Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN USIA DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU BERSALIN DENGAN KEIKUTSERTAAN MENJADI AKSEPTOR KB PASCASALIN DI PUSKESMAS MARGASARI Erni Ariani; Istiqomah Istiqomah; Putri Yuliantie; Winda Maolinda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4467

Abstract

Latar Belakang: KB pascasalin merupakan salahsatu program Pemerintah dalam menurunkan jumlah penduduk. KB pascasalin penting untuk diikuti oleh semua wanita 0–42 hari pasca melahirkan guna menjaga jarak kehamilan, mengatur kelahiran dan mencegah kehamilan berisiko dan tidak diinginkan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB Pascasalin di Puskesmas Margasari.Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi sebanyak 170 orang dan Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 orang. Sumber data dari data sekunder ibu bersalin dari januari – oktober 2023. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square.Hasil: Usia ibu bersalin terbanyak dalam penelitian ini berada dalam rentang 20 – 35 tahun, yaitu sebanyak 109 orang. Mayoritas tingkat pendidikan ibu bersalin adalah memiliki pendidikan dasar (SD dan SMP). Keikutsertaan ibu bersalin menjadi akseptor KB pascasalin yaitu sebanyak 108 orang. Ada hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB pascasalin di Puskesmas Margasari dengan hasil signifikan (p. value <0,05)Simpulan: Ada hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB pascasalin di Puskesmas Margasari. Kata kunci: ibu bersalin, KB pascasalin, pendidikan, usia
DETERMINAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG LUAS KABUPATEN TANAH LAU Heri Yeni; Istiqomah Istiqomah; Zulliati Zulliati; Subhannur Rahman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4629

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah serius di Indonesia, dengan target penurunan yang ditetapkan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Prevalensi BBLR di negara berkembang, termasuk Indonesia, menjadi penyebab utama AKB. Meskipun terjadi penurunan AKB, angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan. Penyebab BBLR antara lain kelahiran premature dan pertumbuhan janin terlambat. Kualitas kesehatan ibu dan asupan gizi yang tidak memadai merupakan faktor risiko utama terjadinya BBLR. Data terkini menunjukkan angka kejadian BBLR yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskemas Padang Luas, menekankan pentingnya deteksi dini dan perencanaan kehamilan yang baik.Tujuan: menanalisis Determinan Persalinan dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luas.Metode: Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif, menggunakan metode penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rumus uji chi square dan odd ratio. Sampel berjumlah 75 ibu bersalin dimana 25 sampel kasusu dan 50 sampel kontrol.Hasil: Data univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi yang terdiri dari riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu riwayat UK p-value 0,000, paritas p value 0,032 OR 2,912, IMT p value 0,00, riwayat komplikasi kehamilan p value 0,000 OR 46,00.Simpulan: Riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan merupakan faktor-faktor yang dapat memyebabkan terjadinya kejadian BBLR.Kata Kunci: Riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR Kata kunci: riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR
Analisis Pendapatan Usaha Kelompok Wanita Tani Kecamatan Cilacap Tengah Aditiya Kartika Dewi; Istiqomah Istiqomah; Arif Andri Wibowo
Lingka Ekonomika Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/jle.v3i2.14526

Abstract

The development of the agricultural sector in enhancing national economic development aims to increase food production to meet domestic consumption. In the agricultural sector there are institutions that manage it, one of which is the Women Farmers Group (KWT). To manage the agricultural sector there are factors that affect KWT business income. The purpose of this study is to analyze the effect of capital, land area, number of workers and business diversification on KWT income. The Population in this study were 34 Women Farmer Groups (KWT) in Central Cilacap District, Cilacap Regency. The sample used was 34 KWT with saturated sampling method or census. Data collection techniques through interview methods based on questionnaires. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the average income earned is 26.47% or Rp 188,000.00 - Rp 670.000,00 per one planting period. The capital variable has a significant effect on KWT operating income. The implication of this research is that KWT expands the land to increase the types of vegetable crops and their quality, increases the effectiveness of the performance of the number of workers and increases the types of business diversification by processing agricultural products so that they have a high selling value which can increase the income earned.
PELATIHAN PENGELOLAAN OBAT AMAN DAN KAMPANYE KESADARAN EFEK SAMPING DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Istiqomah Istiqomah; Budi Punjastuti; Pritta Yunitasari; Luthfi Annarahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 6 No 2, Oktober (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v6i2, Oktober.803

