Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL AKSIOMA AL-ASAS

Meneladani Nilai Pendidikan Nabi Muhammad Di Era Modernisasi Asrowi, Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v4i2.1020

Abstract

Salah satu tantangan yang ada dalam masyarakat saat ini adalah penanaman prinsip-prinsip moral dan etika melalui pendidikan. Kemunduran standar moral masyarakat saat ini dapat disebabkan oleh tidak memadainya penerapan pendidikan moral di rumah, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas. Kemanjuran paradigma pendidikan nilai yang diterapkan dalam lingkungan pendidikan formal masih menjadi bahan perdebatan. Ajaran yang disebarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Tingkat keakraban di kalangan umat Islam sendiri semakin hari semakin berkurang. Oleh karena itu, sangat penting bagi umat Islam untuk mencari petunjuk dalam hidup, mencari arahan dan bimbingan dari Nabi Muhammad SAW pada aspek nilai-nilai pendidikan berbasis uuniversal. Dalam ranah kehidupan keluarga, terlihat bahwa keluarga merupakan suatu unit sosial yang dibedakan berdasarkan tempat tinggal bersama, saling ketergantungan ekonomi, dan sosial. Masa kanak-kanak ditandai dengan laju perkembangan yang mengkuwatirkan, dimana berbagai aspek pertumbuhan mengalami transformasi yang signifikan. Pengalaman yang dialami seseorang pada masa kanak-kanak memberikan dampak yang signifikan terhadap proses perkembangan selanjutnya. Prinsip-prinsip pendidikan yang dianut Nabi Muhammad dalam kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat menekankan pentingnya menumbuhkan kemandirian dan kekuatan dalam masyarakat melalui penanaman kolaborasi dan gotong royong di antara anggotanya, khususnya mereka yang mengidentifikasi diri sebagai umat Islam. Dalam keyakinan Islam, Allah sangat menganjurkan kolaborasi dan gotong royong antar individu dan komonitas untuk tujuan meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat agar tercipta wujud nyata kedamaian dan keharmonisan di bawah naungan Ilhai.Kata Kunci : Nilai Pendidikan, Nabi Muhammad, Era ModernasiĀ 
Membumikan Nilai-Nilai Edukasi dalam Kitab Abdul Alim Wal Mutaalim di Era Modern Asrowi, Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v5i1.1147

Abstract

The value of education is one of the most important issues in contemporary society and nation-building. We no longer underestimate the importance of education. Globalization and modernization have led to a decline in the value of education. We must take action to address educational values that are invisible to students. One of the actions involves studying references regarding educational values that align with the conditions and rules of Indonesian culture. Social education encompasses a variety of activities such as fostering social relationships, fostering harmonious relationships between students and educators, interacting with scholars, and communicating moral values. Among other things, moral education and the creation system ensure that the conversation is not interrupted. Cultural education encompasses a variety of activities such as delivering praise to students, extending greetings, and adhering to the lecture order. Keywords: Educational Value, Book of Abdul Alim Wal Mutaalim, Modern Era
Peran Pendidikan Tauhid Bagi Anak Sekolah di Era Modernisasi Asrowi, Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v6i1.1379

Abstract

The era of modernization is characterized by rapid technological advancement, open access to information, and swift shifts in social values. Within this context, school-aged children, as the next generation, face major challenges including identity crises, moral degradation, and the influence of secular culture that erodes spiritual values. Tauhid education, as the core of Islamic teachings, plays a central role in shaping children's character and personality based on faith, noble conduct, and social responsibility. This study aims to analyze the extent to which tauhid education contributes to addressing the challenges of modernization and how its implementation strategies are applied in school environments. The method used is a descriptive qualitative approach through literature review and observations in several schools. The findings reveal that effective tauhid education not only teaches the concept of the oneness of God theoretically but also successfully internalizes divine values into the real lives of children through teacher role models, curriculum integration, family involvement, and contextual teaching methods. The main challenges include formalistic approaches, lack of exemplary behavior from educators, educational dualism, and the dominance of secular digital media. Therefore, a synergistic effort among schools, families, and communities is essential in creating an educational atmosphere rooted in tauhid. Comprehensive integration of tauhid education is believed to foster a generation that is spiritually and morally resilient, capable of navigating the complexities of the modern world without losing their Islamic identity.
Internalisasi nilai moderasi beragama pada anak usia dini Melalui pembiasaan dan keteladanan Asrowi, Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v6i2.1517

