Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Dinamis

ANALISA DAERAH ANTAR MUKA HASIL PROSES CLADDING MATERIAL STAINLESS STEEL TERHADAP BAJA KARBON MENENGAH Bresman P Siboro; Syahrul Abda; Mahadi; Farida Ariani; M. Sabri; Bustami Syam
DINAMIS Vol. 4 No. 4 (2016): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1487.416 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v4i4.7112

Abstract

Penggunaaan Baja karbon menengah dalam dunia industri masih sangat banyak digunakan. Namun dalam aplikasi tertentu, seperti peralatan otomotif, konstruksi dekat laut, tangki tekanan tinggi, Baja karbon menengah perlu dilapis dengan stainless steel agar dapat digunakan sesuai aplikasinya dan masa pakai yang tahan lama. Proses yanag diteliti adalah proses cladding yaitu ikatan bersama-sama dari dua logam berbeda. Cladding dapat dicapai dengan dua logam, melalui logam induk dan logam pelapis serta menekan lembaran bersama dibawah tekanan dan temperatur tinggi (850 0C). Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan nilai kekerasan dan mengamati difusi yang terjadi pada struktur mikro di daerah antar muka. Pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan dan uji struktur mikro. Nilai kekerasan pada daerah antar muka pada masing – masing varian waktu penahanan 20 menit, 40 menit dan 60 menit ditemukan peningkatan nilai kekerasan secara berturut – turut yakni 113,5 BHN, 125,6 BHN dan 128,30 BHN. Analisa struktur mikro waktu penahanan 20 menit terjadi difusi, tetapi belum sepenuhnya disepanjang daerah antar muka, pada waktu penahanan 40 menit difusi yang terjadi disepanjang daerah antar muka, dan pada waktu penahanan 60 menit difusi yang terjadi disepanjang daerah antar muka. kesimpulan yang diperoleh adalah semakin lama waktu pemanasan pada proses cladding, nilai kekerasan yang diperoleh akan semakin tinggi. Pada struktur mikro, semakin lama waktu penahanan pemanasan difusi terjadi disepanjang daerah interface.
PENGARUH SAMBUNGAN LAS PADA MATERIAL ALUMINIUM-MAGNESIUM PADA BODY PESAWAT TANPA AWAK TERHADAP BEBAN IMPAK DAN CACAT LAS Dahlan Tanjung; Ikhwansyah Isranuri; M. Sabri; Marragi M.; Farida Ariani
DINAMIS Vol. 5 No. 4 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.667 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i4.7116

Abstract

Pembangunan konstruksi dengan menggunakan logam pada masa sekarang ini banyak melibatkan unsur pengelasan khususnya bidang rancang bangun karena sambungan las merupakan salah satu pembuatan sambungan yang secara teknis memerlukan keterampilan yang tinggi bagi pengelas. Agar diperoleh sambungan dengan kualitas baik dengan menggunakan pengelasan Oxy Acetylene Welding (OAW) pada material paduan Aluminium-Magnesium. Salah satu faktor yang mempengaruhi ketangguhan material adalah sifat mekanik dari material tersebut. Untuk mengkaji hal tersebut disusunlah sebuah konsep penelitian yang terdiri dari dua tahapan. Mengukur nilai ketangguhan (Impak) pengelasan pada Aluminium-Magnesium dan pengujian Penetran(Cacat las). Pada pengujian Impak nilai ketangguhan tertinggi terdapat pada spesimen I yaitu sebesar 0,3501 joule/mm2. Dan pada pengujian penetran terdapat cacat las yang berupa retak (Crack) dan lubang jarum (pin hole). Penambahan unsur magnesium sangat mempengaruhi sifat mekanik dari material tersebut.
PENGARUH VARIASI DIAMETER RONGGA TERHADAP KOEFISIEN SERAP BUNYI PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM BERONGGA Indra N. T.; Ikhwansyah Isranuri; Syahrul Abda; Tugiman; Farida Ariani; Alfian Hamsi
DINAMIS Vol. 4 No. 4 (2016): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.06 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v4i4.7117

