Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Efikasi Diri Dan Koping Perawat Dengan Burnout Perawat Di UPTD Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Setyowati; Rizka Yunita; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat merupakan profesi yang memiliki risiko mengalami burnout. Hal ini dikarenakan tugas rutin dan tuntutan pekerjaan untuk bertindak cepat dalam upaya penyelamatan pasien, Perawat yang memiliki efikasi diri tinggi dak koping yang baik akan mampu mengatasi kelelahan/burnout yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Efikasi Diri Dan Koping Perawat Dengan Burnout Perawat di UPTD Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi perawat di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo berjumlah 31 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik Total sampling sebanyak 31 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner efikasi diri, koping perwat dan burnout perawat. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efikasi Diri yang terbanyak adalah kelompok kelompok Efikasi diri tinggi yaitu sejumlah 14 responden (45,2%). Koping Perawat yang terbanyak adalah kelompok Koping perawat sedang sebanyak 14 responden (45,2%). Burnout Perawat yang terbanyak adalah kelompok Burnout perawat rendah sebanyak 15 responden (48,4%). hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Hubungan Efikasi Diri dengan Burnout Perawat di UPTD Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo, nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05). Dan ada Hubungan koping perawat dengan Burnout Perawat di UPTD Didapatkan hasil bahwa nilai p=0,000 dengan tingkat signifikansi α=0,05 (p<α=0,05).Untuk menghindari terjadi burnout pada perawat, pihak puskesmas diharapkan mampu merangsang minat dalam pengembangan pribadi dengan tujuan meningkatkan hasil karya dan prestasi, Sehingga puskesmas akan mempunyai tenaga yang cakap dan terampil untuk pengembangan pelayanan keperawatan dimasa depan
Hubungan Dukungan Emosional Keluarga Dengan Psychological Well-Being Pada Pasien Pasca Stroke Di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo Siti Walidah Dewi Murni; Rizka Yunita; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah kesehatan yang utama bagi masyarakat modern saat ini. Stroke memerlukan perawatan jangka panjang untuk membantu penderitanya benar-benar pulih. Pentingnya dukungan emosional keluarga dalam proses permulihan agar Psychological Well-being dan kualitas hidup pasien pasca stroke tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh pasien pasca stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo berjumlah 32 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik Total sampling sebanyak 32 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner dukungan emosinal keluarga dan Psychological Well-being. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dukungan Emosional Keluarga yang terbanyak adalah kelompok dukungan emosional keluarga sedang yaitu sejumlah 17 responden (53,1%).Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke yang terbanyak adalah kelompok Psychological Well-being sedang sebanyak 12 responden (37,5%). hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan Psychological Well-being pada Pasien Pasca Stroke di Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05).Dukungan emosional keluarga mempunyai peranan penting khususnya pada pasien pasca stroke karena menyangkut kesejahteraan psikologis yang dapat meningkatkan motivasi penderita untuk sembuh, hal ini dikarenakan dukungan emosional keluarga mencakup ungkapan empati, kepedulian, dan perhatian terhadap penderita pasca stroke yang di berikan keluarga selaku pihak yang paling dipercaya oleh penderita
Hubungan Kompetensi dengan Kinerja Perawat IGD dalam Melaksanakan Triase Budi Satrio Brata; Grido Handoko Sriyono; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit merupakan gerbang utama penanganan kasus gawat darurat. IGD membutuhkan perawat yang terampil dan terdidik dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien. Perawat dalam menerapkan triase harus dilakukan segera dan tepat waktu dimana kemampuan dalam berespon dengan cepat hal yang terpenting di dalam departemen kegawat daruratan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompetensi dengan kinerja perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam melaksanakan triase. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian adalah cross sectional. Data diambil pada tanggal 26 Juni-03 Juli 2023 di IGD RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 28 perawat secara total sampling. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil analisa data kompetensi perawat dalam penerapan triage hampir seluruhnya kompetensi tinggi sebanyak 24 responden (85,7%) dan kinerja perawat hampir seluruhnya dengan kinerja baik sebanyak 26 responden (92,9%). Hasil uji statistik spearman rank menunjukkan P Value = 0,013 < alpha (α) = 0,05 berarti terdapat hubungan antara kompetensi perawat dalam penerapan triage terhadap kinerja perawat di IGD RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Diharapkan Rumah Sakit terus meningkatkan kompetensi dengan kinerja perawat IGD dalam melaksanakan triage di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo sehingga dapat tercipta pelayanan yang bermutu dan pelayanan yang memuaskan
