Claim Missing Document
Check
Articles

EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT TERHADAP GULMA UMUM PADA PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis [Muell.] Arg) YANG SUDAH MENGHASILKAN Evi Oktavia; Dad R. J. Sembodo; Rusdi Evizal
Jurnal Agrotek Tropika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.585 KB) | DOI: 10.23960/jat.v2i2.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas herbisida Isoprofil Amina (IPA) Glifosat, untuk mempelajari perubahan komposisi jenis gulma setelah aplikasi IPA glifosat, dan untuk mengetahui pengaruh keracunan herbisida IPA glifosat pada tanaman karet menghasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan perkebunan PTPN VII Unit Usaha Way Galih dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini disusun dengan 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Susunan perlakuan sebagai berikut yaitu isopropil amina glifosat 720 g ha -1, isopropil amina glifosat 960 g/ha, isopropil amina glifosat 1200 g ha -1 , isopropil amina glifosat 1440 g ha -1 , pengendalian mekanis dan kontrol. Homogenitas ragam diuji dengan uji Bartlet, aditivitas diuji dengan uji Tukey, dan perbedaan nilai tengah diuji dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida glifosat pada dosis 720 g ha -1 - 1440 g ha -1 mampu menekan pertumbuhan gulma total, gulma golongan rumput dan gulma dominan (Centocheca lappacea, Cyrtococcum acrescens,Ottochloa nodosa) pada tanaman karet dari 4 MSA sampai dengan 12 MSA, sedangkan gulma golongan daun lebar dan gulma dominan Sellaginella willdenowii hanya pada 4 MSA pada perkebunan karet menghasilkan, dan terdapat perubahan komposisi gulma yang tumbuh setelah aplikasi herbisida glifosat, gulma golongan daun lebar menjadi dominan.
Aplikasi Bahan Organik untuk Intensifikasi Budidaya Lada di Marga Tiga, Lampung Timur Rusdi Evizal; Setyo Widagdo; Sugiatno Sugiatno; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Nyimas Sa'diyah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.5962

Abstract

Lada merupakan tanaman tradisonal Lampung yang di Lampung Timur dibudidayakan dengan intensif monokultur. Agroekosistem perlu dikelola secara benar agar budidaya tidak bersifat degeneratif yaitu produktivitas yang terus menurun akibat daya dukung agroekosistem yang menurun. Hal ini dilakukan dengan intensifikasi terutama aplikasi bahan organik, biochar, dan pupuk anorganik. Kegiatan penyuluhan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembuatan dan aplikasi bahan organik dan biochar untuk intensifikasi budidaya lada. Metode yang digunakan adalah Ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), Pendampingan penguatan kelompok. Anjangsana dan anjangkarya. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Sri Rejeki, Desa Sukadana Baru Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur. Hasil pengabdian ini menyimpulkan bahwa pengabdian masyarakat aplikasi biochar dan bahan organik di Desa Sukadana Baru sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Sri Rejeki dan KUB Berkah Abadi melalui kegiatan penyuluhan, pembuatan demplot, FGD, anjangsana dan anjangkarya dan pendampingan penguatan kelompok dengan tingkat partisipasi yang baik. Hasil FGD menunjukkan bahwa petani umumnya (85%) tidak memupuk lada dengan pupuk buatan, melainkan petani (54%) memberikan bahan organik. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mempertahankan dan meningkatkankan produktivitas kebun lada dalam memproduksi bahan organik dan memanfaatkan biochar untuk diaplikasikan pada kebun lada dengan skore 42 berkategori sangat baik
Pemanfaatan Asap Cair untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Kakao Rusdi Evizal; Purba Sanjaya; Afandi Afandi; Sudi Pramono; Sugiatno Sugiatno; Liska Mutiara Septiana; Dedy Prasetyo; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7810

