Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Alat Pencacah Daging  Ikan Pada Kelompok Usaha Putroe Pantai Di Gampong Lamdingin Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Mustaqimah, Mustaqimah; Suhud, Khairi; T. Ferijal, T. Ferijal
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i1.52

Abstract

Banda Aceh adalah Ibukota Propinsi Aceh. Kota ini terletak di daerah pesisir ujung Barat pulau Sumatera yang sebagian besar dikelilingi laut Samudera Hindia. Gampong Lamdingin adalah salah satu desa yang dekat dengan daerah pesisir pantai Banda Aceh yang terletak di Kecamatan Kuta Alam  yang berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terbesar di Banda Aceh yang bernama TPI Samudera Lampulo. Selain itu desa ini juga berdekatan dengan pasar Al-Mahirah yang merupakan pasar terbesar di Banda Aceh. Keterbatasan skill masyarakat dalam pengolahan ikan menjadi produk yang lebih variatif sangat dipengaruhi oleh terbatasnya alat bantu pengolahan ikan. Pembuatan abon ikan adalah salah satu solusi yang tepat untuk memberi nilai tambah ikan terutama saat TPI Samudera Lampulo banjir ikan dan harga ikan sangat murah. Jenis ikan yang paling banyak dan harganya relatif murah adalah tongkol dan  tuna. Tujuan pengabdian ini adalah untuk merancang dan mengaplikasikan alat pencacah daging ikan sebagai bahan baku abon ikan yang efektif dan efisien. Rancangan alat pencacah abon yang akan dibuat adalah tipe mekanis supaya mudah dan fleksibel digunakan oleh pengguna. Rancangan alat bantu pencacahan yang dibuat ini difokuskan pada metode kemampuan untuk mencacah daging ikan supaya ukurannya sesuai dengan yang diinginkan dan lebih seragam. Sebagai alternatif untuk mendapatkan tenaga pencacahan yang tidak melelahkan operator adalah dengan menggunakan poros yang dirangkai dengan bagian pencacah dan dihubungkan ke motor listrik. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah membuat kemasan abon ikan yang menarik supaya mudah dipasarkan. Alat pencacah hasil rancangan menunjukkan kapasitas kerja alat sebesar 500 gram ikan per menit dan hasil cacahan juga lebih seragam dibandingkan cara manual. Potensi usaha abon ikan ini sangat menjanjikan, dapat dilihat dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa dari 30 kilogram ikan, mampu meraup untung sebesar 355 ribu rupiah. Dengan adanya program ini diharapkan banyak manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat, yaitu: memberi nilai tambah ikan, menambah peluang usaha baru berkat hasil produk baru yaitu abon ikan, meningkatkan kuantitas dan kualitas abon dan meminimumkan susut, menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
The Effect of Feeding Process Stimulation on Oral Preparedness Readiness in Premature Infants Dessirya, Endah; Herlina, Herlina; Wahyuni, Wahyuni; Pusparini, Iin; Mustaqimah, Mustaqimah; Hayati, Dewi
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 11 No. 3 (2024): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36408/mhjcm.v11i3.1097

Abstract

BACKGROUND: Most preterm infants do not have proper sucking, swallowing, and breathing coordination which caused  delay in oral feeding readiness. OBJECTIVE: The objective of this study was to analyze the influence of feeding stimulation on the readiness of premature infant’s oral feeding. METHOD: This study was a true experimental study that involved 44 preterm infants born between 32-34 weeks of gestational age, devided in two groups. Twenty two infants in the intervention group received positioning (mid-line control symmetric) and oral feeding stimulation, while the control group received only positioning intervention. Oral stimulation was given 8 times a day for 7 days, before starting the oral feeding program. Oral feeding readiness was measured by using a modified early feeding scale (EFS) instrument on the first and the seventh days. Data analysis using t-test dependent, independent t-test, and Mc Nemar test. RESULT: The results showed that there was a significant effect of the intervention on EFS score (p <0.001) and also on preterm infant’s oral feeding readiness (p = 0.002). The results also showed that there was an effect of intervention on the length of stay (p=0.001). CONCLUSION: Early oral feeding stimulation improves the infant’s oral feeding readiness and shortens the infant’s length of stay. Researchers recommend stimulation of the feeding process as an independent nursing intervention in caring for premature infants. 
Pendekatan Agama dalam Pencegahan Bunuh Diri di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Olii, Desri Hariyati; Fata, Ahmad Khoirul; Mustaqimah, Mustaqimah; Macpal, Sunandar; Hubu, Awaluddin
TARSIUS : Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif & Humanis Vol 6 No 2 (2024): 2024 Volume 6 Nomor 2
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/tarsius.v6i2.1101

