Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi Morfologi Tanaman Langsat (Lansium domesticum) Lokal Kabupaten Aceh Utara Fadli, Fadli; Ismadi, Ismadi; Handayani, Rd. Selvy; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22584

Abstract

Langsat (Lansium domesticum) merupakan tanaman tropis dengan iklim basah yang berasal dari Malaysia dan Kalimantan Timur Indonesia. Tanaman langsat memiliki kesamaan dengan beberapa jenis tanaman lain dari spesies meliaceae seperti kokosan, pisitan, dan celoring. Akan tetapi hingga saat ini belum ada informasi tentang karakteristik morfologis tanaman langsat di Provinsi Aceh. Identifikasi perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi terhadap penyebaran sentra produksi langsat, karakteristik langsat, dan keanekaragaman sifat tanaman langsat lokal Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan daerah sebaran, karakter morfologi, dan kualitas buah langsat lokal Aceh Utara. Pelaksanaan penelitian karakterisasi dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara yang meliputi Kecamatan Simpang Kramat dan Kecamatan Kuta Makmur, penelitian ini di mulai bulan Februari - April 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi 35 aksesi tanaman langsat yaitu tinggi pohon dan lingkar batang pada tiga desa di Kecamatan Simpang Keuramat dan Kecamatan Kuta Makmur. Keragaman/karakteristik morfologi langsat lokal Aceh Utara memiliki kekuatan batang yang sangat kuat, permukaan batang halus, mahkota berbentuk piramida, pertumbuhan pohon tegak, sedangkan untuk kerapatan percabangan bervariasi yaitu jarang, sedang, dan padat. Kerapatan percabangan sedang dan padat dominan ditemukan, sementara pola percabangan ditemukan dalam bentuk tegak. Kata Kunci : Karakteristik, langsat, morfologi
Peningkatan Produksi Tanaman Kol Bunga Dataran Rendah (Brasssica oleraceae L.) Akibat Pemberian Biosaka Dan Tiga Jenis Pupuk Kandang Yuskarina, Yuskarina; jamidi, jamidi; Baidhawi, Baidhawi; Ismadi, ismadi; hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22585

Abstract

Kol bunga/Cauliflower (Brassica oleraceea L) merupakan sayuran yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga terhadap pemberian Biosaka dan pupuk kandang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial, yaitu Biosaka, B0 = 0 ml/l, B1 = 2 ml/l, B2 = 3 ml/l, B3 = 4 ml/l, dan Pupuk Kandang, P0 = tanpa pupuk kandang, P1 = pupuk kandang sapi, P2 = pupuk kandang kambing, P3 = pupuk kandang ayam sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan dengan jumlah unit percobaan sebanyak 48 unit. Aplikasi biosaka, meskipun secara statistik tidak berbeda nyata menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan pada hampir semua parameter pertumbuhan, dengan berat basah bunga tertinggi dibandingkan tanaman kontrol. Namun demikian, aplikasi tiga jenis pupuk kandang (sapi, kambing, dan ayam) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kubis dengan dosis 0,625 kg/tanaman atau 2,5 kg/petak. menunjukkan peningkatan bobot basah bunga kubis yang lebih tinggi yaitu 896,58 g, dibandingkan dengan jenis pupuk yang lain. Kata Kunci: Mikroorganisme, nutrisi, pupuk organik
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Salak (Salacca zalacca) Di Kota Sabang Sari , Dewi Anggraini; Akbar , Halim; Nasruddin, Nasruddin; hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22587

Abstract

Kota Sabang dikenal sebagai penghasil salak di Provinsi Aceh karena memiliki potensi pertanian yang baik, tidak hanya dari segi lahan tetapi juga karena tanahnya yang subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan terhadap budidaya salak di Kota Sabang. Metode evaluasi mencakup penilaian kualitatif dan kuantitatif pada 6 sampel tanah diambil untuk menganalisis sifat fisik dan kimia tanah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan suhu rata-rata sebesar 27,8 °C, curah hujan 2172,3 mm/tahun, drainase tanah yang baik, kedalaman tanah sedang (>50 cm), tekstur tanah lempung berdebu, pH tanah berkisar dari asam hingga sedikit basa, kandungan C-organik berkisar dari rendah hingga tinggi, kejenuhan basa dari sedang hingga tinggi, kandungan N-total dari rendah hingga sedang, P₂O dari sedang hingga tinggi, K₂O dari rendah hingga tinggi, serta bahaya erosi yang sangat rendah. Kelas kesesuaian lahan untuk tanaman salak di Kota Sabang termasuk dalam kategori sesuai marginal (S3). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pedoman teknis yang tepat dalam pengelolaan lahan untuk meningkatkan produktivitas tanaman salak di Kota Sabang. Kata kunci; Kesesuaian lahan, produktivitas salak, evaluasi tanah
Pengaruh Perlakuan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Kualitas Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Agustina, Agustina; jamidi, jamidi; Ismadi, Ismadi; Baidhawi, Baidhawi; Nazirah, Laila
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22852

