Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Perikanan Kembung di Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing Menggunakan Model Walter-Hilborn Rosalia, Ayang Armelita; Minsaris, La Ode Alam; Tirtana, Denta; Ahmad, Kiffah Kayyisah; Afiyah, Novia Nurul
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 4 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v4i1.1608

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai atau PPP Lempasing yang berada di Kecamatan Telukbetung Timur merupakan kecamatan di Bandar Lampung yang memiliki 6 pantai, dimana sebagian warga berprofesi menjadi nelayan. Salah satu kegiatan yang berlangsung di pelabuhan perikanan tentunya tidak lepas dari pengelolaan hasil tangkapan. Salah satu komoditas unggulan di PPP Lempasing adalah ikan kembung (Rastrelliger spp). Alat bantu yang digunakan dalam menangkap ikan kembung adalah mini purse seine yang dioperasikan menggunakan cahaya, bagan perahu, gill net dan payang atau jaring insang. Namun terjadi penurunan hasil tangkapan yang dialami oleh nelayan pada ikan kembung. Hasil penelitian menggunakan model analisis Walter-Hilborn menunjukan persentase penangkapan perikanan kembung telah mencapai 191% yang dikategorikan sebagai over-exploited dimana diperlukan upaya pelestarian terhadap komoditas kembung.
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP PURSE SEINE YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LEMPASING Nuzapril, Mulkan; Tirtana, Denta; Kusumaningtyas, Iwinda
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i1.3426

Abstract

Potensi perikanan di Indonesia cukup tinggi salah satunya Provinsi Lampung, Potensi perikanan di Provinsi Lampung sebesar 387.000 ton/tahun. Salah satu pelabuhan perikanan pantai yang ada di Lampung yaitu pelabuhan Lempasing. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing adalah salah satu tempat pendaratan Ikan yang terdapat di Kota Bandar Lampung yang berbatasan dengan daerah teluk Lampung. Salah satu kapal yang ada di PPP Lempasing adalah kapal Purse Seine. Kapal Purse Seine menjadi salah satu pemasok sumber daya ikan di ppp lempasing. Adapun tujuan kegiatan identifikasi yaitu untuk mengetahui jenis ikan, panjang ikan dan berat ikan hasil tangkapan kapal Purse Seine yang ada di PPP Lempasing. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, identifikasi ikan dengan cara pengukuran panjang dan berat ikan. Rata – rata hasil yang didapat dari identifikasi ini yaitu panjang dan berat 5 jenis ikan. Panjang dan berat rata – rata masing-masing adalah ikan tongkol 25 cm dan 241,9 gr, ikan layang 14,4 cm dan 30,5 gr , ikan lemuru 12,4 cm dan 2,7 gr , ikan selar 11 cm dan 19,9 gr dan ikan kembung banjar 14,9 dan 37,1 gr.
GERAKAN BERSIH PANTAI DARI SAMPAH PLASTIK DAN PENANAMAN MANGROVE DI PESISIR DERMAGA PRESTASI POLTEKPEL BANTEN Setya, Dona; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Sitepu, Mestiria Harbani; Nuzapril, Mulkan; Putri, Aprilia Syah; Handayani, Muliawati; Marlina, Eulis; Uddin, Soleh; Ricardo, Dapid; Nursyamsu; Amirullah; Nawawi, Cholis Imam; Dewi, Astri Kustina; Anggeranika, Vidiana; Muslim, Jusva Agus; Nurfadhlina
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6207