Abstract

Tanggamus merupakan sentra produksi kakao kedua setelah Pesawaran, antara lain di Kecamatan Air Naningan. Permasalahan yang dihadapi petani adalah produktivitas yang masih rendah antara lain sebagai akibat dari kurangnya pemeliharaan tanaman dan adanya serangan hama dan penyakit antara lain hama pengisap dan hama penggerek buah kakao yang menyebabkan buah tidak dapat dipanen. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pemeliharaan terutama sanitasi dan pemangkasan kakao, (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembuatan asap cair, (3) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam aplikasi asap cair untuk pengendalian hama buah kakao. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Makmur, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan.Kegiatan PKM ini dilaksanakan secara partisipatif menggunakan metode pertemuan tatap muka, FGD, pelatihan (coaching), dan pendampingan (asistensi).Kesimpulan hasil PKM ini adalah bahwa pengabdian masyarakat sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus melalui kegiatan penyuluhan, FGD, coaching, dan pendampingan petani. Efektifitas aplikasi asap cair untuk pengendalian hama kakao dipengaruhi oleh pemangkasan tajuk pohon. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam aplikasi asap cair untuk meningkatkan ketahanan terhadap hama tanaman kakao dengan nilai meningkat dari 39-59 menjadi 83-100.Kata kunci: Asap cair, busuk buah kakao, penggerek 
Pengembangan Pertanian Frontier di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Tanggamus Rusdi Evizal; Setyo Widagdo; Sri Yusnaini; Solikhin Solikhin; Suskandini Ratih Dirmawati; Nyimas Sadiyah; Sugiatno Sugiatno; Agus Karyanto; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6831

Abstract

Gisting merupakan representasi wilayah pertanian frontier, antara pedesaan padat penduduk dan gunung berupa hutan lindung, yang merupakan sentra produksi sayur, ternak, kopi, dan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Tanggamus Handayani dalam memahami pengembangan pertanian frontier dan agroforestry untuk peningkatkan produktivitas lahan dan pengembangan agrowisata menuju desa wisata. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan penguatan kelompok, serta anjangsana dan anjangkarya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa anggota PERMA AGT Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Pengabdian ini dapat berjalan lancer dengan skore partisipasi 10 (skor 0-15) dan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengembangan sistem usahatani pertanian dan agroforestry di wilayah frontier desa dan hutan lindung pegunungan serta pengembangan agrowisata dengan skore 38 (dari 0-50) yang berkategori baik.
Pendampingan Lapangan Rehabilitasi Kebun Kakao di Kecamatan Bulok, Tanggamus Fembriarti Erry Prasmatiwi; Rusdi Evizal; Ivayani Ivayani; Lestari Wibowo; Winda Rahmawati
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6190

Abstract

Kabupaten Tanggamus merupakan sentra kedua perkebunan kakao Lampung setelah Kabupaten Pesawaran dimana kakao dibudidayakan di semua kecamatan dengan sentra pertanaman di kecamatan wilayah pesisir Teluk Semangka antara lain Kecamatan Bulok. Sekitar 43% kebun kakao di wilayah ini berumur tua yaitu di atas 15 tahun sehingga perlu direhabilitasi atau ditanam ulang.Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembibitan, rehabilitasi dan tanam ulang kebun kakao. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan (field coaching) kegiatan praktek dan pembuatan demplot. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Fortuna (Desa Pematang Nebak), Kelompok Tani Harapan Jaya (Desa Tanjung Sari) dan Kelompok Tani Sido Rukun (Suka Agung Barat). Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat penerapan agrotekno kakao melalui rehabilitasi dan tanam ulang di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan dengan baik dengan metode penyuluhan dan FGD serta metode pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat partisipasi yang berkategori baik dengan skor rata-rata 4.  Evaluasi hasil dari penyuluhan dan diskusi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari skor awal rata-rata 2,66 menjadi 4,16. Hasil evaluasi keterampilan pada kegiatan pendampingan menunjukkan efektivitas tinggi dari skor awal rata-rata 2,85 menjadi 4,37.Kata Kunci: Ceklist, kakao, pendampingan, rehabilitasi, sambung samping, sambung pucuk
EFIKASI HERBISIDA AMETRIN UNTUK MENGENDALIKAN GULMA PADA PERTANAMAN TEBU (Saccharum officinarumL.) LAHAN KERING Anggi Vidya Ningrum; Dad R.J. Sembodo; Rusdi Evizal
Jurnal Agrotek Tropika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.493 KB) | DOI: 10.23960/jat.v2i2.2096

