Articles
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Di Desa Sungai Batang Ilir RT.02
Mustaqimah, Mustaqimah;
Lestari, Yayuk Puji;
Anisa, Fadhiyah Noor;
Karinda, Niken Adkah;
Evana, Nur Qomara;
Zulianur, Riska Ali;
Maharani, Silvia Atwi;
Saputri, Rina;
Hakim, Ali Rakhman;
Diyanti, Diyanti;
Lestari, Ayu
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 4 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v1i4.300
Pendahuluan: Di negara maju dan berkembang Hipertensi dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang penting. Penyakit ini erat kaitannya dengan gaya hidup dan edukasi dari promosi kesehatan. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup terkait kesehatan.Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan keterampilan mengukur tekanan darah yang benar bagi Kader kesehatan.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi, diskusi, dan pelatihan.Hasil: Hasil dari kegiatan meningkatnya pengetahuan Kader kesehatan tentang hipertensi. Kader kesehatan juga mampu melakukan pengukuran tekanan darah yang benar menggunakan alat tensimeter digital.Simpulan: Pengetahuan dan keterampilan Kader kesehatan meningkat yang bermanfaat untuk menjalankan tugasnya sebagai Kader kesehatan desa.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Melalui Pemberian Pendidikan Tentang Hipertensi
Saputri, Rina;
Holilah, Shafira Nor;
Raudhatul Jannah, Ghina;
Amanah, Nurul;
Mustaqimah, Mustaqimah;
Hakim, Ali Rakhman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i1.363
Pendahuluan: Hipertensi menjadi penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat. Penderita hipertensi harus meminum obat secara rutin setiap hari. Salah satu cara untuk mengendalikan kepatuhan minum obat dan kontrol kesehatan penderita hipertensi adalah dengan memaksimalkan peran Kader kesehatan. Kader kesehatan memiliki peran penting yaitu sebagai penyuluh kesehatan di desa. Kader kesehatan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar dapat memberikan informasi yang baik dan benar sesuai batas kemampuannya.Tujuan: Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Hipertensi.Metode: Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok serta pemberian pre-test dan post-test. Media informasi yang digunakan adalah leaflet. Kader kesehatan desa yang terlibat sebanyak 7 orang. Media leaflet berisi informasi tentang pengertian hipertensi, tipe-tipe hipertensi, gejala hipertensi, cara pencegahan penyakit hipertensi, dan faktor resiko hipertensi.Hasil: Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dari kader kesehatan desa tentang penyakit Hipertensi. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 7 orang kader (100%). Meningkatnya pengetahuan kader maka semakin baik dalam memudahkan kader untuk mengedukasi masyarakat setempat.Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan desa Sungai Rangas Tengah tentang Hipertensi.
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Mengedukasi Tentang Penyakit Maag Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah
Maharani, Tri Anita;
Maulani, Eka Febrianti;
Gumarus, Ellora Griselda;
Hakim, Ali Rakhman;
Hidayat, Ahmad;
Mustaqimah, Mustaqimah;
Saputri, Rina
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 3 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i3.418
Pendahuluan: Maag merupakan salah penyakit yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan jika tidak ditangani akan berakibat fatal. Pemilihan terapi dalam pengobatan maag juga memerlukan ketepatan dosis dan pemberian agar memenuhi kriteria penggunaan obat rasional. Kesalahan umum yang dilakukan masyarakat adalah menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat. Sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan dasar tentang penyakit maag, agar dapat meningkatkan pengetahuan kader sehingga informasi mengenai kesehatan akan lebih mudah diterima oleh suatu masyarakat karena kader kesehatan berasal dari masyarakat setempat. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Tengah tentang penyakit Maag. Metode: Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan diskusi. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi diberikan melalui media leaflet yang berisikan tentang penyakit Maag. Hasil: Hasil yang didapatkan dari perhitungan kuesioner pre-test menunjukkan kader kesehatan kurang memahami terkait penyakit Maag. Pengetahuan kader kesehatan meningkat setelah diberikan edukasi mengenai penyakit Maag dengan hasil 100% yaitu seluruh kader kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan. Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Maag dapat meningkat dengan diberikannya edukasi melalui media leatlet.
