Claim Missing Document
Check
Articles

Membentuk Generasi Unggul Melalui Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Peran Ibu Yang Berkualitas Rahayu, Evi; Maghfiroh, Shofia; Guswanti, Nelia; Seprya, Roby; Puspita, Yenda; Ramadhan, Syahri
Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/alumm.v1i2.273

Abstract

This community service aims to provide an understanding of the role of mothers to their children regarding how to educate, set an example and accompany each stage of a child's development. This research was carried out using the PAR (Participatory Action Research) method, which involves researchers and participants in collaboration to encourage active participation, feedback and joint knowledge creation. One proof of the transformational power of this training is the fact that the community recognizes how the training has changed their understanding of the very important role of a qualified mother in child development. One of the main results of this community service is that all participants can understand what we have conveyed, the participants are enthusiastic in taking part in the activity by asking questions so that this proves that the participants want to know more about the role of a qualified mother, such as What
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun dengan Penerapan Metode Bercerita Menggunakan Media Bergambar Fira Juwita; Joni, Joni; Yenda Puspita
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2359

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun di UPT TK Negeri Pembina 02 Kampa, yang ditunjukkan oleh kurangnya kelancaran berbicara, artikulasi yang tidak jelas, dan ketidaktepatan isi cerita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode bercerita menggunakan media bergambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 orang anak kelompok Mina usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan signifikan. Pada tahap pratindakan, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB), dengan persentase kelancaran berbicara 40%, artikulasi 33%, dan ketepatan isi cerita 26%. Setelah tindakan pada siklus I, sebanyak 60% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus II, hampir seluruh anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dengan rata-rata kelancaran dan artikulasi sebesar 100%, serta ketepatan isi cerita 86%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode bercerita menggunakan media bergambar efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
The Existence of Bujang Kurap Folklore as Social Capital in Lubuklinggau Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda; Sari, Dwi Lyna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1078

Abstract

This study aims to determine the existence of the Bujang Kurap folklore in Lubuklinggau. Data collection techniques used in this study were questionnaires and interviews. Respondents in the study were 60 respondents, which were divided into junior high school students, senior high school students, and university students. Based on the results of the study, it was found that 68.23% of students did not know the Bujang Kurap folk story, with details of data on 31.50% of junior high school students in the poor category, 43.2% in high school students in the sufficient category, and in students, the percentage obtained was 33.73% in the category not good. The people of Lubuklinggau, South Sumatra have quite diverse folklore. The Bujang Kurap folklore no longer exists among the wider community, this can be seen from the lack of public appreciation for folklore, which is supported by survey results, only 35% know about Bujang Kurap folklore. Lubuklinggau folklore even though it contains many values of moral education. The younger generation in Lubuklinggau prefers modern shows, causing traditional cultural treasures to be alienated and marginalized and folklore is no longer one of the media used by families in instilling moral values and forming children's moral behavior from an early age.
Inovasi Pembelajaran Literasi Numerasi untuk Anak Usia Dini di Era Digital Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengajaran literasi numerasi pada anak usia dini di era digital, khususnya di kota Bengkulu dan Pekanbaru. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, penerapan teknologi dalam pembelajaran numerasi di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui survei yang melibatkan 50 guru dari berbagai TK dan PAUD di kedua kota tersebut, penelitian ini mengidentifikasi metode pembelajaran numerasi yang digunakan, penggunaan teknologi dalam pengajaran, tantangan yang dihadapi, serta pengembangan materi pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan metode pembelajaran tradisional, namun ada sebagian kecil yang mulai memanfaatkan aplikasi edukasi berbasis permainan. Penggunaan teknologi, meskipun terbatas, menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep numerasi secara lebih menyenangkan dan interaktif. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pelatihan bagi guru dan keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa daerah menjadi hambatan utama dalam penerapannya. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pihak sekolah untuk menyediakan pelatihan bagi guru serta meningkatkan akses terhadap perangkat digital untuk mendukung pembelajaran numerasi yang lebih efektif. Penelitian ini menyarankan agar pengembangan materi pembelajaran berbasis teknologi harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan kurikulum yang berlaku, serta perlu ada kolaborasi antara pengembang materi, ahli pendidikan, dan pengembang teknologi untuk memastikan pembelajaran numerasi yang lebih efektif di masa depan.
Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini:: Peran Keluarga di Era Digital Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keluarga dalam pendidikan karakter anak usia dini di era digital. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana orang tua membimbing dan mengarahkan anak dalam penggunaan media digital untuk membentuk karakter yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital yang berlebihan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif pada perkembangan karakter anak, seperti memicu perilaku impulsif dan menurunkan keterampilan sosial. Namun, media digital yang digunakan secara selektif dan dalam batas wajar dapat mendukung pendidikan karakter, terutama jika orang tua terlibat aktif dalam mengawasi dan memberi arahan. Pengawasan orang tua, pemilihan konten edukatif, serta keterlibatan anak dalam aktivitas non-digital seperti bermain dan berinteraksi secara langsung, terbukti efektif dalam memperkuat nilai-nilai karakter seperti empati, kesabaran, dan tanggung jawab. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan keseimbangan antara penggunaan media digital dan aktivitas langsung untuk mendukung perkembangan karakter anak usia dini yang positif di era digital.
Peningkatan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Implementasi Metode Bermain Peran di TK Aisyiyah Sumpadang Kelompok B Badriyah, Umu; Daulay , Musnar Indra; Ayu, Citra; Puspita, Yenda; Joni, Joni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1580

