Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pemahaman Konsep Bangun Ruang Sisi Datar ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin Intan Lestari; Sudi Prayitno; Baidowi; Sripatmi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2639

Abstract

Kemampuan spasial penting dalam mempelajari geometri bangun ruang. Seseorang yang memiliki kemampuan spasial yang baik akan mudah membayangkan benda dalam dimensi tiga. Faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan kemampuan siswa, salah satunya ialah perbedaan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep bangun ruang sisi datar pada siswa kelas VIII SMPN 1 Masbagik tahun ajaran 2021/2022 pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Masbagik yang berjumlah 320 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pemahaman konsep dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji aiken’s V dan uji deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa perempuan berkategori tinggi sebanyak 9,37%, berkategori sedang sebanyak 50% dan berkategori rendah sebanyak 3,12%. Sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa laki-laki berkategori tinggi sebanyak 3,12%, berkategori sedang sebesar 18,75% dan berkategori rendah sebesar 15,62%. Perempuan lebih memahami konsep matematika dibandingkan dengan laki-laki, ini dibuktikan dari nilai rata-rata yang didapat siswa perempuan lebih tinggi yakni 64,00 sedangkan siswa laki-laki hanya 56,69. Serta saat dilakukannya wawancara siswa perempuan lebih dominan dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan peneliti.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Spldv Ditinjau Dari Jenis Kelamin Fandi Ahmad; Muhammad Turmuzi; Junaidi; Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi SPLDV ditinjau dari jenis kelamin siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Narmada tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 siswa yang terdiri dari 3 berjenis kelamin laki-laki dan 3 berjenis kelamin perempuan dengan kemampuan awal matematika yang berbeda-beda. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles & Hubarman dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan: 1) Siswa berjenis kelamin laki-laki dengan kemampuan awal matematika tinggi dan sedang mengalami kesulitan dalam meyelesaikan soal cerita materi SPLDV pada tahap melihat kembali hasil; 2) Siswa berjenis kelamin laki-laki dengan kemampuan awal matematika rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita materi SPLDV pada tahap merencanakan strategi penyelesaian masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan melihat kembali hasil; 3) Siswa berjenis kelamin perempuan dengan kemampuan awal matematika tinggi tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita materi SPLDV; 4) Siswa berjenis kelamin perempuan dengan kemampuan awal matematika sedang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita materi SPLDV pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian pada operasi hitung; 5) Siswa berjenis kelamin perempuan dengan kemampuan awal matematika rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita materi SPLDV pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian dan tahap melihat kembali hasil; 6) interpretasi kemampuan menyelesaikan masalah menurut Polya dengan nilai tertinggi 72,2225 diperoleh oleh siswa perempuan dengan kemampuan awal matematika sedang dan nilai terendah 44,45 dioeroleh oleh siswa laki-laki dengan kemampuan awal matemtika rendah.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Yandika Pratama Saputra; Baidowi; Nourma Pramestie Wulandari; Nurul Hikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri 24 Mataram pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 24 Mataram yang berjumlah 39 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 6 orang. Teknik analsis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri 24 Mataram pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel tahun ajaran 2022/2023 tergolong rendah dengan skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika 44,02%. Untuk subjek dengan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori rendah terdapat 35 siswa dengan persentase skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah 39,29%. Subjek dengan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori sedang hanya terdapat 2 siswa dengan persentase skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah 79%. Subjek dengan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori tinggi juga hanya terdapat 2 siswa dengan persentase skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah 91%. Pada tahap memahami masalah, siswa dapat menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan secara lengkap, namun masih kurang lengkap ketika menuliskan permisalan dan hanya menjawab pada soal nomor 1 saja. Pada tahap merencanakan penyelesaian masalah, siswa hanya menuliskan persamaan 1 dan persamaan 2 pada soal nomor 1 saja. Pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian masalah, siswa dapat menuliskan langkah eliminasi dan substitusi dengan benar, namun pada soal nomor 1 saja. Pada tahap memeriksa kembali, siswa tidak memeriksa kembali jawaban dan tidak tahu cara memeriksa kebenaran dari jawaban, sebagaimana hasil wawancara dengan siswa. Penyebab siswa hanya mengerjakan soal nomor 1 saja, karena siswa membutuhkan waktu yang lama dalam memahami masalah. Sehingga kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tergolong rendah.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Pada Materi Trigonometri Ditinjau Dari Kepercayaan Diri Siswa Widiami Sayidah; Sri Subarinah; Nurul Hikmah; Baidowi Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3039

Abstract

Kemampuan pemahaman matematis merupakan salah satu kemampuan dasar yang penting dimiliki siswa serta harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Kepercayaan diri merupakan faktor penting terhadap pemahaman matematis seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman matematispada materi trigonometri dengan tingkat kepercayaan diri tinggi, sedang, dan rendah pada siswa kelas XI SMAN 1 Terara. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrument tes yang digunakan berupa angket kepercayaan diri, tes kemampuan pemahaman matematis, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian mennjukkan bahwa siswa demgan tingkat kepercayaan diri tinggi mampu menyelesaikan 6 dari 7 indikator kemampuan pemahaman matematis dengan benar dan lengkap sehingga siswa tersebut masuk dalam kategori kemampuan pemahaman matematis tinggi. Siswa dengan tingkat kepercayaan diri sedang hanya mampu menyelesaikan satu indikator kemampuan pemahaman matematis dengan benar dan lengkap. Sedangkan pada 6 indikator lainnya, siswa sudah mampu menyelesaikan indikator-indikator tersebut, akan tetapi belum sepenuhnya atau belum lengkap sehingga siswa tersebut masuk dalam katgori kemampuan pemahaman matematis sedang. Siswa dengan tingkat kepercayaan diri rendah hanya mampu menyelesaikan 1 dari 7 indikator pemahaman matematis sehingga siswa tersebut masuk dalam kategori kemampuan pemahaman matematis rendah. Sehingga di dapatkan bahwa, siswa dengan kepercan diri tinggi memiliki kemampuan pemahaman matematis tinggi, siswa dengan kepercan diri sedang memiliki kemampuan pemahaman matematis sedang, dan siswa dengan kepercan diri rendah memiliki kemampuan pemahaman matematis rendah.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Pada Materi Program Linear Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Amalia Sukmawati; Laila Hayati; Nurul Hikmah; Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa pada materi program linear ditinjau dari gaya belajar siswa kelas XI SMAN 1 Narmada. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan satu kelas dengan subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa, tes tertulis untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa pada materi program linear, dan wawancara untuk memperkuat data yang diperoleh. Uji validitas yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji validitas konstruk menggunakan pendapat para ahli. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu diadopsi dari Miles dan Hiberman yang terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan representasi matematis siswa bergaya belajar visual memiliki nilai rata-rata sebesar 40,97 berkategori rendah. Nilai rata-rata kemampuan representasi matematis bergaya belajar auditorial sebesar 54,53 berkategori sedang. Nilai rata-rata kemampuan representasi matematis bergaya belajar kinestetik sebesar 55,83 berkategori sedang. Hal ini menunjukkan kemampuan representasi matematis berdasarkan gaya belajar siswa pada materi program linear kelas XI di SMAN 1 Narmada tergolong sangat rendah.
