p-Index From 2021 - 2026
6.273
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hasil Hutan The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Public Health of Indonesia Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Panorama Hukum Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Jurnal Darma Agung Indonesian State Law Review (ISLRev) Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Keadilan Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Jurnal Indonesia Sosial Sains Journal of Public Health Concerns Jurnal Hukum Indonesia Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Economic and Finance in Indonesia Media Hukum Indonesia (MHI) Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Annual Review of Legal Studies Journal of Geosciences and Applied Geology Keadilan Journal of Law and Legal Reform The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Jurnal Hukum Statuta Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hasil Hutan Indonesian State Law Review (ISLRev) Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Law Research Review Quarterly
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Kegiatan peningkatan pengetahuan dan kemampuan kesiapsiagaan darurat bencana di Pondok Pesantren Lutfiya, Indah; Damayanti, Ratih; Tyas, Anestasia Pangestu Mei; Dwicahyo, Herman Bagus; Rohmah, Shofiyatur; Ibad, Mursyidul
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 9 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i9.1727

Abstract

Background: Islamic boarding schools (pesantren), as boarding Islamic educational institutions, play a strategic role in shaping the character of their students (students). However, they face serious challenges related to disaster risks, particularly earthquakes and fires, due to overcrowding and a lack of mitigation systems. Jabal Noer Islamic Boarding School in Sidoarjo, located in an earthquake-prone zone and home to hundreds of teenage students, exhibits low levels of emergency preparedness, including first aid knowledge and skills. Given this high vulnerability, educational interventions in the form of emergency response and first aid training involving the entire Islamic boarding school community are needed to strengthen disaster response capacity and create a safe and prepared learning environment. Purpose: To improve the knowledge and skills of students within Islamic boarding schools in disaster preparedness in the face of emergencies. Method: The activity was held on July 21, 22, and 23, and August 2, 2025, at the Jabal Noer Islamic Boarding School, Geluran Taman, Sidoarjo Regency, East Java. Twenty-six participants, consisting of students and one security guard, were involved. The material was delivered through focus group discussions (FGDs) between D4 K3 lecturers and the boarding school administrators, who also formed the SIGAP cadre. Knowledge and skills were measured using a questionnaire, assessing participants' attendance, practical simulation skills, and students' socio-cultural involvement in the boarding school environment. A descriptive and quantitative evaluation was conducted by assessing the level of change in knowledge and skills before and after the educational activities (pre-test) and after the educational activities (post-test). Results: Data obtained showed that the level of knowledge and skills of participants before the educational activities (pre-test) achieved an average score of 24.8 points with a standard deviation of 16.86, while the level of knowledge and skills of participants after the educational activities (post-test) achieved an average score of 74.0 points with a standard deviation of 16.07. The intervention improved participants' ability to practice basic skills such as cardiopulmonary resuscitation and minor injury management. The intervention also successfully formed SIGAP cadres and provided safety facilities, which overall strengthened the preparedness of the Islamic boarding school environment. Conclusion: This community service activity successfully increased disaster preparedness capacity through the formation of SIGAP cadres and first aid training. The increased knowledge and skills of SIGAP cadres also made a positive contribution and strengthened the institution in disaster response, injury management, earthquake and fire preparedness, and disaster impact prevention. Suggestion: SIGAP cadres are expected to conduct routine training and periodic simulations. It is also hoped that educational activities and training in disaster preparedness can be integrated into the extracurricular curriculum through collaboration with external institutions such as the Indonesian Red Cross and the Regional Disaster Management Agency. Keywords: Disaster; Emergency preparedness; First aid; Islamic boarding schools Pendahuluan: Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam berasrama memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter santri, namun menghadapi tantangan serius terkait risiko bencana, khususnya gempa bumi dan kebakaran, akibat kepadatan hunian dan minimnya sistem mitigasi. Pondok Pesantren Jabal Noer di Sidoarjo, yang berada di zona rawan gempa dan dihuni oleh ratusan santri remaja, menunjukkan rendahnya kesiapsiagaan darurat, termasuk pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama. Mengingat tingginya kerentanan tersebut, diperlukan intervensi edukatif berupa pelatihan tanggap darurat dan P3K yang melibatkan seluruh komunitas pesantren guna memperkuat kapasitas respon bencana, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan siaga. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kesiapsiagaan bencana pada santri di lingkungan Pondok Pesantren dalam menghadapi darurat bencana. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 21, 22, 23 Juli dan 2 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Jabal Noer, Geluran Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Melibatkan 26 peserta yang terdiri dari santri dan satu petugas keamanan Pondok Pesantren. Materi disampaikan melalui focus group discussion (FGD) antara Dosen D4 K3 dan pengasuh pondok pesantren yang sekaligus membentuk kader SIGAP. Pengukuran tingkat pengetahuan dan kemampuan menggunakan media kuesioner dengan memberikan penilaian dari aspek kehadiran peserta, keterampilan praktis simulasi, dan keterlibatan sosial budaya santri di lingkungan pesantren. Sebagai evaluasi secara deskriptif dan kuantitatif adalah dengan melihat tingkat perubahan pengetahuan dan kemampuan sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Hasil: Mendapatkan data bahwa tingkat pengetahuan dan kemampuan peserta sebelum kegiatan edukasi (pre-test) mendapatkan rerata skor 24.8 poin dengan standar deviasi 16.86, sedangkan tingkat pengetahuan dan kemampuan peserta sesudah kegiatan edukasi (post-test) mendapatkan rerata skor 74.0 poin dengan standar deviasi 16.07. Meningkatkan kemampuan peserta dalam mempraktikkan keterampilan dasar seperti resusitasi jantung paru dan penanganan cedera ringan. Intervensi juga berhasil membentuk kader SIGAP dan menyediakan fasilitas keselamatan, yang secara keseluruhan memperkuat kesiapsiagaan lingkungan pesantren. Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana melalui pembentukan kader SIGAP dan pelatihan pertolongan pertama (P3K). Meningkatnya pengetahuan dan kemampuan kader SIGAP juga memberikan kontribusi yang positif dan memperkuat institusi dalam menghadapi bencana, penanganan cedera, potensi gempa, kebakaran dan pencegahan dampak bencana. Saran: Diharapkan kader SIGAP melakukan pelatihan rutin dan simulasi berkala. Diharapkan juga kegiatan edukasi dan pelatihan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana dapat di integrasikan ke dalam kurikulum ekstrakurikuler dengan melakukan kolaborasi pada lembaga eksternal seperti PMI dan BPBD.
