Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kompetensi Pembelajaran Multikultural Guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammad Sulistiono; Rosichin Mansur
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4305

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Kota Malang menunjukkan kadar multikultural pada nilai-nilai pendidikan, hal tersebut tampak pada setiap aktivitas belajar dan keragaman latar belakang peserta didik. Maka dari itu tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola kompetensi pembelajaran multikultural guru dalam mengelola keragaman  dari berbagai latar belakang  yang ada di warga MIN 1 Kota Malang. Penelitian yang di lakukan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Temuan dan hasil penelitian: 1) pengalaman multikultural guru meliputi; perception warning, problem solving, dan survice. 2) Pengetahuan guru terhadap latar belakang budaya peserta didik meliputi; pengetahuan nilai multikultural, pengetahuan budaya peserta didik. 3) keterampilan guru dalam pembelajaran berbasis multikultural meliputi; norma dan harapan transparan, kesadaran terhadap keragaman, interaktif produktif. Simpulan pada penelitian ini menunjukkan kompetensi guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Kota Malang secara umum telah memiliki kompetensi multikultural dengan pola-pola yang yang menarik dan unik.
Internalization Of Learning Concepts According To Imam Az Zarnuji In Determining The Influence Of Modernization On Elementary Students Muhamad Khanif Alaudin; Rosichin Mansur
Abjadia Vol 8, No 1 (2023): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v8i1.22250

Abstract

This research study was conducted to identify the efforts made by educational institutions in fortifying students or their students in living an increasingly modern and advanced life in terms of economy, education, and industry. By instilling salafi learning values or concepts that become a reference for students' moral values. The form of business that is carried out clearly must be systematic and with many considerations. Because the next generation is an investment in the nation's future, which in the future they will lead the State of Indonesia. Thus, modern needs to be done without building a generation so as not to be contaminated with bad moral values, which is an obligation that falls under the responsibility of all elements of the school community and the family environment in particular. So that the noble goals of character education are encouraged to be successful so that later in welcoming the golden generation in 2045 they will be ready and strong in their moral values.
Internalization Of Learning Concepts According To Imam Az Zarnuji In Determining The Influence Of Modernization On Elementary Students Muhamad Khanif Alaudin; Rosichin Mansur
Abjadia : International Journal of Education Vol 8, No 1 (2023): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v8i1.22250

Abstract

This research study was conducted to identify the efforts made by educational institutions in fortifying students or their students in living an increasingly modern and advanced life in terms of economy, education, and industry. By instilling salafi learning values or concepts that become a reference for students' moral values. The form of business that is carried out clearly must be systematic and with many considerations. Because the next generation is an investment in the nation's future, which in the future they will lead the State of Indonesia. Thus, modern needs to be done without building a generation so as not to be contaminated with bad moral values, which is an obligation that falls under the responsibility of all elements of the school community and the family environment in particular. So that the noble goals of character education are encouraged to be successful so that later in welcoming the golden generation in 2045 they will be ready and strong in their moral values.
Principal Leadership in Developing the Competence of Islamic Religious Education Teachers Attok Illah; Rosichin Mansur; Muhammad Fahmi Hidayatullah; Sariman Sariman; Isamaae Seena
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 3 (2022): Management of Islamic Education
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v7i3.2658

