Claim Missing Document
Check
Articles

Immunomodulatory Effects of Synbiotic Lactic Acid Bacteria from Dangke and Inulin from Dahlia Tubers Febriani, Ayu; Hafsan, Hafsan; Sijid, St Aisyah; Nur, Fatmawati; Muthiadin, Cut; Khudaer, Faten
Al Jahiz Vol 6 No 2 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2025 (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i2.10393

Abstract

Synbiotics, the synergistic combination of probiotics and prebiotics, have attracted growing scientific interest due to their potential to modulate immune responses. However, the immunomodulatory effects of synbiotics derived from traditional foods remain underexplored. This study aimed to evaluate the immune-enhancing potential of synbiotics formulated from Lactobacillus fermentum isolated from Dangke (a traditional South Sulawesi cheese) and inulin extracted from Dahlia tubers. The novelty of this work lies in the utilization of culturally unique, locally sourced microbial and prebiotic components that have not previously been tested for immunological impact. A total of 28 mice were randomly divided into four groups: one negative control group (P0) and three treatment groups (P1, P2, P3) receiving different doses of synbiotics over a 20-day treatment period. Parameters observed included changes in body weight, macrophage phagocytosis activity, and organ indices (liver and spleen). Results showed that mice in P1 and P2 groups exhibited significant increases in body weight (P1: +12.5%, P2: +15.3%, p < 0.05) compared to the control. Moreover, macrophage phagocytic activity was markedly improved in the treatment groups (p < 0.01). Liver and spleen indices were also significantly elevated (p < 0.05), indicating enhanced organ function. These findings suggest that synbiotics containing L. fermentum and Dahlia inulin have promising immunomodulatory effects, highlighting their potential for development as novel functional food ingredients with health-promoting benefits.
Implementation of Identification of Critical Points for the Halalness of Vegetable Materials and Their Derivative Products from an Islamic Economic Perspective Karmila, Yusri; Parakkasi, Idris; Muthiadin, Cut; Supatminingsih, Tuti
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i10.11874

Abstract

The aim of this research is to determine the implementation of identifying critical points for halal vegetable materials and their derivative products and the implementation of identifying critical points for halal vegetable materials and their derivative products from an Islamic economic perspective. This research uses a literature review of various main references in halal certification criteria and knowledge about ingredients and processing processes for products originating from plants (plant based products). It is concluded that vegetable ingredients in the sharia specifically mention that nothing is haram, so vegetable ingredients (vegetables) are basically halal. However, if the product is processed using additional ingredients or processing aids that are not halal, then the product status can change to non-halal. Identification of critical points for vegetable ingredients can be analyzed using a decision tree to identify critical points for halal vegetable ingredients.
Deteksi titik kritis kehalalan produk UMKM es dawet di Kota Makassar Fuadi, Ni'ma Ainul; Wahab, Andi Rizki Berliana Zahra; Wamaulana, Farlinda; Sukmawaty, Eka; Masriany, Masriany; Muthiadin, Cut
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.876 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.23477

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia, sehingga produk halal menjadi syarat produk makanan atau minuman yang dapat meningkatkan nilai jual yang lebih tinggi dibanding dengan produk yang belum memiliki sertifikasi halal. Sementara keamanan pangan di Indonesia khususnya di daerah Makassar masih tergolong rendah salah satu usaha UMKM yaitu es dawet. Es dawet merupakan salah satu minuman yang banyak diminati di Makassar. Jenis produk olahan tersebut berbahan dasar air dan tepung beras. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kontaminasi dan penentuan titik kritis kehalalan pada proses produksi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut menunjukan bahwa bahan baku pembuatan es dawet di Makassar tidak memiliki titik kritis. Hal ini mengindikasikan bahwa bahan baku es dawet telah terjamin kehalalannya.
Gambaran hasil pemeriksaan mikroskopik basil tahan asam pada penderita tuberkulosis paru di BBKPM Makassar Febriani, Ayu; Sijid, St Aisyah; Hidayat, Kusnadi S; Muthiadin, Cut; Zulkarnain, Zulkarnain
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.855 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.28631