Abstract

Appropriate and safe medication use is essential for maintaining public health across all age groups. Improper home medication management, including incorrect storage, irregular dosing schedules, and limited awareness of side effects, may increase health risks. This community service program aimed to improve knowledge, skills, and awareness regarding home medication management and side effect awareness. The activity was conducted in Dusun Destan, Bambanglipuro, Bantul Regency, involving 66 participants from various age groups. An educational approach was applied through interactive counseling sessions supported by educational leaflets containing information on proper medication storage, dosing schedule management, and early recognition and management of medication side effects. Evaluation was carried out informally through observation and question-and-answer sessions. The results demonstrated a noticeable improvement in participants’ knowledge in all discussed aspects, including medication storage, dosing schedules, and awareness of side effects. Participants also showed increased concern for medication safety in daily use. This activity has the potential to reduce medication-related errors and contribute to improved quality of life through safer and more rational medication use at the household level.
PELATIHAN SENAM HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN TEKANAN DARAH LANSIA Istiqomah Istiqomah; Elisabeth Iswantiningsih; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Ismi Nur Khasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 1, Maret (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i1, Maret.805

Abstract

Hypertension is one of the most common non-communicable diseases among the elderly and can reduce quality of life if not properly managed. Non-pharmacological interventions such as health education and hypertension exercise are effective strategies to control blood pressure. This community service activity aimed to improve elderly knowledge and assist blood pressure control through health education and hypertension exercise. The activity was conducted in Mangir Lor Village, Sendangsari, Pajangan, Bantul Regency, involving five elderly participants aged 64–75 years. The methods included initial observation, health education on hypertension, hypertension exercise practice, and monitoring exercise implementation three times per week. The results showed an improvement in the elderly’s understanding of hypertension and the benefits of physical activity, as well as a tendency toward decreased blood pressure after regularly participating in hypertension exercise. Participants also demonstrated good enthusiasm and were able to recall the educational material provided. This activity indicates that combining health education with hypertension exercise can serve as an effective promotive and preventive approach to hypertension control among the elderly at the community level.
EDUKASI KESEHATAN MENTAL LANSIA MELALUI SOSIALISASI BERBASIS PENGABDIAN MASYARAKAT Istiqomah Istiqomah; Amri Wulandari; Endang Tri Sulistyowati; Murti Krismiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 1, Maret (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i1, Maret.820

Abstract

Aging is characterized by various physical, psychological, and social changes that can affect the mental health of older adults. Limited understanding of mental health causes many elderly individuals to perceive psychological complaints as a normal part of aging and not requiring special attention. This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of older adults regarding the importance of maintaining mental health in later life through socialization activities. The method used was health socialization and education with a promotive and preventive approach. The activity was conducted through preparation, implementation, and evaluation stages involving 40 participants aged ≥60 years. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires consisting of 15 multiple-choice questions. The results showed an increase in the average knowledge score from 58.4 in the pre-test to 83.1 in the post-test. In addition, the proportion of participants with a high level of knowledge increased from 20% to 70%. This socialization activity proved effective in improving knowledge, awareness, and motivation of older adults to adopt mentally healthy behaviors. Continuous implementation of similar programs is recommended to support the improvement of quality of life among the elderly.
HUBUNGAN USIA DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU BERSALIN DENGAN KEIKUTSERTAAN MENJADI AKSEPTOR KB PASCASALIN DI PUSKESMAS MARGASARI Erni Ariani; Istiqomah Istiqomah; Putri Yuliantie; Winda Maolinda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4467

Abstract

Latar Belakang: KB pascasalin merupakan salahsatu program Pemerintah dalam menurunkan jumlah penduduk. KB pascasalin penting untuk diikuti oleh semua wanita 0–42 hari pasca melahirkan guna menjaga jarak kehamilan, mengatur kelahiran dan mencegah kehamilan berisiko dan tidak diinginkan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB Pascasalin di Puskesmas Margasari.Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi sebanyak 170 orang dan Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 orang. Sumber data dari data sekunder ibu bersalin dari januari – oktober 2023. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square.Hasil: Usia ibu bersalin terbanyak dalam penelitian ini berada dalam rentang 20 – 35 tahun, yaitu sebanyak 109 orang. Mayoritas tingkat pendidikan ibu bersalin adalah memiliki pendidikan dasar (SD dan SMP). Keikutsertaan ibu bersalin menjadi akseptor KB pascasalin yaitu sebanyak 108 orang. Ada hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB pascasalin di Puskesmas Margasari dengan hasil signifikan (p. value <0,05)Simpulan: Ada hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu bersalin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB pascasalin di Puskesmas Margasari. Kata kunci: ibu bersalin, KB pascasalin, pendidikan, usia
DETERMINAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG LUAS KABUPATEN TANAH LAU Heri Yeni; Istiqomah Istiqomah; Zulliati Zulliati; Subhannur Rahman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4629

