p-Index From 2021 - 2026
16.631
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Jurnal Psikologi Tabularasa Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Journal of Research and Technology Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Islamic Guidance and Counseling Journal Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Education and Human Development Journal Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Altruis: Journal of Community Services Indonesian Journal of Cultural and Community Development G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran ALTRUISTIK : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Jurnal Studi Gender dan Anak Indonesian Journal of Education Methods Development Indonesian Journal of Innovation Studies COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Proceedings of The ICECRS Procedia of Social Sciences and Humanities Psycho Idea Bandung Conference Series: Psychology Science Indonesian Journal of Islamic Studies Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies Psikologia : Jurnal Psikologi J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Studies in English Language and Education Inquest Journal TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Web of Scientist: International Scientific Research Journal ResearchJet Journal of Analysis and Inventions International Journal Multidisciplinary Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Intelektualitas Journal of Islamic Psychology IJOT Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity PAEDAGOGIE Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

TEPATKAH NIJMEEGSE SCHOOLBEKWAAMHEIDS TEST (NST) UNTUK MENGUKUR KESIAPAN SEKOLAH SISWA SEKOLAH DASAR AWAL PADA KONTEKS INDONESIA? (ANALISIS EMPIRIK BERDASAR TEORI TES KLASIK) Mariyati, Lely Ika; Affandi, Ghozali Rusyid
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.263 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v4i2.3520

Abstract

Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) merupakan salah satu tes untuk mengukur kesiapan anak masuk sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  yang bertujuan untuk mengetahui kualitas NST secara empirik berdasarkan classical test teori sebagai instrumen pengukuran pada konteks budaya Indonesia. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 343 anak usia dini yang akan masuk sekolah dasar. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis aitem (indeks diskriminasi aitem dan indeks kesukaran aitem), validitas konstruk dengan pendekatan analisis faktor serta reliabilitas. Hasil analisis aitem menunjukkan bahwa dari 10 sub tes NST ditemukan ada 4 sub tes yang beberapa aitemnya memiliki daya diskriminasi dibawah 0,25. Hasil analisis faktor untuk mengetahui validitas konstruk  menunjukkan bahwa antar sub tes NST memiliki hubungan yang signifikan, selain itu ditemukan bahwa subtes NST terbagi menjadi 2 faktor utama. Sedangkan hasil analisis reliabilitas skala NST dengan menggunakan Cronbach?s Alpha sebesar 0,851.Kata Kunci: Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST), Teori Classical Test, analisis aitem, validitas konstruk, reliabilitas, kesiapan sekolah.Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) was a test to measure the readiness of children attend primary school. This research was a descriptive study that aims to determine the quality of the NST was empirically based on classical test theory as an instrument in the context of Indonesian culture. The subjects used in this study amounted to 343 young children who will enter elementary school. The analysis of the data used in this study consisted of the analysis of item (item discrimination index and the index item difficulty), construct validity with factor analysis approach and reliability. Item analysis results showed that of the 10 sub-tests NST found there are 4 sub-tests that some items had the power of discrimination under 0,25. The results of the factor analysis to determine the construct validity show that between sub tests NST had a significant relationship, but it was found that the NST subtest is divided into two main factors. While the results of the analysis of NST scale reliability by using Cronbach's Alpha of 0,851.Key words: Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST), Classical Test Theory, item analysis, constructs validity, reliability, school readiness. 
Sense of Community dan Self-Regulated Learning sebagai Prediktor pada Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Effy Wardati Maryam; Ghozali Rusyid Affandi; Vanda Rezania
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2019): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v4i2.867