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksius yang diakibatkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yakni bakteri yang berasal dari golongan Basil Tahan Asam (BTA) yang pada kebanyakan kasus ditemukan menyerang organ paru-paru. Penegakan diagnosis tuberkulosis salah satunya dilakukan dengan uji mikroskopik BTA. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sampel dahak dari 119 pasien Balai Besar Kesehatan Paru Makassar dengan metode pewarnaan mikroskopik Zheil neelsen, selanjutnya data yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan hasil uji, usia serta gender dari sampel. Berdasarkan riset yang telah dilaksanakan diketahui bahwa pemeriksaan BTA dengan hasil positif pada pasien terdiagnosis menderita TB paru yang dikelompokkan berdasarkan usia berasal dari remaja 11-19 (17%) dan dewasa 20-60 Tahun (83%). Selain itu, pengelompokan berdasarkan gender menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan positif paling banyak ditemukan pada laki-laki (61%) sedangakan pada perempuan hanya sekitar 39%.
Budidaya tanaman selada (Lactuca sativa L.) secara hidroponik dengan sistem DFT di BBPP Batangkaluku Zahra, Najmatul; Muthiadin, Cut; Ferial, Ferial
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.648 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29922

Abstract

Hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan media tanpa tanah (Soilless culture), seperti air, kerikil, pasir, material lain, salah satu metode hidroponik yaitu sistem DFT. Sistem DFT (Deep Flow Technique) memiliki prinsip yaitu aliran air masuk ke dalam pipa melalui pompa secara terus menerus. Salah satu jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik ialah tanaman selada (Lactuca sativa L.). Selada merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah dingin maupun tropis serta memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik membudidayakan tanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT bertingkat dengan penambahan nutrisi AB mix di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku. Metode penelitian yaitu dengan penanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT dan dilakukan pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, serta panjang akar dari hari ke-4 hingga hari ke-16 setelah pengaplikasian AB mix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian nutrisi AB mix berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman selada yang dibudidayakan secara hidroponik dengan sistem DFT.
Relevansi Teori Konsumsi Monzer Kahf dan Yusuf Al Qardhawi Terhadap Implementasi Halal Lifestyle Muhammad Amin, Abd Rauf; Cut Muthiadin
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 1 No 2 (2024): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/eenew182

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana relevansi teori konsumsi dari Monzer Kahf dan Yusuf Al Qardhawi serta bagaimana bentuk implementasinya dalam halal lifestyle (gaya hidup halal) secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif dapat digunakan sebagai pendekatan yang tepat untuk mengeksplorasi pandangan dari kedua tokoh yakni Monzer Kahf dan Yusuf Al Qardhawi serta implementasi pola konsumsi Islami terhadap halal lifestyle. Data yang digunakan adalah data sekunder. Kedua teori tersebut memiliki kesamaan dalam menekankan pentingnya konsumsi yang adil, menghindari pemborosan, sifat kikir dan memenuhi kebutuhan dasar individu dan masyarakat. Pola konsumsi seorang muslim dengan mengimplementasikan gaya hidup halal dengan memperhatikan makna dan tujuan konsumsi dalam Islam yang sangat relevan dengan teori Monzer Kahf dan Yusuf Al Qardhawi.
Kepatuhan Terhadap Prinsip Halal dalam Industri Kosmetik: Implikasi terhadap Preferensi Konsumen Muslim Sudarmi, Sudarmi; Sapa, Nasrullah Bin; Muthiadin, Cut; Syam, Agus; Agus, Agus
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7188

