p-Index From 2021 - 2026
6.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah METABASA Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Humanities and Social Studies Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Pengabdian Siliwangi Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Serta Efektivitas Penerapan Membaca Teknik Pada Teks Berita Dengan Strategi Membaca Nyaring Dede Rianty; Astria Ananda; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas membaca teknis dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa membaca teks berita nyaring. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, peneliti mengamati 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi yang berlatih membaca teks berita menggunakan langkah-langkah membaca teknis. Performa mahasiswa dinilai melalui lima aspek: pelafalan, intonasi, kelancaran, tekanan, dan ekspresi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mencapai kategori “Baik” (64%), diikuti oleh “Sangat Baik” (25%), dan sebagian kecil dalam kategori “Buruk” (11%). Temuan ini menunjukkan bahwa membaca teknis efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca nyaring mahasiswa, meskipun beberapa mahasiswa masih berjuang terutama dengan tekanan dan ekspresi. Secara keseluruhan, membaca teknis dapat berfungsi sebagai strategi yang berguna dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membaca teks berita dengan jelas, akurat, dan komunikatif.
Implementasi Strategi Membaca PQRST dalam Pembelajaran Membaca Teks Fiksi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas S XI SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Danisa Najwa Luthfiyyah; Vaneta Aulia Nursakha; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2589

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami teks, khususnya teks fiksi yang menuntut kemampuan analisis, interpretasi, serta pengenalan unsur intrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi membaca PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, Test) dalam pembelajaran teks fiksi serta mengetahui peningkatan kemampuan membaca peserta didik setelah penerapan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri atas 13 peserta didik kelas XI-4 SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui tes membaca teks fiksi yang mengukur aspek tema, alur, penokohan, latar, konflik, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test adalah 70 dengan hanya 23% peserta didik yang mencapai KKM. Setelah diterapkan strategi PQRST, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 82 dengan 76,9% peserta didik melampaui KKM. Peningkatan tampak terutama pada kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik dan memahami alur cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi PQRST efektif digunakan dalam pembelajaran membaca teks fiksi dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik di tingkat SMA.
Analisis Kemampuan Membaca Teknik Mahasiswa melalui Praktik Membaca Dongeng “Mencari Sarang Semut” karya Kak Thifa Lilis Nurlaela; Kirani Putri Indresswari; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2626

Abstract

Membaca teknik merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dikuasai mahasiswa, terutama dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, karena keterampilan ini melibatkan kemampuan melafalkan tulisan dengan memperhatikan aspek suprasegmental seperti pelafalan, intonasi, tekanan, jeda, dan ekspresi. Namun, penelitian mengenai kemampuan membaca teknik mahasiswa, khususnya melalui penggunaan teks dongeng sebagai media latihan, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca teknik mahasiswa tingkat dua melalui pembacaan dongeng “Mencari Sarang Semut”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa rekaman video sepuluh mahasiswa yang membaca dongeng, yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian membaca teknik dengan skala 1–4 pada lima aspek prosodi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca teknik mahasiswa secara umum berada pada kategori baik, dengan capaian tertinggi pada aspek pelafalan, diikuti oleh aspek tekanan dan jeda yang juga menunjukkan konsistensi penggunaan prosodi yang tepat. Aspek intonasi berada pada kategori baik tetapi masih ditemukan ketidaktepatan dalam penyesuaian nada dengan struktur kalimat. Sementara itu, aspek ekspresi menjadi capaian terendah, yang mengindikasikan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menampilkan penghayatan, dinamika suara, dan pemaknaan emosional sesuai karakter dan suasana cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek mekanis membaca teknik lebih mudah dikuasai dibandingkan aspek ekspresif yang memerlukan latihan interpretatif dan dramatik. Secara keseluruhan, penggunaan dongeng terbukti relevan untuk melatih sebagian besar aspek membaca teknik, meskipun pengembangan aspek ekspresi memerlukan strategi pembelajaran tambahan yang lebih terarah.
Analisis Keterbacaan Teks Buku Ajar Bahasa Indonesia SMA Kelas X Kurikulum Merdeka Menggunakan Formulasi Grafik Fry Ai Siti Nurjamilah; Sri Maryani; Shinta Rosiana
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 16 No. 1 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v16i1.27982

