Claim Missing Document
Check
Articles

PRESTASI ATLET PENGPROV TAEKWONDO ACEH PADA KEJURNAS DALAM KURUN WAKTU 2016-2020 Varassatia Varassatia; Razali Razali; Amanda Syukriadi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi merupakan hasil yang dicapai oleh seseorang dalam melakukan suatu kegiatan. Olahraga prestasi dapat didapatkan dengan persiapan yang matang agar tercapai akhir yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan prestasi atlet Pengprov taekowondo Aceh ditingkat Nasional dalam kurun waktu 2016-2020. Penelitian ini menggunakkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dengan rincian sebagai berikut: Pengurus Provinsi taekwondo Aceh, pelatih taekwondo Aceh, atlet taekwondo Aceh dan juga pakar olahraga Aceh. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah: (1) pengumpulan data,  (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, dimana menurut Pengurus Provinsi Taekwondo Aceh, perekrutan baik segi atlet dan pelatih sudah dilaksanakan sebaik-baiknya, yang akan bergabung dalam persiapan PON 2021. Prestasi yang menurun dikarenakan persyaratan dan kemampuan atlet serta pelatih yang belum konsisten. Sedangkan menurut pelatih sendiri hal penyebab turunnya prestasi dalam tahun 2016-2020 yakni kurangnya pola pembinaan atlet dan regulasi pertandingan, baik dari sistem maupun sarana prasarana pertandingan. Sehingga Atlet taekwondo Aceh sedikit kekurangan pada kekuatan mental dalam bertanding, tidak seperti atlet luar yang kerap melaksanakan uji tanding baik try out dan try in. Tim juga kekurangan alat bertanding seperti PSS atau sensor, maka sangat merasa asing ketika menghadapi alat-alat tersebut di arena pertandingan. Maka menurut Pakar Olahraga Aceh Upaya dalam mengembangkan prestasi taekwondo Aceh dengan mengibarkan kemenangan di PON 2021, Upaya selanjutnya dengan memperbaiki sistem dari organisasi pencari bibit atlet selanjutnya, pelatih juga akan sangat berperan besar dalam memberikan pembinaan terhadap para atlet, juga pemberian penghargaan terhadap atlet-atlet yang berprestasi.Kata Kunci: Prestasi, Atlet, Pengprov, Taekwondo, Kejurnas.
KINERJA GURU PJOK DALAM MEGAJAR DI SMA NEGERI 2 UNGGUL ALI HASJMY ACEH BESAR Muhammad Haikal; Razali Razali; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan pendidikan yang menggunakan jasmani sebagai titik pangkal mendidik anak dan anak di pandang  sebagai suatu kesatuan jiwa raga. Tujuan pendidikan jasmani disekolah adalah identik dengan tujuan pendidikan dimana pendidikan jasmani yang menuju kepada keselarasan antara tumbuhnya badan dengan perkembangan jiwa yang merupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia seutuhnya menjadi bangsa yang kuat. Menjadi guru pendidikan jasmani yang profesional tidak semudah yang dibayangkan banyak orang, masyarakat menganggap guru pendidikan jasmani hanya bermodal peluit dan bola di sekolah. Bahkan sebaliknya, untuk menjadi guru pendidikan jasmani yang profesional lebih sulit dibandingkan dengan menjadi menjadi guru mata pelajaran lain. Kinerja guru sangat berpengaruh terhadap prestasi-prestasi yang didapatkan oleh peserta didik. Terutama guru PJOK karena guru PJOK sangat berperan penting dalam membina peserta didik untuk mendapatkan prestasi-prestasi baik dalm bidang minat bakat maupun akademik Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui seberapa besar kinerja guru PJOK dalam mengajar di SMA Negeri 2 Unggul Ali Hasjmy. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Unggul Ali Hasjmy Aceh Besar yang berjumlah 55 orang, adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel yamg dilakukan peneliti adalah purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan total sampling nilai presentase. Untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti menyebarkan angket yang berisikan pernyataan-pernyataan. Data penelitian diolah dengan menggunakan perhitungan presentase. Berdasarkan hasil penelitian Kinerja Guru PJOK Dalam Mengajar didapat sebanyak 92 % berada pada kategori tinggi dan 7 % berada pada kategori Sedang. Hal ini menunjukkan bahwa Kinerja Guru PJOK Dalam Mengajar di SMA Negeri 2 Unggul Ali Hasjmy Aceh Besar Tergolong Baik.Kata Kunci: Kinerja, Guru, PJOK, Mengajar 
KEBIJAKAN KONI KABUPATEN BENER MERIAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI ATLET Krisna Aldieo; Razali Razali; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KONI mempunyai tujuan mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan, membangun watak, mengangkat harkat dan martabat kehormatan bangsa dalam rangka ikut serta mempererat, membina persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkokoh ketahanan nasional. Demikian halnya dengan KONI Kabupaten Bener Meriah memiliki target menjadikan KONI sebagai organiasasi yang independen dan profesional, untuk membangun prestasi olahraga di daerah Kabupaten Bener Meriah dengan melakukan berbagai kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan KONI Kabupaten Bener Meriah dalam meningkatkan prestasi atlet. Penelitian ini menggunakan kualitatif, dengan jenis pendekatan deskrptif. Subjek penelitian ini sebanyak 7 orang terdiri dari pengurus KONI, pelatih dan atlet. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa KONI Bener Meriah melakukan prinsip manajemen organisasi yang baik dengan membentuk struktur organisasi, tersusun dan terencananya program kerja dari 2019-2023. Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dengan baik dan melakukan koordinasi dengan Induk Organisasi cabang olahraga. KONI Bener Meriah melakukan pembinaan dalam persiapan kejuaraan, yaitu: membentuk TIM Khusus dengan mengadakan pemusatan latihan (Training Center), monitoring dan evaluasi pada setiap cabang olahraga.Kata Kunci: Kebijakan KONI, Prestasi, Atlet.