Abstract

Dermaga Prestasi yang dibuat dan akan difungsikan sebagai wilayah edukasi wisata (Eduwisata) mengalami pencemaran dengan banyaknya sampah plastik yang berserakan di sepanjang pesisir pantai. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dan satu jenis sampah plastik membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun agar sampah plastik tersebut dapat terurai. Sampah plastik merupakan masalah utama yang harus diselesaikan dengan serius karena selain mencemari laut, sampah plastik juga dapat mengganggu kehidupan biota yang ada di laut. Sampah plastik yang memenuhi pesisir pantai dermaga prestasi juga sangat mempengaruhi keindahan pantai. Kondisi sampah plastik di pesisir dermaga prestasi sudah cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini. Kegiatan PKM ini difokuskan dengan melakukan bersih-bersih pantai dan penanaman pohon mangrove sebagai upaya melestarikan lingkungan pesisir laut dengan melibatkan taruna-taruni Kementrian Perhubungan. Tujuan dari PKM ini adalah ikut berkontribusi dalam mengatasi sampah plastik dan pelestarian sumberdaya pesisir laut. Kegiatan positif seperti ini diharapkan terus dilakukan, guna membentuk pola pikir masyarakat agar tidak membuang sampah plastik ke laut. The prestasi dock which was created and will function as a tourism education area (Eduwisata) has been polluted by the large amount of plastic waste scattered along the coast. Plastic waste is a type of waste that is difficult to decompose and one type of plastic waste takes approximately 20 years for it to decompose. Plastic waste is a major problem that must be seriously resolved because apart from polluting the ocean, plastic waste can also interfere with marine biota. Plastic waste that fills the coast of the prestasi dock also greatly affects the beauty of the beach. The condition of plastic waste on the coast of the prestasi dock is quite apprehensive and has become a concern for community service (PKM) this time. This PKM activity is focused on cleaning the beach and planting mangrove trees as an effort to preserve the coastal marine environment by involving cadets from the Ministry of Transportation. The aim of this PKM is to contribute to overcome plastic waste and preserving coastal marine resources. It is hoped that positive activities like this will continue to be carried out, in order to shape the mindset of the people so as not to throw plastic waste into the sea.
Penilaian Mutu Ikan Layang Secara Organoleptik di Tempat Pelelangan Ikan Teluk Betung Bandar Lampung Triguna, Vianka Lionota; Tirtana, Denta; Handayani, Muliawati
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 5, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v5i1.7260

Abstract

Uji Organoleptik adalah cara pengujian suatu makanan dengan menggunakan indera manusia sebagai alat utama. Uji Organoleptik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi uji kenampakan mata, insang, lendir permukaan badan, daging, (warna dan kenampakan), tekstur dan bau. Tujuan penanganan ikan layang dan Penilaian mutu ikan layang secara Organoleptik. Penelitian dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang terletak di daerah Jl. Ikan Bawal No.62, Kangkung, Kec. Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung 35211, Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan cara observasi langsung di lapangan. Adapun hasil yang di dapat dari pengamatan pengambilan data proyek mandiri di TPI Gudang Lelang Teluk Betung Bandar Lampung. Penanganan di TPI Gudang Lelang dengan menurunkan dan di bawa untuk di lelang sebelum di lelang ikan di pindahkan terlebih dahulu ke dalam basket sesuai jenis ikan. setelah ikan sudah sesuai dengan jenis ikan akan langsung dilelang kepada pedagang atau konsumen. Dari hasil pengamatan yang sudah di ambil dengan keseluruhan penilaian mutu secara Organoleptik adalah ikan layang agak segar dikategorikan berkisar 5-7 untuk kenampakan mata: kornea agak keruh, pupil keabu-abuan dan bola mata agak cekung, insang: warna merah agak kusam, tanpa lendir, lendir: lapisan lendir mulai keruh warna putih agak kusam kurang transparan, daging: sayatan daging mulai pudar dan banyak kemerahan sepanjang tulang belakang, dinding perut agak lunak, bau: mulai terciumnya bau amoniak, sedikit bau asam, tekstur: lunak bekas jari terlihat bila di tekan mudah menyobek daging dari tulang belakang.Kata kunci : Organoleptik, mutu ikan, pelelangan , Teluk Lampung, WPP NRI 572 
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) PADA KELOMPOK BUDIDAYA PERIKANAN AGROPARK MANDIRI SEJAHTERA, DESA SABAH BALAU, KECAMATAN TANJUNG BINTANG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Qorie Astria; Denta Tirtana; Nuning Mahmudah Noor; Rietje J.M Bokau; Aldi Huda Verdian
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i1.3484