Abstract

Keterampilan sosial sangat penting bagi perkembangan anak usia dini. TK Aisyiyah Sumpadang menerapkan metode bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak Kelompok B. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam mengembangkan kemampuan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan empati. Subjek penelitian ini adalah 10 anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan metode tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial anak setelah penerapan bermain peran. Anak-anak lebih mudah berinteraksi, bekerja dalam kelompok, dan memahami peran sosial. Penggunaan alat peraga dan media visual sebagai pendukung juga berperan dalam memperkuat pemahaman skenario permainan. Metode bermain peran terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini di TK Aisyiyah Sumpadang.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Dengan Barang Bekas Untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini Puspita, Yenda; Muthmainah, Muthmainah; Joni, Joni; Yusi Nur Sa'ida, Amin
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/arraihanah.v5i2.723

Abstract

This study aims to develop educational play equipment (APE) made from recycled materials as a learning medium that can support the language development of early childhood at Pembina 2 Pekanbaru State Kindergarten. The research method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall development model. The resulting product is a learning medium made from recycled materials designed to stimulate children's language skills. The results of the study indicate that this learning medium is considered feasible and practical for use by experts, teachers, and students. These findings confirm that the recycled material-based media developed is effective in supporting the improvement of early childhood language skills while instilling the values ​​of creativity and environmental awareness
Family Partnership-Based Environmental Care Learning Model in Creating Child-Friendly Schools in PAUD Melati, Bengkulu City Dwi Ismawati; Debi S Fuadi; Yenda Puspita; Meli Afrodita; Dwi Lyna Sari; Lenni Mantili Hutauruk
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12759

Abstract

This research was conducted to see the practicality of an environmental care learning model based on family partnerships in creating child-friendly schools in PAUD Melati, Bengkulu City, which consists of 3 parts, namely: practicality from teachers, parents and observers. This research is a type of research and development (research and development). ). This research procedure refers to the stages of the Borg and development model.This research was conducted at PAUD Melati, Bengkulu City with a total of 62 children, 62 parents and 4 teachers from PAUD Melati, Bengkulu City.Data collection in this research was carried out using observation, interviews and response questionnaire techniques. The results of this research are that the implementation of the model gets a score of 86%, the practicality of the model is seen from its usefulness based on the results of the teacher response questionnaire to the model, the percentage score of teacher 1 is 93%, teacher 2 is 89%, teacher 3 is 91% and teacher 4 is 90% in the very good category and in terms of effectiveness using the anova test, a sig value of 0.00 <0.05 was obtained, which shows that there is a difference after the use of an environmental care learning model based on family partnerships in creating child-friendly schools in PAUD Melati, Bengkulu City
Pembelajaran Peduli Lingkungan Melalui WEB dalam Mengimplementasikan Sekolah Ramah Anak di PAUD Assalam Kota Bengkulu Dwi Ismawati; Yenda Puspita; Debi S. Fuadi; Meli Afrodita; Dwi Lyna Sari; Lazfihma
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12920

