Articles
KAJI KUALITATIF POLA TEGANGAN DENGAN VARIASI GEOMETRI DAN BEBAN PADA BAJA MENGGUNAKAN METODE LAPISAN GETAS (BRITTLE COATINGS METHOD)
Darto, Darto
Jurnal Teknik Mesin TRANSMISI Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.595 KB)
|
DOI: 10.26905/jtmt.v1i2.4443
Metode lapisan getas (brittle coating method) yang termasuk dalam teori elastisitas dapat digunakanuntuk menganalisa tegangan secara teliti. Akan tetapi bentuk geometri dan jenis pembebanan yang tidakumum akan menimbulkan kesulitan dalam penyelesaian persamaan matematisnya. Sehingga metodeteoritis ini hanya berguna untuk bentuk dan pembebanan yang sederhana. Dengan metode ini diharapkandistribusi dan kondisi tegangan yang sebenarnya akan dapat diketahui sehingga akibat pembebanan padaelemen dalam kondisi operasinya dapat diperhitungkan dengan lebih pasti.Dalam penelitian ini menggunakan metode diskriptif yaitu menjelaskan secara kualitatif serta didukungdengan beberapa data yaitu data teoritis dan data actual. Berdasarkan percobaan yang dilakukan makadapat diambil kesimpulan bahwa specimen dengan geometri yang penuh dengan konsentrasi teganganmengalami retakan yang berbentuk acak sedangkan specimen dengan bentuk geometri campuran antarakonsentrasi tegangan dan distribusi tegangan yang merata mengalami retakan primer dan sekunder danspecimen dengan bentuk distribusi tegangan yang merata mengalami retakan primer.
PENGARUH RADIUS POJOK TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA PRODUKSI SILINDERIS AA-6061 MENGGUNAKAN PROSES BUBUT
Sudjatmiko, Sudjatmiko;
Darto, Darto;
Rusdijanto, Rusdijanto
INFO-TEKNIK Vol 17, No 1 (2016): INFOTEKNIK Vol. 17 No. 1 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/infotek.v17i1.1261
Research machining with turning process, carried out in 6061 AA- workpiece material, using the HSS has a standard geometry. The problem is the corner radius (RCB), spindle rotation (n), the motion eat (f) and the cutting depth (a) constant to produce lathe AA-6061 with the desired surface and is capable of producing a high production capacity. The regression model can describe the relationship between the combination of cutting parameters and corner radius produces minimum surface roughness. Round spindle is a dominant effect on the surface roughness, followed by motion meal, corner radius (RCB). By using Response Surface Methodology (RSM), the alleged best regression model for surface roughness (SR) at 95% confidence level at 900 rpm spindle rotation, motion eat 115 mm / put and corner radius 1.25 mm is : 0,14x2x3. Results obtained by iterating the main influence on the conditions of rotation of 950 rpm, 90 mm motion eat / put and corner radius 1.50 mm produces the value of surface roughness( SR) 0,360 µm.
PERENCANAAN DAN SIMULASI SISTEM PNEUMATIK PADA MESIN PRES BRIKET BLOTHONG BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK
Darto, Darto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika Vol. 1 No. 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.769 KB)
|
DOI: 10.26905/jtmi.v1i1.67
The use of compressed air is growing over time. Previously, only limited use pressurized air to increase the air pressure in the tires of the vehicle. Currently pneumatic design also has grown considerably so that is no longer done manually but can be done with the help of simulation software, the use of this software is faster and easier in terms of design. The end result of this research is successfully implementing a software simulation of pneumatic systems on blothong briquette press machine. DOI: https://doi.org/10.26905/jtmi.v1i1.67
OTOMATISASI PERENCANAAN TURBIN AIR JENIS PELTON
Darto, Darto
TRANSMISI Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v9i1.4589
Turbin air merupakan mesin konversi energi yang mengubah energi potensial air diubah menjadi energi mekanis. Pengkonversian energi yang dilakukan oleh turbin air tersebut dapat dilakukan secara implus yang diwakili turbin air jenis Pelton. Dimana proses impuls yang terjadi pada turbin air Pelton yaitu dengan mengubah seluruh potensi energi air (potensial, kecepatan dan tekanan) yang tersedia diubah menjadi energi kinetik yang memutar tubin untuk menghasilkan energi putar. Guna memaksimalkan dan mengotomatisasi perencanaan turbin air jenis Pelton maka dalam penelitian ini digunakan perangkat lunak TURBNPRO 3. Perangkat lunak TURBNPRO 3 memfasilitasi perancang untuk melakukan berbagai macam pemodelan sehingga didapatkan kondisi maksimal sesuai dengan kondisi di lapangan. Di samping itu dengan menggunakan perangkat lunak ini maka perancang juga bisa langsung mendapatkan dimensi serta grafik jangkauan kerja dari turbin yang dirancang.
