Claim Missing Document
Check
Articles

Kelompok Arisan Berantas Buta Huruf Al Qur'an; Studi Pada Masyarakat Desa Pilobuhuta Kabupaten Gorontalo Ahmad, Cicin; Mashadi, Mashadi; Mustaqimah, Mustaqimah
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 1 No 01 (2023): ISLAM DAN BUDAYA LOKAL
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines the role of arisan groups in eradicating illiteracy in the Qur'an. This research uses a qualitative approach with field studies. Data were collected by means of observation, interviews, and documentation. The results showed that the arisan group played a major role in eradicating illiteracy in the Qur'an in Pilobuhuta Village. The social gathering was centered at the Nur-Huda Mosque, and received a positive response from the takmirul mosque and the local village government. Opportunity, this social gathering strategy can be a program that can be distributed to other villages to eradicate illiteracy in the Qur'an. The challenges include the availability of appropriate methods in teaching people to read the Qur'an, which vary in age and ability to grasp.
PERSPEKTIF PARA ORIENTALIS TERHADAP AL-QUR’AN, DAN HADIS Ahmad, Fauzan Zil Ikram; Lasaba, Muhammad Fathurrahman; Mustaqimah, Mustaqimah
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 2 No 1 (2024): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kajian ini mengeksplorasi perspektif para orientalis terhadap Al-Qur'an dan Hadis sebagai dua sumber utama ajaran Islam. Para orientalis menggunakan pendekatan sejarah dan kritis untuk menganalisis teks-teks Islam, yang sering kali berbeda dengan pandangan tradisional umat Muslim. Penelitian ini membahas pandangan orientalis seperti Theodor Noldeke, John Wansbrough, Abraham Geiger, Ignaz Goldziher, dan Joseph Schacht. Noldeke meragukan keaslian Al-Qur'an dan menganggapnya sebagai adaptasi dari tradisi Yahudi dan Kristen. Wansbrough menganalisis Al-Qur'an sebagai hasil evolusi teks dalam konteks sejarah tertentu. Geiger berpendapat bahwa banyak konsep dalam Islam diadopsi dari tradisi Yahudi. Goldziher dan Schacht memfokuskan kritik mereka pada otentisitas Hadis, dengan menyimpulkan bahwa sebagian besar Hadis adalah kreasi belakangan untuk mendukung kepentingan sosial dan politik. Kajian ini menunjukkan bahwa meskipun analisis orientalis sering kontroversial, pendekatan mereka dapat membuka ruang discourse antara tradisi Islam dan pendekatan akademik Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian literatur.
Pemikiran Pemikiran Kaum Orientalis Terhadap Nabi Muhammad Saw (Analisis Kritis Mahasiswa Jurusan Ilmu AL-Qur’an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo): Pemikiran Kaum Orientalis Terhadap Nabi Muhammad Saw (Analisis Kritis Mahasiswa Jurusan Ilmu AL-Qur’an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo) Mustaqimah, Mustaqimah; Khairun Nisa Papeo; Indah Nurmawan
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 3 No 1 (2025): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orientalisme adalah cabang studi Islam yang didirikan di negara-negara Barat yang mengkaji banyak aspek Timur seperti bahasa, etika, peradaban, dan agama. Penulis melakukan penelitian dengan jenis penelitian kualitatif yang bersumber dari library research dimana sumber-sumber data tersebut di dapatkan dari literatur berbagai artikel jurnal terkait, setelah itu penulis juga menjadikan para mahasiswa jurusan ilmu Al-Qur’an dan tafsir semester tiga di Institut Agama Islam negeri Sultan Amai Gorontalo, sebagai sumber dalam penelitian ini untuk melihat pandangan mereka terkait tuduhan dan kritik kaum orientalis terhadap Nabi Muhammad Saw., dan bagaimana bantahan mereka terkait hal tersebut. Tujuan penelitian ini menganalisis berbagai kritik dan pandangan para kaum orientalis terhadap Nabi Muhammad Saw. Dengan hasil temuan beberapa tokoh orientalis yang memandang dan mengkritik Nabi Muhammad yakni Theodor Noldeke menyoroti aspek kemampuan membaca dan menulis Nabi Muhammad, dengan menafsirkan istilah "ummi" sebagai lawan dari ahli kitab, bukan sebagai ketidakmampuan membaca dan menulis. Kemudian Sir William Muir, sering memandang Nabi Muhammad dengan penuh bias dan keangkuhan. Seorang tokoh orientalis Montgomery Watt juga mengritik Islam dan juga Nabi Muhammad dari berbagai sisi. Menurut Watt, pada awal hidupnya Muhammad muda sangat dipengaruhi oleh pemikiran Waraqah bin Naufal, seorang rahib Nasrani. Kemudian mahasiswa sebagai narasumber wawancara, mereka sepakat dan menilai bahwa kritikan dan tuduhan para kaum orientalis terhadap Nabi Muhammad SAW. tersebut tidaklah benar, karena kaum orientalis ini menyatakan kritikan-kritikan tersebut tanpa berdasarkan iman, ilmu pengetahuan lain yang mendukung kesimpulan mereka, dan memang beberapa tujuan yang didasari karena mencari kesalahan juga merusak keyakinan kaum Muslim. Para narasumber membantah dan mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW, benar-benar seorang utusan Allah yang diberikan kemukjizatan dalam menyampaikan Al-Qur’an dan kemuliaan dalam menyampaikan hadis.
Formulation and Activity Test of Clay Mask Stick Preparation with Wheatgrass Extract (Triticum aestivum L.) as an Antioxidant Maharani, Tri Anita; Budi, Setia; Mustaqimah, Mustaqimah; Noval, Noval
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1503

