Claim Missing Document
Check
Articles

Career portfolio training as a strategy to increase student competitiveness in the workplace Fitriani, Nurul Amira; Mar’Atana, Agisna; Firdaus, Firdaus; Khotimah, Nurul; Hutapea , Parlindungan; Kurniawan, Eddy; Nur , Fatmawaty; Novakarti , Ovy; Sudagung , Adityo Darmawan; Alamri , Annisa Rizqa
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v7i1.43113

Abstract

This program aims to enhance the job readiness of D3 Office Administration students at the Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tanjungpura, by providing training on how to prepare professional career portfolios that align with industry requirements. The motivation behind this Community Service Activity (PKM) is the high unemployment rate in West Kalimantan, which reached 4.86% in August 2024. Notably, college graduates face even greater challenges in entering the workforce. National data shows that the unemployment rate for university graduates is 5.25%, higher than that of diploma graduates at 4.83%, with university graduates making up a significant portion of the educated unemployed. The program implementation employs a participatory and andragogical approach, comprising four stages: (1) situation and problem analysis, (2) program planning, (3) training implementation, and (4) activity evaluation. The activity took place on October 5, 2025, at SMKN 3 Pontianak, involving 67 first-semester students. The pre-test and post-test results indicated a significant increase in understanding across several areas: the importance of career portfolios (from 24.3% to 87.5%), the ability to compile a professional CV (from 24.3% to 87.5%), knowledge of digital platforms for career development (from 24.3% to 100%), and personal branding skills (from 20% to 87.5%). This program successfully raised awareness of digital career portfolios among students, developed training modules, and established a sustainable digital career learning community. Recommendations for the program include institutionalising career portfolio training as a regular annual initiative, integrating employability skills into the curriculum, and strengthening collaborations with industry to ensure the relevance of graduate competencies to current job market demands.
KONVERSI MINYAK MENTAH NABATI DARI KULIT KOPI ARABICA DENGAN VARIASI RASIO METANOL TERHADAP PEMBUATAN BIOGASOLINE Aula Mayshura; Jalaluddin; Eddy Kurniawan; Leni Maulinda; Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses konversi minyak mentah nabati yang diperoleh dari kulit kopi arabika menjadi biogasoline melalui variasi rasio metanol. Kulit kopi yang merupakan limbah pertanian dengan kandungan senyawa organik tinggi diproses menjadi bio-oil melalui pirolisis, kemudian diolah lebih lanjut dengan metode alkilasi menggunakan katalis asam H₂SO₄. Proses dilakukan melalui tahap refluks pada suhu 80°C dengan variasi waktu reaksi serta perbandingan bahan baku terhadap metanol, dilanjutkan dengan distilasi pada suhu 110°C untuk memisahkan fraksi bahan bakar. Hasil produk biogasoline diuji sifat fisik dan kimianya meliputi densitas, viskositas, rendemen (yield), nilai kalor, analisis gugus fungsi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR), serta identifikasi komposisi senyawa menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rasio metanol berpengaruh signifikan terhadap karakteristik biogasoline, dengan yield tertinggi sebesar 43% (pada waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:1), densitas terendah sebesar 0,9192 g/ml (waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:4), viskositas terendah sebesar 1,385 mm²/s (waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:4), dan nilai kalor yang dihasilkan mencapai 1.535 Kkal/Kg Penelitian ini membuktikan potensi pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan baku biofuel berkualitas.
Karakteristik Briket Arang Kulit Pinang (Areca Catechu L.) dengan Variasi Konsentrasi Molase dan Suhu Torefaksi Zahra Muharrani Ambarita; Eddy Kurniawan; Syamsul Bahri; Meriatna; Lukman Hakim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.24023

Abstract

Briket kulit pinang (Areca catechu L.) dibuat dari arang limbah organik yang dicetak dalam bentuk gumpalan dengan penerapan tekanan selama proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu torefaksi (200℃, 250°C, dan 300°C) dan pengaruh variasi perekat molase terhadap karakteristik briket kulit pinang, menganalisis kadar air, kadar abu, kadar volatile matter, kadar fixed carbon dan nilai kalor pada briket kulit pinang. Proses penelitian mencakup penyiapan bahan baku, torefaksi kulit pinang dengan suhu 200℃, 250°C, dan 300°C, penghalusan arang kulit pinang, pembuatan perekat molase dengan penambahan air (perbandingan 1:10), pencampuran arang dengan molase serta pencetakan briket dengan variasi suhu torefaksi (200℃, 250°C, dan 300°C) serta variasi konsentrasi perekat molase (5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dan 35%). Analisis karakteristik briket dilakukan berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, kadar volatile matter, kadar fixed carbon dan nilai kalor. Dari hasil penelitian pengaruh variasi suhu torefaksi dengan perekat molase pada pembuatan briket kulit pinang, didapatkan briket dengan hasil terbaik pada suhu 300℃ dengan perekat molase 5% yaitu: kadar air terendah sebesar 3,940%, kadar abu sebesar 19,711%, kadar volatile matter sebesar 24,284%, kadar fixed carbon tertinggi sebesar 52,065% dan nilai kalor tertinggi sebesar 5.686,6635 kal/g. Briket yang dihasilkan memiliki nilai kalor yang sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk briket.
PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI SUKUN MENGGUNAKAN PLASTICIZER SORBITOL DENGAN ASAM SITRAT SEBAGAI CROSSLINKING AGENT Rahayu Lestari; Eddy Kurniawan; Syamsul Bahri; Jalaluddin Jalaluddin; Zainuddin Ginting
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.20382

