Claim Missing Document
Check
Articles

EFFECT SIZE DAN ANALISIS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI SEKOLAH DASAR Wati, Ni Nyoman Kurnia; Sukmayasa, I Made Hendra
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i2.1421

Abstract

Bahan ajar memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan dan pembelajaran, terutama bagi guru. Bahan ajar membantu guru menyampaikan informasi dengan cara yang terstruktur dan dapat dipahami oleh siswa. Bahan ajar yang baik membantu merancang pengalaman belajar yang efektif dan menarik.Dengan menggunakan bahan ajar yang tepat, guru dapat menjelaskan konsep-konsep sulit atau abstrak dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metaanalisis. Penelitian metaanalisis ini menggunakan data sekunder, yaitu data dari hasil penelitian sebelumnya. Metaanalisis ini menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Penelitian tentang pengembangan bahan ajar khususnya di sekolah dasar telah banyak dikembangkan oleh peneliti baik dari mahasiswa, praktisi, maupun dosen. Banyaknya hasil penelitian tentang pengembangan bahan ajar menyebabkan perlu adanya analisis terkait penelitian-penelitian tersebut. Selain mengkaji kelemahan, kelebihan, permasalahan yang dikaji, dan model/jenis data/hasil penelitian juga dianalisis data perhitungan besar pengaruh (effect size) yang diperoleh dari membandingkan hasil mean dan standar deviasi penelitian sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian yang mengkaji bahan ajar di sekolah dasar dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall mendapatkan effect size sebesar 0,79 dengan kategori sedang. Sedangkan penelitian yang mengkaji bahan ajar di sekolah dasar dengan menggunakan model pengembangan 4D mendapatkan effect size sebesar 0,89 dengan kategori tinggi.
MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA GENERASI Z DENGAN MENUMBUHKAN KESADARAN PENTINGNYA KESEHATAN MENTAL Mudarya, I Nyoman; Kurniawati, Ni Nyoman Novi
Daiwi Widya Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v11i1.2011

Abstract

AbstrakArtikel ini berisi mengenai upaya bagaimana cara meningkatkan sumber daya manusia diera digitalisasi ini. Sebutan generasi Z, tidak asing lagi di indra pendengaran setiap insan manusia. Generasi yang dikatakan akan memberikan berubahan yang sangat signifikan dan luar biasa mengenai dampak kemajuan negara Indonesia, belum juga menggambarkan hal yang diharapkan. Masih banyak sekali penurunan sumber daya manusia yang terjadi terutama di kalangan kaula muda. Banyak faktor yang menyebabkan penurunan hal ini, dan perlunya tindaklanjut yang perlu diperhatikan. Kaula muda, atau kita kenal sebagai generasi z akhir-akhir ini mengalami kesehatan mental yang tidak karuan tanpa mereka sadari. Hal ini juga menjadikan salah satu sebab penurunan sumber daya manusia, yang diharapkan menjadikan Indonesia lebih maju dengan value yang dimiliki setiap insannya. Adanya ketidaksadaran dan hal yang tertentu lainnya, menyebabkan banyak potensi yang dimiliki generasi z terhambat. Dengan kesadaran dan lebih peka, diharapkan salah satu penyebab yaitu kesehatan mental yang tidak baik akan menyadarkan generasi z lebih mengetahui potensi diri, dan mengasah kemampuan, skill dan bakat agar menciptakan sumber daya manusia yang hebat untuk nusa dan bangsa. Untuk mengwujudkan cita-cita negara yaitu menjadikan Indonesia Emas pada tahun 2045, Generasi Z harus cepat sadar mengenai potensi luar biasa yang mereka miliki.Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, Generasi Z, Kesehatan Mental
Pengembangan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Bentuk Transformasi Pendidikan Agama di STAHN Mpu Kuturan Singaraja Suwindia, I Gede; Kurnia Wati, Ni Nyoman
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.782 KB) | DOI: 10.37329/jpah.v7i1.1993

