p-Index From 2021 - 2026
4.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Speed - Indonesian Journal on Computer Science Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fibusi (Jurnal Online Fisika) Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Jurnal Biologi Tropis EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SENTRALISASI Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik dan Informatika Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Jurnal Inovasi Teknik Informatika Jurnal Nasional Ilmu Komputer Jurnal Pengembangan Sistem Informasi dan Informatika Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Indonesian Journal of Networking and Security - IJNS Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Nasional Teknologi Komputer Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi Jurnal Riset Perbankan, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Ilmu Multidisplin MDP Student Conference Science of Management and Students Research Journal (SMS) Asia Information System Journal Bangun Desa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Instink: Inovasi Pendidikan, Teknologi Informasi dan Komputer Ezra Science Bulletin VCode Jurnal Suluah Komunitas Indonesian Journal of Economics and Strategic Management Score International Journal of Science and Mathematics Education International Journal of Mathematics and Science Education Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara JURNAL SATYA MANDIRI MANAJEMEN DAN BISNIS Proceedings of The International Conference on Computer Science, Engineering, Social Sciences, and Multidisciplinary Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

ANALISIS ESTETIK FIGUR PADA LUKISAN IBU DAN ANAK KARYA BASOEKI ABDULLAH BERDASARKAN TEORI BENTUK DE WITT H. PARKER Siregar, Nurul Fadhilah; Irawan, Indra; Lestari, Diah Ayu
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.459

Abstract

Penelitian ini berfokus pada figure karya seni Lukis Basoeki Abdullah pada tahyn 1992 dengan gaya realis-ekspresionis. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai estetik yang terkandung dalam figur lukisan ibu dan anak dengan menggunakan teori bentuk De Witt H. Parker. Bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui gagasan, ide dan keindahan yang tampak melalui bentuk figure dan pesan yang ingin disampaikan oleh pelukis. Keindahan itu dapat diketahui melalui enam asas teori bentuk De Witt H. Parker yakni: Asas kesatuan, Asas tema, Asas Variasi menurut tema, Asas keseimbangan, Asas perkembangan dan Asas tata jenjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui pengamatan observasi dengan mengamati dokumentasi lukisan ibu dan anak untuk mengidentifikasi unsur dan elemen estetik yang terdapat pada lukisan. Data juga dikumpulkan melalui studi Pustaka. Melalui teori bentuk De Witt H. Parker dengan enam asas, ditemukan bahwa setiap elemen dan unsur pada figure Ibu dan Anak memiliki nilai keindahan yang membentuk makna. Lukisan Ibu dan Anak menampilkan rasa kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu yang digambarkan melalui gestur tubuh dan warna. Nilai tersebut mencerminkan kepekaan pelukis terhadap realitas social Masyarakat pada masa itu.
KAJIAN NILAI ESTETIK DAN MAKNA ELEMEN BENTUK PADA SUNTIANG DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU Insani, Husnil; Irawan, Indra; Siregar, Nayla Salsabila Br
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.461

Abstract

Suntiang merupakan mahkota adat perempuan Minangkabau yang tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memuat nilai filosofis mengenai identitas, kehormatan, dan tanggung jawab perempuan setelah menikah. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai estetik suntiang serta makna simbolik elemen-elemen bentuknya yang merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis melalui studi pustaka, kajian visual, dan analisis semiotika Peirce serta estetika kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suntiang mengandung prinsip estetika seperti keseimbangan, kesatuan, irama, proporsi, penekanan, dan kontras yang membangun keindahan harmonis. Setiap ornamen, termasuk bunga, flora-fauna, bentuk bertingkat, susunan ganjil, dan warna emas, memiliki makna simbolis terkait tanggung jawab, kehormatan, serta hubungan manusia dengan alam. Penelitian juga menemukan bahwa transformasi suntiang modern tetap mempertahankan akar nilai budaya meskipun mengalami penyesuaian estetis.
EKSPLORASI BENTUK FISIK DAN MAKNA MOTIF BUNGA PEONY PADA SULAMAN KAPALO SAMEK DI KOTO GADANG Adriani, Khairunnisa; Irawan, Indra
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk fisik dan makna motif bunga peony pada sulaman kapalo samek yang berkembang di Koto Gadang, Sumatera Barat. Sulaman tradisional ini dikenal dengan detail jahitan halus dan ragam motif yang memiliki makna yang mendalam. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan melalui obsevasi visual, dokumentasi dan studi literatur mengenai desain serta simbolisme motif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap motif seperti flora, fauna, dan bentuk geometris memiliki struktur visual khas yang mencerminkan ketelitian teknis pengrajin.selain itu, motif tersebut mengandung makna budaya yang menggambarkan nilai kehidupan masyarakat Minangkabau, seperti keselarasan, keteguhan, dan keindahan. Temuan ini menegaskan bahwa sulaman kapalo samek bukan hanya karya estetis, tetapi juga medium pelestarian identitas budaya lokal.
PERBEDAAN STRUKTUR, FUNGSI, DAN MAKNA SIMBOLIK ULOS RAGI HOTANG PADA PRIA DAN WANITA DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA Pane, Abnes Monika Citra; Irawan, Indra
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.467