Abstract

Ikan menjadi salah satu bahan makanan yang banyak dicari dan telah menjadi menu makanan sehari-hari masyarakat. Salah satu jenis ikan yang banyak dicari oleh masyarakat adalah ikan gurami. Ikan gurami sangat disukai oleh banyak kalangan karena memiliki daging yang gurih, enak dan padat selain itu duri-durinya yang besar sehingga memudahkan proses makan. Budidaya ikan gurami ini pun bisa dijadikan salah satu bisnis yang menjanjikan karena memiliki nilai jual yang tinggi jika dibandingkan jenis ikan lainnya. Usaha budidaya ikan gurami ini dapat menyesuaikan dengan modal yang dimiliki. Bisnis budidaya ikan gurami dapat dikembangkan baik dengan modal kecil ataupun besar. Sehingga bisnis ikan gurami ini memiliki peluang yang terbuka bagi semua masyarakat. Target pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Sabah Balau, khususnya yang tergabung dalam kelompok budidaya di Agro Park Mandiri Sejahtera. Jumlah anggota yang tergabung dalam kelompok pembudidaya sekitar 18 orang, terdiri dari berbagai latar belakang mata pencaharian asal, yaitu petani, pedagang, peternak dan pembudidaya ikan. Dengan perbedaan latar belakang pekerjaan awal, secara otomatis pelaku budidaya ikan masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai teknik pembenihan, pendederan dan pembesaran ikan. Untuk itu, sosialisasi dan penyuluhan mengenai budidaya ikan maupun kesehatan ikan sangat penting dilakukan untuk memperkaya pengetahuan pembudidaya ikan di Agropark Desa Sabah Balau. Program ini merupakan program yang berkesinambungan karena pendampingan dalam pelaksanaan budidaya sangat diperlukan. Kendala-kendala dalam pembenihan, pendederan dan pembesaran yang akan dialami oleh pembudidaya sebagai bahan kajian untuk dilakukan evaluasi dan penyelesaian.
PEMBUATAN OLAHAN IKAN KAKI NAGA, IBU-IBU GABUNGAN KELOMPOK NELAYAN KELAUTAN PERIKANAN (GAPOKAN) LAMPUNG Setya, Dona; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Sitepu, Mestiria Harbani; Nuzapril, Mulkan; Putri, Aprilia Syah; Handayani, Muliawati; Marlina, Eulis
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i2.7368

Abstract

Kaki naga ikan merupakan produk pangan yang dapat dijadikan sebagai lauk pauk dan juga sebagai cemilan. Karakteristik khas kaki naga ikan adalah memiliki tekstur yang kering, renyah, dan pada lapisan luar berkerak namun lembut dan basah di bagian dalam produk, sebagaimana produk gorengan. Berbagai jenis ikan dapat dimanfaatkan untuk produk kaki naga, salah satunya adalah ikan cakalang. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan bagi ibu-ibu nelayan GAPOKAN tentang pembuatan olahan ikan kaki naga, memberikan edukasi/kesadaran kepada masyarakat nelayan tentang manfaat konsumsi makanan olahan ikan sebagai pangan yang kaya gizi dan digemari terutama oleh anak-anak. Target pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat pesisir kota Bandar Lampung. Masyarakat ibu-ibu nelayan pesisir yang terdiri dari nelayan, pembudidaya, pengolah dna pemnasar hasil perikanan merupakan masyarakat yang langung bersentuhan dengan laut. Produk-produk perikanan mengandung nilai gizi yang tinggi serta tergolong dalam pangan fungsional yang baik untuk kesehatan. para wanita istri nelayan harus mempunyai pengetahuan tentang bagaimana menangani dan mengolah ikan yang benar disaat hasil tangkapan melimpah, serta memahami pentingnya memberi makanan yang sehat bagi keluarga terutama anak-anak balita.  
Optimalisasi Potensi Wisata Bahari Dengan Pendampingan Pembuatan Website Di Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame Rosalia, Ayang Armelita; Anzani, Luthfi; Tirtana, Denta; Anbiya, Adela Nur; Cahyani, Anggieta Tri; Balqis, Batrisya Hawani; Ashari, Mahatir Muhamad; Rivandi, Muhamad Rifky; Sukmaputri, Nabila Zahra; Aryadi, Naufal Rahditya
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i1.1133