Abstract

The personality of really focusing on the climate is a work or activity to really focus on nature and forestall ecological harm, with the goal that the climate stays feasible. Youth youngsters gain from something concrete and afterward they can think fundamentally. Reinforcing the personality of really focusing on the climate for small kids can be applied in conventional training at school. The school climate is supposed to give ecological training and change conduct to turn out to be more worried about the climate. Learning media in schools is likewise made more imaginative so it can bring up kids' interest. This exploration means to decide the impact of WEB on working on the personality of really focusing on the climate. The exploration utilized quantitative strategies with pre-exploratory examination utilizing a one gathering pretest - posttest plan. The complete testing of respondents in class B1 was 12. Information assortment strategies utilized tests and perception. Information was dissected utilizing the Autonomous Example T-test. The exploration results show that Asymp.Sig (2-followed) has a worth of 0.000 < 0.05, so H0 is dismissed, and Ha is acknowledged, intending that there is a typical distinction between the pretest and posttest so it very well may be inferred that picking up utilizing WEB can work on the ecologically mindful person of youth.
Analisis Konseling Cognitive Behavior Therapy untuk Mengatasi Social Anxiety Siswa Fitriana, Fitriana; Puspita, Yenda; Suhaili, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Karneli, Yeni; Yahanan, Yahanan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i4.65

Abstract

Perkembangan yang berjalan secara optimal merupakan dambaan setiap remaja, tidak terkecuali siswa. Siswa yang menuju ke arah ketercapaian pendidikan bukan hanya berkaitan erat dengan kematangan intelektual dan emosi yang stabil, namun juga keterampilan sosial yang baik. Namun, banyak siswa yang kesulitan dalam mencapai keterampilan sosial yang baik, kesulitan dengan peran sosial, hubungan atau situasi baru yang ia jalani, mengalami kesulitan untuk self adaptation, apalagi di era yang terus berubah baik dari segi sosial secara langsung dan maya, sehingga timbul berbagai masalah sosial, salah satunya ialah social anxiety. Akibatnya, perkembangan individu dan ketercapaian pendidikan menjadi terhambat oleh social anxiety. Oleh karea itu, diperlukan layanan konseling CBT dalam proses bimbingan dan konseling yang bertujuan untuk membantu mengatasi sosialanxiety, membangun interaksi sosial, interaksi pendidikan yang kondusif. Artikel ini bertujuan mengulas teori konseling kelompok CBT dalam mengatasi social anxiety siswa dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library reseach), sebagai acuan guru BK dalam pengentasan social anxiety dan mengoptimalkan potensi siswa.
Co-Authors Adly Azka Rifqi Adly Azka Rifqi Afrodita, Meli Ahmadi, Dedi Aldri Frinaldi Arif Rohman Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Badriyah, Umu Citra Ayu, Citra Daulay , Musnar Indra Debi S Fuadi Debi S. Fuadi Deni Hardianto Dian Kristyanto Didi Suryadi Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Lyna Sari Edi Istiyono Elsi Flora, Dwi Farida Hanum Fira Juwita Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Guswanti, Nelia Hadriana Hadriana Herman Nirwana Hidayat, Moh. Syarif Hutahuruk, Lenni Mantili Indra Daulay, Musnar Ismawati , Dwi Joni Joni Lazfihma Lazfihma, Lazfihma Lenni Mantili Hutauruk Leny Julia Lingga Maghfiroh, Shofia Marlia, Tuti Melia Eka Daryati Meliza Sari Moh. Syarif Hidayat Mohammad Fauziddin Mudjiran Mul Muliadi Mul Muliadi Muthmainah Muthmainah Nabila Safitri Nasrianti, Reni Natalino Paraira Parada Natalino Paraira Parada Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Ningsih, Wirda Novita, Roza Permata, Manja Dwi Raharjo, Semiono Rahayu, Evi Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Rifqi, Adly Azka Rizal Samsul Rusdi Rusdi Samsul Rizal Samsul Rizal Saputra, Waldi Sari, Dwi Lyna Sari, Meliza Semiono Raharjo Seprya, Roby Suhaili, Neviyarni Suhud, Aris Syahri Ramadhan, Syahri Taufiqurrahman Usman Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yulianti Yulianti Yundri Akhyar YUNDRI AKHYAR Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yusi Nur Sa'ida, Amin Yusi Nur Sa’ida, Amin Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman, Zalisman