Scaffolding Berdasarkan Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematis Menggunakan Integral tak Tentu Rizkia Pradani; Laila Hayati; Wahidaturrahmi; Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui scaffolding berdasarkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis menggunakan materi integral tak tentu kelas XI SMA. Kurangnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika diakibatkan oleh kesulitan dalam memahami ide-ide yang menjadi material pembangun dari ide baru. untuk mereduksi kesulitan dengan teknik scaffolding, yang terdiri dari 5 langkah yakni: 1) menawarkan penjelasan (offering explanations), 2) meminta/merangsang partisipasi siswa (inviting student participation), 3) verifikasi dan klarifikasi pemahaman siswa (verifying and clarifying student understandings), 4) memodelkan perilaku yang diinginkan (modeling of desired behaviors), dan 5) meminta siswa untuk mengungkapkan petunjuk soal (inviting students to contribute clues). Reduksi kesulitan dengan scaffolding terhadap analisis tersebut diambil dari 6 orang siswa yang dianggap mewakili keseluruhan sampel, dan hasil scaffolding terhadap analisis kesulitan tersebut menyimpulkan bahwa scaffolding dapat membantu mereduksi kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematis, membantu siswa dalam membangun pemahaman dan memperoleh pemahaman yang cukup dan benar sesuai dengan kebutuhan siswa.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Berdasarkan Jenis Kelamin Siswa SMA pada Materi Rasio Trigonometri Sri Ayu Prabawati; Baidowi; Nourma Pramestie Wulandari; Sripatmi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika berdasarkan jenis kelamin siswa pada materi rasio trigonometri. Indikator kemampuan literasi matematika yang diukur meliputi komunikasi matematis, representasi matematis, penalaran matematis, memecahkan masalah, menggunakan simbol, operasi, dan teknik serta alat matematika, dan argumentasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA NW Mataram tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 25 siswa dengan subjek penelitian sebanyak 4 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan literasi matematika, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan literasi matematika siswa laki-laki dan siswa perempuan tidak ada yang berada pada kategori tinggi, 5 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan pada kategori sedang. Sedangkan kemampuan literasi matematika siswa pada kategori rendah, terdapat 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan literasi matematika siswa laki-laki yaitu 17,38, sedangkan siswa perempuan sebesar 12,33. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan literasi matematika siswa laki-laki lebih tinggi daripada siswa perempuan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Nurrahmat Rusmana; Baidowi; Junaidi; Laila Hayati
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMPN 4 DOMPU Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental design dengan post-test only non-equivalent control group design yang merupakan bentuk dari metode penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Dompu, teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII (A) sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelas VIII (B) sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar siswa (posttest) pada materi bangun ruang sisi datar. Analisis data yang digunakan adalah uji t dan uji effect size. Berdasarkan hasil analisis data nilai posttest menggunakan uji t dimana didapatkan nilai thitung = 3.345 >  ttabel = 2.000 dengan taraf signifikan 5%, sehingga  ditolak dan uji effect size didapat ES =  (Pengaruh Tinggi). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Dompu tahun ajaran 2022/2023.
Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Hasil Belajar Matematika siswa Arya, Lalu Ramas; Prayitno, Sudi; Triutami, Tabita Wahyu; Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanjung tahun ajaran 2023/2024. Materi yang digunakan adalah sifat bangun geometri yang diajarkan pada semester genap dengan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan LKPD dan video pembelajaran sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 58 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan instrumen pretest dan posttest. Adapun data posttest menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil analisis data N-Gain score menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Hasil uji t pada penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Tanjung Tahun Ajaran 2023/2024 setelah diberikan pembelajaran Flipped Classroom. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Flipped Classroom berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Tanjung tahun ajaran 2023/2024.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Bentuk Aljabar Ditinjau Dari Gaya Kognitif Di Kelas VII Tahun Pelajaran 2023/2024 Ulandari, Lisa; Turmuzi, Muhammad; Triutami, Tabita Wahyu; Baidowi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.9559

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita Aljabar berdasarkan gaya kognitif field-independent (FI) dan field-dependent (FD) melalui tahapan pemecahan masalah Polya, yang meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Matematika sebagai mata pelajaran yang wajib di setiap jenjang pendidikan, sering kali menjadi tantangan bagi siswa, terutama dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 6 siswa kelas VII SMPN 16 Mataram, yang terdiri dari 3 siswa FI dan 3 siswa FD yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes GEFT, tes pemecahan masalah, dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif FI memiliki kemampuan yang lebih terstruktur dalam memahami informasi, membuat perencanaan, dan menyelesaikan soal cerita dibandingkan dengan siswa FD, yang cenderung mengalami kesulitan pada tahap memahami masalah dan mengevaluasi hasil. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran yang memperhatikan gaya kognitif siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika, khususnya dalam pemecahan masalah.