Abstract

Academic procrastination in students is a determining factor for the success of students in completing their studies. Engagement with the community and the ability of students to organize themselves in learning also play a role in academic procrastination. This study aims to determine the relationship of Sense of Community (SoC) and Self -Regulated Learning (SRL) with Academic Procrastination. The population of this study was all UMSIDA students in the odd semester of 2018-2019 academic year with the total number of 9824 students and the total sample based on Isaac and Michael's table with an 5% error rate were 385 students with a proportioned random sampling technique. Research data collection used three psychological scales, namely the scale of academic procrastination, the scale of the sense of community, and the scale of self-regulated learning. Analysis of research data used was product moment correlation and multiple regression analysis. The results of the analysis show that the Sense of Community and Self-Regulated Learning have a negative relationship with academic procrastination. If students perceive themselves to have a Sense of Community and high Self-Regulated Learning, they will tend to reduce their academic procrastination. However, the Self-Regulated Learning prediction on academic procrastination is higher than the Sense of Community on academic procrastination.
TEPATKAH NIJMEEGSE SCHOOLBEKWAAMHEIDS TEST (NST) UNTUK MENGUKUR KESIAPAN SEKOLAH SISWA SEKOLAH DASAR AWAL PADA KONTEKS INDONESIA? (ANALISIS EMPIRIK BERDASAR TEORI TES KLASIK) Lely Ika Mariyati; Ghozali Rusyid Affandi
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 4 No. 2 (2016): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.263 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v4i2.3520

Abstract

Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) merupakan salah satu tes untuk mengukur kesiapan anak masuk sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  yang bertujuan untuk mengetahui kualitas NST secara empirik berdasarkan classical test teori sebagai instrumen pengukuran pada konteks budaya Indonesia. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 343 anak usia dini yang akan masuk sekolah dasar. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis aitem (indeks diskriminasi aitem dan indeks kesukaran aitem), validitas konstruk dengan pendekatan analisis faktor serta reliabilitas. Hasil analisis aitem menunjukkan bahwa dari 10 sub tes NST ditemukan ada 4 sub tes yang beberapa aitemnya memiliki daya diskriminasi dibawah 0,25. Hasil analisis faktor untuk mengetahui validitas konstruk  menunjukkan bahwa antar sub tes NST memiliki hubungan yang signifikan, selain itu ditemukan bahwa subtes NST terbagi menjadi 2 faktor utama. Sedangkan hasil analisis reliabilitas skala NST dengan menggunakan Cronbach’s Alpha sebesar 0,851.Kata Kunci: Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST), Teori Classical Test, analisis aitem, validitas konstruk, reliabilitas, kesiapan sekolah.Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) was a test to measure the readiness of children attend primary school. This research was a descriptive study that aims to determine the quality of the NST was empirically based on classical test theory as an instrument in the context of Indonesian culture. The subjects used in this study amounted to 343 young children who will enter elementary school. The analysis of the data used in this study consisted of the analysis of item (item discrimination index and the index item difficulty), construct validity with factor analysis approach and reliability. Item analysis results showed that of the 10 sub-tests NST found there are 4 sub-tests that some items had the power of discrimination under 0,25. The results of the factor analysis to determine the construct validity show that between sub tests NST had a significant relationship, but it was found that the NST subtest is divided into two main factors. While the results of the analysis of NST scale reliability by using Cronbach's Alpha of 0,851.Key words: Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST), Classical Test Theory, item analysis, constructs validity, reliability, school readiness. 
Peranan School Well–Being pada Flow Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Ramon Ananda Paryontri; Ghozali Rusyid Affandi; Sulis Suprapti
PSIKODIMENSIA Vol 20, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psidim.v20i2.3708

