Claim Missing Document
Check
Articles

Kesulitan Membaca Permula Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Suhud, Aris; puspita, yenda
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.587

Abstract

Keterampilan membaca permulaan mempunyai peran penting dan landasan awal dalam keterampilan berbahasa, memahami semua pelajaran, serta kemampuan menyampaikan informasi (bentuk tulisan dan lisan) khusunya untuk siswa kelas rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas rendah serta strategi yang diterapkan guru untuk mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam membaca permulaan yaitu kesulitan mengenali huruf, menghilangkan atau mengganti huruf, kesulitan membaca setiap kata, kesulitan membedakan huruf vokal dan konsonan, kesulitan menggabungkan huruf dan suku kata menjadi kata, belum memperhatikan tanda baca. Faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yaitu kurangnya minat belajar membaca, rendahnya motivasi siswa pada saat proses membaca, kesulitan untuk dapat menyampaikan pendapat dalam bentuk lisan atau tulisan, dan menganggap proses membaca merupakan sesuatu yang sulit dilakukan
Penerapan Pembelajaran Metode Eksperimen dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Puspita, Yenda
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 3 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v3i3.80

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan Di TK Hafizah Kids Pekanbaru, Perumusan masalah adalah Apakah terdapat peningkatan kemampuan kognitif dalam penerapan pembelajaran metode eksperimen anak usia 5-6 tahun di TK Hafizah Kids Kecamatan Tampan?Tujuan penelitian Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan kognitif anak dalam penerapan pembelajaran metode eksperimen pada anak usia 5-6 tahun di TK Hafizah Kids Kecamatan Tampan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Hasil penelitian yang dilakukan, maka kesimpulan penelitian ini adalah Kemampuan Kognitif Anak usia 5 — 6 tahun pada data awal diperoleh skor 112 dengan persentase 35.0%, pada siklus I pertemuan 1 diperoleh skor 126 atau sebesar 39.4%. pada siklus I pertemuan 2 diperoleh skor 146 atau sebesar 45.6% dan pada siklus II pertemuan 1 diperoleh skor 159 atau sebesar 49.7% kemudian pada siklus II pertemuan 2 diperoleh skor 218 atau sebesar 68.1% dari seluruh jumlah anak
Penguatan Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Implementasi Kurikulum Paud Berbasis Karakter Puspita, Yenda; Ismawati, Dwi; Fauziddin, Moh
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/er2fj841

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Implementasi kurikulum PAUD berbasis karakter membutuhkan sinergi antara guru dan orang tua agar nilai-nilai moral, sosial, dan emosional dapat tertanam secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran guru dan orang tua dalam penerapan kurikulum berbasis karakter di lembaga PAUD. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan guru serta orang tua secara aktif. Pelatihan diberikan dalam bentuk seminar dan lokakarya mengenai strategi pengajaran berbasis karakter, sementara pendampingan dilakukan melalui diskusi dan praktik langsung di lingkungan sekolah dan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, pemahaman guru dan orang tua mengenai kurikulum berbasis karakter meningkat secara signifikan. Guru lebih mampu merancang dan menerapkan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai karakter, sedangkan orang tua lebih aktif dalam mendukung pembelajaran karakter di rumah. Sinergi yang terjalin antara guru dan orang tua berdampak positif terhadap perkembangan karakter anak, terutama dalam aspek disiplin, tanggung jawab, serta sikap sosial.
Peran Orang Tua dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Usia Dini di Tengah Perkembangan Teknologi Yenda Puspita; Fitriana
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2025): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v3i2.191

Abstract

The advancement of digital technology has had a significant impact on various aspects of life, including the mental health of early childhood. This study aims to analyze the role of parents in maintaining the mental health of children aged 4–6 years amidst the development of digital technology. Using a qualitative approach with a case study method, this study involved 10 parents from AR-Rehan Kindergarten, Pekanbaru, as subjects, with data collection techniques through observation and interviews analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results of the study indicate that the use of technology without supervision can cause mental problems in children, such as anxiety, sleep disorders, and decreased social interaction. The strategies used by parents include active assistance when children use digital devices, setting screen time, selecting age-appropriate content, and strengthening children's social and physical activities. Although there are challenges in managing the use of technology, active parental involvement has been shown to reduce the risk of mental disorders in children. This study confirms that synergy between parents, schools, and the community is needed to create an ecosystem that supports optimal child growth and development in the digital era.
Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran Puspita, Yenda; Ismawati, Dwi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2441

