Articles
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Terintegrasi dalam Pembelajaran bagi Guru SD di Desa Ambengan
Astawan, I Gede;
Adnyani, Ni Kadek Eva Krishna;
Asril, Nice Maylani;
Tirtayani, Luh Ayu
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.009 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.40921
Desa Ambengan adalah salah satu desa di Bali yang letaknya di daerah perbukitan memiliki udara yang sangat sejuk serta pemandangan alam yang indah dan alami yang menjadi daya tarik wisatawan asing dan lokal datang menikmati keindahan desa. Dalam bidang pendidikan, di desa Ambengan terdapat 3 sekolah dasar. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada sekolah di desa Ambengan hanya diimplementasikan melalui kegiatan nonmengajar. Faktor utama PPK hanya diimplementasikan melalui kegiatan nonmengajar karena guru belum memiliki kesiapan untuk mengintegrasikan PPK dalam pembelajaran. Maka dari itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan melatih guru di SD Negeri di Desa Ambengan tentang pengintegrasian Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dengan metode workshop dan pendampingan yang diikuti oleh 20 orang guru SD dan kepala satuan pendidikan di  SD Negeri 2 Ambengan. Data dikumpulkan dengan metode angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa guru mampu memahami dengan baik konsep PPK dan mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan mengintegrasikan PPK. Harapannya, pelatihan pengintegrasian PPK dalam pembelajaran bagi guru SD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna menunjang pembelajaran yang bermanfaat.
Desa Adat Timbul: Kampung Wisata Berbasis Pertanian dan Edukasi
Wahyudi Putra, I Made Candra;
Sanjaya, I Gede Adi;
Dewi, Dewa Ayu Sintya;
Pratiwi, Ni Kadek Anggi;
Astawan, I Gede
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.223 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.42151
Desa Adat Timbul, Tegallalang merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Potensi alam desa ini sangatlah melimpah seperti letak sawah yang strategis, memiliki air terjun, dan banyak unit usaha yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata berbasis edukasi. Namun potensi wisata desa masih mengalami kendala dalam marketing. Berangkat dari masalah tersebut tim PHP2D BEM FIP Universitas Pendidikan Ganesha Berinisiatif untuk membantu Desa Adat Timbul mengembangkan dan membantu di bidang marketing untuk mempromosikan desa ini menjadi Kampung Wisata berbasis Pertanian dan Edukasi. Kegiatan dilaksanakan selama 6 Bulan meliputi Pelembagaan Unit Usaha di bidang pariwisata, Penataan areal sawah dan perancangan publikasi Media Sosial. Hasilnya Desa Adat Timbul yang memiliki beragam potensi wisata, meliputi areal persawahan yang strategis, yang diikuti dengan unit-unit usaha yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat telah dikembangkan bersama oleh Desa Adat Timbul. Harapanya warga bisa tetap menjaga dan mengelola wisata dengan baik serta bisa lebih menggali potensi wisata yang sudah ada maupun yang belum untuk lebih dikembangkan.
Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Memecahkan Masalah melalui Pembela-jaran Kuantum Teknik Fisika Gasing
I Gede Astawan;
I Wayan Mustika
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.436 KB)
|
DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i2 Juli.2674
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mening-katkan aktivitas belajar dan kemampuan memecahkan masalah serta mendeskripsikan respons siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MMI SMK Negeri 1 Denpasar sebanyak 32 orang. Tindakan berupa model pembelajaran teknik gasing. Tindakan ini dilakukan sebanyak dua siklus. Data aktivitas belajar dikumpulkan dengan lembar observasi, data kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan dengan tes kemampuan pemecahan masalah, dan data respons siswa dikumpulkan dengan angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar sebesar 18,7%, yaitu dari skor rata-rata 73,3 (kategori tinggi) pada siklus 1 menjadi skor rata-rata 84,4 (kategori sangat tinggi) pada siklus 2; (2) terjadi peningkatan skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 8,4%, yaitu dari skor rata-rata 70,2 (kategori tinggi) pada siklus 1 menjadi skor rata-rata 76,1 (kategori tinggi) pada siklus 2; (3) ketuntasan klasikal 84,4% (kategori belum tuntas) pada siklus 1 dan 100% (kate-gori tuntas) pada siklus 2; dan (4) respons siswa terhadap implementasi model pembelajaran kuantum teknik fisika gasing diperoleh skor rata-rata sebesar 66 (kategori sangat positif). Kata-kata Kunci: pembelajaran kuantum, teknik fisika gasing, pemecahan masalah
Brain Based Learning Using Media Crossword Puzzle Enhances Students Understanding of Concepts and Thinking Skills
I Gusti Ngurah Oka Wiantara;
I Gede Astawan;
Ndara Tanggu Renda
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53 No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.708 KB)
|
DOI: 10.23887/jpp.v53i2.25120
This study aims to determine the effect of brain based learning models assisted by crossword puzzles on the understanding of concepts and critical thinking skills in science. This research is a quasi-experimental study (quasi-experimental), with a non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was the entire class V of SDN Cluster VIII Buleleng District in the academic year 2019/2020 consisting of 5 classes in five elementary schools with 129 students. Samples were taken with a random sampling technique of 2 classes. Data on understanding concepts and critical thinking skills in science is collected using the test method in the form of an essay test. Data were analyzed with the MANOVA test using SPSS 17 for Windows. The results showed that 1) there was a positive influence on the brain based learning model with the help of crossword puzzles on the understanding of the science concept (F count of 276,585; sig = 0,000 <0.05); 2) there is a positive influence of the brain based learning learning model assisted by the crossword puzzle media on critical thinking skills in science (F count is 238,963; sig = 0,000 <0.05); 3) there is a positive influence on brain based learning models assisted by the crossword puzzle media on the understanding of concepts and critical thinking skills in science (F count of 231.064; sig = 0.0001 <0.05). The brain based learning model with the help of crossword media can be applied to science learning in elementary schools as an effort to increase students' understanding of concepts and critical thinking skills maximally in science lessons.
