Claim Missing Document
Check
Articles

A Systematic Literature Review on Self-Efficacy, Entrepreneurial Motivation, and Field Experience as Predictors of Entrepreneurial Interest Among Students Ummah, Adisty Akhoma; Rahmiati, Rahmiati; Waskito, Waskito; Kasmita, Kasmita; Astuti, Murni
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10 (2025): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i2.7619

Abstract

This systematic literature review addresses the gap in understanding how self-efficacy, entrepreneurial motivation, and field experience influence students' entrepreneurship interest through entrepreneurial attitudes. Despite growing attention to student entrepreneurship, limited comprehensive analysis exists on these key predictors and their integration in educational contexts. Following PRISMA protocol, we systematically searched Scopus database for articles published between 2015-2025. Using predetermined keywords combining self-efficacy, entrepreneurial motivation, field experience, and entrepreneurial intention among students, we identified 482 articles. After rigorous screening applying inclusion and exclusion criteria, 74 articles were selected for comprehensive analysis (15.4% inclusion rate). Data extraction covered bibliographic information, study characteristics, theoretical frameworks, variables, and key findings. Analysis revealed significant temporal growth from 2 articles (2015) to 16 articles (2024), with average 27.92 citations per article and 18.9% high-impact publications (>50 citations). Variable distribution showed entrepreneurial intention dominance (89.2%), followed by entrepreneurial attitude (28.4%) and self-efficacy (23.0%), while entrepreneurial motivation and field experience were critically underexplored (1.4% each). Geographic analysis indicated global context dominance (82.4%) with limited Indonesian research (2.7%). Theoretical framework analysis revealed 91.9% articles lacked explicit theoretical foundation, with Theory of Planned Behavior used in only 5.4% studies. Self-efficacy emerges as the primary psychological predictor supporting Social Cognitive Theory, while entrepreneurial attitude functions as crucial mediator in Theory of Planned Behavior. Critical gaps include absence of integrative models combining all three variables, lack of longitudinal studies (0%), and limited contextual research in Indonesia. These findings provide essential guidance for developing comprehensive entrepreneurship curricula emphasizing self-efficacy development, practical experience integration, and motivation enhancement systems for fostering student entrepreneurship interest.
Innovative E-Module Development Through Flipped Book and Employability Skill Learning Integration: Advancing Competency Spa Therapy in Vocational High School Astuti, Murni; Rahmiati, Rahmiati; Dewi, Siska Miga; Kamis, Arasinah; Koto, Rahmat Desman; Ummah, Adisty Akhoma
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10 (2025): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i2.7615

Abstract

This research presents the development and implementation of an innovative e-module that integrates flipped book technology with employability skills learning for body spa material in a Vocational High School. Using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4, this study examines the relationships between Integrated E-Modules, Learning Motivation, Self-Efficacy, Body SPA Skills, and Employability Skills. Data were collected from 64 vocational high school students specialising in the Body Spa subject (32 in the experimental group and 32 in the control group) using validated instruments. Results show that Integrated E-Modules significantly enhance students’ learning motivation and Self-Efficacy, with the experimental group demonstrating a 21.6% increase in skills compared to the control group (7.7%). Self-efficacy proved to be a key mediator in the relationship between Integrated E-Modules and Body Spa  Skills, while Learning Motivation did not show a significant mediating role. This research contributes to educational technology literature by identifying the psychological mechanisms underlying the effectiveness of learning technology in supporting quality education in practical vocational fields.
Optimalisasi teaching factory dan pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis IT dalam mensukseskan merdeka belajar bagi guru-guru SMK kecantikan se Sumatera Barat Rahmiati, Rahmiati; Astuti, Murni; Silvia, Febri; Thaitami, Siti Hajar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30973