Abstract

Dalam budidaya tebu salah satu masalah utama yang dihadapi adalah pengendalian gulma.Pengendalian gulma sejak awal pertanaman tebu merupakan upaya untuk menunjang pertumbuhan tanaman tebu.Fase kritis tanaman tebu terhadap gulma berlangsung selama tiga bulan awal pertumbuhan tebu.Pengaplikasian herbisida pratumbuh merupakan salah satu cara pengendalian guna menekan tingkat kompetisi tersebut.Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui daya kendali herbisida ametrin terhadap pertumbuhan gulma golongan daun lebar dan rumput serta gulma dominan pada budidaya tebu lahan kering (2) pengaruh herbisida ametrin terhadap pertumbuhan tanaman tebu, dan (3) tingkat toksisitas herbisida ametrin terhadap tanaman tebu.Percobaan dilakukan di Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Lampung dari bulan Oktober 2012 sampai Januari 2013. Perlakuan terdiri dari ametrin 1,5 kg ha- 1; ametrin 2,0 kg ha-1; ametrin 2,5 kg ha-1; ametrin 3,0 kg ha-1; penyiangan mekanis; dan kontrol. Perlakuan diterapkan pada petak percobaan dalam rancangan acak kelompok (RAK).Setiap perlakuan diulang empat kali.Homogenitas ragam diuji dengan uji Bartlet dan aditivitas diuji dengan uji Tukey, selanjutnya data dianalisis dengan sidik ragam dan perbedaan nilai tengah diuji dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) herbisida ametrin dosis 2,5 k kg ha-1 mampu menekan pertumbuhan gulma total dan daun lebar pada pertanaman tebu hingga 12 minggu setelah aplikasi (MSA), (2) pada 12 MSA perlakuan dosis 3,0 kg ha-1 menghasilkan pertumbuhan tebu yang lebih baik dalam populasi dibandingkan penyiangan mekanis, dan (3) herbisida ametrin dengan dosis 1,5 kg ha-1 hingga 3,0 kg ha-1 tidak meracuni tanaman tebu.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANAMAN KAKAO DI DESA PENYANDINGAN KECAMATAN PUNDUH PIDADA KABUPATEN PESAWARAN Bagja Rudhia Ulil Albab; Ali Kabul Mahi; Rusdi Evizal; Tamaluddin Syam
Jurnal Agrotek Tropika Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB) | DOI: 10.23960/jat.v2i3.2111

Abstract

Tanaman kakao merupakan salah satu tanaman yang penting bagi perekonomian desa Penyandingan Kabupaten Pesawaran, hal ini dikarenakan sumber pendapatan utama mereka berasal dari bertani kakao. Penelitian dilaksanakan pada sebagian lahan pertanaman kakao (Theobroma cacao L) di Kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Penyandingan, Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran pada bulan Juni 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah megevaluasi kesesuaian lahan pertanaman kakao secara kualitatif dan kuantitatif .Evaluasi kesesuaian lahan kualitatif dilakukan berdasarkan persyaratan tumbuh tanaman kakao menurut kriteria Djaenudin dkk. (2000), dan evaluasi kesesuaian lahan kuantitatif dilakukan adalah menganalisis kelayakan finansial dengan menghitung NPV, Net B/C, IRR, dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan pertanaman kakao di Desa Penyandingan masuk kedalam kelas kesesuaian lahan cukup sesuai dengan faktor pembatas C-organik (S2nr), dan secara finansial layak untuk dilanjutkan dengan nilai NPV sebesar Rp 215.272.155 ha -1 , Net B/C sebesar 2,08% thn -1 , IRR sebesar 25% thn -1 , dan BEP (titik impas) akan dicapai pada tahun ke 14, bulan ke 5, hari ke 26.
Efikasi Herbisida Parakuat Diklorida terhadap Gulma pada Kebun Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jack.) Belum Menghasilkan (TBM) Pujisiswanto, Hidayat; Putri, Athmarratu Wintani; Evizal, Rusdi; Sriyani, Nanik
JURNAL AGROTROPIKA Vol 22, No 2 (2023): Jurnal Agrotropika Vol 22 No 2, Oktober 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v22i2.7686

Abstract

Pertumbuhan gulma pada kebun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dapat merugikan pertumbuhan tanaman sehingga perlu dilakukan pengendalian. Salah satu alternatif untuk mengendalikan gulma dengan menggunakan herbisida parakuat diklorida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi herbisida parakuat diklorida terhadap gulma pada tanaman kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-November 2022 di Desa Sido Mukti, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan dan Laboratorium Ilmu Gulma Universitas Lampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang ditetapkan yaitu Parakuat diklorida 276 g/l dosis 621 g/ha, Parakuat diklorida 276 g/l dosis 828 g/ha, Parakuat diklorida 276 g/l dosis 1.035 g/ha, Parakuat diklorida 276 g/l dosis 1.242 g/ha, penyiangan manual dan Kontrol (tanpa pengendalian gulma). Uji homogenitas ragam data dilakukan dengan uji Barlett, uji aditivitas dengan menggunakan uji Tukey. Jika syarat asumsi memenuhi, maka data dianalisis dengan sidik ragam dan untuk menguji perbedaan nilai tengah dilakukan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan Herbisida parakuat diklorida pada dosis 621 g/ha – 1.242 g/ha efektif mengendalikan pertumbuhan gulma total, gulma golongan daun lebar, gulma dominan Praxelis clematidea, Borreria alata, dan Paspalum conjugatum. Sedangkan pada taraf dosis 828 g/ha – 1.242 g/ha efektif mengendalikan gulma golongan rumput, gulma dominan Digitaria ciliaris, dan Eleusine indica. Koefisien komunitas (C) pada 4 dan 8 minggu setelah aplikasi menunjukkan nilai < 75% yang menunjukkan perbedaan antar komunitas perlakuan. Aplikasi herbisida parakuat diklorida pada piringan tanaman kelapa sawit belum menghasilkan tidak menimbulkan keracunan pada tanaman kelapa sawit. Kata kunci: Fitotoksisitas, herbisida, parakuat diklorida, gulma, kelapa sawit
Populasi dan Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskular pada Rizosfir Tanaman Lada Monokultur dan Polikultur Sari, Oktafia; Rini, Maria Viva; Evizal, Rusdi; Karyanto, Agus
JURNAL AGROTROPIKA Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i1.8593

