Claim Missing Document
Check
Articles

FLAVONOID DARI KULIT BATANG AKWAY (Drymis beccariana, Gibbs) DAN AKTIVITAS SITOTOKSIK TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D Tati Herlina; Apriani Sulu Parubak
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.2.59-66

Abstract

Senyawa flavonoid yang diperoleh dari bahan alam dapat menurunkan resiko kanker. Tanaman akway (Drimys beccariana, Gibbs) merupakan tanaman endemik di dataran tinggi Papua khususnya di Manokwari. D. beccariana telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional di Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik flavonoid dari kulit batang D. beccariana terhadap sel kanker payudara T47D. Senyawa murni hasil isolasi dikarakterisasi dengan menggunakan spektrofotometer UV dan IR, serta diuji aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D menggunakan metode Sulforodamin B. Kulit kayu D. beccariana (2,5 kg) diekstraksi dengan pelarut metanol yang selanjutnya dipartisi dengan pelarut n-heksana dan etil asetat. Fraksi etil asetat dipisahkan dan dimurnikan dengan metode kromatografi kolom, diperoleh senyawa murni (7,1 mg). Spektrum UV-Vis senyawa murni menunjukkan dua pita pada ????maks 287 (I) dan 205 nm (II), serta penambahan pereaksi penggeser AlCl3 dengan penambahan panjang gelombang 7 dan 5 nm, spesifik untuk gugus –OH dan C=O pada senyawa flavonoid. Spektrum inframerah senyawa murni (KBr) menunjukkan adanya serapan regang –OH (3422 cm-1), C=O (1659 cm-1), C=C aril (1463 cm-1), dan C-O (1060 cm-1) yang merupakan khas untuk flavonoid. Senyawa murni flavonoid yang diperoleh dari kulit kayu D. beccariana menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D dengan nilai IC50 sebesar 3,2 µg/mL. Atas dasar ini, D. beccariana merupakan sumber agen antikanker payudara yang menjanjikan.
Flavonoid Compounds From The Leaves Of Kalanchoe Tomentosa And Their Cytotoxic Activity Against P-388 Murine Leukemia Cell Lilis Siti Aisyah; Yenny Febriani Yun; Ade Akbar Abdilla; Tati Herlina; Euis Julaeha; Unang Supratman
Akta Kimia Indonesia Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.27 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v1i1.1413

Abstract

Kalanchoe plant, known as “sosor bebek” in Indonesia is a perennial herb and has succulent leaves. The plant is known in folklore and traditional medicine in Indonesia for the treatment of fever, abscesses, bruises, contused wounds, coughs and skin diseases. During the course of our continuing search for novel cytotoxic compounds, the methanolic extract  of Kalanchoe tomentosa plants showed cytotoxic activity against P-388 murine leukemia cells. The methanolic extract of the fresh  leaves of  K. tomentosa was concentrated and extracted successively with n-hexane, ethyl acetate and n-butanol. The ethyl acetate extract exhibited strongest cytotoxic activity againts P-388 murine leukemia cells. By using the cytotoxic activity to follow the separation, the ethyl acetate fraction was separated by combination of column chromatography on silica gel and preparative TLC on silica gel GF254 to afford a kaempferol-3-O-glycosides (1) and kaempferol-3-O-rhamnoside (2). Compound 1 and 2 showed cytotoxic activity against P-388 murine leukemia cells with IC50 > 100μg/mL and IC50 3.32 μg / mL
Aktivitas Antidiabetes dari fraksi Sauauria bracteosa pada Tikus dengan Metode Induksi Aloksan Murtihapsari Murtihapsari; Boima Situmeang; Achmad Rante Suparman; Apriani Sulu Parubak; Radite Yogaswara; Yasmiwar Susilawati; Tati Herlina
Jambura Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2022): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v4i1.11659

Abstract

Penderita diabetes mellitus disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin yang diperkirakan mengalami peningkatan dari 8,4 menjadi 21,3 juta jiwa pada 2000 hingga 2030 mendatang. Seiring dengan semakin meningkatnya penderita penyakit diabetes mellitus, maka perlu dilakukan pencarian berbagai alternatif obat herbal dari tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai pengobatan diabetes mellitus seperti Sauauria bracteosa yang banyak tumbuh liar di daerah tropis. Tujuan dari penelitian ini menguji aktivitas antidiabetes dari fraksi S. bracteosa diujikan lebih lanjut ke hewan percobaan (tikus). Metode pengujian aktivitas antidiabetes dilakukan dengan metode induksi aloksan terhadap fraksi tumbuhan S. bracteosa dengan dosis 250 mg/kg BB tikus. Induksi aloksan dosis 175 mg/kg BB tikus pada hari ke 0-6. Hasil pengujian aktivitas antidiabetes fraksi n-heksana memiliki aktivitas antidiabetes yang lebih tinggi 43,05% dibandingkan dengan fraksi etil asetat sebesar 33,22% dan fraksi air sebesar 8,88%. Persentase penurunan kadar glukosa kelompok fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat pada dosis 100 mg/kgBB menunjukkan penurunan yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol positif sebesar 20,93% yang diberikan glibenklamid dosis 0,5 mg/kg BB. Hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan S. bracteosa berpotensi kuat sebagai penurun gula darah terutama fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat.
Subchronic Toxicity of Methanol Extract From Erythrina Variegata (Leguminosae) Leaves on Male Wistar Rats (Rattus Norvegicus) Tati Herlina; Madihah Madihah; Deden Deni; Suseno Amien
Molekul Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.948 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2017.12.1.349

Abstract

Erythrina variegata is a herbal plant commonly used in Indonesia traditional medicine for treatment malaria disease. Acute toxicity test results showed that the methanol extract of E. variegata leaves categorized as practically nontoxic. In this study, we investigated sub chronic toxicity of the extract on male Wistar rats and the procedure based on guidelines of OECD 408 (1998) and EPA OPPTS 870.3100 (1998) for 90 constitutive days. The rats are classified into four dose groups were 0 (control), 250, 500, and 1000 mg/kg body weight with each group consist of five test animals. The results do not show toxic signs either behavior or body weight changed. Hematological analysis and clinical blood chemistry revealed slightly changes but were within the normal limits, except for BUN and SGPT values. Histopathological examination showed an increased damage of liver and kidney cells in form hydropic degeneration, fatty degeneration, as well as necrosis along with increased of extract doses that significantly different with control (p<0.05). However, the damage is reversible and was assumed had not has relations with the treatment. Thus, orally administration of E. variegata extract by dosage 250, 500, and 1000 mg/kg BW did not cause subchronic toxicity on male Wistar rats.
Triterpenoids from The Bark of Garcinia porecta and their Cytotoxic Activity against MCF7 Breast Cancer Lines Darwati Darwati; Alya Tsamrotul; Tati Herlina; Tri Mayanti; Nurlelasari Nurlelasari; Kansy Haikal; Unang Supratman
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 15, No 1 (2019): March
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.15.1.20262.1-9

Abstract

The Garcinia genus is a well known tropical plant in the Indo-Malesiana region and mainly distributed in tropical countries including Indonesia, Thailand, and Malaysia. Previous phytochemical studies on Garcinia species have led to the identification and isolation of mainly prenylated xanthones. This research describes the isolation and structure elucidation of isolated triterpenoids compounds from the bark of Garcinia porecta. Dried powder bark of G. porecta was extracted with methanol and then partitioned with n-hexane, ethyl acetate, and n-butanol. The n-hexane extract then was separated and purified with chromatography techniques to obtain isolated compounds 1 and 2. The chemical structure of isolated compounds was elucidated by spectroscopic methods including one and two-dimensional NMR as well as high-resolution mass spectrometric analysis and identified as lanosterol (1) dan arabidiol (2), respectively. These triterpenoids were isolated from this plant for the first time. Compound 1 and 2 showed weak cytotoxic activity against MCF-7 breast cancer cells with IC50 values of 60.09 dan 46.17 µM, respectively.
Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol, Fraksi Etil Asetat dan n-heksana Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Sel Kanker Payudara T47D Shabarni Gaffar; Riza Apriani; Tati Herlina
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 14, No 2 (2018): September
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.14.2.17298.303-313

Abstract

Daun Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi memiliki aktivitas antikanker. Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa daun M. oleifera mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang memiliki potensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik esktrak etanol, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana daun M. oleifera terhadap sel kanker payudara T47D. Daun M. oleifera dimaserasi dengan pelarut etanol 90%. Ekstrak yang diperoleh dipartisi dengan menggunakan pelarut n-heksana dan etil asetat. Masing-masing ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara T47D menggunakan metode MTS (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-5-(3-carboxymethoxyphenyl)-2-(4-sulfophenyl)-2H-tetrazolium). Konsentrasi ekstrak dan fraksi yang digunakan adalah berturut-turut: 1500, 750, 375, 187, 93, 46, 50 dan 23 μg/mL dengan waktu inkubasi selama 48 jam. Nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana daun M. oleifera berturut-turut yaitu sebesar 51,31; 20,17; 223,67 μg/mL. Berdasarkan hasil tersebut, terlihat bahwa fraksi etil asetat daun M. oleifera memiliki aktivitas sitotoksik yang paling tinggi terhadap sel kanker payudara T47D.Cytotoxic Activity of the Ethanol Extract, Ethyl Acetate and n-hexane Fractions of Kelor Leaves (Moringa oleifera) against Breast Cancer Cell T74D. Moringa oleifera is one plant that has the potential anticancer activity. Several studies have been reported that M. oleifera leaves contain bioactives compounds that are potential as anticancer. This study was aimed to determine the cytotoxic activity of the ethanol extract, ethyl acetate and n-hexane fraction of M. oleifera leaf against breast cancer cell T47D. M. oleifera leaves were extracted by maceration with ethanol solvent. The extracts that have been obtained were partitioned by using n-hexane and ethyl acetate solvents. Each ethanol extract, ethyl acetate fraction and n-hexane fraction were tested for their cytotoxic activity against T47D breast cancer cells using MTS (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-5-(3-carboxymethoxyphenyl)-2-(4-sulfophenyl)-2H-tetrazolium) method. The applied concentration of extract and fraction were 1500, 750, 375, 187, 93, 46, 50 and 23 μg/mL with an incubation time of 48 hours. IC50 value of ethanol extract, ethyl acetate and n-hexane fractions of M. oleifera leaves were 51.31; 20.17; 223.67 μg/mL. Based on these results, it shows that the ethyl acetate fractions of M. oleiferaleaves are highly toxic against T47D breast cancer cells. 
Aktivitas Antioksidan dan Sitotoksik Terhadap Sel Kanker HeLa dari Ekstrak Daun Vernonia amygdalina (Asteraceae) Shabarni Gaffar; Muhammad Yudha Nugraha; Ersanda Hafiz; Hesti Lina Wiraswati; Tati Herlina
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n1.36779

Abstract

Vernonia amygdalina atau dikenal sebagai daun afrika merupakan salah satu tanaman obat yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai nutraceutical, seperti antidiabetes, antimalaria dan antikanker. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antioksidan dan aktivitas sitotoksik ekstrak daun V. amygdalina terhadap sel kanker serviks HeLa, serta menentukan kelompok senyawa yang terdapat dalam ekstrak daun V. amygdalina dengan aktivitas sitotoksik dan antioksidan tertinggi melalui penapisan fitokimia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ekstraksi dan fraksinasi menggunakan pelarut metanol, etil asetat, dan n-hexana. Semua fraksi diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metoda DPPH dan aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker serviks HeLa menggunakan metode MTS, serta penapisan fitokimia untuk menentukan kelompok senyawa alkaloid, terpenoid, steroid, dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi, IC50 ekstrak metanol, etil asetat dan n-heksana berturut-turut adalah: 25,27; 17,89; 213,4 ppm. Hasil uji aktivitas sitotoksik menunjukkan bahwa ekstrak metanol, etil asetat dan n-heksana daun V. amygdalina bersifat kurang aktif terhadap sel kanker serviks HeLa dengan IC50 berturut-turut: 519,42; 249,18 dan 367,24 ppm. Ekstrak etil asetat yang mengandung aktivitas antioksidan tertinggi mengandung kelompok senyawa flavonoid, alkaloid, steroid, dan terpenoid, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai agen kemopreventif berdasarkan aktivitas antioksidannya.
Pengaruh Pelatihan, Kompetensi, dan Penempatan Karyawan terhadap Motivasi Kerja Karyawan Herlina, Tati; Dewi, Rosmala; Anisa, Mutiara
Jurnal Ilmu Manajemen Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jimn.v12i1.5270

Abstract

Competition in today's increasingly competitive business world will lead to high competition in all fields, it is important for companies to use human resources who have an awareness of their responsibilities to work better and more optimally. Employees need work motivation that is in accordance with their wishes in order to achieve company goals and desired results. Factors that can influence work motivation are by providing training, increasing employees’ competence and placement in accordance with the demands of the position. The purpose of this study was to determine the influence of training, competence and placement on employees’ motivation at PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk either partially or simultaneously. The data analysis method used in this research is Multiple Linear Regression Analysis.The results of the partial (individual) hypothesis test analysis showed that training had a significant influence on work motivation, competence had a significant influence on work motivation and placement had a significant influence on work motivation. While the results of the analysis of hypothesis testing simultaneously (together) it was found that there was a significant influence between training, competence and placement on employees’ motivation at PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.
Kemampuan Kepala Sekolah dalam Membina Hubungan dengan Guru Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Herlina, Tati; Ahmad, Syarwani; Wahidy, Achmad
Journal of Education Research Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v1i3.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Kepala Sekolah dalam membina hubungan dengan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Prabumulih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini Kepala Sekolah dan 15 orang guru yang mewakili masing-masing kelas. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) ditinjau dari keterampilan teknis Kepala Sekolah mampu mengelola sekolah dan menetapkan arah sekolah sebagai lembaga pendidikan dengan cara merumuskan visi, misi dan tujuan pencapaian yang telah direncanakan; 2) ditinjau dari keterampilan hubungan manusia Kepala Sekolah mampu memberikan pandangan strategi bagi guru dalam melaksanakan tugas, dan 3) ditinjau dari keterampilan konseptual Kepala Sekolah mampu dan berperan serta dalam kegiatan-kegiatan di sekolah.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMUDA BIDANG USAHA SERVIS ELEKTRONIK PROVINSI SUMATERA SELATAN Gultom, Angga Wibowo; Anwar, Rani; Putriani, Dyah Ayu; Natalia, Titi Syahnaz; Herlina, Tati; Wulanda, Nourma; Rabiulkhri, Mailani; Tusri, Yudi
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v2i2.71

Abstract

South Sumatra Province has great and diverse youth potential, but many young people still experience difficulties in finding work or developing their own businesses. One of the promising business fields is electronic services, for this purpose the service activities aim to assist youth in developing businesses in the electronics service sector. The results of the training show that youth gain an understanding of the importance of building good relationships with customers by implementing online marketing as an effective promotional strategy while still not abandoning offline marketing strategies
Co-Authors Ace Tatang Hidayat Achmad Rante Suparman, Achmad Rante Achmad Wahidy, Achmad Achmad Zainuddin Achmad Zainuddin Ade Akbar Abdilla Ade Kania Ningsih, Ade Kania Aditya Seiza Wibisono Adrian Nova, Gitta Destalya Ahmad Syahlani, Ahmad Ajeng Diantini, Ajeng Albayyinah, Dyandra Hera Alya Tsamrotul Amalia, Riezki Amir M. Suruwaky Anas Subarnas Aneu Wahyuni Anisa, Mutiara Apriani Sulu Parubak Apriani Sulu Parubak Apriani sulu parumbak Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Azmi, Mohamad Nurul Binasthika, Tata Boima Ramses Situmeang Dadan Sumiarsa Dahlia Dahlia Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati, Darwati Deden Deni Destiana . Dikdik Kurnia Elizabeth Fitriana Sari Ersanda Hafiz Euis Julaeha Euis Julaeha Faizal Hermanto Fajar Fauzi Abdullah Fajar Fauzi Abdullah Fitri Anita, Fitri Gabriella Constantia Gultom, Angga Wibowo Hafiz, Ersanda Hamdi Hamdi HANA RATNAWATI Harizon Harizon Hesti Lina Wiraswati Hideo Hayashi Hideo Hayashi I Dewa Gde Sathya Deva Ida Indrawati Ida Nur Farida Indri Indriyani Indriyani, Indri Jihan Kadarusman Kansy Haikal Khadijah Awang Khairunnisa, Shofiyah Kindi Farabi Latifah Latifah Letmi Dwiridal Lilis Siti Aisyah Lilis Siti Aisyah Lilis Siti Aisyah, Lilis Siti Ma'ruf, Ilma Fauziah Madihah Madihah Maesaroh Maesaroh Mohamad Nurzaman Muhammad Hanafi Muhammad Yudha Nugraha Murtihapsari . Nani Suryani Natalia, Titi Syahnaz Nayla Haraswati Niken Ayu Noor Rain Abdullah Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nurlelasari Nurlelasari Permadi, Nandang Putriani, Dyah Ayu Rabiulkhri, Mailani Radite Yogaswara Rahmawati Rahmawati RANI ANWAR, RANI Rian Prayudi Saputra Richa Mardianingrum Rima Melati Riza Apriani Riza Apriani Riza Apriani Riza Yulisar Rosmala Dewi Sari Purbaya Sari, Palupi Indah Satwika Nandiwardhana Shabarni Gaffar Shindi Zahra Shiono, Yoshihito Silfina Agustin Sinaga, Siska Elisahbet Supriatno Supriatno Supriyatna Sutardjo Supriyatna Sutardjo Suseno Amien Syafriani Syafriani, Syafriani Syafruddin Syafruddin Syarwani Ahmad Tambunan, Ghina Uli Felicia Tarso Rudiana, Tarso Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning Tri Mayanti Tri Rahayu Hidayat Tri Reksa Saputra Tri Reksa Saputra, Tri Reksa Tusri, Yudi Unang Supratman Vicki Nishinarizki Wahyu Widowati Wahyuni, Aneu Wibisono, Aditya Seiza Widayat, Agung Wiranawata, Hilmi Witriany Rayapratiwi Wulanda, Nourma Yasmiwar Susilawati Yenny Febriani Yun Yenny Febriani Yun, Yenny Febriani Yulisar, Riza Yunita Sari Zalinar Udin