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah serius di Indonesia, dengan target penurunan yang ditetapkan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Prevalensi BBLR di negara berkembang, termasuk Indonesia, menjadi penyebab utama AKB. Meskipun terjadi penurunan AKB, angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan. Penyebab BBLR antara lain kelahiran premature dan pertumbuhan janin terlambat. Kualitas kesehatan ibu dan asupan gizi yang tidak memadai merupakan faktor risiko utama terjadinya BBLR. Data terkini menunjukkan angka kejadian BBLR yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskemas Padang Luas, menekankan pentingnya deteksi dini dan perencanaan kehamilan yang baik.Tujuan: menanalisis Determinan Persalinan dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luas.Metode: Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif, menggunakan metode penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rumus uji chi square dan odd ratio. Sampel berjumlah 75 ibu bersalin dimana 25 sampel kasusu dan 50 sampel kontrol.Hasil: Data univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi yang terdiri dari riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu riwayat UK p-value 0,000, paritas p value 0,032 OR 2,912, IMT p value 0,00, riwayat komplikasi kehamilan p value 0,000 OR 46,00.Simpulan: Riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan merupakan faktor-faktor yang dapat memyebabkan terjadinya kejadian BBLR.Kata Kunci: Riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR Kata kunci: riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR
Gerakan PeKa Ramah Lingkungan: Literasi Inklusif dan Pemberdayaan Perempuan Difabel Melalui Pembalut Kain Berbasis Komunitas Siti Aminah; Abdul Jalil; Istiqomah Istiqomah; Alfiyyah Yasmin Mumtaz; Ariby Aulia Fitri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29755

Abstract

Gerakan PeKa (Pembalut Kain Ramah Lingkungan) merupakan inovasi sosial-lingkungan berbasis komunitas yang secara simultan menjawab tiga persoalan mendesak: krisis sampah pembalut sekali pakai, kesenjangan aksesibilitas produk menstruasi bagi perempuan difabel, dan rendahnya literasi lingkungan di masyarakat. Penelitian pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas Gerakan PeKa dalam memberdayakan komunitas difabel melalui pendekatan literasi inklusif. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelibatan aktif komunitas penyandang difabel (P3Y Yogyakarta), pesantren, dan lembaga pendidikan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil menjangkau lebih dari 1.300 peserta workshop, melatih komunitas paraplegia menjadi produsen utama PeKa, dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan difabel. Pembalut kain terbukti lebih aksesibel bagi difabel fisik karena penggunaan kancing cetet menggantikan perekat konvensional. Gerakan PeKa membuktikan bahwa model sosial disabilitas dapat diintegrasikan dalam program pemberdayaan lingkungan berbasis nilai Islam.Kata kunci: pembalut kain; difabel berdaya; literasi lingkungan; model sosial disabilitas; pemberdayaan perempuan
Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jamur Tiram Di Kabupaten Purbalingga Eneng Mia Saptarini; Lilis Siti Badriah; Istiqomah Istiqomah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4178

