Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 091281 Batu 4. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan dengan 57,7% siswa belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretes-Postes Design. Sampel terdiri dari seluruh kelas IV yang berjumlah 26 siswa (total sampling). Instrumen yang digunakan adalah tes uraian keimampuan beirpikir kritis siswa yang mencakup lima aspek: penjelasan dasar, penjelasan lanjutan, strategi dan taktik, serta menarik kesimpulan. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Paired Samples T-Test melalui SPSS Statistik 24. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 61 (pretest) menjadi 89,5 (posttest), peningkatan sebesar 28,5 poin. Uji Paired Samples T-Test menghasilkan = 27,112 > = 1,708 dengan Sig. = 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kebaruan – Penelitian ini membuktikan bahwa media puzzle terbukti secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD N 091281 batu 4, memberikan bukti empiris bagi pengembangan media pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi guru sekolah dasar, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan yang mencari media pembelajaran berbasis bukti, berbiaya rendah, dan efektif untuk pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan desimal.