Abstract

Kepatuhan terhadap prinsip halal dalam industri kosmetik memiliki dampak signifikan terhadap preferensi konsumen Muslim, seiring dengan meningkatnya permintaan untuk produk yang sesuai dengan ajaran Islam. Konsumen Muslim kini semakin memprioritaskan sertifikasi halal sebagai salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian kosmetik, mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya kehalalan dalam aspek kehidupan mereka, termasuk dalam produk kecantikan. Studi ini mengeksplorasi implikasi kepatuhan terhadap prinsip halal terhadap preferensi konsumen Muslim, dengan fokus pada sertifikasi halal, transparansi dalam pemasaran, dan etika perusahaan. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana perusahaan kosmetik harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan nilai-nilai Islam, memastikan bahwa produk yang ditawarkan tidak hanya memenuhi persyaratan halal tetapi juga mencerminkan prinsip etika yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kosmetik yang mematuhi prinsip halal dan menjalankan pemasaran yang berbasis pada integritas dan transparansi akan dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen Muslim, serta meraih kesuksesan yang berkelanjutan di pasar yang semakin berkembang ini. Implikasi praktis dari temuan ini menekankan pentingnya adaptasi perusahaan kosmetik terhadap tren konsumsi halal yang terus berkembang untuk memenangkan pangsa pasar Muslim global.
Implementasi Sistem Penjaminan Halal pada Produk Roti di Toko Roti Fiona Cakes Makassar Maulana, Maulana; Cut Muthiadin; Sapa, Nasrullah Bin; Mukhtar Galib
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem jaminan halal pada Fiona Cakes Bakery, sebuah UKM yang berbasis di Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem jaminan halal diterapkan melalui tiga aspek utama: pemilihan bahan baku bersertifikat halal, penerapan prosedur operasi standar (SOP) dalam proses produksi, dan pelaksanaan audit internal dan eksternal secara berkala. Penerapan ini berdampak positif pada kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, dan penjualan, yang meningkat hingga 20% setelah memperoleh sertifikasi halal. Namun, beberapa tantangan masih ada, termasuk terbatasnya ketersediaan bahan tambahan bersertifikat halal, pemahaman karyawan yang tidak memadai tentang standar halal, dan biaya yang signifikan terkait dengan sertifikasi dan audit. Rekomendasi termasuk peningkatan pelatihan karyawan, perluasan kemitraan dengan pemasok bersertifikat halal, dan peningkatan subsidi pemerintah untuk mendukung UKM. Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi hubungan kuantitatif antara sertifikasi halal dan kinerja keuangan UKM untuk wawasan yang lebih luas.
INTRODUCTION OF THE SYNBIOTIC OF LACTIC ACID BACTERIA FROM DANGKE AND INULIN DAHLIA IN MICE INFECTED WITH Enteropathogenic Escherichia coli Nur, Fatmawati; Hadidarma, Nasyrah; Hafsan, Hafsan; Muthiadin, Cut; Khudaer , Faten
Berita Biologi Vol 23 No 2 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/beritabiologi.2024.3733

Abstract

This study investigates the influence of synbiotics, a combination of probiotics (lactic acid bacteria) and prebiotics (inulin from Dahlia tubers), on mice infected with Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) bacteria. The performance of mice, including weight gain, feed consumption, and feed conversion ratio, was used as parameters to understand the effect of synbiotics on EPEC-infected mice. Four groups of mice were observed in this study: the control group (P1), EPEC infection group (P2), synbiotics introduction group (P3), and synbiotics introduction + EPEC infection group (P4). The research findings demonstrate that synbiotics from Dangke lactic acid bacteria and inulin from Dahlia tubers have a positive impact on mice performance and help them in countering EPEC infection. Group P3, which received synbiotics without EPEC infection, showed significantly higher weight gain and feed conversion efficiency compared to groups P1 and P2. The synbiotics contributed to the enhancement of mice growth and feed efficiency. On the other hand, group P4, which received synbiotics and was infected with EPEC, exhibited a lower survival rate compared to the control group (P1) and group P3, despite having a shorter duration of diarrhea. EPEC caused diarrhea in mice, but synbiotics helped reduce the duration of diarrhea by inhibiting the growth and attachment of EPEC in the mice's intestines. These findings indicate that synbiotics of Lactic Acid Bacteria and inulin Dahlia have the potential as an alternative strategy to improve mice growth and intestinal health. However, the positive effect of synbiotics may be diminished when mice are infected with EPEC.
CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&J Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah; Sapa, Nasrullah bin; Muthiadin, Cut
Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/tadayun.v6i2.432