Abstract

 ABSTRACT This study aims to analyze the income received by farmers and to measure the marketing efficiency of oyster mushroom in Purbalingga Regency. It used survey method with primary data collected through questionnaire-based interviews. The sample consists of 22 farmers using census and 24 intermediary traders obtained by snowball sampling. Data analysis techniques used in this study are income analysis, marketing margin, farmer's share, marketing costs, marketing profit and marketing efficiency. The results show that there are three marketing channels for oyster mushroom in Purbalingga: channel I (farmers ─ consumers), channel II (farmers ─ village collectors  ─ retailers ─ consumers), and channel III (farmers ─ village collectors ─ wholesalers ─  processor ─ consumers). The results show that the marketing of oyster mushrooms in Purbalingga Regency has not been efficient. The study also indicates that the shorter the marketing channel, the greater the farmer's share. Therefore farmers and the local government should take efforts to shorten the marketing channel. Keywords: revenue, marketing channels, marketing margin, farmer's share, marketing costs, marketing profit, and marketing efficiency
Co-Authors Abda Abda Abdillah, Syukron Mahmud Abdul Jalil Achmad Syahruddin Achmad Yhany Firmansyah Adam Khumaini Rizqillah Aji Adimas Permadi Aditiya Kartika Dewi Afna Azam Firdaus Agustin, Nanda Riski Ahmad Faizul Ilmi Ahmad Khoiri Ahmad Zainun Ainun Ainun Aisa Rosa Aisyahtuz Zazkirani Febriyanti Ajizah, Tary Hadisti Alfiyyah Yasmin Mumtaz Alifatul Husna Amir Hamzah Angga Aji Saputra Ardiyoko Putra Ariby Aulia Fitri Arif Andri Wibowo ARISKA, IIS Aulia Gressilda Putri Berliana Martasya Biyuta Biyuta Candra Dwi Prastiyo Caska - Catherine Felisha Pramadita Cesaria Rindu Dara Cherly Nadifa Cyndy Felisya Dea Angraini Putri Difa Dwi Sanjaya Dita Nurul Istiqomah Dyan Arya Dwi Admoko Eka Putri Savarita Endang Tri Sulistyowati Eneng Mia Saptarini Erni Ariani Farah Amalia Fatich Al Ikhsan Fenty Fauziah Fitrotul Fahriyal Salma Ghania Salsabilla Nihel Fazila Handoko Aji Wardana Hardika Saputra Heri Yeni Hierro Chosha Putro Husein Mahmud Ibnu Khayath Farisanu Ifdil Ifdil Iis Hidayati Ilham Nur Widi Pratama Ilmi Mu’min Musyrifin Ilyas Ferdyansyah Imam Budi Prasetyo Inasyah Mutia Putri Indah Rahayu Lestari Ipang Mei Esajati Dwi Angga Ismi Nur Khasanah Iswantiningsih, Elisabeth Karlina Karlina Kridaningsih, Anna Kurniawan, Deni Aries Lilis Siti Badriah Lisa Agus Tina Luthfi Annarahayu M. Fahli Zatrahadi M.Ghufron Mareta Yogi Presila Maulidia Setio Ningsih Maulina Amany Meysi Wulandari Miftahhuddin, Miftahuddin Mikha Yunita Puteri Moh Tasirun Moh. Aan Sulton Muhammad Khoidar Atho Muhammad Novaldi Akbar Martunus Muhammad Syihabuddin Muhammad Zamzam Mulyadi Mulyadi Murti Krismiyati Mustoto Mustoto Napinurul Azizah Nasution, Muhammad Irwan Padli Nazela Nazela Nesa Utami Ngurah Ayu Nyoman Novia Neli Tri Ambarwati Noviyanti Noviyanti Nurhayati Nurhayati Nuriyah Nuriyah Nurul Lia Arisusanti Pitaloka, Winata Rias Putera, Rachmat Panca Putri Sagita Putri Yuliantie Ragil Wulansari Rahmad Andriansyah Rahmad Rahmad Rani Oktapiani Ratna Damayanti Ratna Dwi Purwanti Ratri Wikaningtyas Retno Pangesti Reza Anada Putri Rica Maulida Rienika Putri Rina Apriana Ririn Hestiningtyas Rochmad Nur Wakhid Rusmiati Rusmiati Safina Desfianti SAFITRI, SANI Salis Irvan Fuadi Satrio Adi Purnomo Shafa Arrizqah Maghfiroh Putri Shehah Nadhifatus Sayyida Sifana Alqorana Sigit Arvianto Siti Aminah Siti Nur Aini Siti Rafingah Subhannur Rahman Suhaimi Suhaimi Suhertina Suhertina Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha Suratmi Suratmi Syarlla Zenia Aliah Syifi Fauziyah uliaurrahma Maulida Uni Khasanah Vieronica Varbi Sununianti Vieronica Varbi Sununianti, Vieronica Varbi Vieronica Varbi Sununianti4 Vieronica Varbi Sununiati Vira Octaviani Wahyu Tegar Dwi Septiawan Wibowo, Danan Satriyo Winda Maolinda Wulandari, Amri Yoga Ari Cahyadi Yunita Maharani yunitasari, pritta Yusuf Efendi Zahwa Alya Putri Zulliati Zulliati