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengurangi dan mencegah kasus bunuh diri di Provinsi Gorontalo, khususnya Kab. Bone Bolango. Kegiatan ini dilatari oleh maraknya fenomena Lothingdayango atau bunuh diri di Prov. Gorontalo. Pada 2023 saja tercatat 31 kasus bunuh diri. Salah satu faktor penting bagi pencegahan bunuh diri adalah penciptaan ruang sosial yang sehat dan mendukung, di mana kondisi lingkungan tersebut dapat memberikan dukungan mental dan sosial yang dibutuhkan oleh individu yang mengalami masalah. Untuk itu diperlukan aksi yang bisa menciptakan suasana lingkungan sosial yang sehat. Pada titik inilah terletak urgensi kegiatan pengabdian masyarakat yang mendedikasikan diri untuk penciptaan lingkungan sosial yang sehat bagi pencegahan bunuh diri di Gorontalo. Dalam konteks masyarakat Gorontalo yang religious, maka upaya tersebut tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai keislaman. Dalam pelaksanaan kegiatan ini peneliti cum pengabdi sosial menggunakan metode Community-Based Participatory Research (CBPR). Kegiatan dalam PKM ini berupa ceramah keagamaan dan pemutaran video di masjid. Tema-tema kajian disesuaikan dengan misi mencegah bunuh diri, yaitu seputar kesabaran, kesiapan menerima kenyataan sebagai takdir dari Allah Swt, dan hidup bahagia. Tema-tema ini dipilih untuk memperkuat mental-psikologis dan spiritual masyarakat. Dalam evaluasi kegiatan terungkap bahwa walaupun ceramah agama tersebut disambut baik oleh masyarakat, namun dibutuhkan langkah-langkah konkret seperti pemberdayaan ekonomi untuk memberikan solusi jangka panjang.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Profil Gugus Fungsi Dari Fraksi Air Ekstrak Daun Mahang (Macaranga triloba (thunb.) Mull Arg.) Mustaqimah, Mustaqimah; Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Natantri, Bamikha Priskila; Putri, Mela Julia; Rubina, Miranda; Oktavia, Regina
Sains Medisina Vol 3 No 3 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i3.623

Abstract

Mahang (Macaranga triloba (thunb.) Mull Arg.) merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional, khususnya bagian daun. Salah satu senyawa aktif yang terdapat pada daun mahang adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan flavonoid total dan profil gugus fungsi pada fraksi air ekstrak daun mahang. Daun mahang diekstraksi metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian ekstrak difraksinasi menjadi fraksi air. Penentuan kadar flavonoid total fraksi air ekstrak daun mahang diperoleh dari data spektrofotometer UV-Vis. Analisis gugus fungsi menggunakan spektroskopi FTIR. Panjang gelombang maksimum yang digunakan adalah 400 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan total flavonoid adalah 1.211 ppm yang ekuivalen dengan senyawa kuersetin. Gugus fungsi yang teridentifikasi adalah alkohol, alkana, amida I, amina, dan alkohol primer.
IDENTIFIKASI PENYEBAB KONVERSI LAHAN UNTUK REVITALISASI PERKEBUNAN KAKAO DI KABUPATEN ACEH SELATAN Yasar, Muhammad; Mustaqimah, Mustaqimah; Agustina, Raida; Nufus, Hayatun; Handayani, Sri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1290

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) adalah salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian melalui ekspor dan industri pengolahan. Namun, produksi kakao mengalami penurunan akibat konversi lahan. Aceh Selatan, sebagai salah satu daerah penghasil kakao di Aceh, juga terdampak oleh konversi lahan serta masalah dalam pengelolaan tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan kakao di Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, yang memungkinkan penelitian untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena konversi lahan dari segi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Metode kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petani kakao, pengusaha perkebunan kelapa sawit, dan pihak pemerintah setempat untuk menyusun gambaran tentang faktor-faktor konversi lahan yang bersifat lokal dan subjektif. Sementara itu, metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada petani kakao di Aceh Selatan untuk mengukur pengaruh berbagai faktor dalam keputusan konversi lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan produksi kakao disebabkan oleh konversi lahan untuk sektor pertanian lain sebesar 83,5 % dan sisanya 16,5 % penggunaan lahan untuk keperluan non-pertanian. Penyebab utama konversi lahan dari sektor pertanian adalah ekspansi perkebunan kelapa sawit yang mencapai 73,3 %, sementara konversi non-pertanian lebih disebabkan oleh kebutuhan untuk pengembangan perumahan sebesar 55,7 %. Tingginya serangan hama dan penyakit menjadi faktor utama yang mendorong petani untuk mengkonversi lahan kakao mereka yaitu 44,3 %. Faktor yang dibutuhkan untuk pengembangan kakao adalah adanya jaminan harga/pasar yang menguntungkan (54,0 %) dan akses permodalan (24,4 %) untuk mendukung pembiayaan usaha petani. Kendala utama yang harus diatasi adalah penyediaan bibit unggul yang tahan terhadap perubahan iklim, hama, penyakit, serta memiliki produktivitas yang tinggi. Penelitian ini diharapkan memberikan pandangan yang berguna bagi pemerintah daerah dan petani dalam merumuskan kebijakan yang dapat mendukung revitalisasi dan pengelolaan kakao yang berkelanjutan.
Empowering Local Economy through Enhanced Production and Marketing of Lokan Crackers in Gampong Lamseunia Ferijal, Teuku; Mustaqimah, Mustaqimah; Moulana, Ryan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i2.8447