Abstract

The readability of textbook texts is a crucial factor in learning effectiveness, particularly within the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes independent learning. This study analyzes the readability level of texts in Indonesian Language textbooks for Senior High School (SMA) Grade X under the Merdeka Curriculum using the Fry Graph Formula. A qualitative descriptive method was applied to 30 sample texts from three different textbooks used in schools across Tasikmalaya Regency, Tasikmalaya City, and Ciamis Regency. The results indicate that only 50% of the texts were appropriate for the Grade X level. Some texts were classified as too easy (suitable for elementary/lower junior high school levels), such as "Bunga Mawar" (The Rose) and "Hikayat Raja Budiman" (The Tale of the Wise King), while others were overly complex (exceeding the senior high school level), such as "Walabi" (Wallaby) and "Agus Salim". This mismatch potentially hinders the development of students' reading literacy, induces boredom or frustration, and contradicts the differentiation principle of the Merdeka Curriculum. Consequently, it is necessary to integrate readability analysis into textbook standardization processes, revise unsuitable texts, provide scaffolding support for complex texts, and enhance teacher capacity in differentiating materials. These recommendations support the improvement of literacy quality in line with the objectives of Merdeka Belajar (Freedom in Learning).
PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI PEMBANGUNAN KAMPUNG DIGITAL BERBASIS LITERASI Welly Nores Kartadireja; Iis Lisnawati; Ai Siti Nurjamilah; Fikri Hakim
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i1.15

Abstract

The "digital village" program is a program promoted by the government to equalize the level of digital literacy in remote villages. The digital village program is expected to optimize village potential in various lines and aspects of life. The village revealed that the main obstacle in establishing a digital village was related to the literacy level of the village community. To be able to optimize all the potential that exists through the digital village program, a well-literate community is needed. This is one of the obstacles with a high level of urgency according to the village. Based on the results of observations, the service team plans to carry out further service in Tawangbanteng Village by taking the main issue, "Development of Village Potential through Building a Digital Village Based on 2 Literacy". The method that will be implemented in this PbM-PKM activity is gradual guidance consisting of the planning stage, namely coordinating with relevant partners, in this case the Head of Tawangbanteng Village, Kec. Sukaratu District. Tasikmalaya and the Head of the Al Hikmah Islamic Boarding School; Identify potential problems with a high level of urgency; Formulate the flow and technical implementation. The implementation stage is the implementation of seminars/workshops related to the relevance of literacy, digitalization and the concept of digital literacy, workshops related to optimizing information technology based on facilities and facilities already owned by the village as well as handing over an inventory of supporting facilities for activities, implementing skills (obtained from seminars and workshops) and optimizing hardware (supporting facilities and equipment) in activities that support the implementation of the "digital village" program. The evaluation phase is carried out together with partners to identify the level of achievement of the activities that have been carried out. Achievement indicators are prepared at the beginning together with reference to the digital village program targets launched by the government as well as the provision of material assistance deemed necessary to be able to resolve all complaints and problems by obtaining information through the implementation of this PbM-PKM.
KESALAHAN MORFOLOGIS PADA KANAL YOUTUBE GAMING SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Sri Maryani; Fikri Hakim; Ai Siti Nurjamilah; Iis Lisnawati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fthqy725