Review: Faktor Tidak Patuh Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus
Mustaqimah, Mustaqimah;
Saputri, Rina
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i1.111
Pendahuluan. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan minum obat berperan penting dalam keberhasilan terapi yang dijalani. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan berkaitan dengan menurunnya keberhasilan terapi jangka panjang, meningkatnya mortalitas, dan peningkatan biaya perawatan.. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang menyebabkan ketidakpatuhan minum obat pada pasien Diabetes Melitus. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature review. Pencarian artikel menggunakan database google scholar dan pubmed menggunakan kata kunci kepatuhan (compliances) dan diabetes mellitus. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada setiap penelitian tidak selalu sama. Hal ini dapat disebabkan karena kondisi lingkungan keadaan sosiodemografi, sosioekonomi, dan budaya setempat. Simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien berupa karakteristik pasien, karakteristik penyakit, obat yang digunakan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Dengan Kontrol Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Terminal Banjarmasin
Humaira, Muhammad Nurridho Alfian;
Mustaqimah, Mustaqimah;
Aryzki, Saftia
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i2.181
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang meningkat seiring perkembangan zaman dan paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, dimana penderita mengalami peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg. Keberhasilan dan kesembuhan pasien dalam terapi hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kepatuhan pasien dalam minum obat. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Terminal Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional, pengumpulan data dilakukan secara prospektif menggunakan kuesioner kepatuhan Hill-Bone yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini mendapatkan hasil uji statistik dengan nilai p = 0,000 < α 0,05 menggunakan uji spearman rho correlation yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Simpulan dari penelitian ada hubungan mengenai tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Terminal Banjarmasin.
Studi Kejadian Efek Samping Pengobatan Rheumatoid Arthitis Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Ulin
Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman;
Kurniawati, Darini;
Mustaqimah, Mustaqimah
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i2.229
Background: Rheumatoid Arthritis (RA) is an autoimmune disease in the form of chronic inflammation and can cause permanent joint damage. Currently it is estimated that no less than 1.3 million people suffer from Rheumatoid Arthritis (RA) in Indonesia at the calculation. RA in Indonesia, can increase the use of RA drugs which affect the incidence of drug side effects. So it is necessary to study the use of drugs in terms of side effects of RA drugs using the Naranjo Algorithm Objective: This study aims to determine the incidence of side effects that occur in RA patients and identify the occurrence of drug side effects by analyzing the Naranjo scale Methods: This research uses a descriptive observational method with a prospective cross sectional approach using the Naranjo Algorithm questionnaire as an instrument. Results: The results showed that of the 58 respondents who were interviewed, 21 respondents felt side effects in the form of 18 respondents including nausea, vomiting, dizziness and 3 respondents Alopecia, 20 respondents included in the Definite category and 1 respondent included in the Probable category Conclusion: Side effects that occur may be caused by suspected Rheumatoid Arthritis (RA) drugs, namely DMARDs and NSAIDs. Keywords: Naranjo Algorithm, Side Effects, Rheumatoid Arthritis
Manajemen Penyakit Hipertensi Dengan Pengobatan Tradisional
Mustaqimah, Mustaqimah;
Saputri, Rina;
Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v2i1.359
Penggunaan pengobatan antihipertensi telah mengubah riwayat alami hipertensi. Meskipun gagal jantung kongestif, pendarahan otak, dan gagal ginjal merupakan komplikasi utama dari hipertensi berat yang tidak diobati, infark miokard dan stroke trombotik juga muncul sebagai masalah utama pada pasien hipertensi. Penggunaan terapi untuk hipertensi dari bahan alam dapat menjadi solusi mengendalikan tekanan darah penderita hipertensi. Mentimun dan semangka merupakan buah yang mudah didapatkan masyarakat. Mentimun yang memiliki kandungan mineral yang tinggi terbukti mampu mengendalikan tekanan darah. Suplementasi L-sitrulin yang terkandung pada semangka meningkatkan sintesis oksida nitrat, menurunkan tekanan darah, dan dapat meningkatkan aliran darah perifer. Efek antihipertensi dari suplementasi L-citrulline semangka terlihat jelas pada orang dewasa dengan prahipertensi atau hipertensi.
Comparison of the Effectiveness of Leaflet and Educational Video Media on the Improvement of Antibiotic Knowledge in Simpang Empat Sungai Baru Village
Nafisa, Sherin;
Kurniawati, Darini;
Alawiyah, Tuti;
Mustaqimah, Mustaqimah
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 6 No 3 (2023): International Journal of Education, Information Technology and Others
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10211851
The phenomenon of residents of Simpang Empat Sungai Baru Village with the habit of buying antibiotics at unlicensed stalls and drugstores is still rife. Free use of antibiotics is influenced by several factors, one of which is knowledge. One effort that can be done to increase knowledge is to provide effective education. The selected education is to use leaflets and video media. Knowing the comparison of the effectiveness of leaflet and video media on increasing antibiotic knowledge in Simpang Empat Sungai Baru Village. True experimental research with pretest-posttest control group design. The sampling technique used is purposive sampling. The research sample is 96 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the Wlicoxon Sign Rank test and the Mann Whitney test. Leaflet and video media are effective in increasing people's knowledge about antibiotics with spss analysis the Wilcoxon test results show a Sig. 0.000 which means a significant effect. However, for a comparison of the effectiveness of leaflet and video media, there was no significant effect obtained from the Mann Whitney test results showing the Sig. 0.207. Leaflet and video media were both effective in increasing antibiotic knowledge in Simpang Empat Sungai Baru Village.