Abstract

Abstrak Terbatasnya penggunaan teknologi digital dan belum optimalnya manajemen keuangan serta kualitas layanan yang rendah menjadi kendalam di SMK Tata Kecantikan di Sumatera Barat dalam menghadapi penyelenggaraan Teaching Factory. Kendala ini menjadi penghambat dari Teaching Factory sebagai sarana yang efektif untuk peningkatan kualitas pendidikan dan persiapan siswa dalam memasuki industri kecantikan. Selain itu kemampuan guru-guru SMK Tata Kecantikan masih kurang dalam membuat bahan ajar berbasis IT seperti E-Modul pembelajaran. Untuk mengatasinya, dilakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang meliputi peningkatan kualitas layanan Teaching Factory, pelatihan manajemen digital marketing, pengelolaan keuangan yang efisien, dan pengembangan E-Modul pembelajaran. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mendukung program Merdeka Belajar yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru yang relevan dengan industri kecantikan, sekaligus mempersiapkan siswa dengan kompetensi yang dibutuhkan pada pasar kerja. kegiatan PKM ini meliputi peningkatan visibilitas dan pemasaran Teaching Factory melalui strategi digital marketing yang efektif, pengelolaan keuangan Teaching Factory yang lebih efisien dan transparan, peningkatan kualitas layanan Teaching Factory dengan pelatihan keterampilan dan pengetahuan terkini dalam bidang kecantikan, pengembangan dan integrasi E-Modul dalam proses pembelajaran untuk mendukung pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi dan praktek, serta bimbingan. Kata kunci: teaching factory; IT; merdeka belajarAbstract The limited use of digital technology, suboptimal financial management, and low service quality have become major challenges for Beauty Vocational High Schools (SMK Tata Kecantikan) in West Sumatra in implementing Teaching Factory programs. These obstacles hinder the effectiveness of Teaching Factory as a means to improve the quality of education and to prepare students for entering the beauty industry. Additionally, the teachers’ ability to develop IT-based teaching materials, such as E-Modules, remains insufficient. To address these issues, a Community Partnership Program (PKM) was carried out, encompassing efforts to improve the quality of Teaching Factory services, training in digital marketing management, efficient financial management, and the development of E-Module learning materials. This PKM activity aims to support the Merdeka Belajar program, with the expectation of enhancing teachers' skills and knowledge relevant to the beauty industry while simultaneously preparing students with the competencies required by the labor market. The PKM activities include increasing the visibility and marketing of Teaching Factory through effective digital marketing strategies, ensuring more efficient and transparent financial management, enhancing the quality of Teaching Factory services through training in the latest skills and knowledge in the field of beauty, and developing and integrating E-Modules into the learning process to support interactive and innovative education. The activities be carried out through lectures, demonstrations and practical sessions, as well as mentoring. Keywords: teaching factory; IT; freedom to learn
Pengembangan New Era Enterpreneurs Make Up Artist bagi Pemudi Aisyiyah di Kecamatan Tanjung Raya Hayati, Annur Fitri; Oknaryana, Oknaryana; Astuti, Murni; Rosya, Nilmadesri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 24, No 1 (2024): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05620

Abstract

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi wisata prioritas 2023 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan kaya dengan potensi wisata alam, budaya serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Masyarakat sekitar Danau Maninjau sebagian besar mendapatan penghasilannya dari karamba ikan akan tetapi keramba ikan sekarang sudah sering tercemar. Maka dari pada itu perlu adanya usaha pengadaan pemberdayaan ekonomi agar masyarakat mulai beralih menjadi new entrepreneur. Tujuan dari program PKM ini adalah memberikan keterampilan Make Up  dan fotography serta memberikan pelatihan pembuatan media promosi untuk jasa yang dihasilkan. Metode kegiatan dalam pengabdian ini melalui tahapan persiapan, pertemuan penyamaan persepsi dan diskusi bentuk kegiatan dengan mitra, persiapan pelaksanaan, kegiatan inti serta evaluasi kegiatan. Hasil dari PKM ini adalah peserta memeliki keterampilan Make UP Artist (MUA) sehingga permintaan penyewaan pelaminan sekaligus tata rias penganten dan keluarga penganten dapat dipenuhi. Selain itu, peserta dapat menyediakan jasa fotografi untuk acara pernikahan dan juga di objek wisata sekitar Danau Maninjau. Kemudian peserta dapat membuat media promosi untuk jasa yang mereka hasilkan. Dari pelatihan yang telah dilakukan dapat disimpulkan peserta dapat menambah pengetahuan dan keterampilan Make Up Artist (MUA), fotografi dan pembuatan media promosi.  
PKM Peningkatan Penerapan Iptek dan Keterampilan Tata Rias Pengantin dan Mahendi Berbasis 4.0 bagi Ibu-ibu PKK dan Remaja Putri di Nagari Maninjau Kabupaten Agam Efrianova, Vivi; Astuti, Murni
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 1 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.0710