Abstract

Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) is a type of fungus that comes from the endomycorrhizal group, these fungi have the ability to form symbiosis with almost 90% of higher plant species. Population and diversity of AMF are influenced by biotic factors and abiotic factors. This research aims to determine the differences in population, diversity and dominant types of AMF in the rhizosphere of pepper planted in monoculture and pepper in polyculture. The soil samples were taking from monoculture and polyculture pepper plantations in Air Naningan District, Tanggamus Regency. The AMF population was tested using the One way Annova test. Culture trapping was done using a factorial treatment with the first factor being the origin of the soil sample (K) and the second actor being the type of host plant (T). Treatments design used was randomize design (CRD). The results showed that the AMF population in polyculture pepper plantation soil samples was higher than monoculture pepper, based on the Shannon-Wiener Diversity Index, AMF diversity in monoculture pepper and coffee intercropping pepper plantations was higher than in cocoa intercropping pepper plantations, and the type of AMF was dominant. from the results of trapping culture with monoculture pepper garden soil samples, namely spores of the species code S7, in samples of coffee intercropping pepper plantations the code S7 is dominant, while in cocoa intercropping pepper plantations it is dominated by code S6. Keywords: Arbuscular mycorrhizal fungi, diversity, population.
Efikasi Herbisida Metil Metsulfuron terhadap Pertumbuhan Gulma pada Budidaya Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Villian, Jimmy; Pujisiswanto, Hidayat; Evizal, Rusdi; Sriyani, Nanik
JURNAL AGROTROPIKA Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i2.7833