Abstract

Sukarame merupakan desa wisata yang terletak di provinsi Banten yang menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut (KABL) yang terletak di pantai Carita, Sukarame, merupakan sebuah organisasi yang memberikan wadah bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam konservasi dan pelestarian alam bawah laut di Sukarme. Era digital yang terus berkembang, Yayasan KABL perlu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif untuk meningkatkan efisiensi dalam menyebarkan informasi serta melakukan pemasaran kepada masyarakat luas. Solusi dari permasalahan yang ada diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan melakukan pendampingan pembuatan website pada Yayasan KABL. Kegiatan PkM dilaksanakan di Sekretariat Konservasi Alam Bawah Laut, Jl. Raya Carita KM. 10, desa Carita, Carita, Pandeglang, pada tanggal 30 - 31 Juli 2024. Metode yang digunakan adalah observasi denganmelakukan identifikasi masalah yang dihadapai, melakukan percobaan layanan yang disediakan dan membuatkan website. Hasil yang didapatkan adalah validasi fitur-fitur yang ada pada website kepada ketua dan anggota yayasan KABL dan melakukan percobaan layanan yang disediakan oleh yayasan. Sukarame is a tourist village located in Banten province which is one of the best tourist villages in Indonesia. Konservasi Alam Bawah Laut (KABL), located on Carita beach, Sukarame, is an organization that provides a forum for the community to play an active role in the conservation and preservation of the underwater world in Sukarame. The digital era continues to develop, the KABL foundation needs to use information and communication technology effectively to increase efficiency in disseminating information and marketing to the wider community. Solutions to existing problems are realized through Community Service activities by assisting in website Creation at the KABL foundation. PkM activities are carried out at the Undersea Nature Conservation Secretariat, Jl. Raya Carita KM. 10, Carita village, Carita, Pandeglang, on 30 - 31 July 2024. The method used is observation by identifying the problems faced, experimenting with the services provided and creating a website. The results obtained were validating the features on the website for the chairman and members of the KABL foundation and conducting trials of the services provided by the foundation.
ANALISIS INDEKS KEANEKARAGAMAN, KERAGAMAN, DAN DOMINANSI JENIS IKAN PADA RUMPON DENGAN ATRAKTOR SEMI SINTETIS DI PERAIRAN TELUK HURUN, LAMPUNG Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Kencana, Al Kahfi Damar; Rosalia, Ayang Armelita; Fatoni, Khoerul
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.%p

Abstract

Teluk Hurun merupakan perairan semi tertutup yang kaya akan keanekaragaman hayati dan merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan. Rumpon, sebagai alat bantu pengumpul ikan, digunakan untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis ikan yang tertarik pada rumpon semi sintetis di Perairan Teluk Hurun, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang berkumpul di sekitar rumpon dan menganalisis indeks keanekaragaman, keragaman dan dominansi. Metode yang digunakan adalah observasi dengan teknik Underwater Visual Census (UVC) selama lima minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis ikan, dengan ikan betok mutiara dan ikan selar kuning sebagai spesies yang dominan. Nilai Indekas keanekaragman 0,9 yang berarti keseragaman populasi rendah, sementara indeks keseragaman menunjukkan nilai 0,47, yang berarti keseragaman populasi sedang dan komunitas labil. Nilai indekas dominansi yang diperoleh adalah 0,43, hal ini berarti tidak adanya dominasi spesies tertentu.
Surplus Production Approach in Analyzing Fishing Results and Status of Landed Fishing in PPP Lempasing Rosalia, Ayang Armelita; Prasetyo, Aji; Tirtana, Denta; Minsaris, La Ode Alam; Mazaya, Amalia Febryane Adhani; Afifah, Novia Nurul
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i1.11973