Abstract

Berdasarkan surat permintaan dari Wali Nagari Maninjau kepada pihak Univeristas Negeri Padang untuk dapat melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat di Nagari Maninjau dikarenakan Ibu-ibu PKK dan remaja putri di Nagari Maninjau sebagai mitranya sangat membutuhkan penyuluhan dan pelatihan keterampilan dalam bidang jasa merias pengantin dan mahendi dikarenakan Nagari Maninjau merupakan daerah kawasan wisata yang sering melaksanakan Event budaya dan banyaknya acara pesta pernikahan  yang membutuhkan jasa rias pengantin dan Mahendi. Untuk itu sangat perlu diberikan beberapa bentuk pelatihan yang sifatnya praktis dimasa CORVID-19 ini yang membawa dampak positif bagi mereka untuk dapat belajar dirumah, berlatih mengisi waktu dimasa Lockdown dengan tujuan dapat membuka cakrawala dalam menciptakan usaha sendiri dalam bidang usaha jasa rias pengantin dan mahendi serta untuk menggurangi pengganguran wanita di Nagari Maninjau.Solusi yang akan diberikan untuk mengatasi permasalahan mitra dengan memberikan pelatihan tata rias pengantin dan mahendi kepada Ibu-ibu PKK dan remaja putri di Nagari Maninjau sesuai dengan keahlian tim pengabdian dibidang Tata Rias dan Kecantikan. Metode dan materi yang akan diberikan saat pelatihan sebagai solusi permasalahan yang dihadapi mitra sebagai berikut: a).Pelatihan Pemilihan Kosmetika untuk Rias Pengantin dan Mahendi, b)Menentukan warna riasan pengantin dan Desain Mahendi, c) Teknik Merias Pengantin dan Mahendi. Pelaksanaan pengabdian bagi masyarakat digunakan metode yang bervariasi yaitu: 1)Metode ceramah dan tanya jawab tentang  Rias Pengantin dan mahendi, 2)Metode demonstrasi dan praktek ( Pengetahuan kosmetika Rias Pengantin dan mahendi, Pemilihan warna riasan pengantin dan desain mahendi dan Teknik Merias Pengantin dan mahendi), 3)Bimbingan.
Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Pemuda dalam Upaya Mendukung Program Save Maninjau Armiati, Armiati; Astuti, Murni; Sami, Yasrul; LV, Yuhendri; Ritonga, Mentari
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02960

Abstract

Danau Maninjau merupakan sumber kehidupan dan penghidupan bagi masyarakat setempat. Aktivitas perikanan yang dilakukan di Danau Maninjau saat ini menggunakan teknik Karamba Jaring Apung (KJA), dengan pemeliharaan ikan mas dan ikan nila. Namun, perkembangan KJA yang sangat pesat ini menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya ikan yang ada di permukaan mati secara massal dikarenakan kehabisan oksigen dan keracunan. Air Danau Maninjau pun menimbulkan bau busuk dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Berdasarkan fenomena ini, tentunya secara bertahap perlu dipikirkan langkah dapat mengurangi ketergantungan masnyarakat pada usaha KJA. Solusi yang dapat diberikan yaitu dengan membuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat agar dapat beralih dari KJA ke sektor usaha lain melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan berupa kegiatan pelatihan penguasaan keterampilan baru kepada kelompok masyarakat, yaitu sablon baju kaos tema khas Danau Maninjau serta pelatihan pendampingan tata rias kecantikan. Tim pengabdian juga memberikan pelatihan serta pendampingan pembuatan media promosi untuk produk dan jasa yang dihasilkan.
Kelayakan Masker Daun Sirih Cina dengan Penambahan Tepung Beras Untuk Perawatan Kulit Wajah Berjerawat Syaidah, Ummi; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13663

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya mahasiswi memiliki kulit berjerawat yang menyebabkan kulit menjadi kusam, berkomedo dan kemerahan sehingga menyebabkan kurang percaya diri, salah satu perawatan untuk kulit berjerawat yaitu masker dari daun sirih cina dengan tambahan tepung beras . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara pembuatan masker daun sirih cina dengan penambahan tepung beras, menganalisis kelayakan masker daun sirih cina dengan penambahan tepung beras yang dapat dilihat dari uji kandungan vitamin (flavonoid), menganalisis kelayakan masker daun sirih cina dengan penambahan tepung beras melalaui uji organoleptik dan uji kesukaan panelis (hedonik) dengan perbandingan (40: 60). Jenis penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan melalui uji laboratorium uji organoleptik serta hedonik diperoleh hasil bahwa adalah daun sirih cina positif mengandung flavonoid sebesar 1,1217% per 100 gr, dan berdasarkan uji organoleptik yang dilihat dari indikator tekstur diperoleh hasil bahwa masker daun sirih cina dengan tambahan tepung beras mempunyai tekstur yang halus dibuktikan melalui rata-rata sebesar 4,2, dilihat dari indikator aroma, masker daun sirih cina dengan tambahan tepung beras mempunyai aroma yang cukup dibuktikan melalui rata-rata sebesar 3,4 dan dilihat dari indikator daya lekat, masker daun sirih cina dengan tambahan tepung beras mempunyai daya lekat yang lekat dibuktikan melalui rata-rata sebesar 3,8. Sedangkan melalui uji hedonik, masker daun sirih cina dengan tambahan tepung beras disukai panelis, dibuktikan melalui rata-rata yaitu 4. Disarankan hasil penelitian dapat dijadikan acuan atau referensi untuk peneliti selanjutnya.
Kelayakan Sabun Padat Sari Daun Pandan Wangi (Pandanus Ammaryllifolius) Untuk Perawatan Kulit Badan Destya Yolanda, Febby; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13799

