Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan melalui Permaianan Mencari Pasangan Marlia, Tuti; Puspita, Yenda
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.656

Abstract

Usia dini merupakan masa keemasan atau golden age, dimana pada masa ini pendidikan yang diberikan sangat fundamental yang menentukan perkembangan selanjutnya. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar pertama untuk mengembangkan seluruh kemampuan anak. Perkembangan kognitif pada anak dapat dirangsang dengan mengenalkan lambanga bilangan, sehingga anak dapat mengolah dan menggunakan lambang bilangan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, karena itu pengenalan lambang bilangan pada anak perlu diberikan sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan yaitu dengan bermain. Bermain merupakan kebutuhan setiap anak atau individu, melalui bermain, anak akan memperoleh pengetahuannya sendiri dan membangun pemikirannya sendiri. Penelitian ini bertujuan Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Kelompok B dua Tk Hasanah Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Tahun Ajaran dua ribu delapan belas.Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimana Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Kelompok B dua Tk Hasanah Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Tahun Ajaran dua ribu delapan belas. Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas  yang dilaksanakan dengan 2 Siklus yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, subjek penelitian ini Pada kelompok B TK Hasanah, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pemberian tugas dalam kegiatan inti, guna untuk mendapatkan informasi tentang keaktifan anak dalam mengikuti proses belajar mengajar. Setelah pelaksanaan pembelajaran teknik analisis data menggunakan model kuantitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah Dalam pelaksanaan pembelajaran siklus I sebanyak lima kali pertemuan hanya tiga puluh tiga persen anak yang berhasil dalam kategori nilai Berkembang Sangat Baik di akhir pertemuan. Hasil pelaksanaan perbaikan pada siklus II, terdapat peningkatan yang sangat signifikan dalam lima kali pertemuan pembelajaran mengenal lambang bilangan sebanyak sembilan puluh tiga persen anak mendapat kategori nilai Berkembang Sangat Baik di akhir pertemuan.
Peningkatan Kapasitas Wali Murid TK dalam Implementasi Menu Gizi Seimbang dalam Kaitannya dengan Perkembangan Kognitif Anak di TK Melati Indah, Pekanbaru, Riau Joni, Joni; Alim, Melvi; Puspita, Yenda; Hastriati, Ade Yelda
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1505

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of parents at TK Melati Indah, Pekanbaru, in implementing balanced nutrition based on local food to address early childhood obesity and unhealthy lunch box patterns. The method was conducted in four stages: identification and pre-testing, interactive education on "Isi Piringku" (My Plate) menu management, cooking demonstrations using local ingredients (such as catfish), and online mentoring.The results showed a significant increase in parents' knowledge, with average scores rising from 55 (fair) to 88 (excellent). Furthermore, there was a notable behavioral shift, characterized by a decrease in the use of double carbohydrates and improved compliance in including animal protein and vegetables in children's lunch boxes. This program demonstrates that nutritional literacy effectively optimizes local food potential to support children's growth and development during the golden age.
Penguatan Pemahaman Ibu tentang Pola Asuh Digital Sehat dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini Puspita, Yenda; Joni, Joni; Suniarti, Nining; Flora, Dwi Elsi
Dinamika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Agustus 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/dinamika.v2i1.19

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi orang tua dalam mengasuh anak usia dini, terutama terkait penggunaan gadget yang berlebihan. Banyak orang tua belum memahami dampak jangka panjang paparan gawai tanpa pendampingan yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan kesehatan fisik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu tentang pola asuh digital sehat melalui sosialisasi dan pendampingan berbasis partisipasi komunitas. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 25 ibu yang memiliki anak usia 3–6 tahun di TK Sekar Melati, Desa Rimba Beringin. Kegiatan meliputi pemaparan materi, penyusunan family media plan, diskusi kelompok, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman ibu mengenai pengaturan durasi, pemilihan konten sesuai usia, serta pendampingan aktif. Peserta juga mampu menyusun aturan keluarga dan alternatif kegiatan non-digital, sejalan dengan temuan bahwa penggunaan gadget berlebihan berdampak pada kecanduan, penurunan fokus, hambatan komunikasi, dan gangguan tidur anak.
Implementasi Manajemen PAUD Berbasis Mutu dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Abad ke-21 Aris Suhud; Yenda Puspita
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2026): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v4i1.334