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan flow akademik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP X sebanyak 176 siswa dan total sampel berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan sebesar 5% yaitu  sebanyak  114  siswa  dengan  teknik  sampling  proportionate  stratified  random sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan 2 skala psikologis yaitu skala school well-being dan skala flow akademik. Analisis data penelitian menggunakan korelasi product moment  dan  regresi.  Hasil  analisis  menunjukkan,  bahwa  school  well-being  mempunyai hubungan positif dengan flow akademik (r = 0.773, p = 0.000 0.001). Hasil analisis juga menunjukkan  bahwa  loving  (relasi  dengan  orang  lain)  memiliki  hubungan  yang  paling tinggi  dengan  flow  akademik  jika  dibandingkan  dengan  aspek  school  well-being  yang lainnya. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa school well-being memiliki pengaruh yang signifikan  terhadap  flow  akademik  siswa  SMP  (F=  166.349,  p  =  0.000    0.001)  sebesar 59,8% dengan koefisien regresi sebesar β = 0.401.Kata Kunci: School Well-Being, Flow Akademik, Siswa Sekolah Menengah Pertama.  Abstract: This study aims to determine the relationship between school well-being and academic flow. The  population  in  this  study  were  all  students  at  X  Junior  High  School,  which  were  176 students. The total sample was based on Isaac and Michael's table with an error rate of 5%, which were 114 students who were chosen using proportionate stratified random sampling technique. The research data collection uses 2 psychological scales, namely the school well- being scale and the academic flow scale. Product moment correlation was used to analyze the main hypothesis. The results of the analysis show that school well-being has a positive relationship with academic flow (r= 0,769, p = 0.001). The higher their school well-being, the higher they gained scores on academic flow. The results of the R Square test obtained results of 0.59, which means that the magnitude of the influence of school well-being on students' academic flow is 59.1%. Keywords: School Well-Being, Academic Flow, Students of Junior High School 
RELIGIUSITAS SEBAGAI PREDIKTOR TERHADAP KESEHATAN MENTAL STUDI TERHADAP PEMELUK AGAMA ISLAM Ghozali Rusyid Affandi; Dewanti Ruparin Diah
Jurnal Psikologi Tabularasa Vol 6, No 1 (2011): Vol.6, No.1 (2011) April 2011
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.015 KB) | DOI: 10.26905/jpt.v6i1.187

Abstract

Abstract Modern era that is more focus on materialism, individual and demand on the quickly change. It makes people will get such problem if they cant adjust their self. The incapability in adaptation will make someone get anxiety, frustration and depression quickly; those are manifestation of mental illness. This condition will be worse if someone has not paid attention religion aspects of his life. This is caused by the base of religion if one of four dimension which influence somebodys life. If one of them is unfulfilled so human function will be disturbed i.e. mental illness. The aimed of this research is to know whether religiosity is the factor that effect mental illness. The sampling technique in this research is quota sampling and accidental sampling. Subject of this research is 18-40 years old and Moslem with the total number of 82 people. The instrument for collecting data is mental illness scale and religiosity scale. The result of regression analysis was indicated that F (54,068) F table and r2 = 0,403. So the hypothesis is accepted, this means religiosity can predict mental illness with the prediction capacity is 40,3%. Keyword: Mental Health, Religiosity, Moslem.
Uji Validitas Bender-Gestalt Test dengan Menggunakan Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) sebagai Kriteria untuk Mendeteksi Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar Ghozali Rusyid Affandi; Lely Ika Mariyati
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 2 (2017): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.347 KB) | DOI: 10.20473/jpkm.V2I22017.84-95

Abstract

Artikel ini disusun dengan harapan semakin banyaknya alternatif tes kesiapan masuk sekolah dasar yang dapat dilakukan oleh praktisi psikologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji vailidtas tes Bender-Gestalt (BG) dengan menggunakan Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) sebagai kriteria. Fokus dalam kajian ini adalah satu variabel, yaitu; kesiapan sekolah dasar. Penelitian bersifat kuantitatif deskriptif dan korelasional, dengan partisipan dalam kajian ini terdiri 397 anak dari tiga sekolah yang tersebar di Sidoarjo, Bangkalan dan Probolinggo. Hasil skor tes BG dengan skor NST (sebagai kriteria) menunjukkan adanya korelasi positif (r=.337, nilai p<0.01). Hal ini menunjukkan bahwa tes BG memiliki validitas konkuren yang baik ketika dibandingkan dengan alat yang menjadi kriterianya yaitu Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST).
Internalisasi nilai-nilai transendensi untuk meningkatkan resilensi pasca tsunami di Aceh: Studi literatur melalui peran keluarga Ghozali Rusyid Affandi
Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 3 No. 1 (2015): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/procedia.v3i1.2192