Pengaruh Kombinasi Relaksasi Nafas Dalam Dan Kompres Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea (SC) Alita Octa Ningtias; Iin Aini Isnawati; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan Sectio Caesarea (SC) merupakan pilihan utama bagi tenaga medis untuk menyelamatkan ibu dan janin saat menghadapi persalinan yang disertai penyulit. Pasien post Sectio Caesarea (SC) akan mengeluh nyeri pada daerah insisi yang disebabkan oleh robeknya jaringan pada dinding perut dan dinding uterus. Salah satu cara terapi non farmakologi dalam mengatasi nyeri adalah teknik relaksasi nafas dalam, dan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri pasien post op sectio caesarea (SC). Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 06 Juni-06 Juli 2023 di Ruang Rengganis RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 67 ibu pasca operasi SC secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil analisa data nyeri pasien sebelum dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata skala 4,69 dan data nyeri pasien setelah dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata 2,90. Hasil uji statistik wilcoxon perbedaan nyeri pasien sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat dengan sampel 67 responden menunjukkan P Value = 0,00 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan atau pengaruh yang bermakna nyeri pasien pasca operasi SC sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat. Diharapkan pasien bisa menerapkan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat ini kepada pasien yang menjalankan perawatan di RS dan RS membuatkan SOP tentang terapi non farmakologis penanganan nyeri
Pengaruh Penerapan Edukasi Patuh Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Poli Umum Puskesmas Jati Kota Probolinggo Fajri Hidayatullah; Nur Hamim; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan kondisi tekanan darah sistolik yang melebihi 140 mmHg dan/ atau disertai dengan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh penerapan edukasi PATUH terhadap tekanan darah pada penderita Hipertensi. Metode penelitian menggunakan one group pre and post test design. Dengan jumlah populasi 32 orang yang berasal dari pasien poli Umum Puskesmas Jati dengan diagnosa Hipertensi tanpa komplikasi (ICD X. I10) yang diambil dari data Simpustronik bulan Januari-Mei 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga jumlah sampel adalah 32 orang penderita Hipertensi tanpa komplikasi. Teknik analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tekanan darah. Tekanan Sistolik sebelum perlakuan dapatkan hasil nilai Mean 173.75, Median 170, Modus 160. Sedangkan Sistolik setelah perlakuan nilai Mean 152.81, Median 160, Modus 160. Pada tekanan Diastolik sebelum perlakuan nilai Mean 93.44, Median 90, Modus 90. Sedangkan Diastolik setelah perlakuan nilai Mean 88.44, Median 90, Modus 90. Hasil uji Wilcoxon didapatkan tekanan sistolik sebelum perlakuan nilai median 170, minimum 150, maksimum 230. Pada tekanan sistolik setelah perlakuan nilai median 160, minimum 110, maksimum 200. Pada tekanan Diastole sebelum perlakuan nilai median 90, minimum 90, maksimum 100. Pada tekanan Diastole setelah perlakuan nilai median 90, minimum 70 maksimum 100. Pada tekanan Sistolik hasil ρ-value = 0,00 < α = 0,05, sedangkan tekanan Diastolik hasil ρ-value = 0,005 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian edukasi PATUH terhadap penderita Hipertensi di Puskesmas Jati Kota Probolinggo
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Elly Mega Wulandari; Rizka Yunita; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal yaitu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang tidak bisa menjadi normal kembali, dan yang bisa dilakukan hanyalah mempertahankan fungsi ginjal yang ada pada suatu derajat yang memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal. Faktor penyebab gagal ginjal yaitu diabetes dan hipertensi. Penelitian ini Bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif korelatif,Adapun desain penelitian adalah cross sectional.Data diambil dengan menyebarkan kuesioner pada pasien gagal ginjal yang sedang menjalani hemodialisa di ruang hemodialisa rsud dr r soedarsono kota pasuruan yang dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 19 agustus 2023 dengan jumlah populasi 42 pasien gagal ginjal yg menjalani hemodialisa ,sampel yg diteliti sebanyak 38 responden dan diambil dengan cara purposive sampling.pengumpulan data meliputi editing,coding,scoring dan tabulating,kemudian data dianalisis dengan uji spearman rank. Dari 38 responden yang diteliti Sebagian besar (36,8%) usia 36-45 