Abstract

This community service program aimed to enhance the production and marketing of Lokan crackers in Gampong Lamseunia through a series of systematically designed activities. Initial SWOT analysis revealed that the production had great potential, though challenges like production consistency and lack of appropriate equipment persisted. Training sessions improved group members' skills in standardizing production processes, from material selection to packaging, and emphasized the importance of branding. Despite some success, achieving uniform cracker cuts remained a challenge, highlighting the need for future innovation in production tools. Packaging and branding training led to an increased understanding of the product's market value, and varied packaging options have since been adopted to attract consumers. Although significant sales growth has yet to be realized, marketing efforts through local kiosks and social media have expanded market reach and consumer awareness. The active participation and enthusiasm of the group members indicate a readiness to develop their business sustainably. Moving forward, the focus will be on optimizing digital marketing strategies and introducing production technologies to address current challenges. This program has laid a strong foundation for economic growth, empowering the local community to fully utilize the potential of Lokan crackers. It is expected that these initiatives will drive sustainable local economic development and improve the welfare of the Gampong Lamseunia community.
Optimizing the role of cadres in controlling hypertension in Sungai Rangas Ulu Village Mustaqimah, Mustaqimah; Ariani, Malisa; Aryzki, Saftia; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman
Community Empowerment Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12367

Abstract

Hypertension is a major health problem that requires continuous management, especially in areas with limited access to health services, such as Sungai Rangas Ulu Village. Limited public knowledge and a lack of health cadre skills in monitoring blood pressure are challenges in hypertension control. This community service activity aims to optimize the role of cadres in preventing hypertension. The training involved five cadres from toddler integrated health posts (posyandu) and five cadres from elderly integrated health posts (posyandu), with methods that included theoretical delivery on hypertension and its risk factors, as well as practical use of sphygmomanometers. The training results showed that 89% of cadres experienced a significant increase in knowledge and skills. Overall, this program successfully increased cadre capacity in blood pressure monitoring and health education, which is expected to contribute to more effective hypertension control in Sungai Rangas Ulu Village. Continued mentoring is needed to ensure program sustainability and long-term positive impact.
Potensi dan Produktivitas Air Nira, Kolang Kaling dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Gampong Riting Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar Mustaqimah, Mustaqimah; Suhud , Khairi
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i1.13

Abstract

Gampong Riting, Kabupaten Aceh Besar, merupakan salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan potensi alamnya, termasuk sumber daya pertanian. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan minat dalam menggali potensi sumber daya alam ini sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat setempat. Air nira dan kolang kaling adalah dua komoditas yang memiliki potensi yang signifikan di Gampong Riting. Air nira adalah cairan yang diambil dari batang pohon aren dan memiliki beragam manfaat, termasuk sebagai bahan dasar produksi. Adapun tujuan artikel ini dibuat untuk mengetahui potensi pohon aren, produktivitas air nira dan kolang kaling dalam perkembangan ekonomi masyarakat di Gampong Riting Kecamatan Indrapuri kabupaten Aceh Besar. Metode survei dan wawancara digunakan secara bersamaan untuk memperoleh sudut pandang yang beragam tentang peran air nira dan kolang kaling dalam ekonomi masyarakat, serta untuk memvalidasi temuan yang diperoleh dari kedua metode tersebut. Dengan pendekatan ini, diharapkan penelitian ini dapat memberikan pemahaman tentang potensi dan produktivitas produk dalam konteks perkembangan ekonomi masyarakat di Gampong Riting. Analisis SWOT sebaiknya dilakukan sebelum memulai bisnis dengan tujuan menyesuaikan tujuan pemasaran berdasarkan peluang yang ada. Penelitian ini melakukan analisis SWOT terhadap pengembangan usaha di Gampong Riting Kabupaten Aceh Besar yang dicapai melalui pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia, produktifitas produk dan penciptaan kondisi pasar yang baik dan sehat. Artikel ini mendapatkan hasil diantaranya kontribusi ekonomi aren dalam bentuk produk dan pemanfaatan, tantangan yang dihadapi, serta berbagai aspek yang mempengaruhi potensi produktivitas air nira dan kolang kaling dengan bantuan dari analisis SWOT.
Kajian Etnomedisin Masyarakat Desa Sungai Rangas Ulu: Ethnomedical Study of The Sungai Rangas Ulu Village Community Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Indriyani, Reni
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8340