Abstract

Bunyi memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia dan makhuk lainnya. Akan tetapi bunyi yang berlebihan atau yang disebut kebisingan akan sangat menggangu dan akan menimbulkan kerugian bagi manusia. Pengendalian kebisingan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bebas dari kebisingan. Pengendalian kebisingan dapat dilakukan dengan berbagai teknik. Salah satu teknik pengendalian kebisingan itu adalah dengan menyerap bunyi. Terdapat banyak material teknik yang dapat digunakan sebagai bahan penyerap bunyi, salah satu contohnya adalah aluminium. Pada penelitian ini magnesium dipadukan dengan aluminium dengan cara pengecoran berongga dengan diameter rongga berbeda disetiap spesimen dan kemudian dilakukan pengujian serap bunyi dengan metode tabung impedansi sehingga dapat diketahui bagaimana pengaruhnya terhadap sifat penyerapan bunyi dari paduan aluminium-magnesium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien serap bunyi tertinggi pada paduan aluminium-magnesium dengan diameter rongga 3 mm dan frekuensi yang paling baik diserap oleh material ini adalah 1500 Hz.
ANALISA PROSES MELTING DAN SOLIDIFICATION PADA PHASE CHANGE MATERIAL PADA SOLAR WATER HEATER DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC Tri Septian M.; Tulus B Sitorus; Terang UHS Ginting; Farel H. Napitupulu; Farida Ariani; Dian M. Nasution
DINAMIS Vol. 4 No. 4 (2016): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.537 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v4i4.7126

Abstract

Solar Water Heater Merupakan Pemanas Air Dengan Memanfaatkan Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Penghasil Panasnya. Solar Water Heater Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Menggunakan Sistem Penyimpan Panas Sementara Yaitu Dengan Menggunakan Phase Change Material. Hal Ini Dilakukan Supaya Pemanas Air Dapat Digunakan Hingga Malam Hari. Oleh Karena Biaya Pabrikasi Yang Mahal Maka Perlu Dilakukan Simulasi Dengan Menggunakan Komputer. Penelitian Ini Berfokus Pada Proses Pelelehan Dan Pembekuan Pada Phase Change Material Yang Disinari Matahari Mulai Dari Pagi Hingga Malam Hari Serta Membandingkan Hasil Eksperimen Dan Analisa Numerik Software Fluent Perpindahan Panas Yang Terjadi Pada Solar Water Heater. Solar Water Heater Yang Disimulasikan Dalam Bentuk Dua Dimensi Dengan Ukuran Geometri Sebesar 1025 X 160 Mm Sedangkan Data Radiasi Matahari Yang Digunakan Untuk Mensimulasikan Solar Water Heater Yaitu Pada Tanggal 28 September 2013. Saat Disimulasikan Pada Software Fluent, Kondisi Batas Radiasi Matahari Diberikan Dibagian Atas Plat Absorber Pada Geometri Solar Water Heater. Hal Ini Dikarenakan Panas Radiasi Matahari Mentranmisikan Panasnya Menembus Kaca Pertama Dan Kaca Kedua Pada Kolektor Hingga Mengenai Plat Absorber. Hasil Penelitian Memperlihatkan Bahwa Bagian Kolektor Yang Paling Tinggi Temperaturnya Adalah Pada Bagian Plat Absorber Dengan Suhu Temperatur Sebesar 95oc Sedangkan Phase Change Material Selaku Sistem Penyimpanan Panas Sementara Pada Kolektor Mulai Meleleh Sekitar Pukul 11.00 Wib Sedangkan Untuk Proses Pembekuan Mulai Terjadi Sekitar Jam 19.00 Wib. Hasil Perbandingan Nilai Eksperimen Dan Analisa Numerik Software Fluent Mengalami Persen Galat Pada Bagian Kaca Pertama, Kaca Kedua Dan Plat Absorber Berturut-Turut Adalah 2.3%, 0.87% Dan 3.59%.
ANALISA SIMULASI PERFORMANSI KAMPAS REM KOMPOSIT DENGAN VARIASI BEBAN PEMODELAN METODE ELEMEN HINGGA Suci N. Sandi; Ikhwansyah Isranuri; M. Sabri; Farida Ariani; Syahrul Abda
DINAMIS Vol. 7 No. 4 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.343 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i4.7224

Abstract

Rem merupakan salah satu faktor penting dalam sistem pengereman, karena pentingnya fungsi rem pada kendaraan perlu dilakukannya kajian mendalam tentang koefisien gesek, keausan dan tahap-tahapnya. Simulasi dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM) merupakan salah satu program untuk menentukan fenomena-fenomena yang terjadi pada suatu komponen. Dalam penelitian ini telah mensimulasikan gaya pengereman belakang (tromol) kendaraan sepeda motor. Metode yang digunakan adalah memodelkan gesekan pada proses pengereman. Analisa tersebut dilakukan dengan menggunakan simulasi program dengan metode elemen hingga (FEM) dalam bentuk pemodelan 3D. Material kampas rem adalah komposit (cangkangn kemiri,serat daun nenas, aluminium dan polyuretan). Karena proses pengereman dengan tekanan dan gaya momen yang berubah-ubah maka analisa dilakukan dengan analisa statis bertujuan untuk mendapatkan hasil deformasi dan von misses dan dinamis untuk mendapatkan hasil frictional stress, sliding distance dan pressure agar mendapatkan nilai koefisien gesek simulasi. Perubahan terjadi dengan memberikan variasi pembebanan dengan kecepatan konstan.
ANALYSIS OF MAINTENANCE ACTIVITIES ON DRAG CHAIN MACHINES TO OPTIMIZE FAILURE TIME INTERVALS USING RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) APPROACH Ariani, Farida; Juanda, Rizky Juanda
DINAMIS Vol. 11 No. 2 (2023): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v11i2.13746