MOTIVASI LATIHAN ATLET UKM MUAY THAI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Rahmad Aulia; Razali Razali; Amiruddin Amiruddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas fungsional fisik dan atau prestasi semaksimal mungkin. Olahraga beladiri muay thai yang berasal dari Thailand mulai terbentuk ke dalam UKM Universitas Syiah Kuala pada tahun 2016. UKM bertujuan untuk membina dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa untuk memperoleh prestasi.  Banyak faktor-faktor yang mendukung pencapain prestasi seorang atlet antara lain yaitu kondisi fisik, kebugaran jasmani, teknik, sarana prasarana dan kejiwaan atau psikologis khususnya motivasi atlet dalam mengikuti latihan bela diri muay thai. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan suatu proses pencapaian sebuah prestasi dalam diri individu untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan tertentu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi latihan atlet UKM muay thai Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendakatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan atlet UKM muay thai Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 60 orang. Selanjutnya sampel diambil secara purposive sampling, yaitu anngota UKM muay thai yang aktif latihan berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert. Selanjutnya, data diolah dengan menggunakan skala jenjang dengan menghitung rata-rata, dan persentase. Hasil analisi data dapat disimpulkan bahwa rata-rata  tingkat motivasi atlet UKM muay thai Universitas Syiah Kuala sebesar 138,461 berada pada kategori sedang, dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 15 responden berada pada kategori sedang dengan tingkai persentase 58%, dan (2) sebanyak 11 responden berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase 42%. Kata Kunci: Motivasi, Latihan.
EVALUASI KONDISI FISIK ATLET BULUTANGKIS PB PASHA JAYA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2021 Arief Maulana; Syamsulrizal Syamsulrizal; Razali Razali
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan bulu tangkis tidak terlepas dari sepuluh komponen kondisi fisik. Misalnya daya tahan yang dibutuhkan ketika melakukan really panjang, kekuatan otot tungkai dan lengan pada setiap teknik gerakan, daya ledak yang digunakan ketika melakukan pukulan smash. Untuk meningkatkan kondisi fisik pelatih memberikan latihan yang di dalamnya terdapat beberapa aspek yang berhubungan dengan kondisi fisik yang terdiri dari latihan kekuatan, kelentukan, kecepatan, kelincahan dan daya tahan. Prestasi yang dicapai oleh setiap atlet PB Pasha Jaya tidak terlepas dari program-program latihan yang dilakukan dan diberikan oleh pelatih. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kondisi fisik atlet bulu tangkis PB Pasha Jaya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendakatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling 13 orang atlet. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) mengukur daya tahan jantung paru (lari 12 menit) , (2) mengukur daya tahan otot lengan (push up), (3) mengukur  kekuatan otot lengan (hand dynamometer), (4) mengukur daya ledak otot tungkai (vertical jump), (5) mengukur daya ledak otot lengan dan bahu (medicine ball push) , (6) mengkur komponen kecepatan (lari 50 meter) dan (7) mengukur komponen kelentukan (flexion of trunk). Hasil analisis data diperoleh bahwa: (1) Daya tahan jantung paru (lari 12 menit) berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 62% dengan  nilai rata-rata 2,22 km, (2) Daya tahan otot lengan (push up) berada pada kategori sempurna dengan persentase sebesar 54% , nilai rata-rata 29,92, (3) Kekuatan otot lengan (hand dynamometer) berada pada kategori kurang dengan persentase 46%, nilai rata-rata yaitu 28,69 kg  (4) Daya ledak otot tungkai (vertical jump) berada pada kategori baik dengan persentase 46%, nilai rata-rata yaitu 45,07 cm, (5) Daya ledak otot lengan dan bahu (medicine ball push) berada pada kategori baik dengan persentase 46%, nilai rata-rata yaitu 4,72 meter,  (6) Kecepatan (lari 50 meter) berada pada kategori baik sekali dengan persentase 77%, nilai rata-rata yaitu 6,19 detik, dan (7) Kelentukan (flexion of trunk ) berada pada kategori baik dengan persentase 46% dengan nilai rata-rata yaitu 12,23 cm. Dapat disimpulkan bahwa pada tujuh item tes kondisi fisik atlet PB Pasha jaya yang mempunyai persentase lebih tinggi, dengan kategori sempurna berada pada satu item tes yaitu tes push up, dengan kategori baik sekali berada pada satu item tes yaitu tes lari 50 meter, dengan kategori baik berada pada empat item tes yaitu, tes lari, vertical jump, medicin ball push dan flexio of trunk, dengan kategori kurang berada pada satu item tes yaitu tes hand dynamometer. Kata Kunci: Kondisi Fisik, Atlet, Bulu Tangkis.
GROWTH RESPONSES OF OIL PALM (Elais gueneensis Jacg) SEEDS IN PRE-NURSERY ON DIFFERENT CLANTING MEDIA AND PROVISION OF POSTHOPIC FERTILIZER Tommy Suranta Ginting; Razali Razali; Octanina Sari Sijabat; Yunida Berliana
Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 5 No 2 (2022): Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Prodi. Agroteknologi dan Perkebunan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/agri.v5i2.547