STUDENTS’ MOTIVATION IN LEARNING SPEAKING USING CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING APPROACH IN HIGHER EDUCATION
Reskyani, Reskyani;
Dollah, Syarifuddin;
Basri, Muhammad;
Mustaqimah, Mustaqimah;
A, Nasrullah
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol 13, No 2 (2024): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/exposure.v13i2.15431
learning motivation, especially in the development of speaking skills in higher education. The purpose of this paper is to understand the students’ motivation in learning speaking skills in higher education using culturally responsive teaching identified as CRT. In this research the researchers used a qualitative method and used open-ended interviews to collect the data, conducting interviews with three participants, all students of an English language department. During the interviews, it was kept in mind that the focus was to gather information about the student’s experiences and perspectives on the adopted culturally responsive teaching approach. In this case, thematic analysis was used to analyze the collected data, since it helps to focus on the main themes and the repeated patterns that exist in the data collected. Three major areas were discussed as follows. The first theme is positive experiences with the culturally responsive teaching approach which indicates the positive experiences of the students as the students were made to feel valued and listened to in a learning environment, which incorporates student’s cultural realities as they learn. The second theme is appreciation of cultural diversity emphasizing that the students’ cultural background should be valued and used to increase their desire and interest in learning. The third constructed theme is the positive relationship with motivation, which depicts the clerical correlation between a culturally responsive teaching approach and students’ motivation level. Implications of the findings or discussion of the study These findings imply that culturally responsive teaching could improve students’ motivation toward learning speaking skills because of the more positive classroom environment. The findings of the research add to the existing literature on teaching practices for enhanced learning among college students, particularly arguing that there is a need to consider the cultural identities of students as important determinants of teaching practice. Subsequent studies should take up the following issues in understanding the long-term effects culturally responsive teaching yields on nearly all facets of language learning and the broader application of this pedagogical approach in various learning environments. The novelty of this research is that it emphasizes the importance of recognizing and integrating students’ cultural backgrounds as a key element in creating an inclusive and supportive learning environment.
Implementasi Alat Pencacah Daging Ikan Pada Kelompok Usaha Putroe Pantai Di Gampong Lamdingin Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh
Mustaqimah, Mustaqimah;
Suhud, Khairi;
T. Ferijal, T. Ferijal
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62671/jp3l.v2i1.52
Banda Aceh adalah Ibukota Propinsi Aceh. Kota ini terletak di daerah pesisir ujung Barat pulau Sumatera yang sebagian besar dikelilingi laut Samudera Hindia. Gampong Lamdingin adalah salah satu desa yang dekat dengan daerah pesisir pantai Banda Aceh yang terletak di Kecamatan Kuta Alam yang berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terbesar di Banda Aceh yang bernama TPI Samudera Lampulo. Selain itu desa ini juga berdekatan dengan pasar Al-Mahirah yang merupakan pasar terbesar di Banda Aceh. Keterbatasan skill masyarakat dalam pengolahan ikan menjadi produk yang lebih variatif sangat dipengaruhi oleh terbatasnya alat bantu pengolahan ikan. Pembuatan abon ikan adalah salah satu solusi yang tepat untuk memberi nilai tambah ikan terutama saat TPI Samudera Lampulo banjir ikan dan harga ikan sangat murah. Jenis ikan yang paling banyak dan harganya relatif murah adalah tongkol dan tuna. Tujuan pengabdian ini adalah untuk merancang dan mengaplikasikan alat pencacah daging ikan sebagai bahan baku abon ikan yang efektif dan efisien. Rancangan alat pencacah abon yang akan dibuat adalah tipe mekanis supaya mudah dan fleksibel digunakan oleh pengguna. Rancangan alat bantu pencacahan yang dibuat ini difokuskan pada metode kemampuan untuk mencacah daging ikan supaya ukurannya sesuai dengan yang diinginkan dan lebih seragam. Sebagai alternatif untuk mendapatkan tenaga pencacahan yang tidak melelahkan operator adalah dengan menggunakan poros yang dirangkai dengan bagian pencacah dan dihubungkan ke motor listrik. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah membuat kemasan abon ikan yang menarik supaya mudah dipasarkan. Alat pencacah hasil rancangan menunjukkan kapasitas kerja alat sebesar 500 gram ikan per menit dan hasil cacahan juga lebih seragam dibandingkan cara manual. Potensi usaha abon ikan ini sangat menjanjikan, dapat dilihat dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa dari 30 kilogram ikan, mampu meraup untung sebesar 355 ribu rupiah. Dengan adanya program ini diharapkan banyak manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat, yaitu: memberi nilai tambah ikan, menambah peluang usaha baru berkat hasil produk baru yaitu abon ikan, meningkatkan kuantitas dan kualitas abon dan meminimumkan susut, menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.