This Author published in this journals
All Journal Litera Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Nalar Pendidikan Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia English Review: Journal of English Education KEMBARA Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya ABDIMAS SILIWANGI Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Scope: Journal of English Language Teaching Jurnal Pena Indonesia Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Pragmatics and Discourse Research IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya JASL - Journal of Applied Studies in Language Journal of Language and Literature Studies Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Widyaparwa DIMASATRA Studies in English Language and Education BAHASTRA EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Progresif Sawerigading Aksara Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Framing Bahasa dalam Pemberitaan Isu Kasus Beras Oplosan di Detik.com: Analisis Model Pan dan Kosicki Andira Maharani Anatasya; Dadang S. Anshori; Ahmad Fuadin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7818

Abstract

Bahasa memiliki peran krusial dalam pemberitaan, khususnya berita dengan isu pangan, seperti beras. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan penggunaan bahasa yang membentuk framing positif dan negatif dalam pemberitaan isu kasus beras oplosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara Detik.com menggunakan bahasa dalam membingkai isu kasus beras oplosan menjadi sebuah berita yang dapat membentuk opini publik. Data penelitian berupa delapan berita terkait isu kasus beras oplosan yang diterbitkan Detik.com pada periode 17 Juli 2025 hingga 6 Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena digunakan untuk memahami makna yang dibangun media melalui pilihan dan penggunaan bahasa dalam teks pemberitaan isu kasus beras oplosan. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan simak catat. Analisis data dilakukan dengan kerangka framing Pan dan Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com secara konsisten membingkai peristiwa beras oplosan sebagai pelanggaran serius yang berdampak negatif bagi masyarakat sebagai konsumen. Framing tersebut dibangun melalui pengunaan bahasa yang informatif, sensasional, dan dramatis sehingga membentuk opini publik yang cenderung meragukan kredibilitas produsen beras, sekaligus memaknai negara sebagai pihak yang hadir secara aktif dalam penanganan pelanggaran yang merugikan konsumen. Produsen dikonstruksikan sebagai aktor utama yang melakukan penyimpangan melalui kata atau frasa, seperti pengoplosan, pemalsuan label, permainan harga, modus, modus operandi, mengoplos, tiga pelanggaran sekaligus, dan tersangka. Sementara itu, pemerintah dan aparat penegak hukum diposisikan sebagai aktor yang responsif, solutif, dan korektif melalui kata atau frasa, seperti buka-bukaan, soroti, menyambut baik, komitmen, menjamin, pengecekan, penyitaan, rombak, dan menggodok. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian wacana media serta menjadi refleksi bagi praktik jurnalistik agar penggunaan bahasa tetap menjunjung objektivitas dalam merepresentasikan realitas sosial. Selain itu, temuan yang dihasilkan juga diharapkan dapat memberikan pertimbangan bagi ruang kerja jurnalis, khususnya jurnalis Detik.com dalam meliput dan menulis pemberitaan terkait isu pangan.
Analisis Semiotika pada Pidato Prabowo dalam Merespons Aksi Demonstrasi Dilfa Karina Fasya; Dadang S. Anshori; Ahmad Fu'adin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7972

Abstract

Aksi demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025 memicu respons politik dari pemerintah khususnya Presiden Prabowo Subianto melalui serangkaian pidato resmi yang menimbulkan kritik dari beberapa kalangan masyarakat, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan prinsip arbitraritas tanda Ferdinand de Saussure yang dilakukan secara strategis untuk merekontekstualisasi makna “demonstrasi” dalam wacana politik Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan data transkrip pidato yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi penanda berupa kata-kata kunci seperti “demonstrasi”, “anarkis”, “huru-hara”, “makar”, “terorisme”, “demonstran murni”, dan “anasir-anasir”; kemudian menginterpretasi petanda dengan membaca makna denotatif dan konotatifnya; serta menelusuri bagaimana hubungan antara penanda dan petandanya mengalami pergeseran makna melalui strategi linguistik sebagai dampak dari sifat arbitraritas tanda. Temuan analisis menunjukkan tiga tahap rekontekstualisasi yang menetapkan pemaknaan dominan terhadap demonstrasi sebagai ancaman keamanan nasional. Ketiga tahap tersebut diantaranya: (1) konstruksi oposisi biner antara demonstrasi dan ketertiban, (2) eskalasi atau peningkatan ancaman dari ”anarkis”, ke ”makar”, hingga ”terorisme”, dan (3) kategorisasi atau diferensiasi moral antara ”demonstran murni” dan ”anasir-anasir”. Penelitian ini berkontribusi terhadap pemahaman teoretis terkait dimensi sosial-politik arbitraritas Saussure serta memberi kesadaran kritis tentang penggunaan bahasa sebagai instrumen kontrol sosial-politik.
Student needs in digital persuasive writing: Integration of literacy, rhetoric, and reflective awareness Nurfidah Nurfidah; Vismaia S. Damaianti; Dadang S. Anshori; Khaerudin Kurniawan
LITERA Vol. 25 No. 1: LITERA (MARCH 2026)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v25i1.90276