Abstract

Introduction: This study aims to determine the effect of different planting media and phosphoric fertilizer application on the growth of oil palm seedlings (Elais guineensis, Jacg) in early nurseries. The short-term goal of this research is to know that phosphate fertilizer can affect the growth of oil palm seedlings. Materials and Methods: This research was carried out in Prestasi District, Langkat Regency, North Sumatra from January to April 2022. The method used in this study was a Factorial Randomized Block Design (RBD). It consists of two factors, namely: The first factor which consists of two treatments namely, M1: Top Soil, and Manure (1: 1), M2: Top Soil, and Sand (1: 1). The Second Factor consists of 3 factors namely, F = 0 CONTROL (without treatment), F1 = 3 grams/liter of water, F2 = 5 grams/liter of water. Variables observed were Plant Height, Stem Diameter, Number of Leaves, Leaf Area. Results The treatment of phosphate fertilizer application had no significant effect on plant height, stem diameter, number of leaves, and leaf area. The interaction of growing media and application of phosphate fertilizer had no significant effect on plant height, stem diameter, number of leaves, and leaf area. In general, the M1F1 interaction treatment (Top Soil: Manure and 3 grams of Phosphate) produced the highest values ​​for plant height, number of leaves, and leaf area.
5. Analysis of thigh Death Chicken by Shear Values and Impedance Approach Razali Razali; Denny Widaya Lukman
The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Vol 1, No 2 (2016): Vol. 1 (2) November 2016
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.698 KB) | DOI: 10.21157/ijtvbr.v1i2.6687

