Claim Missing Document
Check
Articles

Pengendalian Sitophilus oryzae (Coleoptera: Curculionidae) dan Tribolium castaneum (Coleoptera: Tenebrionidae) dengan Beberapa Serbuk Biji sebagai Insektisida Botani Ramah Lingkungan Ameilia Zuliyanti Siregar; Maryani Cyccu Tobing; Pinde Pinde; Lumongga Lumongga
Jurnal Ilmu Pertanian KULTIVAR Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Jurnal Ilmu Pertanian KULTIVAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.842 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perawatan Kualitas Beras Perum Bulog Kantor Divre Sumatera Utara, Medan pada bulan Agustus sampai Oktober 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak dan dosis dari biji nimba, biji sirsak dan biji srikaya dalam mengendalikan hama S. oryzae dan T. castaneum pada beras. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase mortalitas yang tertinggi 100% pada C6L2 (serbuk biji sirsak 15g/250g beras pada hama T. castaneum) dan terendah 78.43 % pada C1L1 (Serbuk biji nimba  5g/250g beras pada hama S. oryzae). Susut bobot beras tertinggi sebesar 6.29% pada perlakuan C0 (kontrol). Korelasi persentase mortalitas S. oryzae dan T. castaneum antara perlakuan dan nilai berpengaruh sangat nyata (P= 0.367**) sedangkan untuk ulangan tidak berpengaruh sama sekali. Kata kunci: pengendalian, S. oryzae, T. castaneum, bioinsektisida, ramah lingkungan.
PENGGUNAAN PROTOZOA SARCOCYSTIS SINGAPORENSIS (APICOMPLEXA: SARCOCYSTIDAE) UNTUK PENGENDALIAN TIKUS SAWAH RATTUS ARGENTIVENTER Maryani Cyccu Tobing, Ameilia Zuliyanti Siregar, Lisnawita, dan Meirani.
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 9 No. 1 (2009): MARET, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.659 KB) | DOI: 10.23960/j.hptt.1939-45

Abstract

The use of protozoan Sarcocystis singaporensis (Apicomplexa: Sarcocystidae) for control rice field rat Rattus argentiventer. Rats are still a number-one-pest in field rice of various areas in Indonesia. Biological control using microparasite Sarcocystis singaporensis (Apicomplexa: Sarcocystidae) is a highly host-specific protozoan for controlling the rats. The objective of this research was to study the use of protozoa parasite S. singaporensis against rodent pest Rattus argentiventer. The design of experiment was Factorial Randomized Complete Design with ten treatments and four replications. The first factor was sporocyt doses of S. singaporensis (control; 1 x 105; 2 x 105; 3 x 105; 4 x 105), while the second factor was rats sexual category (male and female). The results showed that dose of sporocysts S. singaporensis was significantly different but rats’ sexual category has no effect on the treatments. The highest mortalities was on dose 4 x 105 (100%) at 12.08 days, food consumption decreased two to four days before rats died, weight of rats decreased because of the infection of S. singaporensis.
PEMBERDAYAAN PETANI BAWANG MERAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN, SUMATERA UTARA Nurliana Harahap; Ameilia Zuliyanti Siregar; Yusra Muharami Lestari; Hamdan Hamdan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1384

Abstract

Sejak tahun 2016, Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan pengembangan budidaya bawang merah di kelompok tani. Namun permasalahan yang kompleks menyebabkan budidaya bawang merah terhambat. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini, bertujuan mengetahui tingkat pemberdayaan dan faktor-faktor mempengaruhi tingkat pemberdayaan petani bawang merah di Kec. Angkola Julu, Padangsidimpuan sejak bulan Maret-Desember 2020 menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan petani bawang merah diperoleh sebesar 75,4%, kategori sangat tinggi. Manakala peran penyuluh, karakteristik penyuluh, kompetensi penyuluh, motivasi penyuluh, peran pemerintah, teknologi, sarana-prasarana, dan pemasaran adalah sebesar 61,9%, dan 38,1% disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar dari model ini. Variabel peran pemerintah, teknologi dan sarana-prasarana memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemandirian dan pemberdayaan petani dan kelompok tanu bawang merah dalam peningkatan kesejahteraan petani bawang merah.
PENGEMBANGAN UNIT PENGELOLAAN LIMBAH SISTEM MANAJEMEN LIMBAH (SIMALIM) DENGAN SMART URBAN FARMING DALAM MENGELOLA LIMBAH ORGANIK DI KAMPUS USU M. Ichwan; Ameilia Zuliyanti Siregar; Eri Yusni; Tulus Ikhsan Nasution
ABDIMAS UNWAHAS Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v6i2.5686

