Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode Membaca PQRST sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Bacaan Fiksi pada Peserta Didik Kelas XI SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Tiara Vebriyanti; Nazwa Nayla Muflihah; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pengimplementasian metode membaca PQRST terhadap teks fiksi pada peserta didik jenjang SMA kelas XI. Latar belakang dari penelitain ini adalah untuk mengatahui sejauh mana metode membaca PQRST dapat mempengaruhi pemahan peserta didik dalam memahami unsur intrinsik dan makna tersirat dalam teks fiksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk memperoleh data melalui pertanyaan pilihan ganda. Tahapan dari penelitian ini yaitu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode PQRST dalam membaca teks fiksi dapat meningkatkan pemahaman peserta didik yang lebih mendalam terhadap isi cerita. Selain itu, aktivitas siswa dalam proses pembelajaran meningkat terutama peserta didik mampu menyimpulkan isi teks dan menganalisis unsur intrinsik dalam teks yang mereka baca.
Penerapan Strategi Membaca 4S (Skimming, Scanning, Selecting, Skipping) dalam Meningkatkan pemahaman Kemampuan Membaca Siswa Kelas XI SMA Silmi Aulia Nurul Qolbi; Rifa Nurfaizah; Febri Fauzan Wirasasmita; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi membaca 4S (Skimming, Scanning, Selecting, dan Skipping) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan siswa. Penelitian dilaksanakan pada 12 siswa kelas XI yang mengikuti rangkaian kegiatan membaca berdasarkan tahapan strategi 4S. Tahapan tersebut meliputi skimming untuk memperoleh gambaran umum teks, scanning untuk menemukan informasi khusus, selecting untuk menandai bagian penting yang relevan, serta skipping untuk melewati informasi yang dianggap tidak diperlukan. Setelah semua tahap selesai, siswa diberikan tes pemahaman bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 siswa memperoleh nilai 10 dan satu siswa memperoleh nilai 8, dengan nilai rata-rata 9,8. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi membaca 4S efektif membantu siswa memahami isi bacaan secara lebih cepat, tepat, dan terarah. Dengan demikian, strategi 4S dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran membaca guna meningkatkan pemahaman bacaan siswa.
Analisis Implementasi Serta Efektivitas Penerapan Membaca Teknik Pada Teks Berita Dengan Strategi Membaca Nyaring Dede Rianty; Astria Ananda; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas membaca teknis dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa membaca teks berita nyaring. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, peneliti mengamati 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi yang berlatih membaca teks berita menggunakan langkah-langkah membaca teknis. Performa mahasiswa dinilai melalui lima aspek: pelafalan, intonasi, kelancaran, tekanan, dan ekspresi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mencapai kategori “Baik” (64%), diikuti oleh “Sangat Baik” (25%), dan sebagian kecil dalam kategori “Buruk” (11%). Temuan ini menunjukkan bahwa membaca teknis efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca nyaring mahasiswa, meskipun beberapa mahasiswa masih berjuang terutama dengan tekanan dan ekspresi. Secara keseluruhan, membaca teknis dapat berfungsi sebagai strategi yang berguna dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membaca teks berita dengan jelas, akurat, dan komunikatif.
Implementasi Strategi Membaca PQRST dalam Pembelajaran Membaca Teks Fiksi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas S XI SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Danisa Najwa Luthfiyyah; Vaneta Aulia Nursakha; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2589

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami teks, khususnya teks fiksi yang menuntut kemampuan analisis, interpretasi, serta pengenalan unsur intrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi membaca PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, Test) dalam pembelajaran teks fiksi serta mengetahui peningkatan kemampuan membaca peserta didik setelah penerapan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri atas 13 peserta didik kelas XI-4 SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui tes membaca teks fiksi yang mengukur aspek tema, alur, penokohan, latar, konflik, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test adalah 70 dengan hanya 23% peserta didik yang mencapai KKM. Setelah diterapkan strategi PQRST, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 82 dengan 76,9% peserta didik melampaui KKM. Peningkatan tampak terutama pada kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik dan memahami alur cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi PQRST efektif digunakan dalam pembelajaran membaca teks fiksi dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik di tingkat SMA.
Analisis Kemampuan Membaca Teknik Mahasiswa melalui Praktik Membaca Dongeng “Mencari Sarang Semut” karya Kak Thifa Lilis Nurlaela; Kirani Putri Indresswari; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2626