Co-Authors Abi, Abi Rasidin Aftina Rabbani aini, rohmiatun Amalia Sukmawati Amrullah Amrullah Amrullah Ardiana, Lailik Arifman S. Haji Dasing Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arya, Lalu Ramas Ashriyanto, Ahmad Madhoni Aulia Dinda Dwi Kartika Azwina Amalia Baehaqi Baiq Ajeng Aprilia Ulymaz Baiq Aminatuzzuhro Baiq Dwi Ernawati Baiq Putri Ayu Wirenika Bayu Saputra Bijaksana, Muhammad Arif Darajatul Khunul Khotimah Dinisa Putri, Baiq Elda Dwi Arman Prasetya Dwi Novitasari Dwiantari, Baiq Fany Rindang Eka Kurniawan Era Wati Sugara Erinda Agustina Ariyani Ermawati Ermawati FANDI AHMAD Faradina, Cinta Sasmi fati, Fatiha Putri Aura Diva Fatia Ningsih Erayani Febian Asri Feby Attina Sari Fitriana Widya Lestari Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fuji Rastuti, Hesti Ghurfah, Ahliah Gilang Primajati Hairun Nufus Hapipi Hapipi Hariyanti, Septia Harmoko, Muhammad Harry Soeprianto Harry Soeprianto Harry Soepriyanto Hasanah, Wirda Herbianti, Fitri Hidayah, Amanatul Hijriani, Laelatul Hijriati, Awwalus Sanatil Hilmi Hijriani Hilyana Zilfit Huratul Ain I Gusti Putu Suharta I Made Sujana I Nyoman Gandi Sudarsana Iffa, Dini Sofiatul Imelda Wiguna Intan Lestari Intan Lestari Intan Rachmawati Irawadi, Anindya Aenaya Iwan Suntoko Izassmi, Firda Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kamilia, Defi Kartini Kartini Ketut Sarjana Ketut Sarjana KETUT SARJANA, KETUT Khairil Basri Kurniawan, Eka Laila Hayati Laila Hayati Laili Gadis Hasanah Laksana, Candra Lalu Riki Gita Sukma Lamhabaha, Naba Nunun Liwalidya, Lulu Lu’luilmaknun, Ulfa M. Liwa Ilhamdi Made Dewi Ariani Manggala Wihasta Jagat Wicaksana Mari’i Mari’i Maya Fitria Ningsih Median Aulia Azmi Melti Fila Sananti Mia Fikjayanti Mohammad Archi Maulyda Muhammad Arifuddin Muhammad Turmuzi Munawarah Munawarah Nani Kurniati Nani Kurniati NI MADE INTAN KERTIYANI Ni Made Intan Kertiyani Ni Made Novi Suryanti Ni Nyoman Yustini Wikantari Nilza Humaira Salsabila Nourma Pramestie Wulandari Noviyanti, Baiq Elisa Nufus, Hayatul Nur Idamayanti Nurjannah Nurjannah Nurlaili Mursilawati Nurrahmat Rusmana Nurul Hikmah Nurul Hikmah Nurul Hikmah Nurul Hikmah NURUL HIKMAH Nurul Indah Nyoman Arya Sejati Nyoman Sridana Nyoman Sridana Pradita, Ade Lina Eka Prastika, Yulia Prayitno Sudi Primajati, Gilang Putra, Clevery Agung Sayuthi Qurrotul A`yuni Rizqiyani Sumaryadi Rahmawati, Rahmawati Rajab, Rahdi Mistahul Ramdan Ramdan Rani Rizka Ramdani Ratih Ayu Apsari Ratih Ayu Apsari Ratna Dwi Aryani Ratna Yulis Tyaningsih Retno Saputri Said Riska Dwi Setiawati Riza Alipvia Rizkia Pradani Salsabila, Nilza Humaira Sangga Patih Alam Sariyasa . Satila, Susena Savitri, Ni Made Tara Septi Asiatul Yulia Septiarini, Eka Safitri Sri Ayu Prabawati Sri Radiatun Wahida Sri Subarinah Sri Subarinah Sri Subarinah, Sri Sridana Sridana Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi, Sripatmi Sudi Prayitno Sudi Prayitno Suntoko, Iwan Suntoko, M. Iwan Suntoko, Muhammad Iwan Syahrul Azmi Syahrul Azmi Syahrul Azmi Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu, Triutami Tauchid, Mauli Azkia Triutami, Tabita Wahyu Ulandari, Lisa Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu’luilmaknun Ulia Safitri Valentina Isyana, Besty Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi, Wahidaturrahmi Wahidayani, Silviana Widiami Sayidah Wulandari, Nourma Pramestie Yandika Pratama Saputra Yayuk Andayani Yoniar Puspita Dewi Yulis Tyaningsih, Ratna Yunita Septriana Anwar