Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI ETIKA PROFESIONALISME GURU DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN SISWA DI SMP TELKOM PEKANBARU Adly Azka Rifqi; Fitriana Fitriana; Yenda Puspita; Azhar Azhar; Meliza Sari
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v7i4.144

Abstract

The teacher is a leader whose job is to be able to organize, monitor and direct all activities in the learning process at school. The purpose of this research is to explain how teachers apply professional ethics to increase student satisfaction at SMP Telkom Pekanbaru. This study uses a qualitative descriptive method with data collection through observation and interviews. The survey results show that teacher professional ethics can increase student satisfaction because SMP Telkom Pekanbaru teachers carry out their work as teachers professionally and satisfactorily, and the implementation is effective, this shows that things are going as expected. Teacher behavior is governed by the Teacher Professional Ethics, which reflects the noble values expressed in their actions, creates a good school atmosphere, and applies professional ethics by seeking information about students.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menganyam Pada Kelompok B Di TK Pelita Hati Nabila Safitri; Yenda Puspita; Amin Yusi Nur Sa’ida; Musnar Indra Daulay; Moh Fauziddin
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v3i4.236

Abstract

This research is motivated by children's fine motor skills that have not developed optimally. Therefore, it is necessary to improve them with weaving activities using various media. The problem in this study is that coloring is still stiff, like moving fingers, so the coloring results tend to be untidy; children's cutting activities have not been able to cut according to the pattern in the implementation of fine motor learning. This study aims to determine the fine motor skills of children in group B of Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten through weaving activities. The subjects were 15 children (6 boys and 9 girls). This research used the Classroom Action Research method. Data collection techniques used were observation and documentation. Data analysis techniques used the formula P = (F/N) x 100% to calculate the percentage of children's fine motor skills. The results showed that the percentage of children's fine motor skills from the initial condition was 33%. In cycle I, it increased to 51%, and in cycle II, it increased to 79.8%. This proves that the weaving method can improve children's fine motor skills at Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten.
Focus Group Discussion dan Pelatihan Model Pembelajaran AGGA (Apperception, Grouping, Game, Appreciation) Berbasis Kearifan Lokal Gurindam 12 di Bangkinang, Kabupaten Kampar Mohammad Fauziddin; Yenda Puspita; Joni Joni; Nelti Rizka; Mallevi Agustin Ningrum
Dinamika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/dinamika.v2i2.30

Abstract

Praktik pembelajaran di sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) di Bangkinang, Kabupaten Kampar masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, sementara kearifan lokal Melayu Riau seperti Gurindam 12 karya Raja Ali Haji belum banyak diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru TK dalam menerapkan model pembelajaran AGGA (Apperception, Grouping, Game, Appreciation), yaitu model kooperatif berbasis sintaks STAD dan TGT yang memadukan nilai-nilai Gurindam 12 untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi anak usia 5-6 tahun. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu Focus Group Discussion (FGD) bersama dosen pembimbing dan guru untuk menajamkan rancangan model, dan pelatihan penerapan sintaks model AGGA bagi guru model di empat TK mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa FGD berhasil merumuskan pemilihan lima pasal Gurindam 12 yang relevan dengan tema pembelajaran, sementara pelatihan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menjalankan sintaks model, yang tercermin dari peningkatan konsisten keterlaksanaan pembelajaran dari pertemuan pertama hingga pertemuan kelima pada seluruh lokasi uji coba, dengan capaian akhir berada pada kategori Praktis hingga Sangat Praktis.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Kelompok B TK Kasih Ibu Derlita Hutasoit; Yenda Puspita; Amin Yusi Nur Sa’ida; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Alim
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.154

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Permasalahan tersebut ditunjukkan dengan masih banyaknya anak yang belum mampu menyebutkan, mengurutkan, mengenali, dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang kurang melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penerapan permainan mencari pasangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 12 anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan mengenal lambang bilangan berdasarkan kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan mencari pasangan dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Pada tahap prasiklus, kemampuan anak masih didominasi kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 33%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 43%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 17%, dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 7%. Setelah tindakan pada Siklus I, terjadi peningkatan dengan persentase BB 5%, MB 13%, BSH 70%, dan BSB 12%. Peningkatan semakin optimal pada Siklus II, yaitu BB 0%, MB 8%, BSH 8%, dan BSB 84%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), sehingga indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan mencari pasangan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu
Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mencap Dengan Berbagai Media Bahan Bekas Di Kelompok B TK Negeri 2 Kerumutan Anita Anita; Yenda Puspita; Joni Joni; Masrul Masrul; Musnar Indra Daulay
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.157

