p-Index From 2021 - 2026
8.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal NERS Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Preventia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Manarang Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) Journal of Community Empowerment for Health Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Media Gizi Kesmas Journal of Community Mental Health and Public Policy journal of Basic Medical Veterinary Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Sains dan Teknologi Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Masyarakat Madani Indonesia JOURNAL OF Mental Health Concerns BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Psikilogiya Journal E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Preventia : The Indonesian Journal of Public Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Penggunaan Garam Beryodium di Desa Telemung Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi Kusmita, Ary; Mandagi, Ayik Mirayanti
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 6, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Pemetaan GAKY pada anak sekolah yang dilakukan melalui survey nasional GAKY oleh Departemen Kesehatan menunjukan angka TGR di Indonesia mencapai 11,1 persen. GAKY diketahui mempunyai kaitan yang erat dengan gangguan perkembangan mental dan kecerdasan sehingga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan kualitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran praktek penggunaan garam beryodium di Desa Telemung Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu rumah tangga yang ada di Desa Telemung sebanyak 80 orang dipilih dengan menggunakan metode accident sampling. Data tentang pengetahuan penggunaan garam beryodium dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dengan dipandu instrumen kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 93,8 persen dari 80 ibu rumah tangga yang telah menggunakan garam beryodium. 33,8 persen dari 80 ibu rumah tangga yang menambahkan garam pada makanan setelah matang. 95 persen dari 80 ibu rumah tangga yang mennyimpan garam di wadah yang tertutup. Dan 3,8 persen dari 80 ibu rumah tangga yang meletakkan garam jauh dari kompor yakni lebih dari satu meter. Kesimpulan penelitian ini adalah ketersediaan dan penggunaan garam, wadah dan lokasi penyimpanan garam sudah sangat baik, akan tetapi praktek penggunaan garam masih kurang.
Revitalisasi Kader Sebagai Motivator Kesehatan Pra-Kehamilan Melalui Inovasi Media Komunikasi Amalia, Nabila Khusna; Mandagi, Ayik Mirayanti; Nurmala, Ira; Hargono, Rachmat; Sintha Kurnia Dewi, Desak Made; Eka Sari, Jayanti Dian; Laliyah, Syifa'ul; Prayoga, Diansanto; Sebayang, Susy Katikana; Puspikawati, Septa Indra; Fatah, Mohammad Zainal
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 6, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate and Infant Mortality Rate is still far from the target of SDGs 2030 is an indicator depicting low society prosperity in Indonesia. One of the factors were due to Women of Fertile Age at risk of Chronic Energy Deficiency at age 15 until 19 years. This situation is exacerbated by the high age of marriage less than 20 years which certainly interfere with reproductive health. Nutrition motivationer program in Banyuwangi isn’t optimal yet because it does not cover health aspect pre pregnancy and cadre isn’t functioning as health motivationer. Therefore, it is necessary to empower the cadres to optimize the health service. The aimed to increase cadre knowledge about pregnancy and reproductive health as well as to improve cadre communication skill as health motivationer. The conducted in Segobang Village, District of Licin, Banyuwangi on September 2016. The target was Segobang Village cadres who are active in Posyandu. Then result was more than 67 percent knowledge of cadres were good and 94 percent of cadre knowledge increases. Communication skills were demonstrated by the evaluation of Women of Fertile Age that comes during simulation, almost all cadres can deliver well and clearly so understood by the woman. It was be concluded that almost all cadre increased him knowledge according to pre-test and post-test questionnaires. Communication skills of the cadres showed good results.
Effects of Maternal Knowledge and Attitudes on the Incidence of Pneumonia in Fully Immunized Toddlers Mandagi, Ayik Mirayanti; Prayogi, Ahmad Yuda; Rahman, Vidia Nuria; Nisa, Nahdhiah Khoirun; Febriana, Melati Octavia; Parenti, Uyun Loveni
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 10, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In toddlers, pneumonia still a leading cause of illness and death. It may be affected by maternal and environmental factors, for instance maternal knowledge and attitude towards family members who smoke. This study examined the correlated of mothers’ knowledge and attitudes regarding family members’ smoking with pneumonia in toddlers who had received complete immunization. A cross-sectional design was applied in June 2023 at three community health centers in Banyuwangi Regency. The respondents were 71 mothers of children aged ≥9 months with a history of or currently experiencing pneumonia and who had completed basic immunizations. The chi-square test was applied to analyze the data. The result show that maternal knowledge regarding pneumonia cases in toddlers (OR = 0.25; 95% CI: 0.094–0.685), knowledge regarding pneumonia prevention (OR = 0.017; 95% CI: 0.003–0.088), knowledge regarding pneumococcal conjugate vaccine (PCV) immunization (OR = 0.018; 95% CI: 0.002–0.148), knowledge regarding the impact of smoking (OR = 0.047; 95% CI: 0.010–0.225), and attitude towards family members who smoke (OR = 2.841; 95% CI: 1.067–7.569) were significantly correlated with pneumonia in toddlers (p < 0.05). Gender and maternal attitude towards early detection of pneumonia were not significantly correlated with pneumonia (p = 0.445 and p = 0.230, respectively). Improving maternal knowledge about pneumonia and the risks of smoking, promoting smoke-free households, and encouraging timely preventive actions for children are crucial for guiding public health interventions and informing healthcare practices to reduce pneumonia incidence in toddlers.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN STATUS GLIKEMIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I PROBOLINGGO WILKER TANJUNG WANGI Damayanti, Imelda; Mandagi, Ayik Mirayanti; Alami, Nungki Najfaris; Aini, Putri Nur
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3053