Positive Influence of Guided Inquiry Model Integrated with Tri Hita Karana on Learning Motivation and Critical Thinking Skills
Ni Komang Eka Krisnayanti;
I Gede Astawan;
Ndara Tanggu Renda
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53 No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.117 KB)
|
DOI: 10.23887/jpp.v53i2.25121
This study aims to determine the effect of brain based learning models assisted by crossword puzzles on the understanding of concepts and critical thinking skills in science. This research is a quasi-experimental study (quasi-experimental), with a non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was the entire class V of SDN Cluster VIII Buleleng District in the academic year 2019/2020 consisting of 5 classes in five elementary schools with 129 students. Samples were taken with a random sampling technique of 2 classes. Data on understanding concepts and critical thinking skills in science is collected using the test method in the form of an essay test. Data were analyzed with the MANOVA test using SPSS 17 for Windows. The results showed that 1) there was a positive influence on the brain based learning model with the help of crossword puzzles on the understanding of the science concept (F count of 276,585; sig = 0,000 <0.05); 2) there is a positive influence of the brain based learning learning model assisted by the crossword puzzle media on critical thinking skills in science (F count is 238,963; sig = 0,000 <0.05); 3) there is a positive influence on brain based learning models assisted by the crossword puzzle media on the understanding of concepts and critical thinking skills in science (F count of 231.064; sig = 0.0001 <0.05). The brain based learning model with the help of crossword media can be applied to science learning in elementary schools as an effort to increase students' understanding of concepts and critical thinking skills maximally in science lessons.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM DAN TEKNIK MERANGKUM TERHADAP PENALARAN MAHASISWA
I Gede Astawan;
Ni Wayan Rati
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (571.301 KB)
|
DOI: 10.21831/cp.v35i3.8816
Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok model pembelajaran kuantum (MPKu) dan kelompok model pembelajaran konvensional (MPK); (2) mengetahui perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok merangkum dengan teknik peta pikiran (MTPP) dan kelompok merangkum dengan teknik konvensional (MTK); dan (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran (MP) dan teknik merangkum (TM) terhadap penalaran mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester II Jurusan PGSD FIP Undiksha. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah penalaran mahasiswa dengan tes penalaran. Data dianalisis dengan ANAVA dua jalan faktorial 2 x 2.Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok MPKu dan kelompok MPK; (2) terdapat perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok MTPP dan kelompok MTK; dan (3) terdapat interaksi antara MP dan TM terhadap penalaran mahasiswa. Berdasarkan temuan penelitian tersebut disarankan dosen untuk menggunakan MPKu dan MTPP dalam rangka meningkatkan penalaran mahasiswa. Kata-kata kunci: pembelajaran kuantum, teknik merangkum, penalaran THE EFFECT OF QUANTUM LEARNING MODEL AND SUMMARIZES TECHNIQUE TOWARD STUDENT’S REASONING ABSTRACTThis research aims are: (1) to know the different reasoning between group quantum learning model (QLM) with group conventional learning model (CLM); (2) to know the different between group summarize by mind map technique (SMMT) with group summarize by conventional technique (SCT); and (3) to know the interaction of learning model (LM) and summarize technique (ST) toward student’s reasoning. This research is quasi experiment. The population of this research is the second semester students of Primary Teacher Education Department, Ganesha University of Education. The sample was taken by random sampling technique. The data collected is student’s reasoning by reasoning test. The data analysis by two way factorial of ANOVA 2x2. The research finding showed that (1) there is different reasoning between group QLM with group CLM; (2) there is different between group SMMT with group SCT; and (3) there is interaction of LM and ST toward student’s reasoning. Based on that research finding it’s suggested to science lecture to able to use QLM and SMMT in order to increase student’s reasoning. Key words: quantum learning, summarize technique, reasoning
Instrumen Kemampuan Kerjasama Anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak
Nia Hadaina;
I Gede Astawan
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i1.31116