Abstract

Experiments were conducted to determine whether thigh meat from death chicken can be identified through Warner-Bratzler (WB) shear value and using the impedance value.  Thirty of thigh meat (Biceps femoris) were obtained from commercial slaughtering house classified into three groups namely halal slaughtered healthy chicken (AHS), slaughtered death chicken (AMS), and slaughtered stressed chicken (ALS).  Biceps femoris muscles were used to microscopic procedures and to assess WB score values and impedance values. This study showed that shear values of AMS thigh meat were lower than AHS and ALS after 5 and 9 h PM. This study indicated that the impedance value of AMS were significantly lower (P0.05) than AHS and ALS, it can be used to distinguish between halal thigh and the thigh meat from slaughtered death chicken.
Economic Loss from Nematodiasis in Local Goat Farmings around the Region of Animal Primary Health Care of Batee Roo, Aceh Jaya Regency Murhaban Murhaban; Teuku Reza Ferasyi; Muhammad Hambal; Yudha Fahrimal; Razali Razali
The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Vol 2, No 2 (2017): Vol. 2 (2) November 2017
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.316 KB) | DOI: 10.21157/ijtvbr.v2i2.9501

Abstract

This study aims to dicover the economic loss caused by nematodiasis in local goat farmings around the animal primary health care (Puskeswan) in Batee Roo, Aceh Jaya. In this study, as many as 84 goats positive of nematodiasis were used as samples for cross-sectional approach. Nematodiasis goats were confirmed from clinical symptoms and fecal examination using centrifugation method. Economic loss was determined by measuring body weight of all the goats. The results showed that the goats in the local farms had more than 70% prevalence rate of nematodiasis, which caused economic loss around Rp. 34.300,-/male goat, and Rp.9.310,-/ female goat. Based on the goats population in Batee Roo in 2014, total economic loss from nematodiasis for male goats reached Rp. 19.012.000,- per year, and for female it was Rp. 9.012.000,- per year. From this data, it can be concluded that the economic loss from nematodiasis in male and female goats around Puskeswan Batee Roo, Aceh Jaya per year could reach Rp. 20.000.000.
Prevalence of Gastrointestinal Nematoda in Cattle In Pintu Rime Gayo Highland of Bener Meriah Regency Zulfikar Zulfikar; Hambal Hambal; Razali Razali
The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Vol 2, No 1 (2017): Vol. 2 (1) May 2017
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.896 KB) | DOI: 10.21157/ijtvbr.v2i1.8638

Abstract

This study was carried out to assess the prevalence of gastrointestinal nematode in cattle in the Pintu Rime Gayo, a highland sub district of Bener Meriah Regency, Aceh according to age and sex. Stool samples were collected from 150 cattle aged 0-6, 7-12 and 12 months old. Examination was performed by using a centrifuge. Samples tested positive when found gastrointestinal nematode parasite eggs. The data obtained were analyzed with Chi-Square. The results showed that the prevalence of gastrointestinal nematode in cattle aged 0-7 months (32%) was significantly higher (p0.05) than that in cattle aged 7-12 months (22%) and 12 months (12%). The parasite was markedly more prevalent (p0.05) in female cattle (23.9%) than that in male cattle (15.2%). In conclusion, susceptibility of cattle in the Pintu Rime Gayo highland to gastrointestinal nematode infection was influenced by both age and sex.
3. Effects of Administration of Combination of Palm Kernel Meal, Katuk Leaf and Betel Nut Powder on Sensory Value of Meat In The Goat Teuku Reza Ferasyi; Hamdani Hamdani; Razali Razali; Yudha Fahrimal; Teuku Shaddiq Rosa
The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Vol 1, No 2 (2016): Vol. 1 (2) November 2016
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.387 KB) | DOI: 10.21157/ijtvbr.v1i2.6685