Abstract

Sepuluh tahun bencana tsunami di Aceh telah berlalu, tentunya banyak bantuan dari dalam dan luar negeri untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat diterjang tsunami yang telah menewaskan lebih dari 100.000 orang dan total kerusakan diperkirakan mencapai lebih dari 4 juta dolar AS (United Nations Development programme Indonesia, 2007). Namun dampak secara psikologis seperti trauma, depresi karena kehilangan keluarga serta cacat fisik yang dialami tidak begitu saja hilang dari penyintas. Agar seseorang penyintas tsunami Aceh dapat berfungsi kembali dalam kehidup-annya setelah malapetaka yang menimpanya, dibutuhkan kemampuannya untuk bertahan, bangkit, dan menyesuaikan dengan kondisi sulit yang disebut dengan resiliensi. Ada banyak faktor protektif yang digunakan untuk menstimulasi, meningkatkan serta mempertahankan resiliensi para penyintas. Bisa jadi satu faktor protektif dapat secara efektif meningkatkan resiliensi di budaya tertentu, tetapi kurang efektif di budaya yang lain sebab ada batasan-batan budaya (culture bound) yang mempengaruhi pemaknaan konsep psikologi. Budaya Aceh yang berkenaan dengan kemampuan resiliensi penyintas tsunami adalah nilai-nilai Islami serta penerimaan terhadap kehendak Tuhan, yang berkaitan erat de-ngan konsep spiritualitas. Hasil beberapa penelitian menyebutkan bahwa faktor protektif yang berupa spiritualitas dapat meningkatkan resilensi seseorang. Oleh sebab itu, guna mempertahankan serta meningkatkan resiliensi, maka faktor protektif spiritualitas berlandaskan nilai-nilai Islami yang sesuai dengan budaya masyarakat Aceh perlu diinternalisasikan melalui keluarga dan sekolah. Penginternali-sasian spiritualitas tidak hanya berkenaan dengan pelaksanaan ritual Ibadah, akan tetapi lebih pada penguatan nilai-nilai transendensi.Kata kunci: resiliensi, transendensi, keluarga, budaya
Pelatihan Goal setting Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo Ika Wulan Ramadhani; Zaki Nur Fahmawati; Ghozali Rusyid Affandi
Altruis: Journal of Community Services Vol. 2 No. 3 (2021): Altruis
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/altruis.v2i3.18044

Abstract

Motivasi belajar merupakan seluruh aktivitas daya penggerak pada diri siswa yang menimbulkan aktivitas belajar dan menjamin kelangsungan kegiatan belajar serta memberikan arahan pada kegiatan belajar. Motivasi belajar menjadi daya penggerak yang dapat mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar adalah tujuan (goal setting). pembuatan tujuan menjadi suatu upaya penting dalam memaksimalkan motivasi , adanya pemahaman tentang tujuan sebagai suatu untuk digapai dapat menimbulkan minat yang lebih untuk belajar. Psikoedukasi yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara sebelum dan setelah diberikan psikoedukais terkait goal setting dengan perbedaan reratanya adalah -16.000 (mean difference), t score = -8.263 dan p = 0.001 < 0.05. Berdasarkan perhitungan deskriptif didapatkan hasil bahwa nilai mean pretest sebesar 99.433 dan posttest sebesar 115.433 yang berarti bahwa motivasi belajar siswa memiliki nilai lebih tinggi setelah mendapatkan psikoedukasi terkait goal setting. KATA KUNCI: Motivasi belajar, Goal setting, Siswa
Peningkatan Kapasitas Life Skill dan Konselor Sebaya Anak Panti Asuhan Yatim ‘Asyiyah Balongbendo Ghozali Rusyid Affandi; Nurfi Laili; Fitria Nur Hasanah; Amaliyah Syabana; Rakhmat Auliya` Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i2.4834