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya platform YouTube Gaming, telah membawa perubahan signifikan dalam industri hiburan dan komunikasi. Namun, penggunaan bahasa yang tidak formal dan tidak baku dalam konten gaming menjadi fenomena yang mengkhawatirkan, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan morfologis pada kanal YouTube Gaming dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari 31 kanal YouTube Gaming dan 61 konten video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan morfologis dominan terjadi dalam bentuk afiksasi (prefiks, sufiks, dan konfiks), reduplikasi, serta penggunaan kata dasar yang tidak baku. Kesalahan-kesalahan ini mencerminkan dominasi bahasa informal dan tidak baku dalam konten gaming, yang dipengaruhi oleh kecepatan komunikasi, gaya bahasa santai, dan kebiasaan kreator konten. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan morfologis berpotensi berdampak negatif pada pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Namun, konten YouTube Gaming juga memiliki potensi sebagai media pembelajaran bahasa yang interaktif jika digunakan dengan tepat. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dalam konten gaming, serta pemanfaatan konten tersebut sebagai media pembelajaran yang inovatif.
KESALAHAN BERBAHASA BERDASARKAN KATEGORI LINGUISTIK PADA ARTIKEL OPINI “PERMASALAHAN PENDIDIKAN DI INDONESIA” DALAM KOMPASIANA.COM Sri Raini; Nurul Camilah; Tiara Meidiani Putri; Ai Siti Nurjamilah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.22053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasan berdasarkan kategori linguistik pada artikel opini berjudul “Permasalahan Pendidikan di Indonesia” karya Dela Revi Nopi Saputri yang dipublikasikan dalam platform Kompasiana.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik analisis kesalahan berbahasa (error analysis). Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa dalam artikel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menjelaskan, dan mengevaluasi kesalahan berdasarkan empat kategori linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 kalimat yang terdapat dalam 7 paragraf artikel, ditemukan 40 kesalahan berbahasa yang terdiri dari kesalahan fonologi sebanyak 3 kesalahan (7,5%), kesalahan morfologi sebanyak 5 kesalahan (12,5%), kesalahan sintaksis sebanyak 20 kesalahan (50%), dan kesalahan semantik sebanyak 12 kesalahan (30%). Kesalahan sintaksis mendominasi karena penulis mengalami kesulitan dalam menyusun struktur kalimat yang gramatikal, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, yang meliputi ketidaktepatan stuktur kalimat, ketidakefektifan penyusunan unsur kalimat, dan kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan semantik yang menempati urutan kedua mencakup pleonasme, ketidaktepatan diksi, dan penggunaan kolokasi yang tidak lazim. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi kebahasaan, khususnya pada aspek sintaksis dan semantik dalam penulisan artikel ilmiah populer di platform digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia dan menjadi rujukan bagi penulis untuk lebih cermat dalam menggunakan bahasa yang baku dan efektif.
Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Linguistik pada Cuplikan ada Podcast Arafah Rianti, Halda dan Derbi Romero Rifky Afriazi; Via Anggita; Adilah Alawiyah; Ai Siti Nurjamilah
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i4.4568

Abstract

This study focuses on the analysis of language errors at the linguistic level. It employs a descriptive method to depict an existing and ongoing phenomenon to address the research problem. The process includes a literature review of several journal articles and other sources relevant to the analysis of language errors. Additionally, a video from the TikTok account Pegele, specifically a short video from the ADA Podcast, was used as the analysis material. The video analyzed at the linguistic level was transcribed into written form to facilitate the research process. The short video from the TikTok account Pegele was used as analysis material based on the subtitle textlines included in the video. The study identified several language errors at the linguistic level, including phoneme addition, phoneme reduction, phoneme substitution, affix addition, affix reduction, and affix substitution. These language errors can be attributed to several factors, such as the influence of the mother tongue, limited proficiency in Indonesian, and a lack of formal language instruction. Efforts to reduce linguistic errors in the speech acts performed by Arafah Rianti, Halda, and Derbi Romero in the ADA Podcast program include studying Indonesian sentence structures, expanding vocabulary, and practicing speaking more frequently.
Analisis Kesalahan Ejaan Dalam Karangan Teks Inspiratif Kelas IX SMP Negeri 7 Tasikmalaya Dian Khoerani; Yasmin Tahani Inda Salam; Nurohmah Nurohmah; Ai Siti Nurjamilah
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i4.4592