Abstract

Drag Chain is a material moving machine whose working method is to deliver material using a continuous dragging method. Drag chain is the optimal choice for cement production, because the chain with conveyor leaves on the right and left side drags along the bottom of the trough to transport the material in a closed state. Under these circumstances the drag chain components will tend to wear out, as the material interacts directly with the chain and can cause problems. This research will explain the maintenance process using the Reliability Centered Maintenance (RCM) approach is a maintenance system which is associated with statistics to find the value of the reliability of a component so that we can prevent failure by a combination of various actions.
FAILURE ANALYSIS OF BOILER SUPERHEATER PIPE BY MECHANICAL PROPERTIES TESTING AND CORROSION RATE TESTING Cholis, Nur; Yunus Nasution, Ahmad; Ariani, Farida; Pakpahan, Dion
DINAMIS Vol. 11 No. 2 (2023): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v11i2.14347

Abstract

Superheater is a subcritical boiler component that functions to reheat saturated steam at constant working pressure so that it becomes saturated steam. This study aims to (1) analyze failures in superheaters, (2) test mechanical properties of superheater pipe materials, (3) calculate corrosion rates in superheater pipes with weight loss methods, (4) provide preventive maintenance solutions to minimize superheater pipe damage. The method used in this study is a qualitative approach with the type of experimental study. The method of failure analysis in this superheater pipe is by testing mechanical properties, calculating the corrosion rate of the superheater pipe and providing maintenance solutions. The results of this study are (1) the failure that occurs in this superheater pipe is the occurrence of corrosion and leakage, (2) after heat treatment with a temperature of 8500C on the superheater pipe material, the hardness value increases to 148 BHN, the impact value also increases to 43.26 joules and the phase that occurs in this material is ferrite and pearlite which shows the specimen is increasingly tenacious, (3) the corrosion rate that occurs in the superheater pipe is 0.0489 mmpy, (4) the workable maintenance solution is hardening to increase the durability and service life of the superheater pipe. Keywords: Superheater, Noise, Mechanical Properties, Heat treatment.
THE ROLE OF CU ELEMENT AND COMPACTION PRESSURE ON MICROSTRUCTURE AND MECHANICAL PROPERTIES OF AL-CU BINARY ALLOY SYNTHESIZED BY POWDER METALLURGY Suprianto; Muhammad Ramadhan; Almi Syafroza; Farida Ariani
DINAMIS Vol. 11 No. 1 (2023): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v11i1.11940

Abstract

Al-Cu alloys are promising material for engineering field due to their good mechanical properties. These characteristics could be obtained by addition of some elements and correct selected processes parameter. The purposes of this current study to investigate the effect of Cu contents and compaction pressure on microstructure evolution and mechanical properties of the Al-Cu alloy synthesized by powder metallurgy route. High purity Al and Cu elements are used as starting material with composition (21.0, 24.0, 27.0, 30.0, and 33.0) wt.%Cu with 210 MPa of compaction pressure. The varying compaction pressure 160, 180 and 180 MPa were carried for 15 minute holding time. Furthermore, a conventional sintering at 500oC for 1 hour holding time take place. The hardness test resulted that the increases of Cu contents was successfully improved the hardness, which is the maximum hardness 53.2 HV and 71.47 MPa of the compressive strength obtained by 33wt. Cu addition. On the other hand, the varying of compaction pressure resulted the maximum hardness and compressive strength are 25.6 HV and 60.8 MPa respectively for 200 MPa. The microstructure observation shows the increases of Cu promoted more Cu elements dispersed between the aluminum rinh matrix. The increase of compressive strength is encourages finer Al-Cu grain in the microstructure.
Finite Element Analysis and Root Cause Analysis of Wire Rope Failure in STS Cranes Ariani, Farida; Pulungan, Bgd. Sinomba Pebi Nanda
DINAMIS Vol. 13 No. 2 (2025): Dinamis : In Press
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v13i2.22583

