p-Index From 2021 - 2026
7.185
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intelektualita ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Jurnal Al-Ijtimaiyyah JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Linguistics and Elt Journal Journal of Languages and Language Teaching Journal of Maternal and Child Health Jurnal Kreativitas PKM JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Ilmiah Kesehatan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak (JIPA) Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Indonesian Journal of Global Health research Ners Muda Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Mitra Raflesia (Journal of Health Science) JOLLT Journal of Languages and Language Teaching KESANS : International Journal of Health and Science Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan JAWI : Journal of Ahkam Wa Iqtishad Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Community Empowerment Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI REMAJA DALAM NGKONSUMSI JUNK FOOD DI SEKOLAH Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5242

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu istilah yang diberikan untuk makanan yang disajikan dengan sangat cepat seperti junk food. Junk Food adalah makanan yang  mengandung tinggi kalori yang meliputi garam, gula, dan lemak dalam konsentrasi tinggi di dalamnya namun sangat rendah akan nilai gizinya. Beberapa kategori makanan yang termasuk ke dalam junk food yaitu makanan cepat saji yang di goreng, makanan ringan asin, makanan penutup manis, permen karet dan lainnya. Makanan seperti hamburger, pizza dan lainnya di anggap sehat atau junk food tergantung terhadap cara penyajiannya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam mengkonsumsi junk food. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan cros secsional. Populasi penelitian ini siswa kelas X di  Pesantren Darul Ulum Banda Aceh, Pengambilan sampel secara stratifikasi random berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20-26 April 2025. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan ajakan teman sebaya terhadap kebiasaan mengkonsumsi junk food di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh. Saran: Diharapkan adanya peran aktif pihak sekolah melakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh terhadap siswa/siswi.Kata Kunci : Remaja, junk food, pengetahuan, sikap, teman sebaya
ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN UNTUK FORTIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Astrina, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5216

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengisolasi senyawa bioaktif dari daun kelor (Moringa oleifera) serta mengevaluasi potensi antioksidannya untuk fortifikasi pangan fungsional. Daun kelor diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilanjutkan dengan fraksinasi pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Identifikasi senyawa bioaktif dilakukan dengan KLT, KCKT, spektrofotometri UV-Vis, dan FTIR, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dengan IC50 sebesar 48,72 µg/mL, yang dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Analisis fitokimia memperlihatkan bahwa senyawa utama yang berperan adalah flavonoid, fenolik, dan tanin. Temuan ini menegaskan bahwa daun kelor merupakan sumber antioksidan alami yang potensial dan dapat diaplikasikan sebagai bahan fortifikasi pangan fungsional untuk meningkatkan kualitas gizi serta memberikan manfaat protektif terhadap stres oksidatif.   
Dampak Pola Asuh Toxic Parents Terhadap Perkembangan Self Esteem Remaja Ismiati, Ismiati
Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Takammul
Publisher : Pusat Studi Wanita UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/takamul.v13i1.24781

Abstract

Self-esteem merupakan salah satu aspek penting bagi kesehatan mental seseorang. Tinggi  rendahnya self esteem akan berpengaruh pada cara pandang, cara pikir, dan cara bertindak (berperilaku). Mengingat pentingnya self esteem, kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pola asuh  toxic parents  terhadap perkembangan self esteem remaja. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi terhadap anak usia remaja, yang berumur 12-18 tahun, yang sedang berada di sebuah panti asuhan Yakesma di Aceh Besar. Informan  yang dijadikan subjek penelitian adalah mereka yang pernah tinggal dan dibesarkan oleh orangtua  dengan ciri-ciri pengasuhan toxic. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui  wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang pernah mengalami model pola asuh toxic parents cenderung menganggap diri mereka adalah orang yang tidak berguna, merasa tidak beruntung, mengalami perasaan rendah diri, merasa tidak puas terhadap dirinya, ada perasaan tidak berharga, tidak punya inisiatif, takut menghadapi tantangan, sulit melakukan komunikasi yang setara, dan kecenderungan mengalami perasaan tidak bahagia dalam hidupnya. Hasil kajian ini berimplikasi pada orang tua, guru, dan siapapun yang bertanggung jawab dalam proses pendidikan anak untuk menghindari model pola asuh toxic parents dalam proses mendidik, mengajar dan membimbing anak.
Konstruksi Stereotype Gender Dalam Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Ismiati, Ismiati
Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Vol. 13 No. 2 (2024): Takammul
Publisher : Pusat Studi Wanita UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/takamul.v13i2.28404