Abstract

Buah sukun memiliki kandungan pati 60% dan pemanfaatannya masih belum optimal serta jumlahnya melimpah hampir disetiap daerah di Indonesia. Pati merupakan salah satu hidrokoloid yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan edible film. Edible film data diartikan sebagai lapisan tipis yang dapat dimakan yang digunakan untuk melapisi dan mengemas makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi yang diperlukan untuk membuat film yang dapat dimakan dari pati sukun dengan berbagi tingkat penambahan keragenan serta asam sitrat sebagai pengikat.  Penelitian ini melibatkan dua proses, yaitu pembuatan film makanan dengan berbagai tingkat penambahan karagenan seperti: 0,5 gram, 1 gram, 1,5 gram, dan 2 gram, serta tingkat penambahan asam sitrat 1 % seperti: 5 ml, 10 ml, 15 ml, dan 20 ml. Analisis hasil pada penelitian ini terdiri dari uji kadar air pada pati, kuat tarik, ketahanan air (swelling), serta pengemasan. Hasil uji kadar air pada pati yaitu 7,33 %. Uji dengan variasi penambahan keragenan dan asam sitrat menunjukkan bahwa edible film memiliki kuat tarik tertinggi sebesar 4,10 MPa, nilai persen kemuluran tertinggi sebesar 108,0 %, dan nilai ketahanan air tertinggi sebesar 15,09 %. Uji pengemasan edible film pada buah tomat bertahan selama 9 hari dari kerusakan mikroba. Run ke-14 memiliki hasil terbaik.
PENGARUH PENAMBAHAN RAGI TAPE (SACCHAROMYCES CEREVISIAE) DAN EM-4 (EFFECTIVE MICROORGANISME – 4) TERHADAP KUALITAS ECO ENZYME DARI SAMPAH DAUN KERING DAN LIMBAH AMPAS JAMU Ahda Sabilla Situmorang; Fikri Hasfita; Eddy Kurniawan; Syamsul Bahri; Jalaluddin -
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.22401

Abstract

Eco enzyme merupakan hasil fermentasi sampah organik yang memiliki potensi sebagai produk ramah lingkungan, seperti pupuk cair, pembersih alami, dan pengusir hama. Pemanfaatan sampah daun kering dan ampas jamu berpotensi untuk dikembangkan guna mendukung upaya pengurangan limbah dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa potensi sampah daun kering dan ampas jamu terhadap kualitas eco- enzyme yang dihasilkan dengan mengkaji pengaruh waktu fermentasi dan penambahan EM-4 dan ragi tape terhadap yield, karakteristik, dan uji aktifitas eco enzyme dalam menurunkan TSS (Total Suspended Solids) dalam air sungai. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu 5 hari diperoleh yield sebesar 99,01% pada sampel ampas jamu sedangkan pada sampel daun kering diperoleh yield sebesar 99,54% dalam waktu 10 hari. Hasil uji karakteristik menunjukkan eco- enzyme berbahan ampas jamu dengan penambahan ragi tape dan EM-4 memiliki nilai pH 3, berwarna coklat muda dengan kadar asam asetat berkisar 0,15% - 0,48% sedangkan eco-enzyme berbahan sampah daun kering dengan penambahan ragi tape dan EM-4 memiliki nilai pH 4, berwarna coklat pekat dengan kadar asam asetat berkisar 0,18% - 0,31%. Hasil uji aktifasi menunjukkan bahwa eco- enzyme berbahan ampas jamu dan sampah daun kering dapat menurunkan TSS dari air sungai sebesar ± 64 mg/L.
ANALISA KARAKTERISTIK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF DARI SARI BUAH STRAWBERRT DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH BUBUK CANGKANG TELUR sri juniati; Eddy Kurniawan; Faisal faisal; Sulhatun sulhatun; jalal uddin
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masker peel-off adalah jenis masker gel yang diaplikasikan pada kulitnya, kemudian didalam jangka waktu tertentu membentuk lapisan film yang tidak terlihat dan elastisitas. Setelah kering, masker ini dapat dilepas dengan mudah tanpa dibilas. Masker wajah memiliki beberapa keuntungan, tergantung pada bahan utama yang digunakan dalam produk tersebut. Ini termasuk membersihkan kulit, mempermudah bekas jerawat, mengurangi pori-pori, dan bahkan menandai area halus di wajah. Bubuk cangkang telur digunakan sebagai zat aktif dalam penelitian ini, dan dmdm hydantoin digunakan sebagai pengawet. Pengujian dilakukan selama satu minggu untuk menganalisis fitur produk dengan menggunakan berbagai perbandingan PVA (Polyvinyl Alcohol) sebanyak 8, 10 , 12 gram, serta CMC (Carboxymethyl Cellulose) sebanyak 0, 1, 3, dan 5 gram. Setiap sediaan dievaluasi berdasarkan beberapa parameter, yaitu pH, daya sebar, organoleptik, waktu kering, dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik masker dapat dipengaruhi oleh perbedaan massa bahan. Formula yang menggunakan 10 gram PVA : 1 gram CMC menurunkan standar SNI, dengan pH antara 7,3 dan 7,5, daya sebar 5 sampai 5,1 cm, waktu kering 25 sampai 26 menit, homogenitas baik, dan hasil organoleptik terbaik. Formula ini, dikenal sebagai formula 6, dinyatakan sebagai formula yang paling optimal.
Pembuatan Bioetanol dari Air Limbah Cucian Beras Menggunakan Metode Hidrolisis Enzimatik dan Fermentasi Damayanti; Syamsul Bahri; Eddy Kurniawan; Fikri Hasfita; Ishak Ibrahim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23721