Abstract

Pengembangan karakter menjadi isu utama dalam dunia pendidikan, terutama dalam membentuk akhlak anak bangsa dan mendukung visi Indonesia Emas 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bermain peran dalam mengembangkan karakter sopan santun pada anak usia dini di TK Saz Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter anak. Anak-anak yang terlibat dalam aktivitas ini belajar memahami aturan sosial, menghargai perbedaan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama dengan teman sebaya. Selain itu, metode ini juga berkontribusi dalam membangun rasa percaya diri anak serta keberanian mereka dalam mengambil keputusan di berbagai situasi. Dengan keterlibatan aktif guru dalam memberikan bimbingan dan motivasi, anak-anak lebih mudah menyerap nilai-nilai moral yang diajarkan. Oleh karena itu, metode bermain peran dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
Dinamika Kehidupan Pengemudi Ojek Daring Wanita Sebagai Orang Tua Tunggal di Yogyakarta Elsi Flora, Dwi; Puspita, Yenda
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1491

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kehidupan yang dihadapi oleh wanita orang tua tunggal yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring (ojol) di Yogyakarta. Sebagai kepala keluarga sekaligus pengasuh utama, mereka menghadapi berbagai tantangan unik yang berkelindan antara tuntutan ekonomi, sosial, dan peran domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tantangan yang dihadapi, strategi dalam menjalankan peran ganda, serta proses pembelajaran mandiri yang mereka lakukan. Tiga wanita orang tua tunggal yang berprofesi sebagai pengemudi ojol dipilih sebagai informan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi kesulitan ekonomi akibat pendapatan yang tidak menentu, stigma sosial dari lingkungan sekitar terkait profesi yang didominasi pria, serta kendala dalam pemanfaatan teknologi akibat latar belakang pendidikan. Dalam menjalankan peran gandanya, mereka dituntut untuk memiliki manajemen waktu yang efektif antara mencari nafkah dan mengurus rumah tangga serta anak. Proses pembelajaran mandiri (self-directed learning) menjadi kunci adaptasi mereka, yang bersumber dari pengalaman pribadi, interaksi dalam komunitas sesama pengemudi, dan pemanfaatan fitur-fitur pada aplikasi untuk mengatasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketangguhan dan kemampuan belajar secara mandiri menjadi faktor krusial bagi wanita orang tua tunggal pengemudi ojol dalam menavigasi kompleksitas kehidupan mereka.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini Elsi Flora, Dwi; Puspita, Yenda
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1492

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama. Disebut sebagai lingkungan pendidikan pertama karena sebelum manusia mengenal pendidikan yang lain, lingkungan pendidikan inilah yang pertama ada. Faktor orang tua sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan anak dalam belajar. Seseorang mungkin ingin bekerja karena ia mengharap bahwa dengan berbuat demikian akan mempengaruhi status sosialnya atau lebih tepat karena ia yakin bahwa orang-orang lain akan lebih suka menerima dia apabila ia berbuat demikian. bekerja dapat dipandang sebagai alat untuk penerimaan dan kehormatan sosial, sedangkan tidak bekerja mungkin dipandang sebagai mengakibatkan penolakkan dan celaan masyarakat. betapa pentingnya pendidikan dan pengajaran disekolah bagi anak-anak karna sekolah berfungsi sebagi pembantu dalam melaksanakan pendidikan anak. Di dalam lingkungan keluarga tidak memenuhi semua kebutuhan anak maka dibantu oleh sekolah. Tapi bukan menjadi tanggung jawab sekolah, kewajiban sekolah adalah membantu keluarga dalam mendidik anak. Dengan pendidikan di sekolah mebuat kualitas manusia diubah ke arah yang lebih baik dan menjadikannya sumberdaya yang berguna bagi dirinya maupun bagi masyarakat. Pendidikan merupakan suatu proses dalam meningkatkan, memperbaiki, mengubah pengetahuan, keterampilan serta perilaku seseorang sebagai usaha mencerdaskan manusia melalui kegiatan pengajaran dan pelatihan.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini dalam Kegiatan Mengenal Lambang Bilangan melalui Media Kincir Angka Permata, Manja Dwi; Joni, Joni; Puspita, Yenda; Fauziddin , Moh
Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/refleksi.v2i2.1489