tahun, sedangkan tingkat Pendidikan responden Sebagian besar (44,7%) berpendidikan SD, jenis pekerjaan responden Sebagian besar (42,1%) swasta,jenis kelamin responden Sebagian besar (55,3%) Perempuan. Dukungan sosial responden (42,1%) tinggi, kualitas hidup responden (52,6%%) sedang. Dan analisis hasil penelitian menggunakan spearman rank didapatkan nilai sig (2- tailed) lebih kecil dari 0,05 atau 0,01 dapat disimpulkan dalam penelitian ini H0 di tolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup. Diharapkan keluarga atau orang sekitar penderita dapat mengunggah kesadaran,memberikan dukungan sosial pada penderita gagal ginjal yang menjalani hemodialisa untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Pengaruh Terapi Guided Imagery Dan Terapi Murottal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesaria Siti Rochma; Rizka Yunita; Titik Suhartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesaria merupakan proses persalinan dengan melalui pembedahan pada daerah abdomen yang akan menimbulkan terputusnya kontinuitas jaringan dan saraf sehingga mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada daerah bekas sayatan post sectio caesaria. Nyeri pada pasien post op umumnya disertai respon emosional dan respon otonomik yang menimbulkan respon fisiologis yang dapat mengganggu proses penyembuhan pasien. Penatalaksanaan nyeri pada pasien post sectio caesaria dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan non farmakologis. Penatalaksanaan nyeri dengan farmakologis menggunakan obat-obat analgesik narkotik secara intravena, sedangkan penatalaksanaan nyeri non farmakologis beberapa diantaranya dapat menggunakan terapi guided imagery dan terapi murottal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery dan terapi murottal terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesaria di ruang teratai RSUD dr. Haryoto Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan menggunakan rancangan one-group pre-test post-test design. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 83 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah jumlah sampel 69 pasien. Instrumen pengumpulan data untuk mengidentifikasi tingkat nyeri pasien yaitu menggunakan VAS (Verbal Analog Scale). Analisa data menggunakan uji parametrik yaitu dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi guided imagery dan terapi murottal rata-rata skala nyeri pasien yaitu 4,55. Setelah dilakukan terapi guided imagery dan terapi murottal rata-rata skala nyeri pasien turun menjadi 2,37. Berdasarkan analisa data menggunakan paired T test didapatkan pengaruh terapi guided imagery dan terapi murottal terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesaria dengan p value = 0,000 (p < 0,005). Berdasarkan penelitian, secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi guided imagery dan terapi murottal terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesaria
Pengaruh Stretching Terhadap Penurunan Keluhan Nyeri Otot Bahu ( Myalgia ) Pada Pekerja Di PT. Coats Rejo Indonesia Fitria Mulyani; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Myalgia atau yang lebih dikenal dengan istilah nyeri otot termasuk salah satu keluhan yang cukup sering diderita manusia. Penyebab umum myalgia adalah penggunaan otot yang salah atau otot yang terlalu tegang dan berlebihan sehingga otot-otot yang digunakan mengalami kekurangan oksigen, Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2018, prevalensi gangguan myalgia berkisar 50-62% dari total populasi di dunia dan sering menyerang pada masyarakat yang tinggal di negara-negara industri. Di Indonesia, prevalensi penderita myalgia yaitu berkisar 45-59%. Untuk kasus myalgia di Jawa Timur tahun 2018 tercatat dengan prevalensi 4,2%. Sementara prevalensi untuk kasus myalgia di Kabupaten Pasuruan sebesar 7,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia) sebelum pemberian tekhnik stretching , mengidentifikasi nyeri otot bahu ( Myalgia ) sesudah pemberian tekhnik stretching, menganalisis pengaruh strethcing terhadap penurunan keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia ) pada pekerja di PT. Coats Rejo Indonesia Kota Pasuruan. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pre post test. Populasi adalah 42 orang pekerja dengan keluhan nyeri otot bahu di PT. Coats Rejo Indonesia. Sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan menggunakan Teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan SPSS Uji statistik wilcoxon rank. Hasil analisis pada penelitian menunjukkan pemberian tekhnik stretching sangat berpengaruh terhadap keluhan nyeri otot bahu ( myalgia ) dengan hasil (p=0,000). Maka kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian tekhnik stretching terhadap penurunan keluhan nyeri bahu ( myalgia ) pada pekerja. Melihat dari kesimpulan diatas, maka melakukan tekhnik stretching dapat mengurangi resiko cidera dan nyeri otot bahu ( myalgia ). Tekhnik ini bisa dilakukan setiap hari pada saat sebelum dan sesudah melakukan perkerjaan.