Abstract

Bioetanol adalah etanol yang dibuat dengan fermentasi bahan baku nabati. Penggunaan bioetanol tidak hanya dapat mengurangi tingkat polusi tetapi juga dapat menghemat lebih banyak bahan bakar fosil. Air limbah cucian beras yang mengandung karbohidrat dapat diubah menjadi etanol. Jika dikelola dengan baik, air limbah cucian beras ini dapat menjadi salah satu sumber bahan baku potensial untuk produksi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu fermentasi, densitas, dan tingkat bioetanol tertinggi, melihat bagaimana volume enzim glukoamilase meningkatkan kadar glukosa, dan menghitung jumlah bioetanol yang dihasilkan. Dalam penelitian ini, air cucian beras 300 mililiter digunakan dengan enzim glukoamilase 6 gram, 9 gram, dan 12 gram, serta massa ragi 4 gram dengan waktu fermentasi 2, 4 dan 6 hari. Metode yang digunakan adalah hidrolisis, fermentasi dan distilasi. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kadar glukosa, densitas dan kadar bioetanol. Hasil penelitian ini didapatkan kadar glukosa pada enzim glukoamilase 12 gram sebanyak 22% , densitas terbaik yaitu pada waktu fermentasi 144 jam sebesar 0,7893 %. Dan kadar bioetanol tertinggi dicapai pada lama fermentasi yang sama yaitu 144 jam sebesar 15,7633 %. peningkatan enzim glukoamilase dengan adanya penambahan massa ragi dan durasi fermentasi akan mempercepat proses fermentasi.
Ekstraksi Minyak Atsiri dari Kulit Durian (Durio Zibethinus) Dengan Menggunakan Pelarut Etil Asetat Syarbaini Ginting; Leni Maulinda; Fikri Hasfita; Zainuddin Ginting; Eddy Kurniawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23989