Abstract

This study examines the internalization of religious moderation values in early childhood through habituation and teacher role-modeling at RA Al-Inshof, Kaduagung Timur, Cibadak, Lebak, Banten. Employing a phenomenological mixed-methods approach involving observation, in-depth interviews, documentation, and supportive quantitative data, the research explores how teachers, school leaders, parents, and young learners engage in practices that shape moderate attitudes. The findings reveal that daily routines such as greeting, collective prayer, queuing, sharing, and peaceful conflict resolution significantly strengthen children’s tolerance, empathy, and cooperative behavior. Teacher role-modeling through polite communication and inclusive actions emerges as the most influential factor, indicated by a 0.35 score difference between children who receive consistent modeling and those who do not. Overall, the level of moderate behavior among children is categorized as high (mean = 3.38). The study concludes that consistent habituation and authentic teacher role-modeling serve as effective strategies for fostering moderate character from an early age.. Keywords: Moderation, Early Childhood, Role-Modeling.
Co-Authors Abda Abda Abdul Rahman Achmad Setiawan, Achmad Akhyar Akhyar Ali Djamhuri Asmarani, Indira Restu Budi Usodo Budiarto, Mochamad Kamil Cahyawati, Ita Chatarina Muryani Dewi, Ressi Kartika Djono Djono Farhana, Surya Fida Chasanatun, Fida Gunarhadi Gunarhadi, Gunarhadi Hanafi, Husni Handayani, Pristy Wikan HERMAWATI DWI SUSARI, HERMAWATI DWI Herry Widyastono, Herry Hidayat, Rian Rokhmad Hidayatullah , M. Furqon Istiqomah, Rindang A. J.A, Sutarno Joko Nurkamto Joko Nurkamto Legi, Woro Kinanta Marzuki Marzuki Maulana, Iwan Mudaris Muslim, Mudaris Muhammad Akhyar Muhammad Luqman Hakim Mulyoto mulyoto Murni Ramli Musadad, Ahmad Arif Nandang Rusmana Novela, Greria Tensa Nunuk Suryani Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Purwoko, Agus Qodr, Taufiq Subhanul Rahmah, Ikhwanur Ravik Karsidi Redydian Adhitya Nugraha Ribut Purwaningrum Rizka Apriani Rosida, Uyun Amali Salmah Lilik Samsi Haryanto, Samsi Sanjaya, Nindya Ayu Astarika Sarnoko Sarnoko, Sarnoko Setyaningsih Setyaningsih, Setyaningsih Sirojudin, Rumbang Siswandari Siswandari, Siswandari Sri Anitah Sri Anitah W Subagya Subagya, Subagya Sugito, Fatmah Ayu Sunardi *, Sunardi Sunardi . Sunardi Sunardi sunardi sunardi Supratiwi, Mahardika Surur, Naharus Suryawati, Citra Tectona Susari, Susari Susilo, Agus Tri Sutarman Sutarman Sutarti, Titin Suwardi Suwardi Tri Murwaningsih, Tri Tuti Hardjajani Ulya makhmudah, Ulya Upiyani, Upiyani Utami, Dionisia GIta Utomo, Widodo Febri Wardatul Djannah Warsito Warsito Wasehudin, Wasehudin Wati, Laras Ambar Wijayanti, Fanny Wulandari, Pramesti Yudi Hartono, Yudi Yusni Arni