Abstract

Wire rope is a critical lifting component in Ship-to-Shore (STS) cranes, whose failure can lead to catastrophic system breakdowns, posing significant safety risks and operational losses. This study investigates the root causes of wire rope failure on a 40-ton capacity STS crane. The methodology integrates Root Cause Analysis (RCA) with a Finite Element Analysis (FEA) simulation using ANSYS Static Structural. The analyzed wire rope has a 28 mm diameter, a 6x36 IWRC configuration, and is made of galvanized high-carbon steel. Simulation results under full operational load revealed a maximum von Mises stress of 681 MPa, exceeding the material's yield strength (≈650 MPa), a total displacement of 16 cm, and a critically low safety factor of 0.53. The failure location was identified on the outer strands at the contact points with sheaves, indicating high-stress concentration zones. Furthermore, the calculated Safe Working Load (SWL) for a standard safety factor of 5 was 82.83 kN, which is drastically lower than the 400 kN operational load per rope, confirming severe overstress conditions. The RCA fishbone diagram identified key contributing factors: material specification mismatch, suboptimal sheave design, inadequate maintenance protocols, and insufficient design-stage analysis. The study concludes that the wire rope is unfit for service under current conditions and recommends immediate replacement, revised preventive maintenance schedules incorporating FEA, design optimization of support components, and implementation of real-time load monitoring systems.
Co-Authors , Novi Yanti Abdul Kadir Afnita, Nora Akmil Rahmi Alfian Hamsi Almi Syafroza Amlys, Amlys Syahputra Silalahi Amris, Firda Khairati Andrianto Andrianto Anisah Annanda, Yefri Arief Arafat Hankam Aulia Fitri Aulia Fitri, Aulia Azzahra Vidi Umaira Bayu Bresman P Siboro Bustami Syam Dahlan Tanjung Dardanila, Dardanila Darlan, Lalu Ahmad Dedy Suhendra Desimal, Iwan Dewi, Novianti Tysmala Dewi, Novianty Tysmala Dian M. Nasution Dwi Widayati, Dwi Eddy Sutadji Elisabeth Ginting Erin Ryantin Gunawan Erwin Erwin Eva Sartini Eva Sartini Bayu Eva, Eva Sartini Bayu Fachry Abda El Rahman Fahmi Bakrie Ananda Saragih Farel H. Napitupulu Fidia, Salsabila Nurul Firda Khairati Amris Fitria, Rahmayani Ginting, Elizabeth Habibullah, Makmur Hankam, Arief Arafat harfarici, Rici Gusti Hariadi , Hariadi Susilo Hasdari, Hasdari Helmi Rangkuti Hendrizal Hendrizal Hendrizal Hendrizal I Putu Bayu Agus Saputra Idris, Saufi Zahra Ikhsan Siregar Ikhwansyah Isranuri Indra N. T. Jauhari, M. Thontowi Juanda, Rizky Juanda Khalida Syahputri Laksmi Nur Fajriani Lina Yunita Lina Yunita M Tafsin M. Sabri Ma'ruf, Ma'ruf Tafsin Mahadi Makmur Habibullah Marragi M. Martin Kustati Martin Kustati Muhammad Ramadhan Muhsin, Lalu Busyairi MULYADI Nasution, Indriani Ni Made Wiasty Sukanty Ni Made Wiasty Sukanty Ningsih, Sri Wahyuni Ninsix, Retti Nora Afnita Novia Zuriatun Solehah Nur Cholis Nur’ainun Nurhasnah Nurhasnah Nurva Dillatul Vatin Pakpahan, Dion Peni Patriani Prinata, Fadhil Surya Pulungan, Bgd. Sinomba Pebi Nanda Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadinur, Wisda Rahmi M Sari Ramadan, Prima Ramadhan, Muhammad Ramadhan Reflianto, Reflianto Retti Ninsix Rezki Amelia Rosliana Lubis Rozitawati, Mona Sabaniah, Nofetriani Saib Suwilo Saputra, Syahnan Sarjana Sembiring, Ferry Septiani, Liza Silalahi, Amlys Syahputra Suari, Muhammad Rayhan Suci N. Sandi Sukanty, Ni Made Wiasty Suprianto Suprianto Susanti, Baiq Indah Susilo, Hariadi Syahrul Abda Syamsuar Syamsuar, Syamsuar Syamsurizal - - Syarif, Abdul Azis Tafsih, Ma'Ruf Tafsin, Ma’ruf Terang UHS Ginting Tri Septian M. Tugiman Tugiman Tugiman Tulus Tulus B Sitorus Tulus Burhanuddin Sitorus Tulus Tulus Umaira, Azzahra Vidi Vatin, Nurva Dillatul Wahyuni, Dian Eka Mayasari Sri Wandi, Joni Indra Widani Darma Isasih Yunita, Lina Yunus Nasution, Ahmad Zein, Muhammad Zen, Zelhendri Zulhendri Zen Zulkifli Lubis