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Memasuki era pendidikan abad ke-21, lembaga PAUD dituntut untuk mampu mengelola layanan pendidikan secara profesional dan berorientasi pada mutu agar dapat mengembangkan potensi anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen PAUD berbasis mutu dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala PAUD dan pendidik sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen PAUD berbasis mutu telah dilakukan secara partisipatif, namun masih cenderung berorientasi administratif dan belum sepenuhnya berbasis indikator mutu yang terukur. Pelaksanaan manajemen berbasis mutu tercermin melalui penerapan pembelajaran yang berpusat pada anak, penanaman nilai karakter, serta upaya layanan pembelajaran yang inklusif, meskipun pemanfaatan teknologi dan kompetensi digital pendidik masih terbatas. Pengawasan dan evaluasi mutu telah dilaksanakan melalui supervisi internal dan evaluasi berkala, tetapi tindak lanjut hasil evaluasi belum optimal. Kepemimpinan kepala PAUD memiliki peran strategis dalam mendorong implementasi manajemen berbasis mutu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen PAUD berbasis mutu secara konsisten dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu layanan PAUD dan kesiapan lembaga menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Persepsi Peserta Terhadap Pelaksanaan Pencak Silat PSHT Di Karya Mukti Rokan Hilir Dwi Elsi Flora; Yenda Puspita
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2026): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v4i1.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peserta terhadap pelaksanaan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Karya Mukti, Rokan Hilir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh dari peserta pencak silat PSHT sebagai objek penelitian melalui metode survei menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan teknik persentase yang ditinjau dari tiga indikator, yaitu input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta terhadap indikator input tergolong baik hingga sangat baik, yang mencakup aspek sarana dan prasarana, tenaga pengajar, serta kurikulum. Pada indikator proses, persepsi peserta berada pada kategori baik, ditinjau dari kesesuaian materi pembelajaran, penggunaan media, serta penerapan metode ceramah dan demonstrasi. Sementara itu, pada indikator output, persepsi peserta juga tergolong baik, yang tercermin dari harapan positif peserta setelah menyelesaikan latihan, seperti peningkatan kemampuan pencak silat dan keinginan untuk membagikan ilmu kepada masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pencak silat PSHT di Karya Mukti, Rokan Hilir telah berjalan dengan baik ditinjau dari aspek input, proses, dan output.
Gadget Use and Social-Emotional Growth: Does It Connect or Detach Children from Their Peers? Hajar, Siti; Puspita, Yenda; Sa'ida, Amin Yusi Nur; Fauziddin, Moh
Atfaluna Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 8 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/atfaluna.v8i2.12228

Abstract

This study examines the relationship between gadget use and the social and emotional development of early childhood. Concerns over the increasing intensity of gadget use in early childhood and its potential negative impact on social interaction and emotional regulation prompted this quantitative correlational study involving 25 children aged 5-6 years at Pembina Kindergarten, Kampar, selected using a total sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire completed by parents and teachers, accompanied by documentation. Data analysis, conducted using SPSS 25.0, included a nonparametric Spearman's Rank correlation test and the coefficient of determination. The results showed a significant negative correlation (r = -0.639, p = 0.001 < 0.05) between gadget use and social and emotional development, indicating a strong association. Furthermore, gadget use explained 41.8% (Adjusted R² = 0.418) of the variation in children's social and emotional development, with the remaining variation related to other factors such as parenting styles, environment, and external social interactions. These findings emphasize the need for wise gadget management to support optimal social and emotional growth. Longitudinal studies with larger, more diverse samples could help better understand the long-term impact of gadget use on early childhood and are recommended for further research. Qualitative research could also be conducted to explore the role of parenting styles and the family environment in moderating the relationship between gadget use and children's social and emotional development.
Upaya Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Proyek di TK Tunas Bangsa XIII Koto Kampar Sinaga, Febi Astri Nur; Daulay, Musnar Indra; Puspita, Yenda
Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Vol 6 No 2 (2026): Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jitim.v6i2.1453