Abstract

In goats, we tested the sensory value of meat in the goat after oral treatment with palm kernel meal (PK), katuk leaf powder (KL) and betel nut powder (BN), separately and in combination. This study were used 8 Boerka goats that allocated among four groups of 2: the Control group was given distilled water; PK only was given to Group P1; a combination of all three was administered to Group PK-KL-BN, and a combination of KL and BN was administered to Group KL-BN. All treatments were administered orally for 35 consecutive days. animals were weighed before treatment (Day 0) and on Day 40 (5 days after the end of treatment). On day of 40, the animals were slaughtered using halal standard. Then, sample of meat was taken from bicep femoris of right leg of each animals for sensory evaluation, which comprised of tenderness, colour, aroma, taste, and juiciness. A number of 30 panelist were involved in the evaluation. The results showed that the meat were tender in the group of PK-KL-BN and KL-BN (the hedonic scale of 2, tender). Then, for the other parameters were not different between groups. In conclusion, the administration of combination of palm kernel meal, katuk leaf powder and betel nut powder, can improve the tendernes of meat in goats.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah Hamzah Achmad Noerkhaerin Putra Ade widya yunanda ainun naim Akmal Safrijal Al Azhar Alfian Rinaldy Ali Abubakar Amanda Syukriadi Aminuyati Amiruddin . Ampuni Murnihati Hia Anna Farida Arief Maulana Armia Armia Bagus Fitra Azmi bobby frimsya namohaji Budianto Panjaitan Cut Dahlia Iskandar Cut Nila Thasmi Damayanti, Elok Darmawi Darmawi Dedi Kurniawan dedi kurniawan Della Miranti Denny Widaya Lukman Dermiansyah Dermiansyah Desi Ramadhani Dian Masyitha Elida yanti Erina Erina Erman Erman Fachrurrazi Fachrurrazi Fadli A Gani Fahmi Ichwansyah Faisal Faisal Fakhrurrazi Fakhrurrazi Feri Hardiansah Manihuruk Fitri Febriani Fitri Wulan Sari Fuji Nuhraini Ginta Riady Guntur Ompusunggu Hambal Hambal Hamdani . Hamdani Budiman Hanisah Hanisah Hardy Guchi Hartati Masyhuri Hasanuddin Hasanuddin Hasby Agung Prabowo Siregar Ifwandi Ifwandi Ikhsan Ikhsan Ikwan Jamil Ilmi Rinaldi Ismail Ismail Israwati Israwati Jufrizal Jufrizal Karimuddin Karimuddin Karmila Yati Khalilullah Khalilullah Koko Tampubolon Krisna Aldieo Laksono Trisnantoro laras berlian xarolin lismawati lismawati M Daud AK M Niza Ariq Irvanda Maimun Nusufi Masri Masri Mirza Yusa Misbahuddin Misbahuddin Miskalena Miskalena Muhammad Alvin Muhammad Haikal Muhammad Hambal Muhammad Hambal Muhammad Jafar Muhammad Jalaluddin Muhammad Riski Kurniawan Muhammad Willy Munifatul Zahara Munizar Munizar Murhaban Murhaban Muslim Akmal Mustafa Sabri Muttaqien Muttaqien Myra Akbari Nadhira, Ahmad Nazarul Mahfut Nurhayati Nurhayati NURLIANA NURLIANA Nursyafriani Gusna Nasution Nuzuli Nuzuli Nyak Amir Octa ninasari Sijabat Octanina Sari Sijabat Putra, Irwan Agusnu Rahmad Aulia Rahmad Dana Achar Harahap Rastina Rastina Rezki Fauzi Ria Apriani Rinidar Rinidar Rizka Novidar Rizki Nanda Saputra Rosmaidar Rosmaidar Rostina Taib Roy Tigana Putra Rusli Rusli Rusmadi Rusmadi Safruddin Safruddin Saiful Suryadi Salma Fajri Deswitta Sa’adiah Sa’adiah Sri Wahyuni Sugito Sugito Sugito Sugito Suheris Penara Sukardi Putra Sulasmi Sulasmi Syahri Ramadhana Syahrial Adi Fajar Syamsulrizal Syamsulrizal Syehaffer Wahyudi Affandi t fadrial karmil T Reza Ferasyi T Zahrial Helmi T. Armansyah TR T. Reza Ferasyi tati maulidya Taufikah Rahmah Tengku Boumedine Hamid Zulkifli Teuku Reza Ferasyi Teuku Reza Ferasyi Teuku Shaddiq Rosa tommy Suranta Ginting Trio Handika Umi Agus Fitriani Varassatia Varassatia Yeni Marlina Yudha Fahrimal Yundari, Yundari Yunida Berliana Yusmadita Wulandari Zakiah Heryawati Manaf Zuhrawati Zuhrawati Zulfikar Zulfikar Zuraida Zuraida