Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pendapatan Petani Agroforestri Kopi Melalui Penerapan Teknik Kesehatan Hutan Berbasis Regenerative-Resilient Tsani, Machya Kartika; Safe’i, Rahmat; Yuwono, Slamet Budi; Evizal, Rusdi; Pujisiswanto, Hidayat; Junaidi, Akmal; Fajriyanto, Fajriyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v5i1.142

Abstract

Permasalahan petani agroforestri kopi Kabupaten Tanggamus yaitu produktivitas kopi yang menurun sehingga berpengaruh pada perekonomian masyarakat. Tim PKM Universitas Lampung mengajukan teknik kesehatan hutan berbasis regenerative-resilient untuk memecahkan permasalahan tersebut. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pendapatan petani agroforestri kopi melalui penerapan teknik kesehatan hutan berbasis regenerative-resilient. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Peserta pelatihan dalam kegiatan ini mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemilihan klon, entres, teknik grafting, jenis pupuk, dan juga metode pemupukan. Selain itu petani juga memahami jenis tanaman yang dapat dikombinasikan dengan kopi, jenis-jenis unggulan tanaman pengisi, dan mampu mengevaluasi tanaman kopi dan keberhasilan tanaman pengisi.
Budidaya Kopi Robinson di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara Evizal, Rusdi; Afriliyanti, Rizki; Sanjaya, Purba; Nurdin, Muhammad; Jannah, Husna Fii Karisma; Prasmatiwi, Fembriarti Erry
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i2.11843

Abstract

Lampung Utara merupakan sentra produksi kopi ketiga setelah Lampung Barat dan Tanggamus. Permasalahan yang dihadapi petani adalah masih rendah antara produktivitas dan kualitas kopi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, dalam budidaya kopi sambung Robusta/Liberika dan pemilihan pohon induk kopi Liberika, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam grafting kopi Robusta/Liberika. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Fajar Kemuning, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini antara lain adalah (1) Anggota kelompok mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami penerapan adaptasi berkebun kopi pada cuaca ekstrim, (2) Kelompok melakukan transfer pengetahuan kepada anggota dalam upaya meningkatkan ketahanan dan produktivitas kopi pada cuaca ekstrim. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pembuatan demplot, pendampingan penguatan kelompok, dan Anjangsana dan anjangkarya. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Pengabdian masyarakat ini sudah dilaksanakan diikuti 18 peserta anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, melalui kegiatan penyuluhan, FGD, demoplot, dan pendampingan; (2) Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya kopi grafting Robusta dan Liberika dengan nilai meningkat dari 78-89% menjadi 83-100% peserta mampu menjawab pertanyaan.
Pembibitan Kopi Liberika di Desa Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat Rusdi Evizal; Agus M. Hariri; Sugiatno Sugiatno; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Sumbangsih Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v2i1.47

Abstract

Lampung Barat merupakan sentra produksi kopi Robusta, antara lain di Kecamatan Sumberjaya. Untuk meningkatkan adaptasi kopi Robusta terhadap variabilitas curah hujan dan keadaan lahan marginal, petani di Desa Puralaksana Kecamatan Sumberjaya bertanam kopi Liberika, baik untuk menghasilkan kopi Liberika maupun untuk disambung sebagai batang bawah pada sistem interspesifik Robusta/Liberika. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Makmur Utama, Pekon Puralaksana, Way Tenong, Lampung Barat dalam budidaya kopi sambung Robusta/Liberika dan pemilihan pohon induk kopi Liberika, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Makmur Utama, Pekon Puralaksana, Way Tenong, Lampung Barat dalam pembibitan kopi Liberika. Kesimpulan kegiatan PKM ini adalah: (1) Pengabdian masyarakat “Demplot Pembibitan Kopi Liberika di Desa Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Makmur Utama melalui kegiatan penyuluhan, FGD, anjangsana dan anjangkarya dan pendampingan penguatan kelompok, (2) Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembibitan kopi Liberika dan budidaya kopi sambungan Robusta/Liberika untuk meningkatkan ketahanan dan produktivitas kopi pada cuaca ekstrim dengan skor 65 berkategori baik.
Effect of liquid smoke and flower inducer (TDZ+BA) concentration on flowering of Robusta coffee (Coffea canephora) Harlim, Sherin Angeli; Evizal, Rusdi; Pramono, Sudi; Widagdo, Setyo
Journal of Smart Agriculture and Environmental Technology Vol. 3 No. 3 (2025): December 2025, Publised 2025-12-21
Publisher : Indonesian Soil Science Society of South Sumatra in Collaboration With Soil Science Department, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60105/josaet.2025.3.3.153-160