Abstract

This article aims to describe and analyze the leadership of the head of Madrasah Tsanawiyah Al-Ikhlas Bontang in improving the professionalism of Islamic religious education teachers. It uses a descriptive qualitative approach, and data collection techniques are conducted with in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The results showed that planning is carried out by collecting ideas through the initial meeting of the year, forming a curriculum development team, obtaining curriculum documents, and determining an assessment program as the basis for implementing evaluations. Furthermore, management implementation through tahfidz learning in local content should be performed every morning for all students with a predetermined schedule. Evaluation through the memorization system positively impacts teachers to form a learning community, and the results of the tahfidz assessment are combined with all groups of Islamic religious subjects.
Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Zahro, Lika Anis; Mansur, Rosichin; Afifullah, Mohammad
Intizar Vol 29 No 1 (2023): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v29i1.14455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis karakter religius peserta didik yang ditanamkan melalui keteladanan guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Pakis. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa karakter religius ditanamkan melalui berbagai kegiatan sekolah dan kepribadian guru. Selanjutnya internalisasi karakter religius dilakukan guru melalui kedisiplinan, kecerdasan, dan akhlak mulia. Dengan keteladanan guru, siswa terbiasa melakukan akhlak mulia seperti berdoa, membaca Al-Quran, disiplin, dan toleransi.
Model Kepemimpinan K.H. Mudjahid dalam Membangun Akhlak Santri Rofiq, Abdur; Mansur, Rosichin; Wiyono, Dwi Fitri
Intizar Vol 29 No 1 (2023): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v29i1.14973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model kepemimpinan K.H. Mudjahid dalam membangun akhlak santri di Pondok Pesantren Islam (PPI) Jeru Tumpang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Proses pengumpulan data menggunakan motode wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang masuk dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data penelitian diuji dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menemukan 1) kepemimpinan dengan pola komunikasi, Konsekuen, dan uswah hasanah yang diterapkan oleh K.H. Mudjahid dalam membangun akhlak santri PPPI Jeru Tumpang; 2) pembinaan Istiqomah, open, ta’widiyah, yang dilakukan dengan konsisten oleh K.H. Mudjahid dan implikasinya terhadap santri PPPI Jeru Tumpang; dan 3) dukungan masyarakat terhadap K.H. Mudjahid dalam mengembangkan pendidikan di Desa Jeru dan berkesinambungan sampai pada generasi penerus.
Ilmu Pendidikan Dalam Filsafat Pendidikan Barat dan Islam Witono, Nunung; Haris, Abd; Mansur, Rosichin
Jurnal Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4130

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses bagi generasi muda untuk dapat menjalani kehidupannya dan mencapai tujuan hidupnya dengan lebih efektif dan efisien. Pendidikan lebih dari sekedar mengajar, karena mengajar hanyalah suatu proses transfer ilmu pengetahuan, sedangkan pendidikan adalah transformasi nilai-nilai dan pembentukan kepribadian dengan segala aspek yang dicakupnya. Perbedaan pendidikan dan pengajaran terletak pada penekanan pendidikan dengan pembentukan kesadaran dan kepribadian peserta didik di samping juga transfer ilmu dan keahlian. Pendidikan merupakan isu yang akan selalu menarik untuk dikaji, selama masih ada kehidupan manusia di bumi ini. Semua bangsa di dunia mempunyai kepentingan terhadap pendidikan, karena dengannya manusia dapat mengembangkan kebudayaannya dan mewariskannya kepada generasi penerusnya, sehingga pendidikan sering disebut sebagai agen penyebar kebudayaan. Karena dengan pendidikan, manusia dapat menentukan sikap dan perilaku serta langkah ke depan yang harus diambil. Perubahan yang dialami melalui proses pendidikan selalu teratur dan terukur, bukan karena emosi dan ketergesaan yang dialami manusia Kata Kunci: Pendidikan, Filsafat, Barat
Konsep Pendidikan Islam dan Barat: Menelaah Hak Asasi Manusia Qomariyah, Nurul; Abdullah, Abdullah; Haris, Abd; Mansur, Rosichin
Jurnal Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4137

Abstract

Seseorang yang berstatus manusia dilahirkan ke dunia sebagai hewan Tuhan Yang Maha Esa dan dijadikan hewan Tuhan Yang Maha Kuasa serta dijadikan khalifah atas hakikat dunia ini, tentu saja dia mempunyai keistimewaan yang setara dan ada komitmen yang harus diselesaikan, tidak ada kasus khusus sehubungan dengan kebebasan dan komitmen tersebut. Meski pasti ada yang kuat dan lemah, kaya dan miskin, kuat dan lemah, namun ada pula penguasa dan rakyat yang diperintah. Jadi ada kehormatan-kehormatan yang patut dimiliki oleh manusia, misalnya hak untuk membuka pintu evaluasi, hak untuk menjalani kehidupan yang layak, hak untuk mendapatkan pendidikan yang optimal, dan hak untuk melihat harga diri sesuai dengan kemampuannya. kita punya. maka, pada saat itu, tidak ada yang dapat mengalahkan peluang mendasar dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat Madani dalam Filsafat Pendidikan Barat dan Islam Syarifah, Syarifah; Utomo, Bambang; Haris, Abdul; Mansur, Rosichin
Jurnal Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4216

Abstract

Populasi keseluruhan di negara-negara Barat atau populasi keseluruhan di dunia Islam, merupakan subjek yang terus menjadi perbincangan banyak pihak. Pembicaraan mengenai gagasan ini mengalami pemulihan setelah runtuhnya Persatuan Soviet. Selain itu, masyarakat yang bijaksana dalam banyak kasus diagungkan sebagai sebuah kekhasan mendasar, namun juga memadai untuk siklus demokratisasi dan Kepastian ide. Hal ini tidak perlu lagi dibahas dalam demokratisasi. Terlepas dari kenyataan bahwa masyarakat umum sering kali berada di posisi yang berlawanan dengan kekuasaan negara dan masyarakat politik, tugas utama negara harus bersifat memaksa dengan asumsi tugas masyarakat umum berhasil dalam menjaga kebebasan dasar dan peluang individu dari masyarakat umum. Selain itu, tanpa kekuasaan negara, masyarakat umum mungkin dapat menimbulkan konflik yang penuh pertimbangan karena isu-isu etnis, ketat, dan berbasis kelas. Perlu diperhatikan bahwa masyarakat umum tidak dapat menggantikan pemerintah. Dalam situasi Indonesia, perubahan saat ini tampaknya tidak menemukan strukturnya, pengalaman pertikaian bersama yang progresif, munculnya kelompok-kelompok masyarakat tidak beradab yang berbasis sosial dan ketat yang berperan penting dalam meningkatkan meningkatnya kejahatan, mempertimbangkan kembali gagasan tentang kesamaan. masyarakat adalah percakapan yang tidak dapat diperiksa. dihindari.
Pendidikan Menurut Perspektif Tokoh Filsuf Barat Agustiani, Sari; Haris, Abd; Mansur, Rosichin
Jurnal Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4219

Abstract

Penulisan artikel ini untuk Kembali mengkaji prinsip-prinsip Pemikiran pendidikan filsuf Barat dimana berkontribusi besar pada pengembangan teori dan praktik Pendidikan. Relevansinya dalam pendidikan diIndonesia adalah penerapan prinsip-prinsip pemikiran pendidikan filsuf barat tersebut kedalam praktik di sekolah. Pemikiran tokoh filsuf Barat dari berbagai priode penulis ungkapkan, untuk mengetahui pergerakan pemikiran filsuf barat itu sendiri terhadap dunia pendidikan. Selayaknya ucapan terima kasih disematkan kepada filsuf barat, karena dari pemikiran mereka memberikan sumbangsih yang signifikan bagi ragam pendekatan dalam dunia pendidikan Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam tulisan artikel ini adalah studi kepustakaan, yang menekankan analisis datanya pada beragam sumber literatur yang bersifat otoritatif. Ada beberapa temuan dalam tulisan artikel ini, 1) sentris pemikiran filsuf barat berporos antroposentris, 2) latar belakang filsuf menjadi penguat hadirnya masing-masing teori filsuf.3) prinsip pendidikan yang berbasiskan pada moral tidak dalam bingkai agama.
Co-Authors Abd Haris, Abd Abd. Haris Abdul Haris Abdul Haris Abdul Haris Abdur Rofiq, Abdur Ach. Faisol Adi Atmoko Adi Kuswandi Adi Sudrajat Afifatu Nur Arifah Afifatur Rodiyah Afifullah, Mohammad Agustiani, Sari Ahmad Khairul Anam Ahmad Subekti Ali Ashar Aliy Ahmad Amalia Baroroh Amalia Fitri Febrianti Anbiya Kurnianingtyas Anggraheni, Ika Anik Anik Anwar Sa’dullah Aprilita Hajar Arief Aridiansyah Asadori, Asadori Asri Yani Arkiang Atika Z. Sufiyana Atika Zuhrotus Sufiyana Attok Illah Augusto da Costa Bahroin Budiya Chairul Imam Cholis Dinina Istikhomah Dewi Khalimatul Mursyidah Dian Rizky Mandasari Gunawan Diana Islamia Dwi Fitri Wiyono Dzulfikar Rodafi Eko Setiawan Ertanti, Devi Wahyu Fadhlullah Makmun Fairuz Zabadi Anieq Ahmad Farda Nurmawati Faridatul Ulya Fatima Lagi Febby Yuliana Putri Fita Mustafida Haris Sulmiftah Ika Nur Rokhmawati Imam Safi’i Imam Setiawan Imam Syafi'i Imam Syafi’i Indah Aliyyah, Dini Asfarina Indhra Musthofa Isamaae Seena Izza Audia Rohmawati Jazari Jumari Jumari, Jumari Khadija Arif Khoirul Asfiyak Kukuh Santoso Kustiana Arisanti Laila Nisfatut Tarwiyah Lailatul Choyriah Laili Noor Rochmah Lia Nur Atiqoh Bela Dina M Muslih M. Zainal Arifin Masruroh Masruroh Masyhuri Masyhuri Maulana Ishaq Ernas Mia Wati Moh Eko Nasrullah Moh Eko Nasrullah Moh Nurqosim Moh. Muslim Mohamad Haditia Mohammad Muhtadi Syah Putra Muchibbatul Lutfiyah Muhamad Khanif Alaudin Muhammad Amalul Yaqin Muhammad Djamal Ghofiru Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Hanief Muhammad Hanif Muhammad Ilham Adiyanto Muhammad Ilham Azzanjani Muhammad Iqbal Rosyada Muhammad Ro’uf Muhammad Sulistiono Muhammad Sulistiono Muhammad Zainurroziqin Mutiara Sari Dewi Nabila Maya Dalillah Nailatul Mawaddih Nanik Nur Hidayah Noor Alfi Fajriyani Noor Hamid Nova Anjarwati Nova Hexa Minung Jamila Nun Maulana Khaidir Al Muzli Nur Azizatus Solikhah Nur Hasan Nurkhalisyah Nurkhalisyah Nurul Qomariyah Qomarudin, Ahmad Qutub Tarqy Al Mahdy Rabun Rabun Rahmad Toullah Tawainella Rina Wahyu Hidayati Rismawatul Hasanah Rohman, Ahmad Taufiq Hidayatur Rukhuddin Maulana Fakhrur Rizal Salimatul Ummah SARIMAN Siska Saputri Siti Ani Masruroh Siti Asfirotul Khasanah Siti Fatimah Siti Khodijah Siti Khoiriyah Siti Maisaroh Siti Masyruhah Siti Mukaromah Siti Sumadiyah Subiantoro, Anjar Sulistiono, Muhammad Sundari Sundari Syarifah . Tania Sumira Taofiq Al-Mutaqin Temti Lestari Ulva Azizah Azzuhro Uswatun Hasanah Utomo, Bambang Veithzal Rivai Zainal Vina Viviana Vivi Mar'atus Sholihah Witono, Nunung Wyeldan Bisri Habibi Yaqub Cikusin Yulianto Eko Saputro Zahro, Lika Anis Zilda Ba’da Mawlyda Iliyyun1 Zuhkhriyan Zakaria Zuhkriyan Zuhkriyan Zuli Dwi Rahmawati