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat baik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan kualitas hasil tiga varietas tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari 3 taraf, yaitu V1 (Servo F1), V2 (Gustavi F1), dan V3 (Varietas Lokal Lara). Faktor kedua adalah dosis pupuk yang terdiri dari 4 taraf, yaitu P0 (tanpa pupuk), P1300 g, P2 600 g, dan P3 900 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penggunaan varietas Lokal Lara meningkatkan jumlah buah tomat pada panen ke-2, panen ke-3, panen ke-4, dan total. Penggunaan kombinasi perlakuan pupuk organik dan varietas menunjukkan adanya interaksi pada variabel tinggi tanaman dan jumlah buah per tanaman. Jumlah buah tertinggi diperoleh pada perlakuan pupuk organik 300 g pada varietas lokal Lara, yaitu 43,66 buah per tanaman. Kata kunci: Dosis, Pupuk Organik, Tomat, Varietas.
Variasi Karakter Fenotipik Kedelai (Glycine max L.) Galur M.1.1.3 Akibat Mutagen Kolkisin Dan Ethyl Methane Sulfonate Pada Generasi Kedua Zaiyanti, Arina; Nilahayati, Nilahayati; Nazirah, Laila; hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22907

Abstract

Pemuliaan tanaman merupakan metode penting dalam meningkatkan genotipe tanaman untuk menghasilkan varietas unggul. Salah satu teknik pemuliaan yang efektif digunakan dalam perakitan varietas baru adalah mutasi. Induksi mutasi dapat menggunakan mutagen fisik maupun kimia, seperti kolkisin dan EMS (Ethyl Methane Sulfonate). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh mutagen terhadap perubahan fenotipik kedelai galur M.1.1.3 pada penanaman generasi kedua (M2). Penelitian dilakukan di Desa Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara dengan rancangan acak kelompok non-faktorial. Benih yang ditanam pada penelitian ini adalah benih yang diperoleh dari hasil penelitian penanaman generasi M1 sebelumnya. Ada 5 populasi kedelai generasi M2 yang diuji yaitu (P0) populasi kontrol, (P1) populasi kolkisin 0,01%, (P2) populasi kolkisin 0,02%, (P3) populasi EMS 0,2% dan (P4) populasi EMS 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan morfologi dan agronomi pada populasi M2, termasuk perubahan warna daun dan sterilitas bunga. EMS lebih efektif dalam menginduksi perubahan morfologi dibandingkan kolkisin. Perlakuan mutagen kimia mempengaruhi jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, bobot biji, dan produksi. Mutagen kimia EMS dan kolkisin dapat digunakan sebagai metode perbaikan genetik kedelai, tetapi efektifitasnya sangat tergantung pada jenis mutagen dan konsentrasi yang digunakan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk seleksi individu dengan karakter unggul pada generasi berikutnya. Kata kunci: EMS, Generasi M2, Keragaman, Populasi
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Bellangi, Athea; Ismadi, Ismadi; Hafifah, Hafifah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazirah, Laila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.99 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i1.8460

Abstract

Kentang merupakan salah satu komoditas penting dan mendapat prioritas untuk dikembangkan karena bernilai ekonomi tinggi serta mempunyai potensi untuk mendukung diversifikasi pangan, namun produksinya masih tergolong rendah karena masih belum optimal penggunaan teknologi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dan kompos kulit kopi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian dilaksanakan di Kampung Tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dengan ketinggian tempat 1300 m dpl. Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit tanaman kentang varietas Granola, pupuk NPK dan kompos kulit kopi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu faktor pupuk NPK (N) yang terdiri dari empat taraf (0, 1, 1,5 dan 2 ton/ha) dan faktor kompos kulit kopi (K) yang terdiri dari tiga taraf (0, 15 dan 20 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi yang sangat nyata pada pemberian NPK dengan kompos kulit kopi terhadap tinggi tanaman umur 30 HST dan bobot umbi tanaman sampel, berinteraksi nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST dan indeks panen. Pemberian pupuk NPK secara tunggal berpengaruh nyata terhadap bobot umbi tanaman sampel dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST, 45 HST dan 60 HST, kandungan klorofil, jumlah umbi, bobot umbi perplot dan indeks panen. Pemberian kompos kulit kopi secara tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan klorofil dan berpengaruh nyata terhadap bobot umbi perplot. Interaksi antara pupuk NPK dosis 2 ton/ha dan kompos kulit kopi dosis 20 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman umur 30 HST dan bobot umbi perplot.
Uji Adaptasi Morfo-Fisiologis Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max.L) Akibat Perlakuan Tingkat Naungan Zainuddin, Rahmad; Nurdin, Muhammad Yusuf; Usnawiyah, Usnawiyah; Ismadi, Ismadi; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 2 (2022): Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.281 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i2.8462