Abstract

Coffee yield could be increased in several ways, one of which is through inducing flower. The provision of liquid smoke and flower inducer can stimulate flowering of coffee trees. This research aims to determine the effect of liquid smoke and flower inducer concentrations and their interactions on coffee flowering. This research was conducted at the Agronomy Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung and in research plot of Sidomulyo Village, Air Naningan District, Tanggamus Regency from August 2024 to January 2025. This research employed a factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) (4x3) with 3 replicators. The first factor is liquid smoke with a concentration of 0 ml/L (S0), 10 ml/L (S1), 20 ml/L (S2), and 30 ml/L (S3). The second factor is flower inducer (F) with a concentration of 0 ml/L (F0) and 20 ml/L (F1). Homogeneity of variance between treatments was tested using the Barlett Test to determine the homogeneity of variance between treatments, data additivity was tested using the Tukey Test, then the data was analyzed using analysis of variance and standard error of mean. The difference in the mean value of the treatment was tested using the Duncan Test at the 5% level. The results showed that liquid smoke treatment affected number of new branches (B0), number of flower initiation branches, number of flower initiation clusters per branch, and number of young fruits per cluster. Flower inducer treatment affected number of the first flowering branches (B1), number of flower  initiation branches, and number of flower initiation clusters per b
KARAKTERISTIK BEBERAPA SIFAT KIMIA ULTISOL AKIBAT MASA BERA PADA SISTEM OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN JANGKA PANJANG (TAHUN TANAM KE-37) zaqyah, irene; Nur Afni Afrianti; Roby Fernandi; Hery Novpriansyah; Sri Yusnaini; Rusdi Evizal; Tandaditya Ariefandra Airlangga; Hafiz Luthfi; Suprianto; Kresna Shifa Usodri
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.12044

Abstract

Praktik pengolahan tanah dan pemupukan jangka panjang merupakan bagian kegiatan budidaya tanaman yang mempengaruhi secara langsung kesuburan tanah. Pemilihan tidak tepat metode praktik dapat menyebabkan penurunan kesuburan tanah, akibat penipisan kandungan bahan organik tanah, erosi, atau akibat leaching dan memicu terjadinya degradasi tanah. Masa bera adalah fase istirahat tanah yang bertujuan untuk peningkatan dan pemulihan kesuburan tanah secara alami. Tujuan penelitian yaitu untuk mengkaji karakteristik beberapa sifat kimia Ultisol akibat masa bera pada sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen jangka panjang (tahun tanam ke-37). Tempat pelaksanaan penelitian adalah lahan percobaan tanpa olah tanah jangka panjang Polinela dan Laboratorium Ilmu Tanah FP Unila. Penelitian dirancang dengan RAK 2 faktor dan 4 ulangan yaitu praktik olah tanah jangka panjang (T1 = olah tanah intensif, T2 = olah tanah minimum, dan T3 = tanpa olah tanah) dan pemupukan N jangka panjang (N0 = tanpa pupuk N dan N2 = pemupukan N 200 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa bera mampu meningkatkan pH tanah dan C-organik untuk semua perlakuan. Masa bera meningkatkan KTK tanah pada perlakuan pemupukan N jangka panjang. Praktik olah tanah dan pemupukan N jangka panjang sebagai faktor tunggal memberikan pengaruh signifikan terhadap pH tanah setelah masa bera dengan nilai pH tanah tertinggi pada perlakuan OTI dan pemupukan N jangka panjang.
RESPON TIGA VARIETAS TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) TERHADAP LAMA PENGGENANGAN Shinta Puspita Sari; Rusdi Evizal; Afandi; Sanjaya, Purba
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.12084