Abstract

Kulit kering sering menjadi permasalahan pada banyak orang dan dapat membuat kulit menjadi bersisik, kulit menjadi kasar dan mudahnya timbul keriput oleh karena itu diperlukan perawatan dari bahan alami seperti vitamin C. Salah satu bahan alami yang mengandung vitamin C adalah sari daun pandan wangi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kelayakan sabun padat sari daun pandan wangi ditinjau dari uji laboratorium, uji organoleptik dan uji hedonik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa sari daun pandan wangi memiliki kandungan vitamin C sebesar 9.4160%. Hasil uji pH pada sabun padat sari daun pandan wangi yaitu 10.4. Dari hasil uji organoleptik warna 71% panelis mengatakan bahwa warna sabun padat sari daun pandan wangi berwarna hijau pekat, uji organoleptik tekstur 71% panelis mengatakan sabun sangat padat dan uji organoleptik aroma 86% panelis mengatakan beraroma kuat khas sari daun pandan wangi. Dari hasil uji hedonik 43% panelis mengatakan suka terhadap sabun padat sari daun pandan wangi.
Kelayakan Body Scrub Beras Ketan Hitam (Oryza Sativa Var. Glutinosa) Dengan Penambahan Buah Asam Jawa (Tamarindus Indica L) Untuk Perawatan Kulit Badan Alifa Sonda, Febiola; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13833

Abstract

Sebagai seorang wanita merawat diri adalah suatu hal yang sering dilakukan setiap harinya. Salah satu perawatan yang dilakukan untuk mempercantik diri yaitu melakukan perawatan badan. Perawatan badan bisa dilakukan dengan menggunakan kosmetika yaitu body scrub. Beras ketan hitam mengandung polifenol yang bermanfaat sebagai pelembab alami yang dapat melembabkan kulit. Untuk memaksimalkan hasil dari penelitian ini peneliti menambahkan buah asam jawa sebagai pendampingnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kelayakan body scrub beras ketan hitam dengan penambahan buah asam jawa ditinjau dari uji laboratorium, uji organoleptik dan uji hedonik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil kandungan polifenol sebesar 0.0924% per 100 gram. Hasil uji pH pada sediaan body scrub yaitu 7,2. Dari hasil uji organoleptik warna 71% panelis mengatakan bahwa warna body scrub berwarna ungu keabuan, organoleptik tekstur 86% panelis mengatakan bahwa tekstur body scrub mengandung butiran scrub dan uji organoleptik aroma 71% panelis mengatakan bahwa body scrub beraroma khas beras ketan hitam dan buah asam jawa. Sedangkan hasil uji hedonik 43% panelis menyatakan sangat suka terhadap body scrub beras ketan hitam dengan penambahan buah asam jawa. Disarankan hasil penelitian dapat dijadikan acuan atau referensi untuk peneliiti selanjutnya
Kelayakan Ekstrak Buah Bit (Beta Vulgaris L.) Sebagai Pewarna Alami Dalam Pembuatan Lip Balm Altalia, Erin; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13835

