p-Index From 2021 - 2026
5.522
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah VALENSI Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Wana Raksa Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Journal of Information System Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Laut Khatulistiwa Jurnal Arsir Jurnal Inti Talafa : Jurnal Teknik Informatika JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian UNDIKMA International Journal of Engineering, Science and Information Technology Arsitekno ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Jurnal PKM Manajemen Bisnis JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) Journal Of Human And Education (JAHE) International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Journal Of Engineering Sciences (Improsci) Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Jurnal Abdita Naturafarm Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Arsitekno

FENOMENA TAMAN RIYADAH - KOTA LHOKSEUMAWE (Sebuah Pemikiran Antisipasi Kebijakan Taman Kota) Deni, Deni
Arsitekno Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v3i3.1219

Abstract

Taman Riyadah merupakan ruang terbuka hijau dan ruang terbuka bukan hijau di kota Lhokseumawe. Nilai keunikan taman ini karena berada di antara dua jalan utama masuk dan keluar kota Lhokseumawe. Kemudian Taman Riyadah adalah taman yang terletak diantara gedung-gedung yang dipergunakan sebagai tempat karya dan bangunan pertokoan sebagai tempat aktivitas ekonomi penduduk setempat. Sejalan dengan pertumbuhan populasi manusia di kota Lhokseumawe, maka dikhawatirkan lahir kebijakan terhadap taman tersebut untuk dipindahkan atau digusur karena perluasan jalan raya Kota Lhokseumawe. Sementara ruang terbuka yang mencirikan seperti Taman Riyadah di Kota Lhokeumawe tidak terdapat ruang terbuka sejenis lainnya di kota tersebut. Selain itu, taman kota yang ada di Kota Lhokseumawe sangat terbatas untuk melayani arena santai masyarakat setempat. Ruang terbuka lainnya seperti Lapangan Hirak, Lapangan Korem itu adalah lapangan terbuka sebagai sarana pemerintah daerah dan militer untuk acara rutin dan olahraga kecil bagi masyarakat setempat, bukan mencirikan karakteristik taman kota seperti Taman Ryadah. Oleh karena kondisi tersebut, penelitian ini akan mengungkap keberadaan Taman Riyadah serta memberikan sikap tertentu pada kebijakan yang ditemukan suatu saat nanti apakah taman tersebut harus dipindahkan dengan mempertahankan karakteristiknya atau mempertahankan keberadaannya. Taman kota bukan hanya sebagai tempat dimana berdiri susunan tumbuhan sebagai paru-paru kota untuk menjaga keseimbangan iklim yang berlaku, namun taman kota merupakan manifestasi bagaimana kota membentuk ruang hidup masyarakat yang menempatinya. Taman kota bukan hanya sebagai titik pandang hijau ditengah kekeringan, tetapi taman kota berpengaruh terhadap mental penduduk kota dalam hidup bermasayarakat. Dalam mengungkap keberadaan Taman Riyadah akan digunakan penelitian kualitatif praktis dengan metode explanatory approach (pendekatan dengan meninjau dan mengawasi) serta dianalisis secara pragmatis. Sedangkan objek penelitian berupa taman kota yang bernama Taman Riyadah yang terdapat di Kota Lhokseumawe Propinsi Aceh. Pengamatan praktis dilakukan pada pagi, siang, sore dan malam hari untuk melihat sejauh apa masyarakat menggunakan taman tersebut dalam lingkup aktivitas terungkap dalam dimensi habitual. Dalam melakukan olah data digunakan pemikiran Henri Lefebvre yang mengemukakan tentang produksi ruang untuk menganalisis keberadaan taman tersebut. Kemudian digunakan pemikiran Pierre Bourdeu yang mengemukakan tentang habitus sebagai alat pemikiran digunakan untuk menjelaskan pemakai sebagai pengguna taman. Dari olahan dua pemikiran yang telah diungkap nantinya diharap akan melahirkan kesimpulan apakah Taman Riyadah di Kota Lhokseumawe tersebut akan dipertahankan atau dipindahkan tanpa meninggalkan karakteristik keruangannya semula.
Fenomena Habitus Masyarakat Migran Deni, Deni
Arsitekno Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v6i6.1235

Abstract

Abstrak   Penyerbuan masyarakat migran dan bertinggal di kota telah melahirkan permasalahan yang rumit tak kunjung usai untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui tempat tinggal yang layak huni disediakan oleh pemerintah untuk mereka. Penelitian dilakukan untuk mengungkap keberadaan mereka lebih dalam untuk menemukan karakteristik mereka dalam bertinggal pada sebuah pemikiran untuk mendekatkan pada jawaban permasalahan penyediaan perumahan bagi masyarakat migrant perkotaan. Dalam mengungkap cara pakai mereka terhadap tempat tinggal dilakukan penelitian secara observasi praktis melalui kontrakan yang tersebar di beberapa kota Jakarta berbentuk kantung-kantung pemukiman yang disediakan oleh pihak setempat. Kemudian data penelitian di analisis melalui pemikiran Leufebvre tentang conceived space untuk menjelaskan fisik hunian mereka dialektik dengan konsep habitus oleh pemikiran Bourdieu. Melalui analisis dihasilkan temuan yang menyatakan bahwa Kontrakan yang disediakan oleh pihak setempat dengan kualitas informal telah membentuk kognisi dan mental mereka dalam kuasa-kuasa sosial dalam proses bertinggal yang disebut dengan Doxa. Pematangan peta geografis doxa di kontrakan menjadi salah satu aspek yang menyulitkan mereka untuk bertinggal di tempat hunian yang baru karena praktik telah mature atas kekuasaan realitas sosialnya. Alangkah bijaksananya suatu kebijakan dapat melihat fenomena bertinggal masyarakat migran atas realitas-realitas yang terbentuk melalui praktik sosial dalam bertinggal menuju dinamika sosial yang lazim.Kata Kunci: dwelling, habitus, me_rumah, doxa
PENDEKATAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN PADA PERMUKIMAN PADAT PERKOTAAN Deni, Deni; Pane, Mariaty; Rejoni, Rahmat
Arsitekno Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v1i1.1238