Abstract

Universitas Sumatera Utara memiliki civitas akademika yang berkontribusi menghasilkan limbah organik yang cukup signifikan. Mendukung Green Campus mencapai peringkat di UI Greenmetric,  perlu dikembangkan Unit Pengelolaan Limbah Sistem Manajemen (Simalim) Dengan Smart Urban Farming yang baik dan terpadu. UPL Simalim dibentuk bertujuan sebagai wahana pendidikan.  penelitian bagi masyarakat, mahasiswa dan dosen. Disamping itu, menghasilkan produk yang bermanfaat dengan mensinergikan pemanfaatan larva Hermetia illucens/Black Soldier Fly (BSF), ekoenzim, aquaponik dan smart urban farming dengan mengelola limbah organik dari kantin dan perumahan warga di sekitar USU. Pengabdian ini dilaksanakan sejak bulan Agustus 2020 sampai dengan Desember 2020 pada Tahap pertama, berlokasi di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) USU di Jl. Tri Dharma dan roof top garden dari UPT Lab Terpadu USU, melibatkan secara partisipatif dan melatih para mahasiswa sebagai duta ecocampus dan juga tim UI Green metric USU. Pengelolaan sampah organik dilakukan dengan rearing BSF pada sampah yang akan diuraikan. Manakala sistem akuaponik, dibudidayakan ikan gabus, nila dan lele serta sayuran organik. Produk ini dapat dijadikan komoditas kampus yang merupakan income generating. Diharapkan UPL Simalim dapat menjadi model bagi pengelolaan sampah organik tepat guna di Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.Kata kunci: Limbah organik; larva BSF, ekoenzim, aquaponik, smart urban farming format. 
Pengelolaan Integrasi Ekologi Lubuk Larangan Tambangan Jae Kabupaten Mandailing Natal Muhammad Turmuzi; Ameilia Zuliyanti Siregar; Zulkifli Nasution; Marponghatun Marponghatun
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6104

Abstract

Kabupaten Mandailing Natal memiliki beranekaragam sumber daya alam, dimulai dari sungai, gunung dan salah satu kearifan lokal lubuk larangan, upaya menjaga sumber daya ikan (jurung, nila, mas, lele, baung dan tawes) yang dilakukan di Tambangan Jae, Madina sejak tahun 1989. Di antara lubuk larangan yang terdapat di Madina adalah lubuk larangan Yatim di Desa T.Jae, Madina. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Skema Profesor Mengabdi untuk memberikan sosialisasi, pengetahuan dan kesadaran ke masyarakat tentang menjaga kearifan lokal ‘lubuk larangan’ dan ekowisata ramah lingkungan di Madina. Selanjutnya dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan WhatsApp dan pertemuan luring untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan kelompok masyarakat tentang kesadaran menjaga lingkungan yang asri, bersih dan nyaman melalui buang sampah pada tempatnya, menanam pohon serta membuat pupuk dari sampah rumah tangga. Kemudian, tim Pengabdian akan memberikan pengetahuan tentang menjaga keberadaan biota perairan khususnya ikan, menjaga kebersihan lokasi wisata membangun tangga ke sungai, menanam pohon, serta melayani pengunjung mendukung agroekowisata di Madina.Mandailing Natal Regency has various natural resources, starting from rivers, mountains and one of the local wisdom of Lubuk Ban, efforts to protect fish resources (jurung, tilapia, mas, catfish, baung and tawes) were carried out at Tambangan Jae Village, Madina. As for implementing Community Service activities, the Serving Professor Scheme provides socialization, knowledge and public awareness about the local wisdom of Lubuk Ban and environmentally friendly ecotourism in Madina. Furthermore, Focus Group Discussions (FGD) with WhatsApp and meetings were held to increase the knowledge, insight and skill of community groups regarding awareness of maintaining a beautiful, clean and comfortable environment. Then, the Devotion team will provide information about maintaining the presence of aquatic biota, especially fish, maintaining the cleanliness of tourist sites, and serving visitors who support agro-ecotourism in Madina. 
PENGGUNAAN ETANOL DAN METANOL SEBAGAI ATRAKTAN TERHADAP PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.) (Coleoptera:Scolytidae) DI DESA PARIKSABUNGAN KECAMATAN SIBORONGBORONG KABUPATEN TAPANULI UTARA Shinta Kumala Dewi Sitohang; Darma Bakti; Ameilia Zuliyanti Siregar
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i2.5986