Abstract

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas perkebunan yang dibudidayakan untuk bahan baku industri gula. Pengembangan lahan rawa memiliki tantangan seperti kondisi genangan dan kekeringan. Lahan tergenang berpengaruh pada proses fisiologis tanaman, sehingga menurunkan ketersediaan dan pasokan oksigen akar. Tingkat produksi varietas tebu ditentukan oleh kemampuan beradaptasi dengan lingkungannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penggenangan dan varietas tebu terhadap pertumbuhan tebu. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4×3 dengan 3 kelompok. Faktor pertama lama penggenangan(G), yaitu tanpa penggenangan(G0), 2 hari penggenangan(G1), 4 hari penggenangan(G2), 6 hari penggenangan(G3). Faktor kedua penggunaan varietas(V), yaitu GMP3(V1), GMP5(V2), dan GMP7(V3). Hasil penelitian menunjukkan varietas tebu berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kering akar tunas, dan bobot segar tajuk. GMP3 pada variabel bobot segar tajuk menunjukkan hasil lebih baik daripada GMP5 dan GMP7. Lama penggenangan berpengaruh nyata menekan pertumbuhan pada jumlah daun menguning, kehijauan daun, bobot segar akar tunas, dan bobot kering akar tunas. Hal tersebut menunjukkan bahwa tanaman tebu dapat beradaptasi sampai penggenangan 6 hari ditunjukkan pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah daun menguning, kehijauan daun, bobot segar dan bobot kering akar tunas, dan bobot segar tajuk. Terdapat interaksi pada perlakuan tanpa penggenangan pada varietas GMP3, 2 hari penggenangan pada varietas GMP5, 6 hari penggenangan pada varietas GMP3, dan 6 hari penggenangan pada varietas GMP5 yang memberikan hasil terbaik terhadap bobot kering akar stek 4 msp
PENGARUH PERIODE BEBAS GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN TEBU (Saccharum officinarum L.) Hidayat Pujisiswanto; Kadek Wijaya Kusuma; Rusdi Evizal; Herry Susanto
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Agrotropika Vol 25 No 1, Mei 2026
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v25i1.12190

Abstract

Sugarcane is one of the main crops in the plantation sector in Indonesia which has high economic value in sugar industry. One of the factors that disrupts the growth and yield of sugar cane is the interference of weeds during the cultivation period. The aim of this research was to determine the growth of sugarcane in response of a weed-free period. The research used a Randomized Complete Block Design (RCBD) with 6 treatments and 4 replications. The treatments are free from weeds along 3 months after planting (MAP), free from weeds along 6 MAP, free from weeds along 9 months MAP, weedy along 3 MAP, weedy 6 MAP, and weedy along 9 MAP. Observations were made on weed growth and vegetative growth of sugarcane until 9 MAP. The data obtained were analyzed using analysis of variance and continued with the Least Significant Difference (LSD) test at 5% level. The analysis found that the dominant weeds in sugarcane plantations at the research location were grasses, namely Brachiaria mutica, Digitaria ciliaris, and Paspalum conjugatum. Furthermore, we concluded that the weed-free period increases sugarcane germination and growth. At 9 months after planting, weed-free sugarcane for 9 months and weeded sugarcane for 3 months produced the highest sugarcane populations, reaching 83,949 and 78,952 per hectare, respectively. The highest stem diameter was obtained in weed-free for 3, 6, and 9 months after planting. The highest sugarcane were obtained in weed-free for 3, 6, and 9 months after planting, and in weedy for 3 months after planting. Weed control during the 3-6 months after planting increased sugarcane germination, population, stem diameter, and plant height. The critical period for weed control in sugarcane ranges from 2 to 6 months after planting. Keywords: critical period, weeding, weeds, sugarcane
Efikasi Bioherbisida Fenol Saponin Terhadap Dinamika Gulma Pada Tebu Lahan Kering Tyas Dwi Chintya; Hidayat Pujisiswanto; Nanik Sriyani; Agus Karyanto; Rusdi Evizal
AgriMalS Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v6i1.2316