Co-Authors Abdi, Fitriani Agung, Muhammad Fariz Nur Ahmad Gelora Mahardika Aini Nurul Aini, Ailia Nur Akbar, Fazhar Al Khowwas, Ibrahim Ali Masyhar Ali Masyhar Mursyid Alias , Nizamuddin Aminullah, Muh. Anestasia Pangestu Mei Tyas Anindya, Salma Elsa Anisah, Aura Aprila Niravita, Aprila Ardelia, Talita Adwa Arfah, Wahanani Leila Azizah, Nurholik Bahanawan, Adik Chaikal Nuryakin Damari, Leticia Klarissa Danang S. Adi Danang Sudarwoko Adi Dani Muhtada Danu Ibrahim Diandra Preludio Ramada, Diandra Preludio Didi Tarmadi Djarwanto Dwi Ajias Pramasari Dyah Ayu Agustiningrum, Dyah Ayu Esti Rini Satiti Estin Nofiyanti Evi Sribudiani Fadilatus Sukma Ika Noviarmi Fathurohman, Mochamad Feiruz Rachmita Alamsyah Ferdinand, Fieldo Nurviyan Fitriani Abdi Gatut Ari Wardani Gunawan Pasaribu Gunawan Pasaribu Haqi, Amar Herman Bagus Dwicahyo Hibahtillah, Muhammad Alldo Himmi, Setiawan Khoirul Husnawati Husnawati I.M. Sulastiningsih Ika WAHYUNI Imon, Syarah Adilla Indah Lutfiya Jasni Jasni Jasni Krisdianto Sugiyanto Kurniaputra, Sesarius Noveno Dylan Latief, Rusman Lili Fauzielly Listya Mustika Dewi Lutfiya , Indah Lutfiya Lutfiya, Indah Masrukhi Masrukhi Melitina Tecoalu Miranti, Dewi Yudho Mubarokah, Syahratul Muchtar, Pyan Amin Muhammad Azil Maskur Muhammad Azil Maskur Muhammad Azil Masykur Muhsen, Jamaluddin Jamal Mursyidul Ibad Mustiana, Shely Bersa N, Edwindha Prafitra Naelufar, Rizqan Narto Nicholas Herta Prasetyo Ningrum, Galuh Prima Nirwana, Rena Putri Nur Septia Handayani oktariani, Hanny Pari, Rohmah Pasaribu, Julinar Tyara Maharani Pollatu, Stacey Kharin Cheline Prasasi, Cindy Ayu Prasetya, Tofan Agung Eka Putri Balqis Nuril Hakim Putri, Delvita Tri Qoiri, Mutmainah Nur Rahman, Nazla Arliva Rahmanto, Raden Gunawan Hadi Rahmawati, Nur Anisah Rajib, Rayi Kharisma Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani Ridwan Arifin Rini Fidiyani Rodiyah - Rohmah Pari Rohmah, Shofiyatur RR. Ella Evrita Hestiandari Rudianda Sulaeman Rustandi, Dede Safitri, Eka Ayu Santiyo Wibowo Santiyo Wibowo Sanyal, Subhra Sarfitri, Destika Santi Putri Sari, Mega Mei Intan Sejati, Prabu Satria Setiawan I.S, Teguh Setyobudi, Ciptono Silvia Ratna Anzani Sinaga, Fredrico Markus Rotua Sita Heris Anita Sofianto, Imran Arra'd Somadona, Sonia Sony Hartono Wijaya Sri Rulliaty Sukma S. Kusumah Sulaeman Yusuf Sweri, Anya Indras Syafrinal Taufik Hidayat Teguh DARMAWAN Teguh Setiawan Imam Santoso Tri Sulistiyono Triwibowo, Dimas Ubaidillah Kamal Virrarny Eka Novyra Wa Ode Muliastuty Arsyad Wahyu DWIANTO Wardani, Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Waspiah - Wedhatami, Bayangsari Wicaksono, Muhammad Pandhu Widya FATRIASARI Winantris Winantris Winarsih Winarsih Yunita Putri Linggarwati, Yunita Putri Yusup AMIN Yusup AMIN Zulfa, Vivi Rodliyatuz