Abstract

Hypothenemus hampei merupakan hama utama pada tanaman kopi yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas tanaman kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis atraktan dan ketinggian perangkap yang efektif untuk mengendalikan PBKo di lapangan. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis atraktan (Etanol dan Metanol serta perbandingan kedua jenis atraktan) sedangkan faktor kedua adalah tinggi perangkap (0.5 m, 1 m, 1.5 m). Penelitian ini dilaksanakan di lapangan perkebunan kopi dan Identifikasi di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan atraktan Etanol dan Metanol (1 : 4) terbaik dan berpengaruh nyata terhadap jumlah imago PBKo yang terperangkap. Ketinggian perangkap terbaik adalah pada 1 meter lalu diikuti 0,5 meter dan 1,5 meter dengan rataan masing-masing 1.37, 1.32 dan 1.22 ekor PBKo. Semua jenis atraktan yang di uji berpengaruh nyata untuk menarik imago PBKo, jenis atraktan terbaik adalah Etanol : Metanol (1:4) dengan ketinggian 1 meter.
PENGENDALIAN HAMA TERPADU MENGGUNAKAN YELLOW STICKY TRAP MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KOPI DI TELAGAH Ameilia Zuliyanti Siregar; Tulus Tulus; Elisa Julianti
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i2.6409

Abstract

Kopi sala satu komoitas yang disukai kaum milenial hingga orangtua. Eksoprtir kopi berasal dari negara Brazil, . Kolombia, Vietnam dan Indonesia. Kopi Arabica Aceh Tengah merupakan salah Jenis kopi spesialti Ateng ditanam dan ditumbukembangkan di Dusun Perteguhan, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. Kelompok Petani kopi Perteguan, mitra Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristekdikti Tahun 2022 diidentifikasi memiliki modal terbatas, keterampilan sederhana, dan pengetahuan rendah dalam pengedalian hama dan penyakit tanaman kopi. Oleh karena itu, fokus kegiatan PkM adalah mendeteksi hama dan penyakit tanaman kopi serta menggunakan Pakar Kopi dalam pengendalian hama terpadu kopi. Diinventarisasi sebanyak 6 jenis hama dominan kopi terdiri dari Sanurus indecora, Zeuzera coffea, Hypothenemus hampeii, Xylosandrus morigerus, Coccus viridis, Xyloborus ompatus, Planococcus citri, sedangkan penyakit kopi terdeteksi dari jenis Cercospora coffeicola, Hemileia vastratix, Upasia salmoniolor, Armillaria sp, Rigidoporus lignosus, Phellinus noxius. Diprediksikan penggunaan ‘Model Edukop’, Edukasi Kopi menggunakan ‘Pakar Kopi’ dapat mendukung ekonomi kreatif berkonsepkan ekosistem berkelanjutan. Kata kunci : Kopi, Edukop, Pakar Kopi, Hama, Penyakit
EKSPLORASI PARASITOID TELUR (S. frugiperda) PADA BERBAGAI VARIETAS TANAMAN JAGUNG DI DESA SUMBER MELATI, DISKI, KABUPATEN DELI SERDANG Muhammad Hafizh Harahap; Ameilia Zuliyanti Siregar
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 23, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v23i1.7057

Abstract

S. frugiperda merupakan salah satu hama penting pada pertanaman jagung. Upaya pengendalian hama S. frugiperda dilakukan melalui mengahdirkan musuh alami menggunakan parasitoid telur. Penelitian yang dilakukan sejak April sampai Juni 2023 di lahan Desa Sumber Melati Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, dilanjutkan identifikasi serangga di Laboratorium Mikrobiologi, Rumah Sakit Djoelham, Binjai dan di Laboratoium Penyakit Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor 1 yaitu pola tanam (monokultur dan tumpangsari) faktor 2 yaitu varietas (BISI 2, PARAGON, Pioneer P35) dengan 4 ulangan. Hasil yang diperoleh di lapangan teridentifikasi 1 genus parasitoid telur S. frugiperda yaitu Telenomus. Parasitasi tertinggi (26,18%) pada perlakuan pola tanam tumpangsari jagung varietas Bisi-2 (P1V0) dan parasitasi terendah (4,04%) pada perlakuan pola tanam monokultur jagung varietas Paragon (P0V1).
Potensi dan Karakteristik Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Sayur sebagai Bioaktivator dalam Fermentasi Yunilas, Yunilas; Siregar, Ameilia Zuliyanti; Mirwhandhono, Edhy; Purba, Adnan; Fati, Nelzi; Malvin, Toni
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 5 No. 2 (2022): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.755 KB) | DOI: 10.32530/jlah.v5i2.540