Abstract

Penggunaan obat tradisional umum dilakukan oleh masyarakat di negara-negara berkembang. Selain itu, masyarakat desa juga masih memiliki tradisi yang kuat dalam praktik pengobatan tradisional khususnya pemanfaatan tanaman atau bagian tanaman sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan mengubah pengetahuan lisan tentang penggunaan tradisional tanaman obat menjadi laporan ilmiah tertulis. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Responden penelitian sebanyak 20 orang dari desa sungai rangas ulu. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 29 jenis tanaman telah digunakan oleh masyarakat, dengan bagian tanamannya berupa akar, batang, biji, buah, daun, dan rimpang. Tanaman terbanyak berdasarkan nilai Use Value adalah daun salam.
Edukasi dagusibu obat tukak peptik di Kelurahan Mantuil Kota Banjarmasin Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Mustaqimah, Mustaqimah
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v3i1.271

Abstract

Tukak peptik merupakan penyakit akibat gangguan pada saluran gastrointestinal atas yang disebabkan sekresi asam dan pepsin yang berlebihan oleh mukosa lambung. Pengobatan tukak peptik ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, menghilangkan keluhan, menyembuhkan tukak, mencegah kekambuhan dan komplikasi. Pada masyarakat sering terjadi kesalahan cara penggunaan obat dan mengakibatkan tidak tercapainya efek terapi yang optimal karena kurangnya kesadaran dan informasi yang didapatkan. Selain itu dampak dari kesalahan pengelolaan obat akan tampak di lingkungan. Pencemaran lingkungan karena pembuangan obat yang tidak tepat akan terjadi dan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem di sekitar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah DAGUSIBU. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan metode sosialisasi, pemberian edukasi, dan konseling kelompok. Kegiatan pengabdian meliputi tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan dan persiapan, tahap penyuluhan dan pelatihan, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan obat tukak peptik dan menunjukkan masyarakat lebih memahami pengelolaan obat yang tepat. Masyarakat merasa terbantu dengan kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan seperti ini tetap berlanjut.
Co-Authors A, Nasrullah AA Sudharmawan, AA Adisaturrahimi, Andi Agnes Christie Rinda Ahmad Hidayat Ahmad Khoirul Fata Ahmad, Cicin Ahmad, Fauzan Zil Ikram Aida Royani Akib, Muhaiminah Ali Rakhman Hakim amanah, nurul Anggrita Sari Annisa Fitria Anugrahni, Chindy Monica Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asiza, Nur Auli Damayanti Aulia Rahmah AYU LESTARI Bulan, Ramayanty Defitamira, Olvi Dessirya, Endah Devianti, Devianti Dewi Hayati, Dewi Diswandi Nurba, Diswandi Doholio, Siti EKA CHANDRA LINA Evana, Nur Qomara Fachruddin Fachruddin Fadhiyah Noor Anisa Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Hayatun Nufus Herlina Herlina Holilah, Shafira Nor Hubu, Awaluddin Indah Nurmawan Indriyani, Reni Iskandar Iskandar Isna Humaera, Isna Jainah Jainah Jainah Jainah, Jainah Jannah, Ghina Raudhatul Juanda Juanda Jufrianto, M. Karinda, Niken Adkah Khairi, Khairi Khairun Nisa Papeo Kurniawati, Darini Lasaba, Muhammad Fathurrahman Lestari, Yayuk Puji Macpal, Sunandar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Mashadi Mashadi Maulani, Eka Febrianti Mohd Tahir, Asman Bin Muhammad Basri Muhammad Khadhary Muhammad Yasar Musa, Nur Ainun Nafisa, Sherin Natantri, Bamikha Priskila Ngongo, Marselina Nor Ellisa Noval Noval NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Olii, Desri Hariyati Pusparini, Iin Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Rahman, Agenia Rahyuni Rahyuni Raida Agustina Ramadhani, Alya Ramdani, Amaliah Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Reskyani, Reskyani Rezeki, Dewi Rina Saputri Rubina, Miranda rusana, rusana Rustiana Rustiana Ryan Moulana Sadlia, Fitri Saftia Aryzki Salwati, Salwati Sari, Anggrita Sari, Dina Novenda Sari, Rani Normaya Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sri Handayani Sri Hartuti Sudarya, Maharani Fitria Suhud , Khairi Suhud, Khairi Syarifuddin Dollah T. Ferijal, T. Ferijal Teuku Ferijal Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Umi Hasanah, Umi Vania, Risma Ananda Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman wahyuni wahyuni Wulandari, Sami’an Yusliana, Erlin Fitria Yusra, Andi Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zulham, Zulham Zulianur, Riska Ali