Abstract

This research examines how students learn to produce digital persuasive writing across social, business, and theoretical areas, emphasizing skills in digital literacy and rhetorical competence and reflexivity regarding social and business fields. The findings indicate a mismatch between what students are currently able to do and what they will require in academic and professional settings. Drawing on both quantitative and qualitative data collected using questionnaires, interviews, classroom observations, and documents of Akademi Bisnis Lombok’s digital business program students, this research utilizes a mixed-methods approach. The findings of this study show that many students have difficulty with forming coherent arguments, using rhetorical strategies (ethos, pathos, and logos), and making use of visual components in digital media. These issues demonstrate an incapacity to transfer rhetorical skills to authentic situations. The study identifies this and stresses the importance of project-based learning including collaborative and reflective work within digital and digital-based media in advancing adaptive, critical, and context-specific communication skills within digital and digital-based contexts.
Literasi data: Dalam menulis karya ilmiah di perguruan tinggi Juni Syaputra; Vismaia S Damayanti; Dadang S Anshori; Andoyo Sastromiharjo
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.23883

Abstract

Karya tulis ilmiah merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengkomunikasikan pengetahuan, pengalaman, dan informasi yang diperoleh kepada pembaca. Litarasi data merupakan sarana yang dapat membantu mahsiswa menegembangkan, menganalisis dan mengkonklusi data yang diperoleh menjadi konstruksi karya tulis ilmiah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah ditinjau dari literasi data dalam menulis karya ilmiah di perguruan tinggi. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yaitu hambatan menulis karya ilmiah ditinjau dari literasi data. Data diperoleh dari karya ilmiah yang dihasilkan mahasiswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan teknik pengamatan dan pembacaan secara teliti terhadap karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa, teknik dokumentasi dengan cara menandai atau mencatat bagian-bagian penting karya. Teknik analisis data dengan melakukan pemetaan tingkat kesalahan yang selalu terjadi, dan perhitungan persentase kesalahan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa masih rendah terutama pada bagian pengembangan ide dan pembahasan. Berikut perhitungan persentase kemampuan menulis karya ilmiah dan literasi data 14,25% mahasiswa mampu mengembangkan ide ditinjau dari 19% literasi data tahapan menganalisis. Kemampuan menulis karya ilmiah pada bagian hasil dan pembahasan dengan 13,55% ditinjau dari literasi data tahapan membuat konklusi 12,4%. Penulisan karya ilmiah pada bagian kesimpulan diperoleh hasil 72,2% ketepatan mahasiswa dalam membuat bagian simpulan dengan literasi data tahapan membaca sebesar 68,6%. Dari hasil penelitian ini, kemampuan menulis karya ilmiah di perguruan tinggi masih mengalami kendala pada bagian pengembangan ide dan bagian hasil dan pembahasan. Diharapkan untuk penelitian lanjutan untuk menyoroti bagian pengembangan ide dan pembahasan untuk mengatasi kesulitan yang telah ditemukan pada penelitian ini.
Co-Authors Aceng Ruhendi Syaifullah Ade Kusnan Afandi Adiningsih, Yulia Afandi, Ade Kusnan Ahmad Fu'adin Ahmad Fuadin Algina Shofiyatul Husna Amalia, Tiara Vidya Ananda Putriani Andira Maharani Anatasya Andoyo Sastromiharjo Andoyo Satromiharjo Apriliya, Seni Asep Hidayatullah Asiyah Kuwing Barkatun Nisa Alfia Alfia Dadang Sunendar Darmawan, Hana Mumtazia Nurhaq Deri Wan Minto Deri Wan Minto Diena San Fauziya, Diena San Dilfa Karina Fasya DWI ALIA, DWI Encep Kusumah Fadlilah, Afi Faisal, Abdul Haris Faradilla Intan Sari Farokhah, Laely Fathya, Floka Nasywa Fitriana Fitriana Fitriyani, Lia Fuadin, Ahmad Fu’adin, Ahmad Hakiki Elvionika Halimah Helni Sadiyah HENDRA KURNIA PULUNGAN, HENDRA KURNIA Hernawan Hernawan Hidayatullah, Asep Indah Pujiastuti Irawati Irawati Ixsir Eliya Juwita, Silvia Ratna Khaerudin Kurniawan Khilda Mufida Ramadhan Kuwing, Asiyah Lati Andriani Maharani, Amanda Minto, Deri Wan Muhammad Zulfadhli, Muhammad Munggaran, Nita Anjung Mustopa, Rizki Akbar Naufal, Daffa Imam Nugroho, Rudi Adi Nunung Sitaresmi Nuny Sulistiany Idris Nurfidah Nurfidah Nurfidah, Nurfidah Nurhadi, Jatmika Nurul Khairani Abduh Nurulrabihah Mat Noh Pulungan, Hendra Putriani, Ananda Rahmad Nuthihar Ramadhan, Khilda Mufida Rizki, Azrul Rohayati Rohayati rohayati rohayati Rohmat rohmat Rumaf, Nouval Sartika, Cintya Dewi Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh Sofia, Risnawati Srinawati, Wawat Sumiyadi Sumiyadi Sunendar , Dadang Syahfitri, Iqssyzia Syaputra, Juni Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tiara Vidya Amalia Ulya, Aqilah Iffatul Utami Dewi Pramesti Vismania S. Damaianti, Vismania S. W. Winingsih Welly Nores Kartadireja Yulianeta