Abstract

Bibir merupakan salah satu bagian kulit yang membutuhkan perlindungan agar kelembabannya tetap terjaga. Kosmetik yang biasa digunakan untuk melindungi serta melembabkan bibir yaitu lip balm. Lip balm merupakan salah satu kosmetik yang digunakan untuk memperindah dan melembapkan bibir. Pada umumnya, lip balm berwarna bening dan ada juga lip balm yang memiliki warna untuk menambah estetika.  Pewarna alami yang berasal dari alam dapat menjadi pilihan sebagai pengganti pewarna sintetis. Buah bit memiliki kandungan Betasianin yang menghasilkan warna merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sediaan lip balm ekstrak buah bit sebagai pewarna alami ditinjau dari uji laboratorium, uji organoleptik, dan uji hedonik. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Departemen Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP dan Laboratorium Farmasi UPERTIS. Pengumpulan data melalui 5 orang panelis yang terdiri dari 1 orang dari Muslimah BeautyCare, 2 orang dosen jurusan Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP, dan 2 orang mahasiswi jurusan Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP Angkatan tahun 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi dengan teknik analisa deskriptif yang menampilkan frekuensi dan presentase. Hasil penelitian sediaan lip balm ekstrak buah bit sebagai pewarna alami menunjukan hasil uji kandungan Betasianin yang positif mengandung senyawa Betasianin, uji pH yang sesuai dengan standar pH bibir yaitu 5,5 serta uji homogenitas menunjukan hasil bahwa sediaan lip balm homogen. Uji organoleptik menunjukan warna cukup berwarna merah dengan persentase 60%, sangat beraroma tutty fruitty dengan persentase 100%, dan tekstur sangat halus dengan persentase 100%. Uji hedonik menunjukan kesukaan panelis memiliki hasil penilaian sangat suka dengan persentase 60%. Kesimpulan: Lip balm dengan ekstrak buah bit layak untuk dijadikan sediaan lip balm dilihat dari uji laboratorium (uji Betasianin, uji pH dan uji homogenitas), uji organoleptik (tekstur, warna, dan aroma), dan uji hedonik (kesukaan panelis).
Co-Authors Adinda Yulia Salsabela Agraini, T. Rahmilia Ainul Mardiah Alasta, Salsabilla Saqina Putri Alga Ningsih Alifa Sonda, Febiola Altalia, Erin Ambiyar, Ambiyar ANGGUN SURYA NINGSIH anna rahma Armiati Asmar Yulastri Ayuning, Geby , Denada Cecep Kusmana Dellia Putri, Manisha Deny Nofia Destya Yolanda, Febby Dewi, Siska Miga DHIYA PEBRINA PEBRINA Diah, Halimatusak Dianas, Algia Dwi Wahyuni, Resa Eflina, Husnul Efrianova, Vivi Eka Putri, Nela Aprilia Fabitiary, Annisa Rizqa Fadilah, Rahmi Febri Silvia Firsty Madikizella Ganefri Ganefri . Ghani Hanafiah, Retno Giatman Hanif, Amelia Hansi Effendi HANZOLA, GITA FADHILA Hari, Sari Neng Hayati, Annur Fitri Hayatunnufus Hayatunnufus Hidayati, Salsabila Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Parma Dewi Ilmi Fadila Indra Saputra Indra Saputra Jalius, Nizwardi Kamis, Arasinah Karlina, Yana Kartika, Rani Kasmita Kasmita Koto, Rahmat Desman Kusumastuti, Dyah Lara Amelia Putri LV, Yuhendri Maiyana, Efmi Masputri, Hildanis Pebria Mega Selfia Meilinda, Fuji Rahma Melianti, Eka Oktaviani Mitra Lusiana Monysa, Monysa Muhammad Sayuti Mursyida, Lativa Muskhir, Mukhlidi Nildawati, Nildawati Nilmadesri Rosya Niswatuzzaqiah, Niswatuzzaqiah Noveta, Rahyu Novrita, Sri Zulfia Oknaryana, Oknaryana Oktarina, Rahmi Prima Minerva Prima, Nadia Putri Alasta, Salsabilla Saqina Putri Mayang Sari, Putri Mayang Putri, Mutia R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahmi Gusti Fatimah Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Refdinal, Refdinal Ria Andriani Rima Agustia Utami Ritonga, Mentari Rosalina, Linda Rostamailis Rostamailis Sari, Rika Mailan Sari, Tri Lanna Sayuti, Muhammad Silvia, Febri Simatupang, Astika Simatupang, Wakhinuddin Siti Hajar Thaitami Syah, Nur Hasan Syahril Syaidah, Ummi TATI NURHAYATI Tyas Asih Ummah, Adisty Akhoma Vici Syahril Chairani Waskito Waskito, Waskito Winda Lestari Siregar Yarizqi, Tartila Yasrul Sami Yolanda, Siska Septia Yosa, Efrimai Yulanda, Helfini Yuliana Yuliana