Abstract

Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) adalah larutan hasil proses fermentasi berbagai bahan organik yang berasal dari lingkungan. Larutan MOL mengandung beragam Mikroorganisme Lokal yang potensial untuk digunakan sebagai bioaktivator dalam fermentasi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan karakteristik larutan MOL yang berasal dari limbah sayur (sawi hijau, kol, dan daun kembang kol). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Perlakuan meliputi berbagai lama fermentasi (inkubasi) MOL berbasis limbah sayur yaitu: T1 = fermentasi 7 hari, T2 = fermentasi 14 hari, T3 = fermentasi 21 hari, dan T4 = fermentasi 28 hari. Variabel yang diamati adalah karakteristik fisik (warna dan aroma), biologis (total mikroba), dan kimiawi (pH, asam laktat, asam asetat, glukosa, dan suhu). Hasil penelitian menunjukkan lama fermentasi dapat menyebabkan perubahan warna dan aroma larutan MOL. Lama fermentasi berpengaruh nyata (P kecil dari 0,05) terhadap pH, berpengaruh sangat nyata (P kecil dari 0,01) terhadap total mikroba, suhu, glukosa, dan tidak berpengaruh nyata (P besar dari 0,05) terhadap total asam laktat dan asam asetat larutan MOL. Kesimpulannya adalah larutan MOL berbasis limbah sayur berpotensi sebagai bioaktivator dalam fermentasi. Karakteristik larutan MOL berbasis limbah sayur dipengaruhi oleh lama fermentasi. MOL terbaik dihasilkan pada hari ke-14 fermentasi dengan populasi mikroba sebesar 2,24 X 10 pangkat 6.
Survey and Mapping of P Nutrient Status on Paddy Land in Aek Simare Irrigation Area, Laguboti District, Toba Samosir Regency, Northern of Sumatera, Indonesia Sari, Kemala; Supriadi; Siregar, Ameilia Zuliyanti; Sibarani, Muchtar Josua
Jurnal Online Pertanian Tropik Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL ONLINE PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.796 KB) | DOI: 10.32734/jopt.v7i1.3821