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Faktor metabolik, khususnya status gizi dan status glikemik, diketahui berperan dalam terjadinya hipertensi, namun kajian yang menganalisis pengaruh keduanya secara simultan masih terbatas pada populasi wilayah kerja kekarantinaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan status glikemik secara simultan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Probolinggo Wilker Tanjung Wangi. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang dilaksanakan pada periode Maret hingga September 2025 melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Subjek penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah status hipertensi yang diklasifikasikan menjadi normal, elevated, hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2, sedangkan variabel independen meliputi status gizi berdasarkan indeks massa tubuh dan status glikemik berdasarkan kadar glukosa darah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan multivariat menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi logistik ordinal signifikan secara statistik dengan nilai Chi-Square sebesar 92,740 dan p<0,05. Uji Goodness-of-Fit menunjukkan kecocokan model yang baik (Pearson p=0,169; Deviance p=0,568), serta asumsi proportional odds terpenuhi (p=0,918). Nilai Pseudo R-Square menunjukkan kemampuan model yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kejadian hipertensi (Nagelkerke=0,440). Secara simultan, status gizi dan status glikemik berhubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian faktor metabolik secara terpadu sebagai bagian dari upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan. 
Health Promotion Media Creation Education Using Canva Application for Community Health Volunteers in Karangmulyo Village, Tegalsari District, Banyuwangi Regency Nendrasari, Dice Shafira; Sandika, Yedida Gracia; Mandagi, Ayik Mirayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7880

Abstract

Promosi kesehatan merupakan upaya penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital. Program pengabdian masyarakat “Upgrading Kader” dilaksanakan di Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, dengan tujuan meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam membuat media promosi kesehatan menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi dan pelatihan langsung yang melibatkan 14 kader. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, serta praktik pembuatan media secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 31,82 menjadi 50,91, namun secara statistik tidak signifikan (p=0,072). Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, variasi media pembelajaran, dan perbedaan kemampuan peserta. Secara umum, program ini berdampak positif, namun perlu pengembangan metode dan durasi pelatihan agar hasil lebih optimal.
Social support and thesis-related academic burnout among students based on maslach’s theory: A systematic review Siswoko, Kezia Catherine; Mandagi, Ayik Mirayanti
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 5 No. 1 (2026): April Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v5i1.2719

Abstract

Background: Thesis often causes anxiety and affects mental health for final year students. It is common for students preparing a thesis to experience various psychological disorders, including stress, panic, fear, depression, and frustration due to academic burnout. Social support can affect a person's level of academic burnout and their desire to complete academic tasks, such as a thesis. Purpose: To analyse the findings from prior researches regarding the role of social support and academic burnout in final year students and determine the most dominant burnout dimension as stated in Maslach's burnout theory. Method: By identifying, screening, and selecting eligible studies from databases including Scopus and Google Scholar, the study adhered to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) protocol. Result: The result revealed the role and relationship between social support and academic burnout in students completing their thesis and indicated Maslach’s three burnout dimensions (exhaustion, cynicism, and inefficacy). Conclusion: Among students who are in the process of completing their thesis, a significant negative association was identified between academic burnout and social support, with the exhaustion dimension as the dimension most often experienced by students. Keywords: Social Support, Undergraduate Students, Burnout, Maslach Dimension, Thesis.
Optimalisasi Edukasi dan Penguatan Komitmen Sekolah dalam Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di SMPN 3 Kalipuro Khotimah, Husnul; Hutasoit, Jhonatan Rameldo; Mandagi, Ayik Mirayanti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gvcczx05