Abstract

Abstract This study examines the challenges faced by traditional food MSMEs in implementing halal certification in an island-based region, using the Halua Kenari D&J enterprise in North Maluku as a case study. Employing an empirical legal research design within a socio-legal framework, the research integrates a statutory approach with a case study method. Data were collected in Wailau Village, Sula Islands, through in-depth interviews, direct observation, and document review to assess absolute compliance with the Halal Product Assurance Law. The findings reveal a significant gap between regulatory standards and on-the-ground conditions. The main obstacles include: (1) technical barriers, such as production facilities that are integrated with household living areas; (2) administrative barriers, particularly inconsistencies in raw-material documentation; and (3) structural barriers, including the absence of halal assistance infrastructure at the village level. The study concludes that current halal regulations are not yet fully inclusive for rural MSMEs. Decentralized assistance services and targeted facility-improvement incentives are needed to bridge these gaps. Abstrak Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi UMKM pangan tradisional dalam mengimplementasikan sertifikasi halal di wilayah kepulauan, dengan studi kasus pada usaha Halua Kenari D&J di Maluku Utara. Menggunakan jenis penelitian hukum empiris (socio-legal research), penelitian ini memadukan pendekatan perundang-undangan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan di Desa Wailau, Kepulauan Sula, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen untuk menilai realitas kepatuhan terhadap UU Jaminan Produk Halal. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara standar regulasi dan kondisi riil di lapangan. Hambatan utama meliputi: (1) kendala teknis, berupa fasilitas produksi yang menyatu dengan area domestik rumah tangga; (2) kendala administratif, khususnya inkonsistensi dokumentasi bahan baku; dan (3) kendala struktural, yakni ketiadaan infrastruktur pendampingan halal di tingkat desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi halal saat ini belum sepenuhnya inklusif bagi UMKM pedesaan. Diperlukan layanan pendampingan yang terdesentralisasi serta insentif perbaikan fasilitas yang tepat sasaran untuk menjembatani kesenjangan tersebut
Co-Authors Abdul Rauf Muhammad Amin, Abdul Rauf Muhammad Adin Ayu Andriyani AGUS AGUS Ahyar Ahmad Alir, Rahmat Fajrin Amnah, Alifah Zul Amril Andi Nabila Nurfitrah Annisa Zakiyah Darojat Ar. Syarif Hidayat Asbar Hamzah Asmuddin Nasir Asmuddin Natsir Auriga, Fitriani Ayu Andi Indra, Ayu Baiq Farhatul Wahidah Bakri Zakia, Bakri Bin Sapa, Nasrullah Burhan, Eliazar Dedi Mardianto Dedi Susanto Fachrurrazy, Muhammad Fatmawati Nur Febriani, Ayu Ferial, Ferial Firdayana Firdayana Firmansyah, Yuman Fuadi, Ni'ma Ainul Gafur, Muslimah Fitrah Abd Gazali, Megawati Hadidarma, Nasyrah Hafsan, Hafsan Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Halik, Abdul Chadjib Harja, Husnul Sri Mulyani Hartono Helmy Syamsuri, Helmy Hermawan, Isna Ainun Hidayat, Kusnadi S Hidayat, Muhammad Tasri Hidayati, Ulfa Idris Parakkasi Indradewa, Rhian Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Japar, Rahayu K., M. Yusuf Karmila, Yusri Kartika Khatimah, Khusnul Kholid Albar Khudaer , Faten Khudaer, Faten Kumala, Nur Hakiki Dewi Laily Agustina Lasinrang Aditia Lianah Lianah, Lianah Mahfut Marcia Bunga Pabendon Mashuri Masri Mashuri Masri Mashuri Masri Masita Masita Masriany, Masriany Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Muh. Khalifah Mustami Muhammad Amin, Abd Rauf Muhammad Amin, Abdul Rauf Muhammad Khalifah Mustami Mukhtar Galib Nasrullah Bin Sapa Nur Alfi Hidayati Nurhaedah ., Nurhaedah Nurhikmah Nurhikmah Nurjannah Nurjannah Nurmayanti, Nurmayanti Nurul Muhlisyah Nurul Muhlisyah Paraikkasi, Idris Parakkasi, Idris Pujarena Putri Idris Rahmat Fajrin Alir Ramlah Ramlah Ramlah Rasnawati Risdayanti Adi Purba Rukmana, Rusmadi Rum, Magfirah Rahimah Rusny Rusny Sapa, Nasrullah Bin Sapinah Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Sijid, St Aisyah Sitti Saenab, Sitti Sri Wahyuni St. Aisyah Sijid St. Aisyah Sijid Sudarmi Sudarmi Sukmawaty, Eka Sumarlin, Abdul Suryafly, Fanny Dhea Syam, Agus Syaripuddin Syaripuddin Tri Cahyanto Tridesianti, Siska Tuti Supatminingsih Tuty Arisuryanti, Tuty Umar, Rahmawati Upreti, Brij Mohan Wahab, Andi Rizki Berliana Zahra Wamaulana, Farlinda Yuniar Harviyanti Zahra, Najmatul Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain