Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa jenis kontrasepsi dan lama pemakaian terhadap kenaikan berat badan akseptor Wahyuni, Wahyuni; Fatmawati, Siti; Harismah, Kun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 2 (2024): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i2.1099

Abstract

Latar belakang : Salah satu metode KB adalah metode suntikan. Suntikan merupakan metode kontrasepsi hormonal yang berdaya kerja lama dan efektif untuk digunakan dalam program KB secara luas. Kontrasepsi suntik yang paling banyak digunakan adalah kontrasepsi suntik 3 bulan. Pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan mempunyai efek samping utama yaitu peningkatan berat badan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan  KB suntik dan lama pemakaian terhadap kenaikan berat badan akseptor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional, Populasi dalam penelitian ini  berjumlah 60 Responden.Sampel diperoleh dengan menggunakan tehnik accidental sampling dengan Teknik Analisa dengan uji chi square. Hasil penelitian jenis kontrasepsi suntik hasilnya  (p = 0,011 atau p ≤ 0,05) dengan kenaikan BB pada akseptor KB dan  lama pemakaian hasilnya  (p = 0,031 atau p ≤ 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kontrasepsi suntik  dengan kenaikan BB pada akseptor KB dan ada hubungan yang signifikan antara lama pemakaian dengan kenaikan BB pada akseptor
Digital Marketing Education of Jamu (Indonesian Traditional Herbal Medicine) for Students of State Junior High School 3 Tawangsari, Sukoharjo Regency as an Effort to Support Jamu Regenc Priyono, Kuswaji Dwi; Danardono, D; Hadibasyir, Hamim Zaky; Ambarwati, A; Harismah, Kun
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/voc.v2i2.1523

Abstract

Sukoharjo Regency is known as the City of Herbal Medicine in Indonesia, since some of its residents work as sellers of traditional herbal medicine for generations in big cities. During the Covid-19 pandemic they had to return home, because of large scale social restriction that prohibits interaction between residents. While the Covid-19 pandemic outbreak demands a strong self-immunity, various types of traditional medicinal plants have increased in price, such as ginger from IDR 30,000/kg to IDR 50,000/kg, kencur previously from IDR 35,000/kg to IDR 42,000/kg, temulawak from IDR 4,000/kg to IDR 12,000/kg. The increasing need for medicinal plants has attracted the students of State Junior High School 3 Tawangsari to control the way to market these immune-enhancing medicinal plants and instant herbs digitally (online). The online herbal medicine marketing training is carried out in stages consisting of 1) pre-test related to students' understanding of herbal medicine and online marketing media, 2) digital marketing-based herbal marketing training, and post-test to measure the impact of implementing a successful service program. The training results showed an increase in students' understanding regarding the marketing of herbal medicine online as evidenced by the higher post-test scores than the pre-test. This training has given students a new understanding of the intricacies of digital herbal marketing that can support the Sukoharjo program as the City of Herbal Medicine in Indonesia.
Techno-economic Review of Isolation of Eugenol from Clove Oil with Batch Distillation Sugiharto, Agung; Harismah, Kun; Sekarwati, Erni; Widayatno, Tri
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 19, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2024)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v19i2.34859

Abstract

All parts of the clove plant (Syzygium aromaticum L.), including roots, stems, leaves and flowers, can be processed into clove oil. One of the important compounds in clove oil is Eugenol. Pharmaceutical grade eugenol has a very high selling value, however conventional refining without a purification process only produces clove oil with a eugenol content of 78-80%. In this research, the purification of eugenol from clove oil refined by clove farmers was carried out by comparing two methods, namely the reactive extraction process and batch distillation. Analysis of the final products from both processes was carried out by GC-MS. The eugenol isolation process using a reactive extraction method with various variations in NaOH purity obtained optimum results at 2 N NaOH levels where clove oil was produced with a eugenol content of 75.33% with a product recovery of 40%. Meanwhile, eugenol was isolated using batch distillation with constant reflux and atmospheric pressure to obtain pure clove oil with a eugenol content of 97.02% with a product recovery of 28.25%.
Inovasi Formulasi Teh Celup Kelor-Lemon dengan Pemanis Stevia rebaudiana: Analisis Karakteristik Teh Harismah, Kun; Putri, Salsabilla Ardilia; Yulianti, Anisa; Perdana, Aprilia Putri; Imragaa, Abdelqader; Rahayu, Triastuti; Mundriyastutik, Yayuk
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal kaya nutrisi, sementara kulit lemon (Citrus limon) memiliki senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi teh celup inovatif yang menggabungkan kedua bahan tersebut dengan pemanis alami stevia (Stevia rebaudiana) serta menganalisis karakteristik produk yang dihasilkan. Formulasi ini terinspirasi dari penelitian sebelumnya mengenai pembuatan teh celup daun kelor dengan stevia dan potensi antioksidan minuman serbuk lemon dengan variasi stevia. Metode penelitian meliputi eksperimentasi dengan lima perlakuan berbagai rasio daun kelor, kulit lemon, dan stevia, diikuti dengan pengujian karakteristik fisikokimia meliputi kadar air, abu, dan antioksidan. Hasil penelitian memberikan informasi mengenai formulasi teh celup kelor-lemon-stevia dengan karakteristik yang dapat diterima konsumen yaitu kadar air 9,41-10,26%, kadar abu 6,74-10,28%, dan pH 7,073-7,183. Simpulannya, penelitian ini berpotensi menghasilkan produk teh celup herbal yang inovatif dan bermanfaat bagi kesehatan.
Pelatihan Pembuatan Wedang Herbal Kapulaga (Amomum compactum) Bagi Kelompok Tani Dan Ibu-Ibu PKK Desa Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Faradisi, Firman; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian; Fajriyah, Nuniek Nizmah; Harismah, Kun; Praswati, Aflit Nuryulia; Sofyan, Aan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i2.6455

Abstract

Kapulaga merupakan rempah yang bernilai jual tinggi, umum dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Meskipun panen kapulaga melimpah di Desa Bantarkulon, sebagian besar petani dan ibu-ibu PKK belum memiliki pengalaman dalam mengolahnya, sehingga buah kapulaga selama ini hanya dijual mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang khasiat kapulaga untuk kesehatan, sekaligus melatih keterampilan membuat produk olahan bernilai ekonomi berupa wedang herbal kapulaga dalam bentuk teh celup. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan yang meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta berpartisipasi aktif dalam seluruh proses, mulai dari pengolahan buah kapulaga, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk. Hasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat kapulaga sebagai bahan alami berkhasiat, seperti sifat antibakteri dan kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah kapulaga menjadi produk wedang herbal teh celup yang memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.
Establish The Sustainability of Village Traditions that Have Been Lost by Holding The Tenong Festival in Bogeman Village, Magelang, Indonesia Dewi, Kun Arsanti; Fatmawati, Nurida; Sukadi, Sukadi; Harismah, Kun
ARTic 2025: Special Issue
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/artic.v8i1.17628

Abstract

Kampung Bogemen (Bogeman Village) is one of the old villages in Magelang Municipality. The village name was taken from the name of Mbah Bogem, who was the first village head in the village around the 1800s. As an old village, there should be many relics of village life traditions. However, in line with modern life, many of these traditions are gradually disappearing. Facing this condition, the Bogeman Village Community was trying to revive the traditions of its people by holding a Tenong Festival which was held at the Habitat Park. Kampung Bogeman was previously a slum because the handling of residential infrastructure was not managed properly. In 2019, assistance was received from the Central Java Province Government in the form of repairs and development of residential infrastructure, including repairs and development of Habitat Parks, making Kampung Bogeman a village free from slums in 2022. This study is intended to examine how big the positive impact is on efforts to sustain traditional village life in Bogeman village through the Tenong Festival activities. The research method used is a qualitative research method carried out through interviews and collecting existing data in order to exploit all conditions and presented in detail to obtain the positive impacts felt by the Bogeman Village Community, so that from the positive impacts obtained, it is hoped that similar festivals will be imitated by other villages in order to re-grow the sustainability of village life traditions. Keywords: Kampung Bogeman, Tenong Festival, Habitat, Slum, Village Community
FORMULASI INSTAN JAHE MERAH DAN KAYU MANIS DENGAN PEMANIS STEVIA Setiawan, Muhammad Johan; Prasetyo, Reza Andri; Harismah, Kun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini stevia sebagai pemanis rendah kalori dibutuhkan sebagai alternatif gula pada olahan bahan pangan karena bersifat tidak beracun, dapat mencegah kegemukan, karies gigi, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Jahe juga dapat dimanfaatkan karena kandungan oleosin dan senyawa antioksidan tinggi, sehingga dapat menangkal radikal bebas yang dapat menghambat tumbuhnya sel-sel kanker. Bahan lainnya yaitu kayu manis yang kaya kandungan flavonoid dan beraroma khas. Oleh karena itu, dibuat minuman instan jahe merah dan kayu manis dengan pemanis stevia seba gai solusinya. Proses pembuatan minuman instan ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu proses persiapan bahan baku, proses ekstraksi daun stevia, proses pembuatan ekstrak jahe merah dan pembuatan formulasi instan jahe merah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dua faktorial yaitu penambahan sukrosa dan ekstrak stevia (1:0 ; 1:1 ; 1:2 ; 0:1) serta penambahan kayu manis (0,5 dan 0,7 gram). Analisa yang dilakukan yaitu uji kadar gula total dengan meggunakan metode spektrofotometri, dan uji kadar air menggunakan metode gravimetri. Dari semua perlakuan, diperoleh kadar gula total sebesar 3,48 – 255,66 mg dengan kadar air sebesar 0,000079 % – 0,031%. Hasil paling optimum ada pada formulasi 3Y dengan kadar gula 192,88 mg dengan kadar air 0,0005%.
FORMULASI INSTAN Zingiber officinale var. Rubrum DAN KAYU MANIS DENGAN PEMANIS STEVIA Setiawan, Muhammad Johan; Prasetyo, Reza Andri; Harismah, Kun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe sebagai bahan pangan mengandung oleosin dan senyawa antioksidan tinggi selama ini dimanfaatkan sebagai rempah makanan dan minuman. Kayu manis kaya kandungan flavonoid dan beraroma khas berpotensi untuk aroma makanan. Akhir-akhir ini stevia sebagai pemanis rendah kalori dibutuhkan sebagai alternatif gula pada olahan pangan karena bersifat tidak beracun, dapat mencegah kegemukan, karies gigi, dan penderita Diabetes millitus. Oleh karena itu, dibuat minuman instan jahe merah dan kayu manis dengan pemanis rendah kalori stevia. Proses pembuatan minuman instan ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu proses persiapan bahan baku, ekstraksi daun stevia, pembuatan ekstrak jahe merah, dan formulasi instan jahe merah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dua faktorial yaitu penambahan sukrosa dan ekstrak stevia (1:0 ; 1:1 ; 1:2 ; 0:1) serta penambahan kayu manis (0,5 dan 0,7 gram). Analisa yang dilakukan yaitu uji kadar gula total dengan meggunakan metode spektrofotometri, dan uji kadar air menggunakan metode gravimetri. Dari semua perlakuan, diperoleh kadar gula total sebesar 3,48 - 255,66 gram dengan kadar air sebesar 0,00008 % - 0,031%. Berdasarkan kadar gula total 3,48 maka formulasi instan jahe merah tersebut bisa menjadi alternatif minuman untuk penderita kegemukan.
SIRUP SERAI (Cymbopogon citratus) BERANTIOKSIDAN TINGGI DENGAN PEMANIS STEVIA Anindya, Ray Nurani; Widiastuti, Anggi; Harismah, Kun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang dapat melindungi sel-sel terhadap efek radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel dan mungkin memainkan peran dalam penyakit jantung, kanker, alzheimer, dan penyakit berbahaya lainnya. Dua tanaman sumber antioksidan yaitu serai dan stevia (Stevia rebaudiana). Selain antioksidan serai juga memiliki manfaat sebagai detoksifikasi dan anti kanker. Stevia dapat menghasilkan senyawa steviosida dan rebaudiosida yang mempunyai kemanisan 200-300 kali dari sukrosa tetapi tidak manghasilkan kalori. Sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dan obesitas. Selain itu, stevia juga bersifat nontoksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kadar antioksidan pada sirup serai dengan substitusi pemanis stevia. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat perlakuan sukrosa : stevia yaitu 1:1, 1:2, 1:3 dan 0:4. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan 0:4 memiliki nilai antioksidan tertinggi 56,47% dan yang terendah pada perlakuan 1:1 dengan hasil 41,03%. Pada uji antioksidan ini menunjukkan bahwa semakin banyak stevia yang ditambahkan maka nilai antioksidan semakin tinggi
UJI ORGANOLEPTIK SIRUP KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN PENAMBAHAN PEMANIS STEVIA (Stevia rebaudiana) Alfiani, Raih Wisesa; Safitri, Izzatul Nur; Harismah, Kun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik sirup kayu manis berdasarkan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, tingkat kemanisan, dan rasa. Metode dalam penelitian ini yaitu eksperimental deskriptif dengan menggunakan empat perbandingan konsentrasi pemanis sukrosa dengan ekstrak stevia yaitu 1:0; 0:1; 1:1; dan 1:2, serta dua variasi waktu pemanasan yaitu 50 dan 60 menit. Hasil pengujian berdasarkan kesukaan oleh 25 panelis yaitu meliputi warna 36 - 72%, aroma 10 - 52%, tingkat kemanisan 4 - 64%, dan rasa 4 - 44%. Hasil terbaik adalah perlakuan 1:1 dengan waktu pemanasan 50 menit yaitu pada uji warna, tingkat kemanisan, dan rasa sebesar: 72%, 64%, dan 44%. Sedangkan untuk uji aroma didapat pada perlakuan 1:0 dengan waktu pemanasan 50 menit yaitu 52%.
Co-Authors - Muhtadi - Saifuddin Aan Sofyan Abdur Roqib Rifai Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Adihaningrum, Hidayah Afida, Nanda Mila Aflit Nuryulia Praswati Agung Sugiharto Ahmad Mubarok Ahmad Muhammad Fuadi Ahmad Muhammad Fuadi, Ahmad Muhammad Ahmad Thoriq Mubarok Alfiani, Raih Wisesa Algian Aji Pambudi Alhian Aji Pambudi Aliantrie, Shafira Putri Alif Alfakhur Ridla Almira, Nurina Ade Ambarwati Ambarwati, A Anggi Widiastuti Anindhita, Rizky Anindya, Ray Nurani Anton S Ardani, Dewi Ery Ardiyanto, Yunita Ariningrum, Nurul Ariningrum, Nurul Diah Astanto, Agung Rifai Windi Aurelia, Fanisha Ayu Desi Rachmadani Ayu Desi Rachmadani Azizah, Putri Rizki Nur BIMANTORO, USMAN Budiawan, Ilham Caparies, Ananda Muhammad Batistuta Chairunnisa, Maurizka Choirul Huda Septianto Chusniatun Chusniatun Chusniatun Chusniatun Crisviantoro, Nugroho Danardono Danardono Danastri Ratna Nursinta Dewi Denny Vitasari Dewi, Alfa Yuliana Dewi, Kun Arsanti Fatmawati, Nurida Fauzi, Syaifudin Firman Faradisi Gusmiatun Gusmiatun Hamim Zaky Hadibasyir Harianti, Santi Fitri Haryana, Riswana Stiana Haryanto Haryanto Heru Supriyono Ihsan Cahyo Utomo Imragaa, Abdelqader Indriasih, Andini Ismaae Yusoh Izzatul Nur Safitri Jannah, Nabilah Miftachul Kamaratih, Azzahra Ardya Khusna, Laila Al Kun Arsanti Dewi Kurnianto, Bayu Kusala, Katrin Vidya Kusumawardani, Indira Maylita Kuswaji Dwi Priyono Lestari, Ulfa Putri Linda Fatmawati Luthfia Umma Zakkia Mastur, Luthfi Maulana, Muhammad Rifki Mubarok, Ahmad Thoriq Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Johan Setiawan Muhammad Johan Setiawan Muhammad Maulana Muhammad Miftah Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Rifqi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Mutiara Sarisdiyanti Nanda Mila Afida Nanda Mila Afida Novendius Eka Saputra Novi Handayani Nuniek Nizmah Fajriyah Nurina Ade Almira Nurina Ade Almira Nurjanah, Bety Anisa Nurjanah, Bety Anisa Dwi Nurlaila, Sucia Rahmadani Nurul Fadlilah Nuryulia, Aflit Pambudi, Algian Aji Pambudi, Alhian Aji Perdana, Aprilia Putri Prasetyo, Reza Andri Putri Agustina Putri, Salsabilla Ardilia Qomarun Qomarun R.Kurniawan Dwi Septiady Rachmadani, Ayu Desi Rahmawati Nurul Fauziyah Raih Wisesa Alfiani Rakotoarisoa, Solofo Roger Ray Nurani Anindya Reza Andri Prasetyo Reza Andri Prasetyo Ridla, Alif Alfakhur Rifai, Abdur Roqib Rizky Anindhita Rois Fatoni Rusdin Rauf S Suranto S, Anton Sabdina, Berlian Achya Putri Safitri, Izzatul Nur Saifuddin Saifuddin Saifuddin Saifuddin Santhyami Santhyami Santi Fitri Harianti Santi Harianti Saputra, Novendius Eka Sartono Putro Satria, Zahrial Sekarwati, Erni Setiawan, Muhammad Johan Shofi 'Azizah Siti Fatmawati Siti Subariyatun Subariyatun, Siti Sucia Rahmadani Nurlaila Sucia Rahmadani Nurlaila Sugeng Maulana Suharjo Suharjo Suharjo Suharjo Sukadi Sukadi Suranto Suranto Tri Widayatno Triastuti Rahayu Tyastuti, Erma Musbita Umi Fadillah Umi Fadillah, Umi Urmatul Waznah Usman Bimantoro W Wahyuni, W Wahib Khoiruddin wahyuni wahyuni Wicaksono, Carnelius Dimas Gallant Widiastuti, Anggi Wulansari, Luthfia Dyah Puspita Yasir Sidiq Yayuk Mundriyastutik Yulianti, Anisa Yunita Ardiyanto Zakkia, Luthfia Umma