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak kelompok B di TK Negeri 2 Kerumutan. Sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam memegang alat cap, menekan alat dengan tepat, mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengontrol arah cap, serta menghasilkan cap yang rapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan mencap dengan berbagai media bahan bekas. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B TK Negeri 2 Kerumutan tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana melalui persentase pencapaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan mencap dengan berbagai media bahan bekas dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Anak menjadi lebih terampil dalam menggunakan alat cap, koordinasi mata dan tangan semakin baik, serta hasil karya yang dihasilkan lebih rapi dan jelas. Dengan demikian, kegiatan mencap menggunakan berbagai media bahan bekas dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini.
Penerapan Papan Magnet Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Kelompok A DI RA Zaid Bin Tsabit Sri Wahyuni; Amin Yusi Nur Sa’ida; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak melalui penerapan media papan magnet huruf. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok A usia 4–5 tahun di RA Zaid Bin Tsabit. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase capaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media papan magnet huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak. Pada tahap pratindakan, rata-rata kemampuan mengenal huruf anak sebesar 17,12%, kemudian meningkat menjadi 81,5% pada Siklus I dan mencapai 94,75% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengenal bentuk huruf, menyebutkan nama huruf, membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, serta menghubungkan huruf dengan bunyinya. Penggunaan media papan magnet huruf juga meningkatkan keaktifan, perhatian, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media papan magnet huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Media Kancing Baju Warna di TK Tunas Baru Desa Ranah Mega Sulastari; Yenda Puspita; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Alim; Kasman Edi Putra
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Tunas Baru. Anak masih mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan jari dan tangan, seperti mengelompokkan, menyusun, dan menempel benda kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui penggunaan media kancing baju warna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B TK Tunas Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kancing baju warna dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Persentase kemampuan motorik halus anak pada pra-siklus mencapai 40%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, media kancing baju warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan bermain yang aktif, menarik, dan menyenangkan.
Penguatan Pemahaman Asesmen Catatan Anekdot dan Running Record bagi Guru TK An-Nur Desa Sungai Simpang Dua Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Ade Yelda Hastriati; Zulhendri Zulhendri; Dedi Ahmadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2140

Abstract

This community service activity aimed to strengthen the understanding of TK An-Nur teachers in Sungai Simpang Dua Village, Kampar Kiri Hilir District, Kampar Regency, regarding authentic assessment in early childhood education, particularly Anecdotal Records and Running Records. The activity was based on preliminary observations showing that teachers’ understanding of child development assessment techniques was not yet optimal, resulting in unsystematic documentation of children’s development. The method consisted of preliminary observation, coordination with partners, counseling, training, assessment instrument practice, mentoring, evaluation, and reflection. The materials covered early childhood assessment concepts, authentic assessment principles, procedures for preparing Anecdotal Records and Running Records, and the use of assessment results as the basis for learning follow-up. The results indicated that participants gained a better understanding of authentic assessment and began to prepare examples of Anecdotal Records and Running Records based on the cases provided. The activity also increased participants’ awareness of the importance of objective, systematic, and continuous documentation of child development.
The Effect of Teacher-Provided Rewards on the Discipline of Group B Children at TK Ar Rehan Pekanbaru Yenda Puspita; Sean Marta Efastri; Suharni Suharni; Nopa Wilyanita
Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): January - April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/educative.v4i1.1817