Abstract

This study aims to preserve the values ​​of local wisdom in general, and to produce indicators and instruments for the value of local wisdom in particular. The values ​​of local wisdom were developed in this study due to the rapid advancement of technology and in order to realize the vision of the university itself. This study uses a Research and Development (R&D) model with a 3D development model, namely the define, design, and develop stages. The research subjects for the development of local wisdom values ​​were 2 experts or expert practitioners in their fields and a limited trial of this product using 20 respondents. There are 2 (two) data collection methods used in this study, namely the document study method and the questionnaire method. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative. Content validation of indicators of local wisdom values ​​used the analysis of two experts, then analyzed using the Gregory technique. The limited test by practitioners in this study used 20 respondents from steakholders at STAHN Mpu Kuturan Singaraja. The results of the limited test on the value of local wisdom were analyzed using the average score of the respondents. To determine the quality of each local wisdom value, the average score of the respondents was converted using the criteria for the ideal mean (Xi) and the ideal standard deviation (SDi) on a scale of five. The results showed that the product indicator for each local wisdom value was 1, so it was in the very high category. And the average score of each local wisdom value is also in the very high category. This shows that the product produced in this study is worthy of being used as an instrument to measure the values ​​of local wisdom in transforming religious education, especially in STAHN Mpu Kuturan Singaraja.  
Implementasi Moderasi Beragama Pada Era MBKM Terhadap Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama di Bali Suwindia, I Gede; Kurnia Wati, Ni Nyoman
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v8i3.2757

Abstract

The aim of the research is to examine the implementation of religious moderation at religious universities, especially Hinduism, for students in the era of independent learning at independent campuses. This research is a type of experimental research using a quantitative approach. The research subjects for the existence of religious moderation in the MBKM era were 350 students from four religious universities in Bali and the object of the research was religious moderation in MBKM. The data obtained in this research was collected using a questionnaire method. Before using the questionnaire, an expert/judge validity test was carried out using the Gregory formula. The item validity test shows that 25 questionnaires are valid with a reliability of 0.81 in the very high category. The data analysis method is quantitative descriptive. The results of research on the implementation of religious moderation in the independent campus era have been very well carried out in religious universities in Bali. This is proven by data from moderation indicators including national commitment, tolerance, non-violence, and accommodating to local culture. The average national commitment data is 26.32 and if this mean is converted into a Liket scale table it is in the very high category. The average tolerance data is 27.45, if converted into a table it is in the very high category. The average anti-violence is 26.91, if this mean is converted into a table it is in the very high category. And the average accommodative to local culture = 30.48, if converted into the very high category. From the four mean results on the moderation indicators above. So it can be concluded that the implementation of religious moderation at religious universities, especially PTKH in the MBKM era, was carried out very well.
Dampak Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Wati, Ni Nyoman Kurnia
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i4.43652

Abstract

Penyusunan pembelajaran yang kurang menarik bagi siswa, sehingga siswa cepat bosan dan kurang aktif dalam pembelajaran. Hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pengaruh model pembelajaran mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar secara keseluruhan dan besar pengaruh model pembelajaran mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar berdasarkan mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metaanalisis. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kepustakaan terhadap penelitian-penelitian eksperimen yang dihasilkan pada sekolah dasar. Penelitian metaanalisis ini menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Analisis ini digunakan untuk menganalisis data perhitungan besar pengaruh (effect size) yang diperoleh dari membandingkan hasil mean dan standar deviasi penelitian sebelumnya. Berdasarkan kajian pustaka dan hasil analisis pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar dapat dilakukan pada beberapa mata pelajaran, memiliki kategori sedang, layak, dan mendukung untuk dilakukan pada pembelajaran, khususnya di SD. Implikasi penelitian ini, guru dapat menerapkan model pembelajaran mind mapping pada proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
The Influence of Problem Based Learning Model on Social Attitudes and Collaboration Skills of Fifth Grade Students in Social Sciences Subject Ni Nyoman Kurnia Wati; Lasmawan, I Wayan; Kertih, I Wayan; Sukmayasa, I Made Hendra
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 56 No 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v56i3.63003