Abstract

Learning concentration is an important aspect that plays a role in supporting the success of early childhood in participating in the learning process. However, in reality, many children still have difficulty maintaining focus, which impacts their developmental achievements. One effort that can be made to overcome this problem is through the application of the Project-Based Learning (PjBL) method which emphasizes the active involvement of children in learning activities. This research is a Classroom Action Research (CAR) carried out in two cycles, each including the planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 15 group B children aged 5–6 years at Tunas Bangsa XIII Koto Kampar Kindergarten, consisting of 7 boys and 8 girls. Data collection techniques used observation, documentation, and structured interviews, with qualitative and quantitative data analysis. The results of the study showed a significant increase in children's learning concentration, from an average of 14.4% in the pre-cycle, increasing to 32.3% in cycle I, and reaching 90.4% in cycle II. Thus, the application of the PjBL method has been proven effective in improving the learning concentration of early childhood.
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Melalui Kegiatan One Week One Story Indayani, Fitri Fera; Puspita, Yenda; Daulay, Musnar Indra; Fauziddin, Mohammad
Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan Vol. 3 No. 1 (2025): in Progress
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/refleksi.v3i1.1769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 008 Sendayan, yang disebabkan oleh kurangnya kelancaran berbicara, artikulasi yang kurang jelas, dan ketepatan isi cerita saat anak bercerita di depan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui penerapan kegiatan One Week One Story. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 008 Sendayan yang berjumlah 15 anak (5 laki-laki dan 10 perempuan). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pratindakan, siklus I, dan siklus II. Pada pra-siklus, sebagian besar anak menunjukkan kemampuan yang belum berkembang (BB) pada indikator kelancaran berbicara (53,33%), artikulasi (46,66%), dan ketepatan isi cerita (60%). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak pada setiap siklus. Pada siklus I, terjadi peningkatan dengan rincian kelancaran berbicara (BB: 33,33%), artikulasi (BB: 26,66%), dan ketepatan isi cerita (BB: 33,33%). Pada siklus II, peningkatan signifikan terlihat dengan sebagian besar anak mencapai kategori berkembang sangat baik (BSB) pada kelancaran berbicara (86,66%), artikulasi (73,33%), dan ketepatan isi cerita (80%). Dengan demikian, kegiatan One Week One Story terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 008 Sendayan.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini di TK IT Az Zahra Kecamatan Tuah Madani Yenda Puspita; Dedi Ahmadi
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As students at the age of 3 - 6 years, children begin to obey the demands or rules of their parents and social environment. dressing neatly, tidying up toys that have been used, washing hands before and after eating, storing shoes on a shoe rack, throwing garbage in its place. As in the Az Zahra IT Kindergarten, Tuah Madani sub-district, the habit of using productive time by students is seen to be lacking, lack of compliance with school rules, such as not being able to put toys back in order after use, not being orderly in washing hands, when taking shoes on the shoe rack is not neat, not making a habit of queuing, therefore it is necessary for the teacher's efforts to minimize the lack of discipline of students, thus the author formulates the title of how the teacher's efforts in improving early childhood discipline at Az Zahra IT Kindergarten, Tuah Madani Subdistrict, 2022/2023 school year. The purpose of this study was to determine how the teacher's efforts to improve early childhood discipline in the Az Zahra IT Kindergarten Tuah Madani, while the method used is a descriptive qualitative case study approach with Primary subjects include teachers and children and secondary subjects include principals and guardians of IT Az Zahra Kindergarten students in Tuah Madani District, The method of data collection that the author uses is observation, interviews, documentation, then to analyze the results of the research the author draws conclusions by inductive thinking. By using this analysis, the researcher suggests the results of the study that improving early childhood discipline in kindergarten is generally of sufficient value. Based on the results of the previous analysis and discussion, the researcher can conclude that as a teacher in improving children's discipline has a target or initiative that an increase in children's discipline through teacher efforts is expected to improve children's discipline in accordance with the 7 indicators to be developed. Through various methods and efforts, it is hoped that it will become an intermediary in improving early childhood discipline so that the education provided to children can be more optimal. Keywords: Teacher Efforts, Early Childhood Discipline, Case Study
Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Kurikulum Indonesia: Tinjauan Literatur dan Implikasinya Joni, Joni; Zulhendri, Zulhendri; Alim, Melvi Lemanna; Puspita, Yenda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1180