Abstract

Perilaku merokok pada remaja sekolah menengah pertama masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman tentang dampak rokok serta pengaruh lingkungan sosial yang cenderung menormalisasi perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap penolakan terhadap perilaku merokok pada siswa di SMPN 3 Kalipuro. Program dilaksanakan melalui pendekatan edukatif interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi partisipatif dan demonstrasi sederhana tentang dampak merokok terhadap kesehatan. Evaluasi kuantitatif dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstruktur terhadap 48 siswa, dan dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk menilai signifikansi perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 74,47 menjadi 84,47 dengan nilai p = 0,0004 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa program sosialisasi memberikan dampak yang bermakna secara statistik terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Program ini juga didukung dengan penguatan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas asap rokok melalui media edukasi visual. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi sekolah dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan perilaku merokok pada remaja serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Gambaran Perilaku Membuang Sampah di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi Risti ana; Ayik Mirayanti Mandagi
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.152-158

Abstract

Background: As many as 63.3% of 120 people have a bad attitude towards waste management. Poor attitude regarding waste management triggers the behavior of littering which will cause many diseases and pollute the environment. Perceptions and behaviors in littering are evidence that environmental care behavior in the community is still relatively low. Therefore, the purpose of this study is to identify behavioral descriptions that influence people's habits of littering. Objectives: The purpose of the study is to identify a description of behavior that affects people's habits of littering Methods: This research is a descriptive study with a quantitative approach. This research was conducted on all communities in village X. Respondents in the study were 120 people in village X. The data collection method was carried out by in-depth interviews. The research design used was cross sectional Results: : The results show that the level of public education is still relatively low at 65.8%, the next factor is the level of knowledge about waste is classified as good at 43.3%, and the last factor is the attitude of the community regarding waste and waste processing is classified as not good at 63.3%. Conclusions: The cause of the behavior of disposing of waste in the community in Licin District, Banyuwangi Regency is caused by the low level of public education, knowledge and attitudes regarding waste management are also still relatively low and public awareness of the environment is still low
Pemberdayaan kader posyandu dalam pengendalian hipertensi berbasis program CERDIK di Desa Telemung, Banyuwangi Nurlailia Resa Cahyani; Jhonatan Rameldo Hutasoit; Ayik Mirayanti Mandagi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38896

Abstract

Abstrak Hipertensi adalah penyakit tidak menular dan tantangan besar dalam kesehatan masyarakat karena mampu meningkatkan resiko terjadinya penyakit stroke dan jantung sehingga perlunya upaya promotif dan preventif yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kader posyandu yang berfungsi sebagai penggerak kesehatan di tingkat komunitas memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kesehatan dan mendorong perilaku hidup sehat. Kegiatan  ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kader Posyandu berkaitan dengan hipertensi serta penerapan program CERDIK sebagai strategi pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2026 di Puskesmas Pembantu Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dengan melibatkan 16 kader dari 11 Posyandu. Metode kegiatan menerapkan pendekatan partisipatif-edukatif melalui kegiatan penyuluhan, diskusi dua arah, serta pemberian media edukasi berbentuk poster, leaflet, dan buku saku hipertensi. Evaluasi yang dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan kader. Hasil analisis memperlihatkan meningkatnya rerata hasil capaian pengetahuan dari 75,63 pada pre-test menjadi 93,75 pada post-test (p<0,001). Temuan ini menunjukkan bahwasanya edukasi berdasar pada program CERDIK berhasil meningkatkan kemampuan kader dalam mendukung pencegahan dan pengendalian kasus tekanan darah tinggi di masyarakat. Kata kunci: hipertensi; kader; kesehatan; pengabdian; promosi kesehatan. Abstract Hypertension is a non-communicable disease and a major challenge in public health because it can increase the risk of stroke and heart disease, thereby necessitating promotive and preventive efforts involving community participation. Posyandu cadres, who function as health drivers at the community level, have the responsibility to deliver health information and promote healthy behaviors. This activity aims to improve the knowledge of Posyandu cadres regarding hypertension and the implementation of the CERDIK program as a strategy for the prevention and control of hypertension. The activity was conducted on January 29, 2026, at the Telemung Village Auxiliary Health Center, Kalipuro Subdistrict, Banyuwangi Regency, involving 16 cadres from 11 Posyandu units. The activity applied a participatory-educational approach through counseling sessions, two-way discussions, and the provision of educational media in the form of posters, leaflets, and a hypertension pocket book. Evaluation was conducted using pre-test and post-test to measure cadres’ knowledge. The analysis results showed an increase in the average knowledge score from 75.63 in the pre-test to 93.75 in the post-test (p < 0.001). These findings indicate that education based on the CERDIK program successfully improved cadres’ ability to support the prevention and control of hypertension cases in the community. Keywords: hypertension; cadres; health; service; health promotion
Pemberdayaan masyarakat berbasis SEHATI SIAGA untuk mendukung upaya pencegahan hipertensi Alfia Rizqy Hanifah; Jhonatan Rameldo Hutasoit; Ayik Mirayanti Mandagi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38775