Abstract

Panti asuhan merupakan lembaga kesejahteraan sosial yang bertanggung jawab memberikan layanan kesjehateraan sosial kepada anak terlantar baik dari segi pengasuhan, ekonomi maupun pendidikannya. Sehingga anak-anak di panti asuhan dapat merasakan haknya sebagai anak serta berkembang sesuai dengan kapasitas life skill (intelektual, emosional serta sosial) sebagai anak pada umumnya. Namun, fakta menunjukkan bahwa anak-anak dipanti asuhan Yatim Aisyiah Balongbendo memiliki permasalahan dalam mengembangkan life skill, dimana anak panti asuhan kurang memiliki kemampuan dalam meregulasi diri, seperti: tidak memiliki orientasi masa depan, daya saing yang kurang, monitoring diri yang kurang dan kurang memiliki kemampuan pengelolaan diri serta emosi. Selain itu, permasalahan yang terjadi juga karena kurangnya kemampuan penanganan bagi anak yang bermasalah di panti asuhan oleh kakak-kakak purna asuh. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman dan keterampilan penanganan anak seperti, kemampuan konseling saat anak mengalami masalah. Oleh karena itu, diperlukan penanganan dengan pendekatan psikologis yang mengarah pada peningkatan kapasitas life skill anak panti asuhan melalui kegiatan pelatihan regulasi diri. Yang kedua, agar penanganan anak bermasalah dapat ditangani secara memadahi oleh kakak purna asuh maka solusi yang ditawarkan adalah memberikan bekal kemampuan sebagai konselor sebaya serta mengadakan pojok konseling guna penanganan anak bermasalah di Panti Asuhan Aisyiyah Balongbendo.
Career Decision Making at Class XII Islamic Boarding School Darul Hijrah Putra Martaputa Yasa Widhi Asta Pramana; Ghozali Rusyid Affandi
Proceedings of The ICECRS Vol 8 (2020): Educational and Psychological Conference in the 4.0 era
Publisher : International Consortium of Education and Culture Research Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.337 KB) | DOI: 10.21070/icecrs2020478