DESIGN OF THE CEILING ASSISTANCE
Wibowo, Sandi Yusuf Heri;
Darto, Darto;
Sunada, I Made
TRANSMISI Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v15i1.4751
Ceiling installation auxiliary tool is auxiliary tool for installing a ceiling with a simple method. Namely by placing the ceiling above the cross section and moving the gears to the ceiling can reach the desired height. This auxiliary tool is needed to help to lighten the workload and save the ceiling installation time. This auxiliary tool can reach places or rooms that have narrow access, because this tool can be dismantled pairs. This tool can hold the user load up to 80 kg and the weight of the ceiling up to 47.3 kg, so the total weight reached 127.3 kg. This auxiliary tool has four pedestal wheels that can move as desired.
ANALISIS PENERAPAN MESIN PEMISAH BERAS, BEKATUL DAN MENIR PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENGEMAS BERAS
Agus Iswantoko;
Darto Darto
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4547
Penerapan mesin pemisah beras ini dilakukan pada pengusaha/pengrajin kemasan beras pada skalarumah tangga di kota Malang. Tujuan penelitian ini untuk menggunakan, memperkenalkan danmengintroduksikan mesin pemisah beras, bekatul dan menir kepada pengrajin beras kemasan yangberskala kecil yang pada umumnya masih menggunakan cara manual, sehingga diharapkan mampumeningkatkan kapasitas produksi maupun pendapatan pengrajin tersebut. Penelitian inidilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan dan penerapan mesin, kemudian hasilnyadibandingkan dengan yang menggunakan mesin pemisah beras manual. Adapun materi yangdiberikan adalah : teknik penggunaan mesin pemisah beras serta uji coba mesin pemisah beras,menghitung kapasitas produksi, penerapan manajemen dan menganjurkan adanya pembukuankeuangan. Dengan menggunakan mesin pemisah beras ini didapatkan hasil produksi yang jauhlebih banyak yaitu enam kali lipat dengan kualitas yang lebih baik dari pada menggunakan carabiasa atau manual. Dari segi kapasitas produksi yang dihasilkan setiap jamnya mesin pemisahberas, bekatul dan menir ini juga jauh lebih baik yaitu sampai 600%. Pemakaian energi dan tempatkerja yang relatif kecil dan masih terjangkau untuk skala rumah tangga.
KAJI KUALITATIF POLA TEGANGAN DENGAN VARIASI GEOMETRI DAN BEBAN PADA BAJA MENGGUNAKAN METODE LAPISAN GETAS (BRITTLE COATINGS METHOD)
Darto Darto
TRANSMISI Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.595 KB)
|
DOI: 10.26905/jtmt.v1i2.4443
Metode lapisan getas (brittle coating method) yang termasuk dalam teori elastisitas dapat digunakanuntuk menganalisa tegangan secara teliti. Akan tetapi bentuk geometri dan jenis pembebanan yang tidakumum akan menimbulkan kesulitan dalam penyelesaian persamaan matematisnya. Sehingga metodeteoritis ini hanya berguna untuk bentuk dan pembebanan yang sederhana. Dengan metode ini diharapkandistribusi dan kondisi tegangan yang sebenarnya akan dapat diketahui sehingga akibat pembebanan padaelemen dalam kondisi operasinya dapat diperhitungkan dengan lebih pasti.Dalam penelitian ini menggunakan metode diskriptif yaitu menjelaskan secara kualitatif serta didukungdengan beberapa data yaitu data teoritis dan data actual. Berdasarkan percobaan yang dilakukan makadapat diambil kesimpulan bahwa specimen dengan geometri yang penuh dengan konsentrasi teganganmengalami retakan yang berbentuk acak sedangkan specimen dengan bentuk geometri campuran antarakonsentrasi tegangan dan distribusi tegangan yang merata mengalami retakan primer dan sekunder danspecimen dengan bentuk distribusi tegangan yang merata mengalami retakan primer.