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap risiko penyakit kardiovaskular. Diperlukan upaya promotif dan preventif yang berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung deteksi dini. Program pengabdian masyarakat SEHATI SIAGA (Sadar Jaga Kesehatan Rutin) bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat untuk mencegah hipertensi secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Suko, Kelurahan Gombengsari, Banyuwangi, pada 11 dan 21 Januari 2026 dengan sasaran 50 peserta pengajian Fatayat Muslimat. Intervensi berupa sosialisasi interaktif terkait pengertian, faktor risiko, komplikasi, pencegahan hipertensi, serta pemeriksaan tekanan darah gratis. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 59,40 menjadi 84,60 dengan selisih 25,20 poin. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman warga, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,001). Secara kualitatif, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terutama saat sesi diskusi interaktif dan pemeriksaan tekanan darah mandiri. Kendala berupa keterbatasan ruang dan variasi literasi peserta diatasi melalui pendekatan komunikatif dan pendampingan langsung. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta berpotensi mendukung perubahan perilaku deteksi dini hipertensi secara berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata kunci: deteksi dini; edukasi kesehatan; hipertensi; kesehatan masyarakat; promosi kesehatan AbstractHypertension is a public health problem that significantly contributes to the risk of cardiovascular disease. Community-based promotive and preventive efforts are needed to increase public awareness and support early detection. The SEHATI SIAGA (Sadar Jaga Kesehatan Routin) community service program aims to raise community awareness and independence in improving healthy lifestyle behaviors to prevent hypertension sustainably. The activity was carried out in the Suko Neighborhood, Gombengsari Village, Banyuwangi, on January 11 and 21, 2026, targeting 50 Fatayat Muslimat recitation participants. The intervention included interactive outreach related to the definition, risk factors, complications, prevention of hypertension, and free blood pressure checks. The evaluation used a pre-test and post-test design. The results showed an increase in the average knowledge score from 59.40 to 84.60, with a difference of 25.20 points. This activity proved effective in increasing community understanding, as indicated by a significant increase in knowledge scores between before and after education (p < 0.001). Qualitatively, participant enthusiasm was very high, especially during the interactive discussion session and self-blood pressure checks. Challenges such as limited space and varying participant literacy levels were addressed through a communicative approach and direct mentoring. This program effectively increased public knowledge and awareness and has the potential to support sustainable behavior change for early hypertension detection at the community level. Keywords: early detection; health education; hypertension; public health; health promotion.