Abstract

Learning social science is still centered on the teacher, therefore it is necessary to have an innovative learning model that can foster collaboration skills and social attitudes of students. The purpose of this study was to analyze the effect of the problem based learning model on social attitudes and collaboration skills. This research is included in the quasi-experimental research. The number of samples used in this study were 44 students, consisting of 21 students as the experimental class. The independent variable was the problem-based learning model. While the dependent variable is social attitudes and students' collaboration skills. The data collection method in this study used the questionnaire method and the observation method. Hypothesis testing using Manova analysis. The results of the study show that 1) there is a significant influence of the problem-based learning model on social attitudes. 2) There is a significant effect of the problem-based learning model on collaboration skills 3) Simultaneously, there is a significant effect of the problem-based learning model on social attitudes and collaboration skills of social studies content.
Pelatihan dan Pendampingan Menjadi Guru yang Inovatif Pada Era Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kecamatan Nusa Penida Pancaria, I Nyoman; Yulia Angga Dewi, Putu; Suparya, I Ketut; Adi Nugraha Tristaningrat, Made; Surya Adnyana, Komang; Suardipa, I Putu; Kurniawati, Ni Nyoman; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah; Candra Prastya Dewi, Ni Putu; Heny Nirmayani, Luh; Hengki Primayana, Kadek; Ari Winangun, I Made; Wahyu Wiguna, I Komang; Eka Sastrika Ayu, Putu; Arya Wiradnyana, I Gede; Ida Arsani Dewi, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3011

Abstract

Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah fokus pada materi esensial sehingga pembelajaran lebih mendalam, waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran yang fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan. Modul ajar dalam konteks Kurikulum Merdeka merupakan bahan pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan komprehensif untuk mendukung implementasi kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi peserta didik. Modul ajar Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning). Peserta didik dihadapkan pada situasi atau masalah nyata yang harus dipecahkan melalui kegiatan proyek atau penyelidikan. Pendampingan ini akan membantu guru dalam mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan pembelajaran di masa depan. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
PERAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM MEMBANGUN KOLABORASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Widi Arta, Komang Mangku; Ni Nyoman Kurnia Wati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38585

Abstract

Learning in elementary schools is not only oriented toward academic achievement but also toward the development of students’ social skills and learning motivation. One cooperative learning model that integrates academic and social aspects is the Teams Games Tournament (TGT) model. This study aims to examine the role of the TGT model in fostering collaboration and learning motivation among elementary school students. The research employed a library research method by analyzing ten relevant scientific articles published between 2021 and 2025. Data sources were obtained from nationally accredited journals indexed in SINTA and Google Scholar and analyzed using descriptive content analysis techniques. The results of the review indicate that the implementation of the TGT model consistently enhances students’ collaborative skills, including teamwork, group responsibility, communication, and mutual respect. In addition, TGT plays a significant role in increasing both intrinsic and extrinsic learning motivation through the integration of game-based activities, healthy competition, and group rewards. Collaboration and learning motivation within TGT-based learning interact and form a positive cycle that supports active student engagement in the learning process. Therefore, the Teams Games Tournament model is considered relevant and effective for elementary school learning as an effort to create active, enjoyable, and meaningful learning that supports the development of students’ academic and social potential.
Faktor determinan minat belajar IPAS di sekolah dasar: tinjauan sistematis dengan fokus pada kearifan lokal dan tri hita karana Komang Trisyani Dewi; Ni Nyoman Kurnia Wati; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1201000

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang secara konsisten dikaitkan dengan minat belajar siswa sekolah dasar pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui systematic literature review (SLR) berbasis protokol PRISMA 2020. Melalui analisis tematik terhadap 63 artikel jurnal internasional terbitan 2016–2025 dari database Scopus, Web of Science, dan ERIC, penelitian mengungkap empat faktor determinan utama. Temuan ini didukung oleh data kuantitatif yang menunjukkan bahwa 47 dari 63 studi (74,6%) mendukung faktor relevansi budaya, 39 studi (61,9%) mendukung kualitas media, 28 studi (44,4%) menekankan peran guru, dan 22 studi (34,9%) mengonfirmasi karakteristik siswa (self-efficacy). Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal, khususnya filosofi Tri Hita Karana dalam konteks Bali, berfungsi sebagai kerangka makna budaya yang memperkaya relevansi pembelajaran dan membangun keterkaitan emosional siswa dengan materi. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan media pembelajaran IPAS yang secara intensional merekayasa pengalaman belajar bermakna melalui kontekstualisasi budaya lokal. Implikasi praktisnya adalah panduan desain media yang tidak hanya informatif, tetapi juga membangun keterkaitan emosional siswa dengan materi melalui representasi nilai-nilai lokal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Sintesis sistematis tentang superioritas pembelajaran inkuiri dan kontekstual dalam membangun pemahaman konsep sains siswa SD di Indonesia I Komang Edi Santosa; Ni Nyoman Kurnia Wati; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1204200