Abstract

Permasalahan limbah kulit durian ( Durio zibethinus ) yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal mendorong dilakukannya penelitian untuk mengekstraksi kandungan minyak atsiri sebagai bahan baku potensial dalam industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu distilasi dan rasio bahan terhadap pelarutan terhadap karakteristik minyak atsiri yang dihasilkan. Ekstraksi dilakukan dengan metode refluks memakai pelarut etil asetat pada suhu tetap 80°C, dengan variasi waktu distilasi 5, 10, 15, 20, dan 25 menit, serta rasio bahan terhadap pelarut 1:8, 1:9, 1:10, 1:11, dan 1:12. Parameter yang dijelaskan meliputi rendemen ( rendemen ), densitas, viskositas, serta identifikasi senyawa kimia menggunakan Fourier Transform Inframerah (FTIR) dan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada waktu distilasi 25 menit dan rasio bahan terhadap pelarut 1:12 , menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 8,90% , densitas sebesar 1,03 g/ml , dan viskositas sebesar 4,42 mPa·s. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O–H, C–H, dan C=O yang merupakan karakteristik senyawa minyak atsiri. Sementara itu, GC-MS mendeteksi senyawa dominan seperti B e Benzene, 1,2,4-trimethyl- , 9-Octadecenoic acid (Z)-, methyl ester , dan Hexadecanoic acid, methyl ester yang merupakan turunan senyawa aromatik dan asam lemak ester yang umum ditemukan dalam minyak atsiri dengan potensi aktivitas biologis seperti antibakteri dan antioksidan. Berdasarkan hasil tersebut, kulit durian memiliki potensi sebagai bahan baku alternatif dalam produksi minyak atsiri untuk aplikasi industri ramah lingkungan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA abdullah, humaira Abrar, Muhammad Ifan Agam Muarif Agus Salim Ahda Sabilla Situmorang Alamri , Annisa Rizqa Ananda, Dhea Riski Andri Nur rizky Andrianto, M. Heryadi Anggraini, Dea Riski Aprillia, Ricka Arif Widodo Armadani, Wika Aula Mayshura Aurora, Tassa Azhari Azhari Azhari Azhari Azhari azhari, azhari azhari Basuki Santoso Chairina Chairina Chairinnisa, Chairinnisa Choirudin, Muhammad Alvin Cut Milya Cut Rika Saffira Dahliana Abdullah Damayanti Devia Ayu Setyowati Diema Hernyka Satyareni Dwi Fibrian, Ivan Eggi Diswanto Eki Supratiwi Eni Suryani Evi Maulida Fadlan, Moh Faisal Faisal Faisal Faisal Fajar DNA Febri Prima Fikri Hasfita Fikri Hasfita Firdaus, Firdaus Fitriani Fitriani Fitriani, Nurul Amira Fuji Maharani GITA SURYANI LUBIS Gunawan . Gunawan Gunawan Harahap, Handoyo Harahap, Nurul Aulia Hasibuan, Khalil Gibran Hery Widijanto Hijiriani, Awi Anugrah Hijjrah, Nur Hijratul Izzati Hukaimah, Hashifah humairah, syarifah siti Husnul Chatimah, Husnul Ibrahim, Ishak Inggit Sari Inggit Sari Iqbal Kamar Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak, I jalal uddin Jalaluddin Jalaluddin - Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jannah, Rouzatul Japri, Bryan Anthony Jasmani Jasmani Kamar, Iqbal Lalak Tarbiyatun Nasyin Maleiva Leni Maulinda Leni Maulinda, Leni Lisa Andriani Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Luvia, Indal Mahfuddara Mahfuddara Marcelina Marcelina, Marcelina Mar’Atana, Agisna Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita masud, Masud Mauliza Asri Meilasari, Fitriana Meriatna Meriatna Muammar Khadafi Muhammad Farhan MUHAMMAD IVANTO Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad nur Ichsan Tamiogy Muliadi Mulya, Maulana Heru Mulyatun Mulyatun Mulyawan, Rizka Muslikhin Hidayat Muslikhin Hidayat Mutiawati Mutiawati Nadira Diandra Nainggolan, Yuni O Narul ZA Nasrul ZA Nasrun Nasrun Nasrun, Mahdalena Ningrum, Gemilang Oktavia Nita Sari Novakarti , Ovy Novi Sylvia Nur , Fatmawaty Nurma Nurma nurul khotimah Nurul Safriani Oktaviani, Eva Pramuni P Yolanda, Kristina Desideria Parlindungan Hutapea Purwoko, Agus Puteri, Febbyola Putri Nurjannah Rahayu Lestari Raudhatul Jannah Resi Silvia Rina Zahara Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan rizki, sela rafidah Rosanti Dewi, Rosanti Rouzatul Jannah Rozanna Dewi Rully Marzuli Sigit Trahnawan Siti Mutrofin Siti Namira Sri Dea Varissa Sri Juniati Suci Wulandari Sudagung , Adityo Darmawan Sulhatun Sulhatun sulhatun, sulhatun sulhatun Sutrisno, Hendri Syahfitri, Ajeng Syahrul Khairi Syaikhuddin, Muhammad Miftakhul Syamsul Arifin Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syarbaini Ginting Syebrina, Annisa Tauhid Nursalim Teguh Prastyo, Arya Tri Agusna PA, Angga Ulfa, Raudhatul Umairoh, Ummi Usman A. Gani Vania, Sherryl Wahyudi Budi Sediawan Wahyudi Budi Sediawan Wildan, Siti Wivina Diah Ivontianti, Wivina Diah Wiza Ulfa Fibarzi Yupiyanti Yupiyanti Zahara Firda Zahra Muharrani Ambarita Zahratun Mauliza Zainuddin Ginting Zulfa, Rahmita Zulfida Najla Azni Zulnazri, Z