Co-Authors Abdul Rohim Tualeka Acknes Leonita Adi Zayd Bintang Afan Alfayad Ahmad Rido&#039;i Yuda Prayogi Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Ahmad Ridoi Yuda Prayogi Ahmad Rido’i uda Prayogi Ahmad Rido‚Äôi uda Prayogi Ahsan Ahsan Aini, Putri Nur Ajeng Febrianti Rahayu Ajeng Febriyanti R Aji, Pramudya Santoso Alami, Nungki Najfaris Alfayad, Afan Alfia Rizqy Hanifah Amalia Layina Ulfa Amalia, Nabila Khusna Amira Dhisa Fakhira Anggraeni, Galuh Sekar Anggraeny, Syafira Kurnia Arini Banowati Azalia Adnin Arini Khoirunnisa Ary Kusmita Astutik, Erni Aulia Seftya Wardhani Ayu Fitri Lestari Azalia Adnin, Arini Banowati Bagas Aidi Bagas Aidi Bara Bangun Ningharto Bian Shabri Putri Irwanto Cahyani, Nurlailia Resa Damayanti, Devi Safira Damayanti, Imelda Denny Ardyanto Desak Made Sintha Kurnia Dewi Desi Natalia Marpaung Devi Safira Damayanti Dewi Firdanis Dians anto Prayoga Diansanto Prayoga Eko Wahyu Widodo Endang Dwiyanti Eqia Arum Azzahro Era Samudra Hambin Evy Tri Pratiwi Faisal Fikri Fakhira, Amira Dhisa Fatah, Mohammad Zainal Febriana, Melati Octavia Febry Rahma Maryani Fiko Ainun Nur Aisyiyah Firmansyah, Januar Galuh Sekar Anggraeni Gaviota, Anandya Ayunda Haditanojo , Wiyanto Hairi, Farizah Mohd Hamonangan, Jonathan Mark Hanien Firmansyah Hariyani, Rizky Putri Hayuningtuti, Faradila Nur Eka Nanda Herlambang Yahya Yudhistira Hodimatum Mahiroh Husnul Khotimah Hutasoit, Jhonatan Rameldo Iftitah Amalia Rahmadani Ilmi, Muhammad Harisul Indri H Susilowati Ira Nurmala Ira Nurmala Iriyanti, Yudha Nur Iswana Zahraa Hidayati Itsna Faizah Ulfa Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jhonatan Rameldo Hutasoit Juliana Jalaludin Kayla Juwita Qalbu Latifa Khoir, Oktario Dinansa Kusmita, Ary Lailia Wahyuliana Lailiyah, Syifa'ul Laliyah, Syifa'ul Leonita, Acknes Lestari, Ayu Fitri Lidya, Lidya Isnaini Nuriyah Lilis Sulistyorini Lina Setiawati Lucia Yovita Hendrati Mahiroh, Hodimatum Mawaddah, Dyah Wardana Harum Meirna Mega R Meirna Mega Rizki Melinia Dwi Tanti Mifaidah Kusumawati Moh. Basri Nabila Khusna Amalia Nabila, Sayu Larasati Nabilah, Jihan Nadiyah Rahmasari Nadya Reza Palupi Nendrasari, Dice Shafira Nila Alfiani Nisa', Nahdhiah Khoirun Nisa, Nahdhiah Khoirun Novie Erva Fauziyah Nur Aisyiyah, Fiko Aninun Nurlailia Resa Cahyani Nurroniyyah, Ivvah Nurul Agustina Kurniawati Nurul Fitriyah Oktavadhan, Mohamad Devan Tri Palupi, Nadya Reza Pangestu, Bintang Aji Parenti, Uyun Loveni Praja, Ratih Novita Pramudya Santoso Aji Pratama, Rochmad Ardiansyah Pratiwi, Evy Tri Pratiwi, Xindy Imey Prayogi, Ahmad Rido'i Yuda Prayogi, Ahmad Yuda Pudji Rahmawati Puspikawati, Septa Indra Puspikawati, Septa Indra Putri Fatimahtuz Zahra Puji Anggar Wati Putri Nur Aini PUTRI SEPTIANINGRUM, SHINTA TRI ANANDA Putri, Citta Nabila Rafida Putri, Githa Dwi Putri, Rahmasuciani Rachmat Hargono Rafi Amrullah Rahman, Vidia Nuria Rahmasari, Nadiyah Ramandini, Rizky Candra Rifka Pramudia Wardani Rina Pertiwi Riskiana, Nadia Eka Putri Nur Risti ana Rizky Putri Hariyani Rochmad Ardiansyah Pratama Rochmad Ardiansyah Pratama Sahilah Amrina Rosadah Sandika, Yedida Gracia Sarda Ika Devi Sari, Eva Novita Sebayang, Susy Katikana Septa Katmawanti, Septa SEPTIYANINGSIH, NANDA EKA PUTRI Setya Haksama Sintha Kurnia Dewi, Desak Made Siswoko, Kezia Catherine Siti Nadhiroh Syahrul R, Syahrul Syahrul Ramadhan Syahrul Ramadhan Syamsiar S Russeng Syifa'ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Tanti, Melinia Dwi Tatut Isna Winanda Tazkia Izzatun Az Zahra Thinni Nurul Rochmah Tri Yoga Wicaksono Tsabitah Virza Novirianingtyas Ulfa, Itsna Faizah Vidia Nuria Rahman Vidia Nuria Rahman Wardani, Intan Ayu Kusuma Widodo, Eko Wahyu Winanda, Tatut Isna Yedida Gracia Sandik Yuda Prayogi, Ahmad Rido'i Yudhana, Aditya Yulianti, Yunika Tri Zulfa Anida