Abstract

This research aims to reveal the construction of gender stereotypes manifested in early childhood education practices in educational institutions, especially early childhood education. Using a qualitative approach, this research involved 15 early childhood education teachers selected from five early childhood education institutions located in Darul Imarah District, Aceh Besar. Data was collected through in-depth interviews with class teachers. The results of the research show that there are various perceptions of teachers related to early childhood education that are influenced by gender construction. Some teachers still apply practices that differentiate the treatment between boys and girls, such as the type of games given, the type of punishment applied, as well as expectations for the abilities and interests of each gender. This finding indicates that the gender construction that has been internalized by teachers affects the learning process and the formation of children's gender identity from an early age.Keywords: Construction, gender stereotypes, educational practices, PAUD AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi stereotipe gender termanifestasi dalam praktik pendidikan anak usia dini di lembaga pendidikan, khususnya PAUD. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 15 orang guru PAUD yang dipilih dari lima lembaga PAUD yang berlokasi di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya beragam persepsi guru terkait pendidikan anak usia dini yang dipengaruhi oleh konstruksi gender. Beberapa guru masih menerapkan praktik yang membedakan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan, seperti jenis permainan yang diberikan, jenis hukuman yang diterapkan, serta ekspektasi terhadap kemampuan dan minat masing-masing gender. Temuan ini mengindikasikan bahwa konstruksi gender yang telah terinternalisasi oleh guru mempengaruhi proses pembelajaran dan pembentukan identitas gender anak sejak usia dini. Kata Kunci: Konstruksi, streotype gender, praktik pendidikan, PAUD
Self-Determination as a Predictor of Career Decision-Making among Senior High School Students Ismiati, Ismiati; Andriyani, Juli; Duri, Rofiqa; Muttaqin, Reza
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 1 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081774000

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self-determination and career decision-making ability among senior high school students. The research is grounded in a global and national context showing that many adolescents, including Indonesian high school graduates, continue to experience uncertainty in choosing a career path. The study was conducted with Grade XII students of SMA Negeri 3 Banda Aceh using a quantitative, correlational design. The population comprised 346 students, and a sample of 177 was selected through simple random sampling based on the Issac and Michael table with a 5% margin of error. Instruments included the Self-Determination Scale covering autonomy, competence, and relatedness—and the Career Decision-Making Scale, which measures the stages of exploration, crystallization, choice, and clarification. Content validity was examined using the Content Validity Ratio (CVR), while reliability was assessed with Cronbach’s alpha, yielding high coefficients (α self-determination = 0.871; α career decision-making = 0.867). The analysis revealed that most students demonstrated moderate levels of both self-determination and career decision-making ability. Pearson’s product–moment correlation produced a coefficient of r = 0.533 with p = 0.000 (p < 0.05), indicating a positive and highly significant relationship between self-determination and career decision-making. In other words, the higher the students’ autonomy, competence, and relatedness, the more mature their educational and occupational choices. This research underscores that fulfilling the basic psychological needs of autonomy, competence, and relatedness plays a crucial role in preparing students for the transition to higher education or the workforce. The findings recommend implementing school-based career guidance programs that foster intrinsic motivation, encouraging parental involvement to support adolescents’ exploratory freedom, and providing broader access to career information.
Co-Authors Ade Febryanti Ade Sissca Villia Al Zuhri Ali, A. Zulkarnain Aminuyati Ani, Adetia Putri Antari, Gladeva Yugi Anton Anton Apriani, Novia Aristia, Erni Sona Astrina, Syarifah Yanti Ayu, Dea Bathari, Rosalia Rina BRIGITA PURIDAWATY Chusyeri, Imam darwis darwis, darwis Dermawan, Moh. Pebbu Diana, Tera Dino Sumaryono DURI, ROFIQA Dwi Safitri, Serly Edwinata, Ellin Ella Frisella Ervina, Lissa Fahrezi, Fahri Fitriana, Nanda Fitriana, Novika Nur Fitriyani, Ardelia Nur Eka Helmi, M. Fadhlan Akbaryan Herawati Herawati Ilahi, Muhammad Rizi Jarnawi Jarnawi Juli Andriyani Kamarullah Kamarullah Kesumawati, Kesumawati Khairani, Fuji Khairina, Ulfa Kurniawan, Rafli Lela Hartini Lestari, Mustika Ayu Linda Linda Lisma Ningsih Lubis, Haniah Lubis, Yuliana Luluk Fikri Zuhriyah. Mahayu, Hesti Malika, Riwayati Marleni, Wisuda Andeka Mat Saad, Zarina binti Maulida, Ida Maulida, Indah Ilma Mualim, Mualim Mukti, Abdul Murdial, Feni Mustaffa, Jamaludin Muttaqin, Reza Naja, Khairul Ningsih, Hasrun Ningsih, Nining Fatria Ningsih, Yulisyo Nugroho, Bagas Adi Nurdin, Hanifah Nursadrina, Cut Pardi Pardi, Pardi Pascalian Hadi Pradana Patroni, Rini Pebriantika, Erlin Pramesti, Selvianita Prastiwi, Yesita Ine Pratiwi, Baiq Reni Rahmadani Handoyo, Raihan Rahmayanti, Kurnia Ramadhan, Dian Reka Lagora Marsofely Reny Suryanti Riwanda, Aisha Sahratullah Salwa, Nurul Saputri, Tamidhiani Dwi Sari, Elly Ratna Sarkawi, Sarkawi Sary, Yopita Serianti, Putri Shakra, Riezca Siswantara, Eka Siti Samaniyah Sofia, Melda Sofiatin Sofiatin, Sofiatin Solikhah Solikhah Sri Rejeki Sri Watini Suparman Suparman suri, Darma Susmini, Susmini Susmini, Susmini Sustiyani, Elly Syakhuro, Moh. Hamdan Syarifah Asyura, Syarifah Syuryani, Lili Wahyuningsih, Sri Handari warni, Eva Wijaya, Dito Prakosa Yoiz Shofwa Shafrani, Yoiz Shofwa