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of class XII students in determining career decision making. This study aims to determine the career decision making for santi class XII Darul Hijrah Putra Martapura Islamic Boarding School. This research is a descriptive quantitative research. The variable contained in this study is career decision making. This research was conducted at the Darul Hijrah Putra Islamic Boarding School with a population of 221 students. the sample in this study were 139 students based on the error level of 5% in the table developed by Isaac and Michael taken using simple random sampling technique. Data collection techniques in this study use a psychological scale with a Likert scaling model that is the scale of career decision making. Data analysis was performed using descriptive statistical techniques with the help of Microsoft Excel calculations. The results of data analysis showed (19%) students had low career decision making, while students who had moderate career decision making (65%) students and students who had high career decision making (16%) students. This is also supported by the highest average value in the aspect of career understanding of 43.86 where most of the students have good career understanding, while the lowest average value in the aspect of career information is 42.1 so that Darul Hijrah Putra Martapura Islamic Boarding School needs provide career information services for students
Co-Authors 'Aini, Jafnah Kamilah Afifa Esya Ayunda Afrilliyanti, Riris Ayu Aguardien Puristin Banafsaj Agung Kurniawan Agustaf, Bryan Rafael Akbar Wiguna Amaliyah Syabana Amrullah, Muchlasin Anggraini, Friska Nur Aprilliana Purwaningtyas Ardiansyah Diky Maulana Ardilah, Rizka Ardiyan, Muhammad Bintang Ari Heryanto Ariska, Hilda Dwi Artikasari, Agustin Dewi Azizah, Adnes Nur Azzahra, Fathimah Boy Isma Putra Cahyaningrum, Sekar Alphiani Chabibah, Siti Choirina , Faizah Nur Cholichul Hadi Cholifah Cholifah, Cholifah Daniel Happy Putra Dewanti Ruparin Diah Dian Anggun Angraeni Dian Indriani Dita Rahayu Dwi Nastiti Dzulfikri, Muhammad Ilham Effy Wardati Maryam Eko Hardi Ansyah Evi Noor Khikmah Apriliani Fachrizal Firmansyah Fahluzi, Bahrul Amiq Fahmawati, Zaki Nur Fajar Muharram Fajar Pradita Fardana, Nur Ainy Faridatul Amailiyah Fauziah, Ely Febrianti, Fidya Noer Aulia Fitria Nur Hasanah Friska Nur Anggraini Hammada, Basrul Akmal Hartadi, Fandi Tata Hesti Intan Sasongko Putri Hidayatulloh Huda, Fanny Sabillah Ika Wulan Ramadhani Imelda Nova Amalia Indradi, Syahnurofi Reno Indrastata, Salsabila Noor Inggrit Oktavia Intan Kusuma Noviasari Isrofi, Warsita Istiqomah, Riska Dwi Karinka Aurelia Rahma Kekasih , Ananda Ken Larasati Kusumawardhana, Mahardhika Dharmawan Laila, Laila Rosti Laili, Nurfi Lely Ika Mariyati M. Yogi Riyantama Isjoni Mahardhika Dharmawan Kusumawardhana Malvino Lingga Fajaro Mardiansyah, Muhamad Cloudy Satria Maria Ulfah Maula, Atiqo Mega Suci Wulandari Mitasari, Riska Dwi Mochamad Alfan Rosid Mohammad Faizal Amir Muhlasin Amrullah Mustikaningrum, Martin Nabila Kairina Maskuri Nabila, Nuhan Nawangsari, Nur Ainy Fardana Nourma Dwi Lestari Nur Habibah Nurfi Laili Nuzula, Fera Firdausi Pangesti, Wulaning Putri Pariontri, Ramon Ananda Paryontri, Ramon Ananda Pradita, Fajar Pratama, Rerangga Wahyu Pratama, Riska Hani Pratiwi, Nuryl Dwi Punjaya, Very Bagus Purwanto, Muhammad Dipo Marihdina Puspitasari, Elya Ika Putra, Buyung Ariza Putra, Dhimas Jayadiningrat Haji Putra, Rachmad Khafid Putri, Devi Widyas Putri, Salsabila Rana Rachma, Khasyya Aulia Rahman, Mohd Nazri Abdul Rahman, Mohd Nazri Bin Abdul Rahmansyah, Huda Rahmawati Wahyu Onggo Wicono Rakhmat Auliya` Hidayat Ramadhan, Linda Ramon Ananda Pariontri Refi Zyusifa Regina Nadliroh S, Rizky Hadi Rahmani Safinatunnajah, Dinah Salsabilila, Fairuz Santoso, Dian Rahma Saputra, Moh. Vickri Dwi Saputro, Yofi Catur Sarah Fauziyah Sari, Betty Suci Intan Satrio Agung Pranoto Sholikhah, Nur Irmatus Silmida Faujiah Siregar, Halimatus Sa'diyah SITI MAHMUDAH Suaidah, Emilya Sulis Suprapti Sunaryo Syahputra, Indra Agi Syahputra, Muhammad Radja Thomas Dicky Hastjarjo, Thomas Dicky Tri Sulistiono Vanda Rezania WangQian Widiyanti Widiyanti, Widiyanti WIDYASTUTI Widyastuti Widyastuti Widyastuti Widyastuti Widyastuti Wisyastuti, Wdiyastuti Wulansari, Nindi Yasa Widhi Asta Pramana Yazid Basthomi Zahira, Izzah Talida Zain , Nurisma Putri Zaki Nur Fahmawati