Abstract

The oil palm plant which has the Latin name Elaeis guineensis Jacq. is one of the main plantation commodities in Indonesia. The growth of weeds on oil palm cultivation land causes competition for growth facilities and affects the growth of oil palm plants (TBM). One of the active ingredients of herbicides used to control weeds in TBM oil palm plantations is metsulfuron methyl herbicide. This study aims to determine the effective dose of 20% metsulfuron methyl herbicide in suppressing weed growth in TBM oil palm plants, to determine changes in the composition of weed species that grow after the application of metsulfuron methyl herbicide, to determine the effect of phytotoxicity on TBM oil palm plants due to herbicide application. This research was conducted in an oil palm plantation in Braja Lebah Village, Braja Selebah District, East Lampung Regency and the Laboratory of Weed Science, Faculty of Agriculture, University of Lampung from August to December 2022. This study used a Randomized Block Design (RAK) with 6 treatments 6 and 4 replications with metsulfuron methyl dose as follows 15; 20; 25; 30g/ha; mechanical weeding and control. The homogeneity of the variance of the data was tested by Barlett's test and the additivity of the data was tested by using the Tukey test and the difference in the mean treatment was tested by the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The research results show that; (1) The herbicide methyl metsulfuron 20% at a dose of 15 – 30 g/ha is effective in controlling the growth of total weeds, the dominant weeds Asystasia gangetica and Praxelis climatidea, Boreria alata, Melastoma malabathricum and Richardia brasiliensis up to 12 MSA; (2) Metsulfuron Methyl Herbicide 20% at a dose of 15 – 30 g/ha caused a change in weed composition at 4, 8, and 12 MSA; (3) The application of 20% metsulfuron methyl herbicide at a dose of 15–30 g/ha does not cause poisoning in TBM oil palm plants. Keywords : efficacy, herbicide, oil palm, metsulfuron methyl
Co-Authors . Tohari Abdul Kadir Salam Afandi Afandi Afandi Afandi Afriliyanti, Rizki Agus Karyanto Agus Karyanto Agus Karyanto Agus M. Hariri Ainin Niswati Ainin Niswati, Ainin Akmal Junaidi Ali Fitrah Hansyah Ali Kabul Mahi Anggi Vidya Ningrum Anggraini, Nova Aresta Dwi Stiawan Aslamiah Aslamiah Asyifa Rahmita Zahra Azzahra, Salwa Bagja Rudhia Ulil Albab Catur Putra Satgada Catur Putra Satgada, Catur Putra Christina Desiana Cipta Ginting, Cipta Dad . R. J Sembodo Dad R. J. Sembodo Dad R. J. Sembodo, Dad R. J. Dad R.J. Sembodo Dad R.J. Sembodo Dad R.J. Sembodo, Dad R.J. Dad Resiworo J. Sembodo Dad Resiworo J. Sembodo, Dad Resiworo Dad Resiworo Jekti Sembodo Dad Resiworo Jekti Sembodo Darso Waluyo Decha Bagus Saputra Dedy Miswar Dedy Prasetyo Dedy Prasetyo Dedy Prasetyo Dinar Mindrati Fardhani Diyantri Agustina Donny Widianto Donny Widianto Eldineri Zulkarnain Eldineri Zulkarnain, Eldineri Ermia Citra Esatika Evi Oktavia Fajriyanto Fajriyanto Fembriarti Erry Prasmatiwi Fitri Yelli Girindra Yoga Aditya Hanisah Hanisah Hanum Riajeng Amalia Hanum Riajeng Amalia, Hanum Riajeng Hasriadi Mat Akin Hendi Pamungkas Herry Susanto Herry Susanto Herry Susanto Hery Novpriansyah Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Saputra, Hidayat Husna Fii Karisma Jannah Indriani, Rosa Irene Zaqyah Irfan D. Prijambada IRFAN D. PRIJAMBADA Irfan Dwidya Prijambada Irfan Dwija Prijambada Irvan Saputa Irwan Sukri Banuwa Ivayani Ivayani Ivayani, Ivayani Jaka Widada Jaka Widada JAKA WIDADA Jamalam Lumbanraja Jamalam Lumbanraja Jatmiko Umar Sidik Joko Prasetyo Juniar, Nur Baitullah Kukuh Setiawan Kurnia Oktavia Kuswanta Futas Hidayat Lestari Wibowo Lestari Wibowo Liandari, Rizky Fatma M. A. Syamsul Arif Maria Viva Rini Maya Puspitasari Minarsih Minarsih Muhajir Utomo Muhammad Nurdin Mujim, Subdi Nanik Sriyani Nanik Sriyani Nanik Sriyani Nanik Sriyani Niar Nurmauli Niar Nurmauli, Niar Novi Rosanti Novri Dwi Damayanti Novri Dwi Damayanti Nurjannah Yuliana Hastuti Nurjannah Yuliana Hastuti Nurul Hidayati Khasanah Nurul Hidayati Khasanah Nyimas Sa&#039;diyah Nyimas Sadiyah Oktavia, Kurnia Otik Nawansih Otik Nawansih Pamungkas, Hendi Pranata, Heru Prijambada, Irfan Dwidja Puput Azizah Putri, Athmarratu Wintani Rahmat Safe'i Ramadiana, Sri Ramdani, Muhammad Rizki Ramires, Ryano Rommy Qurniati S Sugiatno Sa'diyah, Nyimas Sadiyah, Nyimas Saefudin Saefudin Safitri, Annisa Sanjaya, Purba Sari, Oktafia Sari, Rina Yunika Sarno Sarno Sarno Sarno Sebilia Zenda SEPTIANA SEPTIANA Septiana Septiana Septiana Septiana Septiana, Liska Mutiara Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Siti Kabirun SITI KABIRUN Siti Munawaroh Slamet Budi Yuwono Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Sri Ramadiana Sri Wedhastri Sri Yusnaini Sri Yusnaini Sri Yusnaini Stiawan, Aresta Dwi Sudi Pramono Sudi Pramono . Sugiatno . Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno SUGIATNO SUGIATNO Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Suskandini Ratih Dirmawati Tamaluddin Syam Tegar Rafshodi Awang Tegar Rafshodi Awang, Tegar Rafshodi Tohari Tohari Tohari Tohari TOHARI TOHARI Tri Maryono Tsani, Machya Kartika Utomo, Muhajir Villian, Jimmy Winda Rahmawati Winda Rahmawati Winson Hotmawan Saragih Wiwik Agustina Wiwik Agustina, Wiwik Zaqyah, Irene