Abstract

Weed infestation in sugarcane cultivation is a major production-limiting factor that can reduce crop yield by 24–52%. The development of environmentally friendly weed control alternatives through the use of plant-based herbicides derived from bioactive plant compounds has become an increasingly relevant approach. This study aimed to evaluate the effectiveness of a phenol and saponin based bioherbicide (Herbiocide SL) in suppressing weed growth in dryland sugarcane ecosystems. The research was conducted from August to November 2025 at the Faculty of Agriculture, University of Lampung; the Integrated Laboratory and Technology Innovation Center, University of Lampung; and the sugarcane plantation area of PT. Gunung Madu Plantations, Central Lampung. A field experiment was designed using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications and six treatments. The treatments consisted of four bioherbicide dose levels (5, 7.5, 10, and 12.5 L ha⁻¹), one mechanical weeding treatment, and one untreated plot as a control. Observations were conducted on weed community structure before and after application, dry weed biomass, as well as weed coverage and suppression rates. The results confirmed that Herbiocide SL acts as a contact herbicide. All tested dose levels (5–12.5 L ha⁻¹) effectively suppressed weed growth up to eight weeks after application (WAA), while the higher doses (10 and 12.5 L ha⁻¹) maintained their effectiveness up to 12 WAA. These findings provide a field-based scientific foundation for developing more sustainable weed management strategies in sugarcane cultivation in Indonesia.
PENGARUH APLIKASI IBA (indole -3- butyric acid) TERHADAP PENGAKARAN SETEK DUA BUKU VANILI (Vanilla planifolia Andrews) Sugiyanti Sugiyanti; Yusnita Yusnita; Dwi Hapsoro; Agus Karyanto; Rusdi Evizal
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Agrotropika Vol 25 No 1, Mei 2026
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v25i1.9146

Abstract

Vanilla (Vanilla planifolia Andrews) is a high economic value plant within the Orchidaceae family (orchid family). Efforts to increase vanilla growth and production can be made through the application of auxins to stimulate root formation. The development of vanilla requires high-quality seedlings, as one of the indicators of successful propagation through cuttings is the formation of roots and the growth of shoots. The purpose of this research is to study the effect of various concentrations of IBA on the rooting of two-node vanilla cuttings. This study uses a completely randomized design (CRD) with 6 treatments, each repeated 3 times. The treatments in this experiment consist of: control (without IBA), 500 ppm IBA, 1000 ppm IBA, 1500 ppm IBA, 2000 ppm IBA, and 2500 ppm IBA. The observed variables include shoot length, number of opened leaves, number of primary roots, number of root tips, longest root length, fresh root weight, and dry root weight. The results showed that a concentration of 2000 ppm IBA was able to increase the number of primary roots, number of root tips, longest root length, fresh root weight, and dry root weight.
Effect of Benzyladenine (BA) and Thidiazuron (TDZ) Application on the Bud Emergence and Seedling Uniformity of Sugarcane Setts Puput Ninggariawan; Yusnita Yusnita; Dwi Hapsoro; Kukuh Setiawan; Rusdi Evizal
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 15 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v15i3.1037-1043