Abstract

Membaca teknik merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dikuasai mahasiswa, terutama dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, karena keterampilan ini melibatkan kemampuan melafalkan tulisan dengan memperhatikan aspek suprasegmental seperti pelafalan, intonasi, tekanan, jeda, dan ekspresi. Namun, penelitian mengenai kemampuan membaca teknik mahasiswa, khususnya melalui penggunaan teks dongeng sebagai media latihan, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca teknik mahasiswa tingkat dua melalui pembacaan dongeng “Mencari Sarang Semut”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa rekaman video sepuluh mahasiswa yang membaca dongeng, yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian membaca teknik dengan skala 1–4 pada lima aspek prosodi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca teknik mahasiswa secara umum berada pada kategori baik, dengan capaian tertinggi pada aspek pelafalan, diikuti oleh aspek tekanan dan jeda yang juga menunjukkan konsistensi penggunaan prosodi yang tepat. Aspek intonasi berada pada kategori baik tetapi masih ditemukan ketidaktepatan dalam penyesuaian nada dengan struktur kalimat. Sementara itu, aspek ekspresi menjadi capaian terendah, yang mengindikasikan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menampilkan penghayatan, dinamika suara, dan pemaknaan emosional sesuai karakter dan suasana cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek mekanis membaca teknik lebih mudah dikuasai dibandingkan aspek ekspresif yang memerlukan latihan interpretatif dan dramatik. Secara keseluruhan, penggunaan dongeng terbukti relevan untuk melatih sebagian besar aspek membaca teknik, meskipun pengembangan aspek ekspresi memerlukan strategi pembelajaran tambahan yang lebih terarah.
Analisis Keterbacaan Teks Buku Ajar Bahasa Indonesia SMA Kelas X Kurikulum Merdeka Menggunakan Formulasi Grafik Fry Ai Siti Nurjamilah; Sri Maryani; Shinta Rosiana
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 16 No. 1 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v16i1.27982

Abstract

The readability of textbook texts is a crucial factor in learning effectiveness, particularly within the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes independent learning. This study analyzes the readability level of texts in Indonesian Language textbooks for Senior High School (SMA) Grade X under the Merdeka Curriculum using the Fry Graph Formula. A qualitative descriptive method was applied to 30 sample texts from three different textbooks used in schools across Tasikmalaya Regency, Tasikmalaya City, and Ciamis Regency. The results indicate that only 50% of the texts were appropriate for the Grade X level. Some texts were classified as too easy (suitable for elementary/lower junior high school levels), such as "Bunga Mawar" (The Rose) and "Hikayat Raja Budiman" (The Tale of the Wise King), while others were overly complex (exceeding the senior high school level), such as "Walabi" (Wallaby) and "Agus Salim". This mismatch potentially hinders the development of students' reading literacy, induces boredom or frustration, and contradicts the differentiation principle of the Merdeka Curriculum. Consequently, it is necessary to integrate readability analysis into textbook standardization processes, revise unsuitable texts, provide scaffolding support for complex texts, and enhance teacher capacity in differentiating materials. These recommendations support the improvement of literacy quality in line with the objectives of Merdeka Belajar (Freedom in Learning).
PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI PEMBANGUNAN KAMPUNG DIGITAL BERBASIS LITERASI Welly Nores Kartadireja; Iis Lisnawati; Ai Siti Nurjamilah; Fikri Hakim
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i1.15