Kemampuan kerjasama penting distimulasi sejak dini karena dengan bekerja sama anak bisa berbagi, saling membantu, berinteraksi dan komunikasi dengan teman sebaya, menyelesaikan masalah dalam kelompok dan bertanggung jawab. Namun, pada kenyataannya belum adanya instrumen untuk menilai Kerjasama anak kelompok B pada taman kanak-kanak. Penelitan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian kemampuan kerjasama yang valid dan reliabel. Dalam penelitian ini, pengembangan yang dilakukan menggunakan model R&D yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang melalui tahap research, and development. Pada penelitian pengembangan ini hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan untu penilaian kerjasama adalah kuisioner (angket) sedangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, metode observasi, dan kuisioner. Data yag diperoleh akan dianalisis validitas dan reliabilitas masing-masing instrumen. Hasil analisis validitas intrumen penilaian kerjasama hasil nilai rata-rata 1, yang artinya instrumen penilaian ini memilki validitas yang sangat tinggi. Sedangkan hasil analisis reliabilitas intrumen penilaian kerjasama 0,90, artinya instrumen ini memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Berdasarkan hasi penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrumen penilaian kemapuan kerjasama layak dikembangkan dan digunakan untuk melakukan penilaian kepada siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TRIKAYA PARISUDHA BERBASIS MASALAH TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS
I Gede Sadhu Satwika Pasek;
I Komang Sudarma;
I Gede Astawan
Jurnal Pendidikan IPS Indonesia Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.688 KB)
|
DOI: 10.23887/pips.v3i1.2872
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS 2) pengaruh model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap sikap sosial, dan 3) pengaruh model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap hasil belajar IPS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent posttest only control group. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Susut yang terdiri dari 6 kelas dengan jumlah 115 siswa. Selanjutnya ditentukan sampel dengan menggunakan teknik Random Sampling dan didapatkan 2 sekolah dengan jumlah 45 siswa yang terdiri dari SD Negeri 3 Abuan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 26 siswa dan SD Negeri 2 Susut sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 19 siswa. Data sikap sosial siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) secara simultan, terdapat perbedaan model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS. 2) terdapat perbedaan model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap sikap sosial, dan 3) terdapat perbedaan model pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah terhadap hasil belajar IPS. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa moel pembelajaran Trikaya Parisudha berbasis masalah berpengaruh positif terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS. Kata-kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, trikaya parisudha, sikap sosial, hasil belajar IPS
Meta-Analisis Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Ni Made Sri Utami;
I Gede Astawan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i3.27030
Penelitian eksperimental mengkaji mengenai pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar IPA, sudah banyak dilakukan dalam penelitian terdahulu. Namun saat ini belum terdapat kajian lebih lanjut mengenai hasil-hasil penelitian tersebut untuk dirangkum dan dianalisis kembali sehingga mendapat hasil yang dapat menguatkan penelitian yang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian library reseach. Subjek penelitian ini yaitu 2 buah artikel yang berasal dari jurnal terakreditasi sinta dan dipublikasikan dalam rentangan tahun 2016-2020 pada jenjang sekolah dasar. Artikel ini mengkaji mengenai penelitian eksperimen tentang pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar IPA, dan ditulis oleh peneliti umum maupun mahasiswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka. Data yang diperoleh merupakan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis meta-analisis besar pengaruh atau effect size. Berdasarkan hasil analisis dari perhitungan effect size sebesar 0,90 dan 2,20 yang menunjukkan nilai effect size tinggi. Hasil analisis tersebut mengungkapkan bahwa model problem based learning yang telah diterapkan memiliki pengaruh yang tinggi dalam pembelajaran IPA siswa di sekolah dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning memiliki pengaruh efektif terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Perangkat Pembelajaran Pendekatan STEAM-PJBL pada Tema 2 Selalu Berhemat Energi
Ni Putu Linda Krisna Dewi;
I Gede Astawan;
I Made Suarjana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36725
Masih banyak guru yang belum mampu menciptakan perangat pembelajaran yang inovatif sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Pendekatan dan model pembelajaran yang kurang inovatif akan membuat siswa pasif dalam proses pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan perangkat pembelajaran RPP Berpendekatan STEAM-PjBL. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian ini yaitu 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 ahli desain, 2 praktisi, 4 siswa uji coba perorangan serta 7 siswa uji kelompok kecil. Metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh para ahli rata-rata mendapatkan nilai 3,8 sehingga berada pada kategori sangat baik. Hasil penilaian uji coba produk mendapatkan nilai 3,73 sehingga berada pada kategori sangat baik. Jadi perangkat pembelajaran RPP dan LKPD Berpendekatan STEAM-PjBL mendapatkan kualifikasi sangat baik dan layak diterapkan dalam proses pembelajaran dan produk yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini dapat membantu siswa dalam belajar serta dapat meningkatkan keaktivan siswa dalam belajar sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013.