Abstract

Benzyladenine (BA) and thidiazuron (TDZ) are widely recognized as plant growth regulators that can stimulate bud activation in sugarcane. However, information regarding the synergistic effects of BA and TDZ, particularly in field-level sett treatment, remains limited. This study aimed to evaluate the effect of benzyladenine (BA) and its combination with thidiazuron (BA+TDZ) on bud emergence and seedling uniformity of sugarcane (Saccharum officinarum L.) setts. The experiment was arranged in a randomized complete block design with three replications, involving four sugarcane varieties (GP 99-8009, GP 05-17, GP 08-132, and TC 09) and three treatments: control (0 ppm), BA 50 ppm, and BA 50 ppm + TDZ 5 mg/L. Each experimental unit consisted of 20 buds from 10 two-budded setts. The results showed that the combination of BA 50 ppm + TDZ 5 mg/L significantly enhanced bud emerging percentage, plant height, and fresh and dry stem weights compared to BA alone and control. Variety had no significant effect, and no interaction was observed between variety and hormonal treatment. It can be concluded that the combination of BA and TDZ effectively stimulates bud emergence and early growth of sugarcane, indicating its potential use in seedling establishment.
Co-Authors . Tohari Abdul Kadir Salam Afandi Afandi Afandi Afandi Afandi Afriliyanti, Rizki Agus Karyanto Agus Karyanto Agus Karyanto Agus Karyanto Agus M. Hariri Ainin Niswati Ainin Niswati, Ainin Akmal Junaidi Ali Fitrah Hansyah Ali Kabul Mahi Anggi Vidya Ningrum Anggraini, Nova Aresta Dwi Stiawan Aslamiah Aslamiah Asyifa Rahmita Zahra Azzahra, Salwa Bagja Rudhia Ulil Albab Catur Putra Satgada Catur Putra Satgada, Catur Putra Christina Desiana Cipta Ginting, Cipta Dad . R. J Sembodo Dad R. J. Sembodo Dad R. J. Sembodo, Dad R. J. Dad R.J. Sembodo Dad R.J. Sembodo Dad R.J. Sembodo, Dad R.J. Dad Resiworo J. Sembodo Dad Resiworo J. Sembodo, Dad Resiworo Dad Resiworo Jekti Sembodo Dad Resiworo Jekti Sembodo Darso Waluyo Decha Bagus Saputra Dedy Miswar Dedy Prasetyo Dedy Prasetyo Dedy Prasetyo Dinar Mindrati Fardhani Diyantri Agustina Donny Widianto Donny Widianto Dwi Hapsoro Eldineri Zulkarnain Eldineri Zulkarnain, Eldineri Ermia Citra Esatika Evi Oktavia Fajriyanto Fajriyanto Fembriarti Erry Prasmatiwi Fitri Yelli Girindra Yoga Aditya Hafiz Luthfi Hanisah Hanisah Hanum Riajeng Amalia Hanum Riajeng Amalia, Hanum Riajeng Harlim, Sherin Angeli Hasriadi Mat Akin Hendi Pamungkas Herry Susanto Herry Susanto Herry Susanto Hery Novpriansyah Hery Novpriansyah Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Hidayat Saputra, Hidayat Husna Fii Karisma Jannah Indriani, Rosa IRFAN D. PRIJAMBADA Irfan D. Prijambada Irfan Dwidya Prijambada Irfan Dwija Prijambada Irvan Saputa Irwan Sukri Banuwa Ivayani Ivayani Ivayani, Ivayani JAKA WIDADA Jaka Widada Jaka Widada Jamalam Lumbanraja Jamalam Lumbanraja Jatmiko Umar Sidik Joko Prasetyo Juniar, Nur Baitullah Kadek Wijaya Kusuma Kresna Shifa Usodri Kukuh Setiawan Kukuh Setiawan Kurnia Oktavia Lestari Wibowo Lestari Wibowo Liandari, Rizky Fatma M. A. Syamsul Arif M. Yogi Riyantama Isjoni Maria Viva Rini Maya Puspitasari Minarsih Minarsih Muhajir Utomo Muhammad Nurdin Mujim, Subdi Nanik Sriyani Nanik Sriyani Nanik Sriyani Nanik Sriyani Nanik Sriyani Niar Nurmauli Niar Nurmauli, Niar Novi Rosanti Novri Dwi Damayanti Novri Dwi Damayanti Nur Afni Afrianti Nur Afni Afrianti Nurjannah Yuliana Hastuti Nurjannah Yuliana Hastuti Nurul Hidayati Khasanah Nurul Hidayati Khasanah Nyimas Sa'diyah Nyimas Sadiyah Oktavia, Kurnia Otik Nawansih Otik Nawansih Pamungkas, Hendi Pranata, Heru Prijambada, Irfan Dwidja Puput Azizah Puput Ninggariawan Putri, Athmarratu Wintani Rahmat Safe'i Ramadiana, Sri Ramdani, Muhammad Rizki Ramires, Ryano Roby Fernandi Rommy Qurniati S Sugiatno Sa'diyah, Nyimas Sadiyah, Nyimas Saefudin Saefudin Safitri, Annisa Sanjaya, Purba Sari, Oktafia Sari, Rina Yunika Sarno Sarno Sarno Sarno Sebilia Zenda SEPTIANA SEPTIANA Septiana Septiana Septiana Septiana Septiana, Liska Mutiara Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Setyo Widagdo Shinta Puspita Sari SITI KABIRUN Siti Kabirun Siti Munawaroh Slamet Budi Yuwono Solikhin Solikhin Sri Ramadiana Sri Wedhastri Sri Yusnaini Sri Yusnaini Sri Yusnaini Stiawan, Aresta Dwi Sudi Pramono Sudi Pramono . Sugiatno . SUGIATNO SUGIATNO Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiyanti Sugiyanti Suskandini Ratih Dirmawati Tamaluddin Syam Tandaditya Ariefandra Airlangga Tegar Rafshodi Awang Tegar Rafshodi Awang, Tegar Rafshodi TOHARI TOHARI Tohari Tohari Tohari Tohari Tri Maryono Tsani, Machya Kartika Tyas Dwi Chintya Utomo, Muhajir Villian, Jimmy Winda Rahmawati Winda Rahmawati Winson Hotmawan Saragih Wiwik Agustina Wiwik Agustina, Wiwik Yusnita yusnita Zaqyah, Irene