Pengaruh Teknik Self Management Terhadap Stress Akademik Dan Motivasi Siswa Tahfidz Di SMA Unggulan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Luluk Munawaroh; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress akademik merupakan stres yang berhubungan dengan pendidikan meliputi kurikulum guru, penilaian, metode evaluasi pembelajaran dan lingkungan sekolah. Motivasi merupakan sesuatu yang menghidupkan (energize), mengarahkan dan mempertahankan perilaku. Motivasi siswa tercermin dalam investasi pribadi dan dalam keterlibatan siswa secara kognitif, emosional, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan stress akademik dan motivasi melalui teknik self management pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis rancangan penelitian pra eksperimental dengan pendekatan penelitian one group pre post test design.populasi penelitian ini adalah siswa  SMA Unggulan Hafshawaty dengan jumlah populasi 30 siswa, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada semua siswa yang sesuai dengan inklusi dan ekslusi. Sampel yang diteliti sebanyak 30 siswa. Intervensi pada penelitian ini yaitu melakukan teknik self management . Instrument penelitian menggunakan kueioner SLSI dan Motivasi Belajar. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil uji analisis pengaruh teknik self management terhadap stress akademik dan motivasi  dengan menggunakan windows SPSS 22, kategori stress akademik didapatkan nilai p value 0,025<α =0,05. Dengan kategori motivasi didapatkan nilai p value 0,014<α =0,05, menunjukkan ada pengaruh Teknik Self Management Terhadap Stress Akademik Dan Motivasi Siswa Tahfidz Di SMA Unggulan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong. Siswa mampu mengenali stressornya sendiri sebagai langkah awal menimalisir terjadinya stress akademik dan penurunan motivasi dengan melakukan teknik self management. Teknik self management dapat menurunkan stress akademik dan meningkatkan motivasi belajar siswa
Hubungan Lama Penggunaan Gadget Dengan Kemampuan Motorik Halus Dan Pola Tidur Pada Anak Prasekolah Di TK Dewi Sartika Isye Eka Purwanti; Nafolion Nur Rahmat; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan teknologi modern yang telah digunakan oleh berbagai kalangan serta dapat memberikan dampak positif maupun negatif bergantung pada lama penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama penggunaan gadget dengan kemampuan motorik halus dan pola tidur pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitic dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di TK Dewi Sartika Desa Muneng Kabupaten Probolinggo pada tanggal 17 Juni 2023 dengan jumlah populasi 55 orang. Sampel yang diambil sebanyak 48 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Spearman rank.Hasil penelitian disimpulkan bahwa mayoritas responden mengoperasikan gadget selama 2-3 jam/ harinya yaitu sebanyak 13 responden (27,1%), mayoritas kemampuan motorik halus responden berada pada tahap berkembang sangat baik yaitu 25 responden (52,1%), dan mayoritas pola tidur responden tergolong tidak ada gangguan sebanyak 35 responden (72,9%). Hasil uji statistik menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lama penggunaan gadget dengan kemampuan motorik halus pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika yang ditandai dengan nilai p value = 0,000 < 0,05 dan terdapat hubungan antara lama penggunaan gadget dengan pola tidur pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika yang ditandai dengan nilai p value = 0,000 < 0,05.Kemampuan motorik halus dan pola tidur merupakan dua dari beberapa hal yang berhubungan dengan lama penggunaan gadget. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti terkait konten yang ditonton anak, pengawasan orang tua, serta kebiasaan jam tidur anak.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ade Erma Surya Ahmad Dhofirul Huda Ahmad Fauzan Ahmad Wildan Fahrizi Ainul Yaqin Ainul Yaqin Salam Alfarizi, Muhammad Alita Octa Ningtias Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anita Sulistyowati Budi Satrio Brata Deli Indah Lestari Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Sari Indah Dian Indriana Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. H Nur Hamim Eko Andrian Purwana Elly Mega Wulandari Elok Purnamawati Erna Handayani Fadil Hasan Fajri Hidayatullah Fajriatul Maulidah Febrianti, Ainin Nurohmah Fery Hendy Hermawan Fitria Mulyani Fransiska Imavike Grido Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Handoko, Grido Hasyim Asy’ari Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rochani Isnawati, Iin Aini Isye Eka Purwanti Jamila Jimmy Lausia Karomia Audina Khoiroh, Iswatin KHOIRUN NISAK Laeilatul Mukarromah Leli Febrianti Luluk Munawaroh M Zainul Arifin Marfuah Marfuah Marfuah Marfuah Mariani Mariani Mariani Meigy Dwi Rizka Mimik Aminatur Rohmah Muh Dani Sholehuddin Wahid Muhammad Alfarizi Muhammad Dio Alfandi Wahid Muhammad Sufyan Hadi Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Ningsih, Yunika Lestaria Nisaul Karimah Noviati Noviati Nur Hamim Nur Hamim Nurul Afni Oktavilani Permatasari, Devita Prasetyanto, Deni Purwito, Heri Qudsiyatul Umniyah R Endro Sulistyono Rahmatullah, Ryan Nur Rifka Yunita Ardiana Rini Ayu Setia Ningrum Rinik Eko Kapti Rinik Eko Kapti, Rinik Eko Risky Kusumawardhani Riswan Ardy Isnanta Ro’isah Salimatul Amalia Setyowati Shafia Annisa Sharifah Aini Tika Rachmad Siti Rochma Siti Walidah Dewi Murni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhari Suhari Sunanto Titik Suhartini Titik Suhartini Usnia, Rovi W.Q, Al Firdaus Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wisnu Barlianto Wisnu Barlianto Yaqin, Moh. Husyn Ainul Yulia Rahmawati Hasanah Zainal Abidin Zainal Abidin Zakiyah Muslimah