ANALISIS PENINGKATAN TEKNOLOGI PROSES DAN MANAJEMEN PRODUKSI BAGI WIRAUSAHA BENGKEL LAS TEKNIK
Sufiyanto Sufiyanto;
Darto Darto;
Rudi Hariyanto
TRANSMISI Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v8i2.4568
Keterbatasan penguasaan teknologi dalam proses pengerjaan material dapat menghambat perkembanganusaha dan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan oleh sebuah bengkel las teknik. Teknologi yangdigunakan oleh bengkel las teknik secara umum masih sangat sederhana dan dilakukan berdasarkanpengalaman praktis yang diperoleh secara otodidak oleh pelaku usaha tersebut. Kendala yang dihadapi adalahproses pembentukan pipa menjadi frame/kerangka lengkung dan proses pemotongan ujung pipa untukdibentuk menjadi sebuah kontur yang dapat disambungkan dengan pipa lain. Selain itu manajemen prosesyang baik belum diterapkan dalam upaya untuk meningkatkan mutu dan daya saing yang dimiliki olehbengkel las teknik tersebut. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut diatasadalah melalui peningkatan teknologi pembentukan dengan mesin roll mekanik untuk membentuk pipamenjadi frame lengkung dan teknologi pemotongan logam menggunakan mesin potong pipa untuk membuatkontur pada ujung pipa. Sedangkan peningkatan mutu dan daya saing bengkel las teknik dilakukan denganmemberikan pelatihan manajemen proses dan desain produk yang inovatif. Hasil yang diperoleh daripeningkatan teknologi pembentukan dan pemotongan logam adalah penurunan waktu proses produksi yangdibutuhkan melalui penggunaan mesin roll mekanik dan mesin potong pipa. Sedangkan dari pelatihanmanajemen proses dan desain produk dapat diperoleh efisiensi dan efektivitas untuk menekan biaya produksidan meningkatkan kualitas serta daya saing bengkel las teknik melalui pengendalian proses, pengendalianmutu, dan pengendalian biaya.
ANALISIS KINERJA GEOMETRIK IMPELLER POMPA SENTRIFUGAL BERBASIS PERANGKAT LUNAK
Darto Darto;
I Made Sunada
TRANSMISI Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.373 KB)
|
DOI: 10.26905/jtmt.v12i2.949
On the centrifugal impeller is a part that converts the mechanical energy (energy in the blades of the impeller) is passed on to the pump power and efficiency as a result of (their fluid friction losses) due to changes in the flow direction of the blades of the impeller. To obtain performance centrifugal pump impeller, so it needed a thorough analysis, one of which is the analytic geometry. To speed up the process and analytical results are accurate then use the software. In this analysis used software Turbo CF 9.2.8. In this analysis used primary data in the form of geometric parameters of centrifugal pumpa as an input to the software used. The conclusions in the can are the theoretical performance data from the pump impeller type can be generated quickly and accurately.
PREDIKSI SIKLUS KELELAHAN SAMBUNGAN LAS BUTT JOINT BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK e-Fatique
Darto Darto;
Heris Pamuntjar
TRANSMISI Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v7i1.4563
Industri modern suatu perancangan bisa dianggap memenuhi syarat jika perancangan tersebut salah satunyaadalah memenuhi kriteria tingkat kelelahan yang tinggi. Artinya perancangan tersebut mempunyai tingkatkelelahan terhadap beban statis maupun dinamis yang cukup lama dalam proses kerjanya. Tingkat kelelahansuatu perancangan tersebut harus dihitung dengan cepat dan benar. Untuk melakukan hal tersebut haruslahdibantu dengan perangkat lunak sehingga akan dapat menghasilkan luaran perhitungan secara cepat danbenar. Berdasarkan latar belakang yang telah disebutkan di atas maka muncul permasalahan yang diangkatdalam penelitian ini. Adapun permasalahan tersebut adalah bagaimana peneliti bisa menghitung tingkatkelelahan dari suatu sambungan las yang bertipe butt joint dengan bantuan perangkat lunak e-Fatigue.Berdasarkan hasil simulasi perhitungan kelelahan sambungan las tipe butt joint dengan berbantuan perangkatlunak e-Fatigue maka dapat disimpulkan bahwa sambungan tersebut bisa bertahan sampai dengan 12000siklus dengan beban sebesar 400 MPa.