Abstract

This study is motivated by the relatively low level of discipline among early childhood learners, which necessitates effective strategies to foster positive behavior in classroom settings. The purpose of this research is to examine the effect of teacher-provided rewards on the discipline of Group B children at TK Ar Rehan Pekanbaru. This study employed a quasi-experimental design with a nonequivalent control group, involving an experimental group and a control group. Data were collected through observation and documentation using a systematically developed discipline observation sheet. Data analysis was conducted to identify changes within each group and differences between the two groups. The findings indicate that teachers' use of rewards has a significant positive effect on children’s discipline. The group receiving the intervention demonstrated greater improvement in disciplined behavior compared to the group without the intervention. These results highlight the importance of rewards as a form of positive reinforcement in shaping disciplined behavior in early childhood education. This study contributes to strengthening the use of positive reinforcement-based instructional strategies that teachers can effectively implement to support optimal character development in young children.
Using CVC (Consonant Vowel Consonant) With Picture Media In Teaching Vocabulary For The Young Learner Wirda Ningsih; Yundri Akhyar; Yenda Puspita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v1i1.29

Abstract

The study's goal is to determine whether using words with pictures and consonants increases students' language success in the second grade at SDIT Future Islamic School Pekanbaru. The pre-experimental technique was used in the study. The population of this research was the second grade students of SDIT Future Islamic School Pekanbaru in 2022/2023 academic year, There were two classes, II A and II B, each with 25 and 26 students, respectively. The total population was 51 students. The researcher used purposive sampling technique. The total sample of this research was 25 students. The result of the data analysis showed that the students’ vocabulary achievement, in the pre-test was X1 = 45.6and the post-test was X2 = 85.06. The result of the t-test value was (14.00) greater than the t-table value was (2.075). This indicates that the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (H1) was accepted. In other word, after the treatment, it can be concluded that the mean score of the students’ pre-test is smaller than the mean score of the students’ post-test (56.67 < 85.77). It means that the use of CVC word with pictre can increase the students’ vocabulary mastery in English.
Co-Authors Ade Yelda Hastriati Adly Azka Rifqi Adly Azka Rifqi Afrodita, Meli Ahmadi, Dedi Aldri Frinaldi Alim, Melvi Amin Yusi Amin Yusi Nur Sa'ida Amin Yusi Nur Sa’ida Anisa Lestari Anita Anita Arif Rohman Aris Suhud Asrina Nelti Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Badriyah, Umu Baehaqi Citra Ayu, Citra Daulay , Musnar Indra Debi S Fuadi Debi S. Fuadi Dedi Ahmadi Derlita Hutasoit Desi Handayani Dian Kristyanto Didi Suryadi Dwi Elsi Flora Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Lyna Sari Edi Istiyono Elsi Flora, Dwi Farida Hanum Fatmawati Fatmawati Fira Juwita Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Guswanti, Nelia Hadriana Hadriana Hastriati, Ade Yelda Herman Nirwana Hutahuruk, Lenni Mantili Joni Joni Joni, Joni Kasman Edi Putra Lazfihma Lazfihma, Lazfihma Lenni Mantili Hutauruk Leny Julia Lingga Maghfiroh, Shofia Mallevi Agustin Ningrum Marlia, Tuti Masrul Masrul Mega Sulastari Melia Eka Daryati Meliza Sari Melvi Lesmana Alim Miftahul Amalia Miftahul Jannah Moh. Syarif Hidayat Moh. Syarif Hidayat Mohammad Fauziddin Mudjiran Mul Muliadi Mul Muliadi Musnar Indra Daulay Muthmainah Muthmainah Nabila Safitri Nasrianti, Reni Natalino Paraira Parada Natalino Paraira Parada Nelti Rizka Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Nining Suniarti Nopa Wilyanita Nurmalina Nurmalina Permata, Manja Dwi Pira Wati Putri Rahayu, Evi Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Rifqi, Adly Azka Rizal Samsul Roza Novita Rusdi Rusdi Samsul Rizal Samsul Rizal Saputra, Waldi Sari, Dwi Lyna Sari, Meliza Sean Marta Efastri, Sean Marta Semiono Raharjo Seprya, Roby Sri Wahyuni Suhaili, Neviyarni Suharni Suharni Suriyani Suriyani Syahri Ramadhan, Syahri Taufiqurrahman Usman Uci Lestari Ulfira Ulfira Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Wirda Ningsih Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yulianti Yulianti Yundri Akhyar YUNDRI AKHYAR Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yusi Nur Sa'ida, Amin Zaitir Rahma Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman, Zalisman Zulhendri