angket respon siswa terhadap model CoI, lembar observasi keterlaksanaan sintaks, dan wawancara. Terdapat empat indikator kemampuan menyelesaikan masalah yang diukur, yaitu mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah, merumuskan alternatif solusi, dan menentukan satu solusi terbaik.Berdasarkan temuan yang didapat, model CoI berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa pada materi ekskresi ginjal pada level C1 sampai C5, dan juga berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah, khususnya pada indikator merumuskan beberapa alternatif solusi. Data respon siswa menunjukkan bahwa siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran CoI, dengan respon positif terbanyak ada pada indikator sintaks triggering event.
Co-Authors A. M. Nurjamil AA Sudharmawan, AA Abadi, Hilda Yanuar Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi Achmad Munandar Adelia Aryani Putri Adnan Muchsin Ainisyifa, Zia Nazaliah Aisyah Zumira Al-Obaidi, Abdulkareem Sh. Mahdi Aldi Slamet Riyaldi Ali Rahmat Amalia, Dita Amelya Dewi Laskar Pratiwi Anggi Angreani Ani Nur Aeni, Ani Nur Anna Argiyanti Annesha Rahamadayanti Annisa Rahmawati Anshar, Aghisna Nuthfah Any Aryani Any Aryani Any Fitriani Arfiyana Destaria Tarmizi Arfiyana Destaria Tarmizi, Arfiyana Destaria Ari Kusnandar Maulana Arinalhaq, Zulfa Fathi Asep Bayu Dani Nandiyanto Astuti, Asita Puji Asvinatin Choiriyah Azura Salsabila Azza Nuzullah Putri Bambang Suprianto Bambang Supriatno Bambang Supriyatno Chika Putri Faritzah Daffa, Muhammad Naufal Darmawan, Tedi Deri Adiyanto Devi Ariandini Devi Deratama Dewi Utami Tuzzahra Dewi, Mauseni Wantika Dhea Vara Adellya Dian Permata Sari Dian Usdiyana Diana Rochintaniawati Didik Bayu Prasetya Dine Nurdian Dita Amalia Dita Amalia Dita Puspitasari Donna Karolina Br Surbakti DWI SURYANTO Dwi Widiarini Dya Candra Maulawati Sani Putranti Dzaljad, Rifma Ghulam Eddy Triyono Edi, Anggya Rahayu Eka Astika Eliya Mei Sisri Endro Wasito, Endro Eni Dwi Wardihani, Eni Dwi Ernawati , Masfuah Faidah, Siti Tahany Rifa Farah Wardatul Zanah Fauzi, Fajar Miraz Fiandini, Meli Fidya afiyatusyifa Firmansyah, Ardi Fitriah Fitriani Nurpratiwi Susanto Fitriani Nurzeha Francisca Francisca Frima Harsawati Frima Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Gusni Nugraha As Syiba Hadi Suryono Handayani, Aris Hermiyanti, Pratiwi Heru Setiawan Hibatulloh, Miussa Rio Hisny Fajrussalam Hotimah, Alin Parliana Ikmanda Nugraha Imam Thohari Iman Ridwan Indra Dodo Saputra Intania Zainal Nurul Huda Irma Kusumastuti Ismail Fadlurrohman Iswanti, Iswanti Jessika Juan Pramudita Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Elisabeth Sitanggang Khambali, Khambali Laila, Rahma Nur Latifah, Nur Zahra Laurina Sinurat Leonardi Paris Hasugian Lulu Desia Mutiani MARIYA ULFAH Marlik Masfuah Ernawati Maulana, Aldi Maulidina, Aulia Minnathul Khasanah Mr Amprasto Mrs Sariwulan Diana Mrs Yanti Hamdiyati Muhammad Anif Muhammad Vikram Muhtadi Muhtadi Mukhlish Muhammad Maududi N. A. Wolio Nadhira, Shafwa Faza Nadia Nadia Nadia Zahra Najihah Fakhirah Siregar Narwati Narwati Narwati Naufal Ahmad Muzakki Nisrina Nur Rahmi Nissa Rachmawati Nor Hidayati Nova Nurul Putri Nova Vivi Clara Saputri Novitasari, Muhlasah Nur Zahra Latifah Nura Syifa Mutiara Aisya Nuraida Lathifah Nurazizah, Siti Nurdian, Dine Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nuris Fattahillah Nurjamil, Aris Muhamad Nurjihan, Zalfa Nurlistia Chandra Kirana Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nurzeha, Fitriani Opi Ropina Opi Sopian Pipin Puja Lestari Prahara, Tahan Prasetiyo, Adrian Hilmy Purnamaulida Pratiwi Puspa Sari Dewi Putri, Adelia Aryani Putri, Meirin Dwiningtyas R. N. Laila Rachmaniyah Ragadhita, Risti Rahayu, Ari Tri Rahma Maulida, Rahma Rahmadianti, Salma Ramadhayanti Ramadhayanti Ratih Mar'atus Sholihah Resna Litasari Resta Istawa Ria Anita Ekselsa Ridho Ilafi Sukma Rifda Tanfiziyah RIMA RIMA Rina Maryanti Rina Oktaviana Rinna Lestari Rival Arief Tyansha Riyadh Ahmad Faridz Rizky, Yulian Putri Chandra Rohimah, Tina Rizqiyati Rohmah, Silmi Aulia Rohmatulloh, Ghina Rokhmalia, Fitri S. A. Rohmah Sadiyyah, Fitriani Halimatus Saefuddin , Saefuddin Saefudin Saefudin SAKINAH, PUTRI Salsabila, Azura Santiuly Girsang, Gabriela Chelvina Santoso, Rezki Amalia Saputra, Ziyan Saputri, Nova Vivi Clara Sarono Widodo, Sarono Setiadi, Dwi Putra Setiono Sidiq Syamsul Hidayat, Sidiq Syamsul Silvia Sukma Putri Siregar, Najihah Fakhirah Siswanto, Adam Sitanggang, Julia Elisabeth Siti Tahany Rifa Faidah Slamet Widodo Sofi Rahmania Sopian, Opi Srinayanti, Yanti Subuh Pramono Sudarjat, Hadi Sugianto Sugianto Surbakti, Donna Karolina Br Syifaul Fuada Tanfiziyah, Rifda Tanfiziyah Taufiq Yulianto Tedi Kurniawan Tedi Kurniawan Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Trianadewi, Dina Trisna Dewi Valensia, Valensia Wafa Raihana Arwa Wahyu Surakusumah Wawan Setiawan Wawan Setiawan Widya Cristanti winarko, winarko Wiwin Kurniasih Wolio, Nurmiyati Annisa Yaimin, Yaimin Yulia Aris Santi Yunni Handayanie Yusnita Renata Tamba Zakiah Nurfadilah Zevira Fransisca Aurora Ziyan Saputra Zulkarnaen Zulkarnaen Zumira, Aisyah