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memanfaatkan kedelai sebagai bahan pangan dalam jumlah yang besar dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga berujung pada kebijakan pemerintah untuk melakukan impor guna memenuhi kebutuhan nasional. Permasalahan yang dihadapi pada komoditas ini adalah jumlah produksi yang masih rendah akibat penggunaan teknologi budidaya yang belum optimal dan alih fungsi lahan produktif yang terus meningkat sehingga budidaya kedelai perlu diarahkan pada lahan dibawah tegakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas kedelai yang mampu beradaptasi dan berproduksi tinggi pada tingkat naungan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yaitu tanpa naungan (N0), naungan 50% (N1) dan naungan 65% (N2) sebagai petak utama, sedangkan anak petak terdiri dari varietas yakni varietas Dena (V1), Gepak Kuning (V2) dan Anjasmoro (V3). Adapun perameter yang diamati meliputi  tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, Klorofil daun, laju assimilasi bersih, laju tumbuh relatif dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat naungan berpengaruh terhadap morfo-fisiologis tanaman kedelai. Daya adaptasi dan produksi terbaik dijumpai pada varietas Dena 1 diikuti varietas Anjasmoro dan Gepak kuning.
Uji Perkecambahan Benih Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Pada Berbagai Media Kertas Menggunakan Alat Perkecambahan Benih F&F Manual Germinator Mora, Yun Fita; Rafli, Muhammad; Ismadi, Ismadi; Faisal, Faisal; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.669 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkecambahan biji jagung manis pada media kertas yang berbeda menggunakan alat perkecambahan F&F manual germinator. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dimana faktor yang diuji adalah media kertas merang dengan UKDdp (M1), Media kertas stensil dengan UKDdp (M2), Media kertas merang dengan slot (M3), media kertas stensil dengan slot alat perkecambahan benih (M4), media kertas koran dengan slot alat perkecambahan benih (M5), media kertas HVS dengan slot alat perkecambahan benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa perkecambahan benih jagung manis terbaik menggunakan kertas merang. Perlakuan menggunakan slot alat perkecambahan F&F manual germinator lebih tinggi terhadap daya berkecambahan benih, indeks vigor benih, berat kering dan keserempakan tumbuh benih. Sedangkan perlakuan menggunakan metode UKDdp lebih tinggi terhadap panjang plumula, panjang, radikula, dan potensi tumbuh maksimum dan berat basah kecambah normal.
Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh dan Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Nilam (Pogostemon cablin, Benth.) Safitri, Irna; Nasruddin, Nasruddin; Ismadi, Ismadi; Hafifah, Hafifah; Usnawiyah, Usnawiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9756

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin, Benth) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Rendahnya pertumbuhan akar pada pembibitan merupakan permasalahan yang sering terjadi, hal ini disebabkan karena rendahnya zat pengatur tumbuh dalam tanaman dan kondisi media tanam yang tidak sesuai dengan kebutuhan perkembangan akar setek tanam. Penelitian dilaksanakan di Desa Karieng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan April sampai Juni 2020. Menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama konsentrasi zat pengatur tumbuh (Z) dengan 4 taraf yaitu Z0 = 0 ppm, Z1 = 100 ppm, Z2 = 150 ppm, Z3 = 200 ppm. Faktor kedua dosis pupuk kandang (K) terdiri dari 4 taraf yaitu K0=0 gram, K1= 100 gram, K2= 150 gram, K3= 200 gram. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi zat pengatur tumbuh dan dosis pupuk organik terhadap semua parameter yang diamati. Pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh dan dosis pupuk kandang sapi secara tunggal tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) Akibat Perlakuan Pupuk Kandang Jangkrik dan Pupuk Kandang Ayam Lestari, Eka Ayu; Handayani, Rd Selvy; Ismadi, Ismadi; Khaidir, Khaidir; Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 4 (2022): Vol 1, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.077 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i4.10463