Abstract

Ulos ragi hotang merupakan kain tradisional batak toba yang memiliki nilai sacral dalam upacara pernikahan adat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan struktur, fungsi, dan makna simbolik ulos ragi hotang yang dikenakan pria dan Wanita dalam konteks pernikahan adat batak toba. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi partisipatif pada upacara pernikahan adat, wawancara mendaam dengan tokoh adat daaan penenun ulos, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulos ragi hotang untuk pria memiliki motif geometris lebih tegas dengan dominasi warnah merah dan hitam yang melambangkan kekuatan dan tanggung jawab, sedangkan ulos Wanita cenderung lebih halus dengan sentuhan warna emas yang melambangkan kesuburan dan kehangatan. Secara fungsi, ulos pria dikenakan sebagai symbol pelindung keluarga, sementara ulos Wanita merefleksikan peran sebagai penjaga kehangatan rumah tangga.
RAGAM BENTUK DAN ESTETIKA MOTIF ULOS GODANG ADAT MANDAILING Sakinah, Nur; Irawan, Indra; Nasution, Ratna Sari
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.477

Abstract

Suku Mandailing merupakan salah satu daerah yang berada di Sumatera Utara, suku yang dikenal dengan adat istiadat dan warisan budaya yang kental. Salah satu warisan budaya yang terdapat itu adalah Ulos. Ulos merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofi tinggi dan estetika dalam kehidupan masyarakat. Jenis ulos sangat banyak ragamnya di Mandailing salah satunya Ulos Godang. Ulos Godang ini sendiri simbol dari kehormatan dan kebesaran bagi masyarakat Mandailing. Ulos Godang di pakai pada saat acara besar seperti pernikahan, kelahiran, dan acara seperti penyambutan tamu besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bentuk motif dan makna warna yang terkandung dalam Ulos Mandailing. dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan ednografis, yaitu observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat Mandailing, dan literatur yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Godang tersebut memiliki ragam bentuk motif seperti boraspati ni tano, gorga sitompi, rante, pinar halindang, dan harungguan. yang masing-masing memiliki ragam bentuk yang berbeda dan memiliki makna yang mendalam. Dapat dilihat dari segi estetikanya, Ulos Godang memiliki stuktur komposisi warna merah, hitam, dan putih dengan harmoni dan pola geometris dan sintesis. yang dapat menggambarkan keseimbangan antara kerohanian/kejiwaan, keberanian, dan kesucian. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa Ulos Godang Mandailing tidak hanya bernilai sebagai karya tekstil saja, akan tetapi sebagai media ekspresi budaya yang mencerminkan kearifan lokal dan identitas masyarakat Mandailing.
Co-Authors Achmad Fauzi Ade Putra Adinda Salsabila Adriani, Khairunnisa Affandi, Syawlani Afifah, Siti Alam, Andi Rifqah Purnama Amrizal Muchtar Ananta, Aryoni Anggraeni, Rosfitri Anggraini, Melani Anggrawan Janur Putra ardila, desi Ari Sulistyowati Arita, Sri Armiati*, Armiati Asmaq, Nur Azahra, Kaila Bambang Eka Purnama Better Swengky Cahyadi, Irsan Christoporus Indra Wahyu Darlius Desi Sri Pasca Sari Sembiring, Desi Sri Pasca Sari Dessi Susanti Deti Elice Diah Ayu Lestari, Diah Ayu Dony Saputra Dwi Andriani, Dwi Dwi Apriliana, Atun E. Suhendi emelda, emelda Emy Khikmawati Fajar, Yahya Ibnu Ferawati Ferawati Haidorizal, Rifkan Haq, Chairul Harissman, Harissman Harlina, Sitti Hutabarat, Diki wahyudi Insani , Husnil Insani, Husnil Intan Amelia Iswati Kabul Warsito Karunia, Eva Kevin Waldo Khairi Murdy Komariyah, Sri Kristianto Kristianto Kriswanda, Bagus Kumar, D. Senthil Lilik Hasanah Manullang, Tawanli Mardia, Niam Marwan Marwan Merri Silvia Basri Muhammad Firjatullah Nur Akbar Nasution, Ratna Sari Noor Islahudin, Ahmad Nur Ikhsan Nur Sakinah Nurlinda Nurlinda, Nurlinda Ocvanoel Patricia Agata, Veren Pane, Abnes Monika Citra Prayogi, M. Bagus Pribadi, Antoni Purnama, Pradani Ayu Widya Rahmi, Nadya Alinda Rajab, Junaidi Ramadani, Fitriah Ramadhani, Elrisa Rizqy, Nurul Rose Rahmidani Safni Marwa Sakinah, Mutiara Saputri, Arfinda Hanung Siregar, Nayla Salsabila Br Siregar, Nurul Fadhilah Siti Safaria Sondak, Ferdinan Khan Sri Wahyu Widiati Sukawati, Jelita Sukma, Diajeng Mahai Sunardi Tandawali, Hajiria Thesa Ramadhani Thoha Firdaus Trisnawati, Desi Warsito, Kabul Wathan, M.Hizbul Widayanti Widayanti Yunan Hepy Urbani Yunita, Tyna