Abstract

Mistakes in writing during learning have become common, especially for students who do not fully understand writing. Inspirational texts are texts that can inspire readers through the author's writing, whether through imagination or facts that occur in real life, containing inspiring content. The purpose of this analysis is to improve the writing structure of texts produced by ninth-grade students, who often write without paying attention to proper writing conventions. The research method used in this study is descriptive-analytical. The sampling method used is a single inspirational text created by a student as the research material. The results obtained from the research and analysis of these spelling errors include 12 categories, but there are still some identical words that were not included because they have already been categorized.
Co-Authors Adilah Alawiyah Adinda Dewi Lestari Ai Cahyani Ajeng Raya Vidia Alba Nurul Islam Aldhanisa Nursafitri Alfina Fitriani Alif Rizki Kurohman Aliza Maula Amelia Nasywa Dwi Agusta Amelia Nurfitri Annisa Anisa Apriliani Anisa Lutfiah Khairunnisa Assyifa Rahman Assyifa Rahman Astria Ananda Auliya Siti Sundawiati Azmi Naufa Hawari Azmi Naufal Hawari Azzahra Nursamsyiah Danisa Najwa Luthfiyyah De San San Nurhayati Dede Rianty Defi Sri Wulandari Deri Ahmad Raihan Dian Khoerani Dias Sena Hidayat Dimas Hermawan Dwi Rinna Artiani Elfara Zahra Pramono Evi Fatmalasari Fany Haifa Alia Farsya Anisa Salsabila Febri Fauzan Wirasasmita Fikri Hakim Fikri Hakim Fiqri Abdul Muqit Firdaus, Dede Wahyu Fitri Nurrochmah Galih Ahmad Rivaldi Gina Amelia Gina Nindya Fitriani Hana Nurhasanah Hera Ramadani Hesti Nurlinda Hizkia Dwi Prayoga. M Ichsan Fauzi Rachman Ifah Afivah Iis Aisyah Ilham Syahrial Indah Jubaedah Indira Purana Indri Ika Andani Indriani Suharyan Inra Gunawan Intan Adriana Putri Ira Waridah Jelita Maulida Nurhamidah Khopipah Al Filani Kirani Putri Indresswari Lia Mutiara Lilis Nurlaela Lisa Herlina Lisa Herlina Marwatul Kamilah Marwatul Kamilah Medyanna Irmawan Meydita Hidayat Muhamad Alqodri Ali Herdiana Muhamad Bintang Arisandy Muhamad Fauzani Shofyan Muhamad Rizki Nur Amin Muhammad Hanif Hukama Nabila Nahla Sundusi Naisya Athira Zahran Nandang Kurnia Sandi Naura Inaya Zalfa Nazwa Nayla Muflihah Nela Yunita Neng Elis Handayani Neng Sri Wahyuni N.B Nira Aulia Nurohmah Nurohmah Nurul Azizah Nurul Camilah Pani Aulia Rukmana Putri Resi Ratnasari Rahma Amalia Resha Zakiyatussolihah Resti Nurbiadu Intani Reza Lestari Rifa Fauziah Salma Rifa Nurfaizah Rifky Afriazi Riska Fiolina Riska Hilma Destiana Risma Destriani Risya Mitha Canestry Rita Rismawati Rizka Apriliani Rossiani Aulianti Sabrina Fajriani Nuramali Septiya Putri Utami Sevti Putri Thavany Shafwan Raihan Farras Shinta Rosiana Shofi Al Zahra Shofiyah Shofiyah Shofiyatul Mukromiyah Silfa Milatul Istiqomah Sili Muldiyanti Silmi Aulia Nurul Qolbi Silvi Sri Hildayanti Siti Elinda Nur Pebriantini Siti Hanifah Kartini Agustina Siti Setiawati Sri Maryani Sri Maryani Sri Raini Syakira Fauziah Syifa Nurlatifah Tia Angelliani Tiara Meidiani Putri Tiara Vebriyanti Titin Setiartin Ruslan Ulfah Fauziah Vaneta Aulia Nursakha Via Anggita Wafa Arifa Fiqri Wafa Luthfiah Welly Nores K Welly Nores Kartadireja Welly Nores Kartadireja Widia Yuningsih Widyanti Kusuma Wita Adia Amelia Yasmin Tahani Inda Salam Yayu Sopa Ikmali Rijki Yayu Sopa Ikmali Rijki Yulia Awalliyah Yuni Ertinawati Zakkiyah Aini