Abstract

Sebagai kaum marjinal yang bertinggal di lingkungan padat perkotaan tidak memiliki daya dalam memperbaiki kualitas bertinggal mereka agar tahan terhadap bahaya kebakaran yang sewaktu-waktu dapat menimpa. Kecamatan Tanjungbalai Utara merupakan salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap bencana kebakaran yang ditetapkan sebagai wilayah studi penelitian untuk menemukan rumusan sistem yang bagaimana dapat menanggulangi bencana kebakaran. Sebagai pendekatan dilakukan identifikasi terhadap wilayah studi dengan menggunakan rumusan Model Crunch yang menerjemahkan bahwa tingkat resiko bencana kebakaran (R) merupakan penjumlahan atas sumber bahaya (H) dan kerentanan (V) yang dikurangi dengan ketahanan (C). Sedangkan tindakan mengungkap keberadaan lingkungan mereka digunakan pemikiran tipologi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan dan didukung dengan pemikiran-pemikiran para ahli dan instansi, standarisasi serta peraturan pemerintah untuk mengetahui keberadaan lingkungan permukiman mereka terhadap tingkat resiko kebakaran yang ada.   Kemudian dilakukan penilaian yang dimuat melalui variabel-variabel tolok ukur tertentu berdasarkan sumber bahaya, kerentanan dan ketahanan terhadap lingkungan permukiman mereka. Setelah dilakukan penilaian melalui model Crunch yang didukung dengan rumus Sturges atas interval penilaian yang ada, ternyata wilayah studi memiliki status tingkat resiko bencana kebakaran yang cukup tinggi dengan nilai -7. Berdasarkan status tingkat resiko bencana kebakaran wilayah studi, dilakukan analisis praktis dengan melihat potensi yang dimiliki wilayah studi untuk diolah menjadi suatu sistem penanggulangan kebakaran yang dapat meningkatkan nilai ketahanan. Kemudian lahirlah sistem swadaya penanggulangan bencana kebakaran di lingkungan padat perkotaan sebagai rumusan pemikiran yang diharapkan ideal bagi lingkungan permukiman mereka.
Co-Authors A, Hendra A., Hendra Adang Firmansyah Agus Sutisna Ai Nurlaila, Ai ainurafiq, ainurafiq Aiyub, Hendra Aldisa, Olga Olivia Ali, Nur Fitriana Muhammad Amalia, Lisna Aminah, Mimin Anasari, Wa Andriani, Dela Annura, Inas Widada Apriade Voutama Ardi, Afifah Risti Aris Munandar Asif, Nayeem Atthaillah, Atthaillah Azhar Azhar Bambang Karsono Bambang Karsono Budiarto, Salsabila Putri Chandrasasmito, Chandrasasmito Cinta Susilowati, Stephany Dede Kosasih Deden Deden, Deden Dela Andriani Deni Rusdeni Dian Ahmad BS Dian Puspitasari Diau, Nurmila Sari Dukat, Dukat Eri Saputra Fahrizal, Effan Faradillah, Azizah Fatmi Yasmin, Aysia Fujiman, Heris Gita, Almanda Hasan, Musdalifa Hassan, Soraya Masthura Hendra Hendra Heria Lestari, Wanda Heryana, Nono Hidayatullah, Ferdy Hidayatullah, Robby Ardiansah Humaro, Raihan Ika Karyaningsih Ilham Adhya Indah Handriani, Indah ISMAIL, AGUS YADI Jaeroni, Jaeroni Kurniawan, Angelina Isabella Lazim N Lazim N Lina Maudyawati Luh Putu Ratna Sundari Mahendra, Raka Huda Mahmud Alpusari Makmur, Munandar Malik, Mayurni Firdayana Mardi Mardi Mastri Dihita Sagala Masykur, Aulia Mauliza, Nurul Mayang Mayang Mirsa, Rinaldi Misdayanti, Misdayanti Misnen, Misnen Mongan, Claudio Julio Muhammad Iqbal Muliana, Erna Musa Hubeis Muttaqqin, Muhammad Aziz Naeli Umniati Nasihin, Iing Nasruddin Nasruddin Nawaf, Abdul Razak Nina Herlina Nopitasari, Ria Novia Dwi Novia Dwi A Novianti, Dian Novianti, Yenny Nugraha, Yogha Adhie Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurdin Nurdin Olivia, Sisca Pane, Mariaty Patabang, Agustinus Permana, Permadi Eka Rafiq, Luthfi Khairul Rahmat Rejoni Ramadina, Renova Ranitasari Pransiska Rejeki, Siska Rhaisya Hayatul Hamidah Rizki Alamsyah Rusindiyanto Safyan, Adi Sarah Amalia Sari, Regita Wulan Satri, Nurul Atika Septrian Rahim, Idra Siburian, Adi Sikumbang, Lady Shintia Sitepu, Deni Chandra Irawan Situmorang, Rico Jeryanto Sjahruddin, Herman Sofian, Sophan Sokid, Sokid Sopyan, Shopan Sugiatno Sugiatno Supartono, Toto Susilowati, Stephany Cinta Swandari Paramita Syaputra, Herdeni Tety, Tety Todingbua, Manuel August Tristyanti Yusnitasari Ulum, Itah Miftahul Umi Baroroh Warsidah, Warsidah Wiwik Utami Yayan Hendrayana Yuda, Ananda Fitra Zaimah, Fitri