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan sehingga memerlukan adanya penggunaan media untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan yaitu dengan media kincir angka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun dalam kegiatan mengenal lambang bilangan melalui media kincir angka di TK Terpadu Permata Bunda IV Pinatan. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah 10 orang anak kelompok B. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media kincir angka dari pratindakan hingga siklus II. Pada pratindakan, sebagian besar anak masih berada pada kriteria Belum Berkembang dengan persentase 40% dan Mulai Berkembang dengan persentase 60%, namun setelah tindakan siklus I terjadi peningkatan dengan persentase 20% pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan dan siklus II dengan persentase 90% pada kriteria Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kincir angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak TK Terpadu Permata Bunda IV Pinatan.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menganyam Pada Kelompok B Di TK Pelita Hati Nabila Safitri; Puspita, Yenda; Yusi Nur Sa’ida, Amin; Indra Daulay, Musnar; Fauziddin, Moh
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v3i4.236

Abstract

This research is motivated by children's fine motor skills that have not developed optimally. Therefore, it is necessary to improve them with weaving activities using various media. The problem in this study is that coloring is still stiff, like moving fingers, so the coloring results tend to be untidy; children's cutting activities have not been able to cut according to the pattern in the implementation of fine motor learning. This study aims to determine the fine motor skills of children in group B of Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten through weaving activities. The subjects were 15 children (6 boys and 9 girls). This research used the Classroom Action Research method. Data collection techniques used were observation and documentation. Data analysis techniques used the formula P = (F/N) x 100% to calculate the percentage of children's fine motor skills. The results showed that the percentage of children's fine motor skills from the initial condition was 33%. In cycle I, it increased to 51%, and in cycle II, it increased to 79.8%. This proves that the weaving method can improve children's fine motor skills at Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten.
Webinar Kesalahan Pola Asuh Orang Tua Yang Merusak Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini Maghfiroh, Shofia; Rahayu, Evi; Guswanti, Nelia; Seprya, Roby; Ramadhan, Syahri; Puspita, Yenda
Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the critical role of parents in forming the foundation for early childhood development through community service activities in the form of parenting webinars. The crucial phase of early childhood is the focus, where parents as leaders, mentors and supporters have the main responsibility. Although the process of educating children in this phase is not always smooth, attention to children's development in the family environment is very important. The article highlights the concept of parenting patterns and the impact of parenting errors, referring to the theories of Kohn and Baumrind. Parenting style is considered an important foundation for a child's character and well-being. Parenting webinars are presented as a response to modern challenges, using lecture, presentation, questionnaire and discussion methods. Despite technical challenges, webinars provide advantages in flexible access, interactivity, and durability of the material. The success of this webinar has made a positive contribution to the understanding of parents and early childhood educators regarding parenting mistakes. In conclusion, the role of parents in forming the foundation for early childhood development is the main focus, and parenting webinars are an effective means of achieving this goal. This service was held online by the Community Service and Development Institute (LPPM) STAI Al-Kifayah Riau, Early Childhood Islamic Education Study Program (PIAUD).
Co-Authors Adly Azka Rifqi Adly Azka Rifqi Afrodita, Meli Ahmadi, Dedi Aldri Frinaldi Arif Rohman Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Badriyah, Umu Citra Ayu, Citra Daulay , Musnar Indra Debi S Fuadi Debi S. Fuadi Deni Hardianto Dian Kristyanto Didi Suryadi Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Lyna Sari Edi Istiyono Elsi Flora, Dwi Farida Hanum Fira Juwita Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Guswanti, Nelia Hadriana Hadriana Herman Nirwana Hidayat, Moh. Syarif Hutahuruk, Lenni Mantili Indra Daulay, Musnar Ismawati , Dwi Joni Joni Lazfihma Lazfihma, Lazfihma Lenni Mantili Hutauruk Leny Julia Lingga Maghfiroh, Shofia Marlia, Tuti Melia Eka Daryati Meliza Sari Moh. Syarif Hidayat Mohammad Fauziddin Mudjiran Mul Muliadi Mul Muliadi Muthmainah Muthmainah Nabila Safitri Nasrianti, Reni Natalino Paraira Parada Natalino Paraira Parada Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Ningsih, Wirda Novita, Roza Permata, Manja Dwi Raharjo, Semiono Rahayu, Evi Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Rifqi, Adly Azka Rizal Samsul Rusdi Rusdi Samsul Rizal Samsul Rizal Saputra, Waldi Sari, Dwi Lyna Sari, Meliza Semiono Raharjo Seprya, Roby Suhaili, Neviyarni Suhud, Aris Syahri Ramadhan, Syahri Taufiqurrahman Usman Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yulianti Yulianti Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yundri Akhyar YUNDRI AKHYAR Yusi Nur Sa'ida, Amin Yusi Nur Sa’ida, Amin Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman, Zalisman