Abstract

The "digital village" program is a program promoted by the government to equalize the level of digital literacy in remote villages. The digital village program is expected to optimize village potential in various lines and aspects of life. The village revealed that the main obstacle in establishing a digital village was related to the literacy level of the village community. To be able to optimize all the potential that exists through the digital village program, a well-literate community is needed. This is one of the obstacles with a high level of urgency according to the village. Based on the results of observations, the service team plans to carry out further service in Tawangbanteng Village by taking the main issue, "Development of Village Potential through Building a Digital Village Based on 2 Literacy". The method that will be implemented in this PbM-PKM activity is gradual guidance consisting of the planning stage, namely coordinating with relevant partners, in this case the Head of Tawangbanteng Village, Kec. Sukaratu District. Tasikmalaya and the Head of the Al Hikmah Islamic Boarding School; Identify potential problems with a high level of urgency; Formulate the flow and technical implementation. The implementation stage is the implementation of seminars/workshops related to the relevance of literacy, digitalization and the concept of digital literacy, workshops related to optimizing information technology based on facilities and facilities already owned by the village as well as handing over an inventory of supporting facilities for activities, implementing skills (obtained from seminars and workshops) and optimizing hardware (supporting facilities and equipment) in activities that support the implementation of the "digital village" program. The evaluation phase is carried out together with partners to identify the level of achievement of the activities that have been carried out. Achievement indicators are prepared at the beginning together with reference to the digital village program targets launched by the government as well as the provision of material assistance deemed necessary to be able to resolve all complaints and problems by obtaining information through the implementation of this PbM-PKM.
Co-Authors Adilah Alawiyah Adinda Dewi Lestari Ai Cahyani Ajeng Raya Vidia Alba Nurul Islam Aldhanisa Nursafitri Alfina Fitriani Alif Rizki Kurohman Aliza Maula Amelia Nasywa Dwi Agusta Amelia Nurfitri Annisa Anisa Apriliani Anisa Lutfiah Khairunnisa Assyifa Rahman Assyifa Rahman Astria Ananda Auliya Siti Sundawiati Azmi Naufa Hawari Azmi Naufal Hawari Azzahra Nursamsyiah Danisa Najwa Luthfiyyah De San San Nurhayati Dede Rianty Defi Sri Wulandari Deri Ahmad Raihan Dian Khoerani Dias Sena Hidayat Dimas Hermawan Dwi Rinna Artiani Elfara Zahra Pramono Evi Fatmalasari Fany Haifa Alia Farsya Anisa Salsabila Febri Fauzan Wirasasmita Fikri Hakim Fikri Hakim Fiqri Abdul Muqit Firdaus, Dede Wahyu Fitri Nurrochmah Galih Ahmad Rivaldi Gina Amelia Gina Nindya Fitriani Hana Nurhasanah Hera Ramadani Hesti Nurlinda Hizkia Dwi Prayoga. M Ichsan Fauzi Rachman Ifah Afivah Iis Aisyah Ilham Syahrial Indah Jubaedah Indira Purana Indri Ika Andani Indriani Suharyan Inra Gunawan Intan Adriana Putri Ira Waridah Jelita Maulida Nurhamidah Khopipah Al Filani Kirani Putri Indresswari Lia Mutiara Lilis Nurlaela Lisa Herlina Lisa Herlina Marwatul Kamilah Marwatul Kamilah Medyanna Irmawan Meydita Hidayat Muhamad Alqodri Ali Herdiana Muhamad Bintang Arisandy Muhamad Fauzani Shofyan Muhamad Rizki Nur Amin Muhammad Hanif Hukama Nabila Nahla Sundusi Naisya Athira Zahran Nandang Kurnia Sandi Naura Inaya Zalfa Nazwa Nayla Muflihah Nela Yunita Neng Elis Handayani Neng Sri Wahyuni N.B Nira Aulia Nurohmah Nurohmah Nurul Azizah Pani Aulia Rukmana Putri Resi Ratnasari Rahma Amalia Resha Zakiyatussolihah Resti Nurbiadu Intani Reza Lestari Rifa Fauziah Salma Rifa Nurfaizah Rifky Afriazi Riska Fiolina Riska Hilma Destiana Risma Destriani Risya Mitha Canestry Rita Rismawati Rizka Apriliani Rossiani Aulianti Sabrina Fajriani Nuramali Septiya Putri Utami Sevti Putri Thavany Shafwan Raihan Farras Shinta Rosiana Shofi Al Zahra Shofiyah Shofiyah Shofiyatul Mukromiyah Silfa Milatul Istiqomah Sili Muldiyanti Silmi Aulia Nurul Qolbi Silvi Sri Hildayanti Siti Elinda Nur Pebriantini Siti Hanifah Kartini Agustina Siti Setiawati Sri Maryani Syakira Fauziah Syifa Nurlatifah Tia Angelliani Tiara Vebriyanti Titin Setiartin Ruslan Ulfah Fauziah Vaneta Aulia Nursakha Via Anggita Wafa Arifa Fiqri Wafa Luthfiah Welly Nores K Welly Nores Kartadireja Welly Nores Kartadireja Widia Yuningsih Widyanti Kusuma Wita Adia Amelia Yasmin Tahani Inda Salam Yayu Sopa Ikmali Rijki Yayu Sopa Ikmali Rijki Yulia Awalliyah Yuni Ertinawati Zakkiyah Aini