Abstract

The province of Lampung is one that utilizes fish resources of up to 380,000 tons per year of the total fish stocks landed in existing fishing ports. One of them is the Lempasing Fishing Port Beach (PPP), which has a strategic location and directly borders the Gulf of Lampung. However, according to the annual report of PPP Lempasing from 2013 to 2022, landed catches tend to decrease every year. Therefore, it is necessary to make maximum use of fish resources. In this study, fish stocks were analyzed using the surplus production approach using the equilibrium state method, the Schaefer 1954 model, and the Fox 1970 model, and then the non-equilibrium state model, the Walter-Hilborn 1976 model, in one and two ways. From the results of the analysis it was found that the correct model for determining the level of utilization and catch status used the Walter-Hilborn model of the second way which has the second highest R2 value which reaches 80% and for the highest value of R2 obtained the model Walter- Hilbron one way reaches 95% but with the utilization rate of 313% this is less relevant because it does not correspond to the facts on the field, in this case the utilizing rate in PPP Lempasing according to the Walter -Hilborne model of second way reached 97% which means fully exploited recommended in utilizing the fish resources can refer to the value (YMSY) 713 tons/year, maximum catch effort (FMSY), of 1240 tons/ year, with the number of allowed catches (YJTB) of 571 trips/year in which each trip (UMSY) can catch as much as 0.58 catches. In this case, too, the catch effort can be increased, but by considering the value of the sustainable stock or fish stocks that exist at the depth of Be 727 tons
Pemberian Nuget Ikan Daun Kelor di Pekon Kota Jawa Kabupaten Pesisir Barat sebagai Pencegahan Stunting. Putri, Aprilia Syah; Tirtana, Denta; Setya, Dona; Sitepu, Mestiria Harbani; Syahputra, Fauzi; Nuzapril, Mulkan; Handayani, Muliawati; Citra, Lalik Salistia; Putri, Ryana Tammi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21169