Abstract

Beauty is something that every woman desires. However, many women have problems with their facial skin. One of the causes of skin problems is free radicals. By utilizing plants as the basic ingredients of cosmetic care, namely wheatgrass which is formulated in the form of a clay mask stick preparation that can be effective as an antioxidant. This study aims to determine the effect of variations in the concentration of wheatgrass extract on the physical evaluation of the preparation and to determine the antioxidant activity of the wheatgrass extract clay mask stick preparation. This study is a study with a true experimental posttest-only control design. Formulating wheatgrass extract with different extract concentrations, namely 6%, 8% and 10%, into a clay mask stick preparation. The evaluations carried out were organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, drying time, irritation and antioxidant activity tests. The results of the study obtained 3 formulations that had good homogeneity, with a safe pH range, spreadability and drying time met the requirements and the preparation did not irritate the skin. Antioxidant activity testing obtained the results of clay mask sticks having antioxidant activity. Formulation 1 has an IC50 value of 29.69 µg/mL, formulation 2 has an IC50 value of 15.28 µg/mL and formulation 3 has an IC50 value of 6.02 µg/mL.
Co-Authors A, Nasrullah AA Sudharmawan, AA Adisaturrahimi, Andi Agnes Christie Rinda Ahmad Hidayat Ahmad Khoirul Fata Ahmad, Cicin Ahmad, Fauzan Zil Ikram Aida Royani Akib, Muhaiminah Ali Rakhman Hakim amanah, nurul Anggrita Sari Annisa Fitria Anugrahni, Chindy Monica Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asiza, Nur Auli Damayanti Aulia Rahmah AYU LESTARI Bulan, Ramayanty Defitamira, Olvi Dessirya, Endah Devianti, Devianti Dewi Hayati, Dewi Diswandi Nurba, Diswandi Doholio, Siti EKA CHANDRA LINA Evana, Nur Qomara Fachruddin Fachruddin Fadhiyah Noor Anisa Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Hayatun Nufus Herlina Herlina Holilah, Shafira Nor Hubu, Awaluddin Indah Nurmawan Indriyani, Reni Iskandar Iskandar Isna Humaera, Isna Jainah Jainah Jainah Jainah, Jainah Jannah, Ghina Raudhatul Juanda Juanda Jufrianto, M. Karinda, Niken Adkah Khairi, Khairi Khairun Nisa Papeo Kurniawati, Darini Lasaba, Muhammad Fathurrahman Lestari, Yayuk Puji Macpal, Sunandar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Mashadi Mashadi Maulani, Eka Febrianti Mohd Tahir, Asman Bin Muhammad Basri Muhammad Khadhary Muhammad Yasar Musa, Nur Ainun Nafisa, Sherin Natantri, Bamikha Priskila Ngongo, Marselina Nor Ellisa Noval Noval NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Olii, Desri Hariyati Pusparini, Iin Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Rahman, Agenia Rahyuni Rahyuni Raida Agustina Ramadhani, Alya Ramdani, Amaliah Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Reskyani, Reskyani Rezeki, Dewi Rina Saputri Rubina, Miranda rusana, rusana Rustiana Rustiana Ryan Moulana Sadlia, Fitri Saftia Aryzki Salwati, Salwati Sari, Anggrita Sari, Dina Novenda Sari, Rani Normaya Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sri Handayani Sri Hartuti Sudarya, Maharani Fitria Suhud , Khairi Suhud, Khairi Syarifuddin Dollah T. Ferijal, T. Ferijal Teuku Ferijal Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Umi Hasanah, Umi Vania, Risma Ananda Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman wahyuni wahyuni Wulandari, Sami’an Yusliana, Erlin Fitria Yusra, Andi Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zulham, Zulham Zulianur, Riska Ali