Abstract

Pemahaman konsep sains di sekolah dasar merupakan fondasi literasi ilmiah, namun capaian siswa Indonesia masih rendah dengan dominasi metode ceramah yang menghambat konstruksi pengetahuan aktif. Tinjauan sistematis ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai efektivitas pembelajaran berbasis inkuiri dan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan pemahaman konsep sains siswa SD di Indonesia. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian dilakukan di ERIC, Google Scholar, dan Semantic Scholar (2018–2024). Dari 298 rekaman teridentifikasi, 28 studi empiris memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) serta sintesis naratif-tematik. Pembelajaran inkuiri (N-Gain = 0,69) dan CTL (N-Gain = 0,64) secara konsisten lebih efektif daripada metode konvensional. Integrasi keduanya menunjukkan efek sinergis (N-Gain = 0,78). Empat faktor memoderasi implementasi: (1) kesiapan guru dan PCK sains, (2) fleksibilitas Kurikulum Merdeka, (3) adaptasi sumber belajar berbasis kearifan lokal, dan (4) keselarasan asesmen autentik. Bukti empiris masih terfragmentasi secara geografis (dominasi Jawa) dan jenjang (kelas 4–6). Inkuiri dan CTL merupakan strategi efektif untuk pembelajaran sains SD di Indonesia, dengan potensi optimalisasi melalui integrasi dan kontekstualisasi lokal. Diperlukan studi Randomized Controlled Trials (RCT) dan longitudinal untuk memperkuat bukti kausal serta ekspansi penelitian ke kelas awal dan wilayah Indonesia Timur.
Co-Authors A A Pt Suari Adi Nugraha Tristaningrat, Made Agung Paramitha I Dewa Ayu Ari Winangun, I Made Arya Wiradnyana, I Gede Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah Basilius Redan Werang Candra Prastya Dewi, Ni Putu Dewa Gede Divayanha Eka Sastrika Ayu, Putu Gede Darma Yoga Gusti Ayu Made Ariwimarsi Heny Nirmayani, Luh I G Agung Jaya Suryawan I Gede Arya Wiradnyana I Gede Arya Wiradnyana I Gede Suwindia I Gede Suwindia I Gede Suwindia I Gusti Ngurah Bagus Arya Atmaja I Kadek Adi Swastika Yasa I Ketut Ngurah Ardiawan I Ketut Suparya I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Made Ari Winangun I Made Ariasa Giri I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Hendra Sukmayasa I Made Sedana I Made Suweta I Nyoman Sugita Rupiana I Putu Sanjaya I Putu Suardipa I Putu Suardipa I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra Ida Arsani Dewi, Putu Ida Bagus Arnyana Ida Bagus Putrayasa Kadek Ari Agustina Kadek Hengki Primayana Kadek Hengki Primayana Kadek Hengki Primayana Kadek Hengki Primayana . Ketut Herya Darma Utami Ketut Herya Darma Utami Komang Dian Ariani Komang Trisna Mahartini Komang Trisna Mahartini Komang Trisna Mahartini Komang Trisyani Dewi L Heny Nirmayani Luh Anggariyanti Luh Sudi Wardani M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Adi Nugraha Tristaningrat Made Ria Cahyanthi Made Sariani Mudarya, I Nyoman Ni Kadek Mirah Dwipayanti Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Rati Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Pancaria Pancaria, I Nyoman Putu Ayu Mahyuni Putu Yulia Angga Dewi Putu Yulia Angga Dewi Sugiantari, Ni Komang Sri Surya Adnyana, Komang Surya Arseni, Dian Surya Dewi, Dika Wahyu Wiguna, I Komang Widi Arta, Komang Mangku Yulia Angga Dewi, Putu