Abstract

ABSTRAK Kota Pekon Jawa Pesisir Barat, Lampung  merupakan daerah yang termasuk 3T yaitu terdepan, tertinggal, dan  terluar. Mengingat bahwa potensi perikanan yang ada di Pesisir Barat ini sangat menjanjikan untuk keberlanjutannya. Dengan potensi yang ada, perlu pengolahan hasil tangkapan yang baik dan dimanfaatkan untuk kehidupan di masyarakat khususnya di keluarga nelayan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian nugget ikan, melakukan edukasi, pelatihan dan pemberian informasi kepada ibu hamil dan balita di desa Pekon Kota Jawa. Metode yang dilakukan adalah dengan pemberian nugget ikan selama 4 minggu kepada ibu hamil dan balita serta melakukan edukasi, pelatihan dan pemberian informasi. Hasil intervensi diamati menggunakan parameter antropometri meliputi Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar lengan Atas (LLA) dan Lingkar Perut pada ibu hamil, kemudian pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) dan Lingkar kepala (LK) pada anak baduta. Pada pengukuran tersebut didapatkan bahwa setelah pemberian nugget ikan didapatkan hasil pengukuran yang semakin meningkat untuk setiap minggunya. Kesimpulannya dari permasalahan yang ada kami mencoba melakukan edukasi, pelatihan pembuatan nugget ikan dan pemberian informasi untuk pencegahan stunting di daerah tersebut. Sehingga harapannya dengan kegiatan pelatihan dan edukasi serta pemberian asupan makanan bergizi dapat menambah wawasan dari masyarakat nelayan dan bisa menambah kegiatan perekonomian mereka serta dapat secara mandiri terhindar dari stunting dan terciptanya masyarakat serta lingkungan yang sehat.  Kata Kunci: Telur Dan Daun Kelor, Nugget Ikan, Stunting, Pekon Kota Jawa Pesisir Barat.  ABSTRACT Pekon Jawa Pesisir Barat City, Lampung is an area included in the 3T, namely the outermost, most remote, and most remote. Given that the fisheries potential in Pesisir Barat is very promising for its sustainability. With the existing potential, it is necessary to process the catch well and utilize it for the life of the community, especially in fishing families. The purpose of this community service activity is to provide fish nuggets, provide education, training and provide information to pregnant women and toddlers in Pekon Kota Jawa village. The method used is to provide fish nuggets for 4 weeks to pregnant women and toddlers and provide education, training and information. The results of the intervention were observed using anthropometric parameters including Body Weight (BW), Height (TB) and Upper Arm Circumference (LLA) in pregnant women, then measuring Body Weight (BW), Height (TB) and Head Circumference (LK) in toddlers. In these measurements, it was found that after providing fish nuggets, the measurement results increased every week. Therefore, from the existing problems, we tried to provide education, training in making fish nuggets and provide information to prevent stunting in the area. So it is hoped that training and education activities as well as providing nutritious food intake can increase the insight of the fishing community and can increase their economic activities and can independently avoid stunting and create a healthy society and environment. Keywords: Eggs and Moringa, Fish Nuggets, Stunting, Pekon City Pesisir Barat.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Malik Adela Nur Anbiya Adi Susanto Afifah, Novia Nurul Afiyah, Novia Nurul Ahmad, Kiffah Kayyisah Aji Prasetyo Aldi Huda Verdian Alya Dina Wilujeng Amanda Chairunnisa Amirullah Anbiya, Adela Nur Anggieta Tri Cahyani Anwar Bey Pane Anzani, Luthfi Anzhani, Luthfi Apriansyah, Muhammad Renaldi Aprilia Syah Putri Arie Nurfita Aryadi, Naufal Rahditya Ashari, Mahatir Muhamad Ayang Armelita Rosalia Bagus Firmansyah Balqis, Batrisya Hawani Batrisya Hawani Balqis Cahyani, Anggieta Tri cakra rahardjo Cholis Imam Nawawi Citra, Lalik Salistia Daniel Happy Putra Della Ayu Lestari Dian Febriani Dona Setya Dona Setya Dwi Puji Hartono Eulis Marlina Fadillah, Annisa Nur Fadzar, Angga Fatoni, Khoerul Fauzi Syah Putra Fauzi Syah Putra Fawaz Fawaz Gondo Puspito Handayani, Muliawati Harini Najla Azizah Hikmattulloh, M. Bintang Hutapea, Roma Yuli Hutapea, Roma Yuli F Iin Solihin Imam Teguh Santausa Indah Purnaningratri Kencana, Al Kahfi Damar Khoerul Fatoni Kiffah Kayyisah Ahmad Kukuh Widiyanto KUSHARYANTO, KUSHARYANTO Kustina Dewi, Astri Kusumaningtyas, Iwinda Lalik Salistia Citra Lalik Salistia Citra Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Luthfi Anzani Luthfi Anzhani M. SALEH Mahathir Muhamad Ashari Makhtar, Muhammad Ottmar Mazaya, Amalia Febryane Adhani Mestiria Harbani Sitepu Mestiria Harbani Sitepu Minsaris, La Ode Alam Mochammad Riyanto Mohammad Imron Mokhamad Dahri Iskandar Muhamad Rifky Rivandi Muhammad Mujahid Muliawati Handayani Mulkan Nulzapril Mulkan Nuzapril Mulyono S. Baskoro Murtianingsih, Dzakiya Fikri Muslim, Jusva Agus Najwa Nur Hafazah Naufal Rahaditya Aryadi Novi Sofia Fitriasari Nuning Mahmudah Noor Nur Indariyanti Nurani Khoerunnisa Nurfadhlina NURSYAMSU Pindo Witoko Putri, Aprilia Syah Putri, Aprilia Syah Putri Putri, Ryana Tammi Qorie Astria Rachel Palupi Rahardjo, Cakra Rama Agus Mulyadi Ramdhani, Muhammad Akbar Ricardo, Dapid Rietje J.M Bokau Rivandi, Muhamad Rifky Roma Yuli F Hutapea Roma Yuli Hutapea selly Ananda Soleh Uddin Sukmaputri, Nabila Zahra Syahputra, Fauzi Triguna, Vianka Lionota Vidiana Anggeranika Willdan Aprizal Arifin