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pendekatan strategis dalam pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan emosional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah konsep, posisi, implementasi, tantangan, serta strategi penguatan PSE dalam konteks kurikulum Indonesia, khususnya Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial emosional telah diintegrasikan dalam dokumen kurikulum, terutama melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, ketidaksinambungan kebijakan, dan ketimpangan antar wilayah. Oleh karena itu, strategi integratif dalam pembelajaran tematik, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan PSE dalam sistem pendidikan Indonesia. Kajian ini memberikan implikasi penting baik secara teoretis maupun praktis dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter nasional.
Co-Authors Adly Azka Rifqi Adly Azka Rifqi Afrodita, Meli Ahmadi, Dedi Aldri Frinaldi Alim, Melvi Alim, Melvi Lemanna Arif Rohman Aris Suhud Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Badriyah, Umu Baehaqi Citra Ayu, Citra Daulay , Musnar Indra Debi S Fuadi Debi S. Fuadi Dedi Ahmadi Deni Hardianto Dian Kristyanto Didi Suryadi Dwi Elsi Flora Dwi Elsi Flora, Dwi Elsi Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Lyna Sari Edi Istiyono Efastri , Sean Marta Elsi Flora, Dwi Farida Hanum Fira Juwita Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Guswanti, Nelia Hadriana Hadriana Hastriati, Ade Yelda Herman Nirwana Hidayat, Moh. Syarif Hutahuruk, Lenni Mantili Indayani, Fitri Fera Indra Daulay, Musnar Ismawati , Dwi Joni Joni Lazfihma Lazfihma, Lazfihma Lenni Mantili Hutauruk Leny Julia Lingga Maghfiroh, Shofia Marlia, Tuti Melia Eka Daryati Meliza Sari Melvi Lesmana Alim Moh. Syarif Hidayat Mohammad Fauziddin Mudjiran Mul Muliadi Mul Muliadi Musnar Indra Daulay Muthmainah Muthmainah Nabila Safitri Nasrianti, Reni Natalino Paraira Parada Natalino Paraira Parada Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Ningsih, Wirda Novita, Roza Permata, Manja Dwi Raharjo, Semiono Rahayu, Evi Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Rifqi, Adly Azka Rizal Samsul Rusdi Rusdi Sa'ida, Amin Yusi Nur Samsul Rizal Samsul Rizal Saputra, Waldi Sari, Dwi Lyna Sari, Meliza Semiono Raharjo Seprya, Roby Sinaga, Febi Astri Nur Siti Hajar Suhaili, Neviyarni Suharni Suharni Suhud, Aris Suniarti, Nining Syahri Ramadhan, Syahri Taufiqurrahman Usman Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Wilyanita , Nopa Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yulianti Yulianti YUNDRI AKHYAR Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yusi Nur Sa'ida, Amin Yusi Nur Sa’ida, Amin Zaitir Rahma Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman, Zalisman Zulhendri Zulhendri