Abstract

The research aims to a mapping of nutrient status available phosphate and total phosphate in the Aek Simare Irrigation Area Laguboti District Toba Samosir Regency. This research was conducted at the Testing Laboratory of Agricultural Technology Research Center in North Sumatera Province. Which began in Mey to June 2019. The method used is the Free Grid Survey detailed level survey and analysis of nutrient data available phosphate by Bray I method, total phosphate by acid destruction method, and then interpret to the map nutrient status. The result of research showing that status available phosphate classified by 3 statuses such as medium (3,99 ha), high (44,26 ha), and very high (71,75 ha). Total phosphate classified in 4 nutrient status such as low (0,004 ha), medium (67,37 ha), high (45,316 ha) and very high (7,31 ha). Available phosphate and total phosphate are very related to increasing rice production in the Aek Simare Irrigation Area Laguboti District Toba Samosir Regency, Northern of Sumatra, Indonesia                          REFERENCES BPS Toba Samosir. 2018. Laguboti Subdistrict in Figures 2018. Central Bureau of Statistics of Toba Samosir Regency. De Datta, S.K., Buresh, R.J., Mamaril, C.P. 1990. Increasing Nutrient Use Efficiency in Rice with Changing Needs. Kluwer Academic Publishers. Netherland. Center for Soil and Agro-Climate Research (PUSLITANAK). 1983. Assessment Criteria of Soil Chemical Properties. Center for Soil and Agro-climate Research. Bogor Agriculture Department. 2007. References Determination of Fertilizer Recommendations N, P, and K on Specific Rice Fields Location. As an Appendix of Permentan Number40 / Permentan / OT.140 / 04/2007. Sanchez, P. A. 1993. Nature and Tropical Management 2. Translation of Amir Hamzah. ITB. Bandung. Agricultural Land Resources. Bogor, 30 November - 1 December 2010. Husnain. 2010. Loss of Nutrients Due to Burning Rice Straw and Potential of Environmental Pollution. Soil Research Institute. Published Paper at the Proceedings of the National Seminar. Soil Research Institute. Published Paper at the Proceedings of the National Seminar Agricultural Land Resources. Bogor, 30 November - 1 December 2010.
Co-Authors Affandy, Mohd Faiz Fansuri bin Mohd Alida Lubis Amelia, Windy Amelia Annisa Apriyani, Ranti Arrasyid, Nurfida Khairina Ayu, Putri Chandra Aznawi, Andi Aznan Bejo Slamet Butar, Pedro Chandra M Butar Che Salmah Md. Rawi Dalimunthe, Ritha F. Darma Bakti Darma Bakti Darma, Miya Meilita Delvian Delvian Deni Elfiati Derrick, Neilson Dian Novita Diana Rahmi Diana Sofia Hanafiah Elfiati, Deni Elfiati Elisa Julianti Elisabet R.M. Meray Enzely, Widya Eri Yusni Erni Jumilawaty etti sartina siregar Eva Syahfitri Nasution, Eva Syahfitri Fatimah Fernandes, Bintang Andala Hairani Siregar Hamdan Hamdan Harahap, Mantar Harahap, Muhammad Hafizh Haryati Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin, Aam Hassan, Noor Faizah Anak Abu Hendra Saputra Hutagalung, Adventus Emmanuel Hutagalung, Arif qaedi Ikhwan , Muhammad Awwalul Indera Sakti Nasution Indra Rahmadi, Indra Indrawan, Krisna Iriana, Devira Evina Putri Irsal Irsal Iskandarini Iwan RISNASARI Jamilah JAMILAH Jevera, Kezia Joshi, Ravindra C. Jumilawaty, Erni Jumilawaty Jumirah Jumirah Kemala Sari Lubis Kemala Sari, Kemala Kiking Ritarwan Laksono, Muhammad Ridho Lisa Lisa Mawarni Lubis, Muhammad Charfi Lumongga Lumongga Luthfiah, Winda M Mustain Aziz M. Ichwan M. Ikhsan Siregar Mahathir Muhammad Mahera, Isma Yudi Mahidin Mahidin Mahmudah Mahmudah Marheni Marponghatun Marponghatun Maryani Cyccu Tobing Melinda Melinda Meutia Nauly Mirwhandhono, Edhy Mohammad Basyuni Mohd, Saidatulakmal Binti Mubaraq, Alfian Mubaraq, Alfian Mubaraq Mude, Miranda Ari Muhammad Hafizh Harahap MUHAMMAD MAHATIR Muhammad Turmuzi Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mukhsinuddin, Mukhsinuddin Mulviyani, Juannita Arta Nasrul Arahman Nasrul Nasrul Nasution, Muheri Indra Aja Nauly, Meutia Nauly Nelzi Fati Ningrum, Terisa Dyah Ayu Nismah Panjaitan Nurliana Harahap Oktavianus, Libra Panggabean, Judika Panjaitan, Nismah Pinde Pinde Pujiati Pujiati Pujiati Purba, Adnan Raharja, Istianto Budhi Rahmadini, Salsabila Rahmi Eka Putri, Rahmi Eka Raihan Azhari Sagala Ramli, Ichwana Rangkuti, Ahmad Baiquni Rantawi, Azhar Basyir Risnasari, Iwan Risnasari Romayanti Simamora Sabila, Hanna Sagala, Raihan Azhari Salsabil, Muhamad Ainun Samosir, Novita Sampe Lesnida Seftiawati, Niza Ervia Shinta Kumala Dewi Sitohang Siagian, Sulastri Sibarani, Muchtar Josua Sim, Yenti Siregar, Ahdiat Leksi Siregar, Luthfi Azis Mahmud Siregar, Netti Herlina Sivaipram, Itchika Sivaipram Slamet, Bejo Slamet Suherwin, Muhammad Sukeksi, Lilis Sulastri Sulastri Supriadi Surbakti, Muhammad Iksan Susanti Mangansige Susilowati, Arida Susilowati Suzanna Fitriany Sitepu, Suzanna Fitriany Syarifah Syarifah, Syarifah Syukron, M. Tanjung, Masitah Tarihoran, Parlindungan Tience E Pakpahan Tobing, Maryani C. Toni Malvin Tulus Tulus Ikhsan Nasution Tulus Tulus Tulus Tulus Tulus Tulus Wilson Moniaga WINDRA PRIAWANDIPUTRA, WINDRA yunasfi yunasfi Yunilas Yunilas Yusra Muharami Lestari Zahra, Maitsa Mutiara Zebua, Sariyanti Magdalena Zulfa, Nisrina Khairani Zulina, Cynthia Zulkifli Nasution Zulkifli Nasution Zulkifli Nasution