Abstract

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi selada dan menjaga kesuburan tanah adalah dengan pemupukan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang jangkrik dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang jangkrik (0, 25, 50, 75 gram/polybag). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang ayam (0, 37,5, 112,5 gram/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang jangkrik dapat meningkatkan pertumbuhan panjang daun, lebar daun dan bobot hasil tanaman selada, dengan dosis terbaik adalah 50 gram/polybag. Pupuk kandang ayam dapat meningkatkan jumlah, panjang, lebar, daun, dan luas daun, dengan dosis terbaik adalah 75 gram/polybag.
Co-Authors A. Syamani, Firda Afrilia, Surahmi Agustina Akbar , Halim Ananda, Nurul Febry Andrianti, Vivi Anggraini, Rosa Denik Annisa, Kholilah Arinanda, Arinanda Arundina, Ria Yolanda Astari, Lilik Astuti, Laily Puji Aygun, M. Azizah, Luthfiana Baidhawi Baidhawi Bambang Subiyanto, Bambang Bellangi, Athea Br Sitepu, Cindy Cahyani Budiman, Ismail Dabet, Abubakar Eva Yuliana, Cut Fadli Fadli Faisal Faisal Faiz, Alif Salma Fatmaningrum, Diyah Ferri Safriwardy Fitri, Dwi Fridayanti, Nelly Gopar, Mohamad H, Safrida H. Hussin, Mohd. Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Hafifah, Hafifah Halim Akbar, Halim Hanani, Fadli Handayani, Ira Handayani, Rd Selvy Handayani, Turi Happy, Fika Nur Huswaton, Huswaton Imam Muatho, Muhammad Imam Muslim, Imam Inayatillah, Aufa Indri Yani, Nurul Irna Safitri Jailani, Saprin Jamidi, Jamidi Kenji Umemura Khaidir Khaidir Khaidir Khaidir, Khaidir Khalidi, M. Al Khasanah, Binti Nur Khatami, Muhammad Reza Khusrizal Khusrizal Kumalasari, Devi Kurnia Wiji Prasetiyo Kusumah, Sukma Surya Laila Nazirah Laksono Trisnantoro Lelawati, Nur Lestari, Eka Ayu Liwanza, Nasrun Lubis, Hafni Wahyuni LUKMAN, LUKMAN Maisura Maisura Maisyura, Maisyura Malik, Ferdinan MARIA BINTANG Marindra, Zulfah Amaliya Marlina, Resti Maryamah Maryamah Maulana, Rahmad Yusuf Mira Humaira Molina, Rizka Mora, Yun Fita Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Luthfi Muhammad Nazaruddin Muhammad Nur Muhammad Ridho Muhammad Rivai Muhammad Rusdi Muhammad Yusuf Nanang Burhan Nanang Masruchin Nasruddin Nasruddin Nasruddin2, Nasruddin Nasution, Chairil Adha Nazimah Nazimah Nilahayati Ningrum, Wakhidiyah Tristya Ni’am, Asrorun Nurdin, Muhammad Yusuf Nurwahdani, Syarifah P, Asyifa Paiman Paiman Permana, Indri Prasetyo, Darji Pratiwi, Widiyatami Hanum Putra, Eric Erdiyansyah Rafli, Muhammad Rafli, Muhammad Rahmayanti Rahmayanti Ramadhani, Almuna Ratnawaty, Ratnawaty Rd. Selvy Handayani Regita Rohmadani, Myewa Citra Rosnina Rosnina, Rosnina S. Hadi, Yusuf S. Kusumah, Sukma S. Munawar, Sasa Safrizal Safrizal Safwandi Safwandi, Safwandi Salawa, Salsabil Sari , Dewi Anggraini Setyawan, Reza Siregar, Alwi Alfriansyah Siregar, Khairunisyah Sitorus, Alfrina Renti Solihuddin, Mahin Subyakto Subyakto Sudarmanto Sudarmanto, Sudarmanto Suryanegara, Lisman Syah, Muhammad Jafar Togatorop, Ester Rimma Suryani Usnawiyah, Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah W. Prasetiyo, Kurnia Wahyu Isnanda Nasution Wijaya, Akbar Tito Wirda, Zurahmi Yuanda, Ayi Riska Yuskarina, Yuskarina Yusra, Yusra Yusuf N, Muhammad Z. Arifqi, Agus Zainuddin, Rahmad Zaiyanti, Arina Zulfa Irawati, Zulfa Zuliati, Septiarini Zurrahmi Wirda