Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI POTENSI LOKAL SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS KONTRUKTIVISME Asri Widowati
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 2 (2012): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Oktober 2012
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah melalui proses panjang dengan membandingkan antara pandangan tradisional  dan pandangan kontruktivis dalam  pembelajaran biologi, maka  pandangan yang kontruktivistik terhadap content of science memiliki  implikasi penting terhadap  pembelajaran biologi di kelas. Kontruktivisme memandang bahwa konsep-konsep biologi dibentuk melalui konstruksi peserta didik, dan dapat memberikan tantangan tersendiri bagi guru dalam penyelenggaraannya. Pembelajaran biologi berbasis kontruktivisme dapat terselenggara lebih optimal apabila peserta didik difasilitasi untuk mengubah konsep yang mereka miliki dengan mengetahui lebih banyak tentang alam dan gejalanya sebagai objek sains, termasuk juga biologi yang memiliki objek berupa makhluk hidup.  Pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah (potensi lokal sekolah)  sebagai wahana ataupun objek belajar tidaklah semudah yang dipikirkan karena tidak asal dilakukan dan membutuhkan teknik tertentu.
MODEL REVITALISASI SEKOLAH TERDAMPAK ERUPSI MERAPI MELALUI PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INOVATIF BERBAHAN DASAR LIMBAH ANORGANIK Eko Widodo; Asri Widowati; Suyoso .
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.099 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.2167

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal baik sumber daya manusia maupun material sisa bencana untuk merevitalisasi sekolah terdampak bencana Merapi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development menggunakan lima fase perancangan pengajaran model spiral diadaptasi dari ‘five phases of instructional design’ dari Cennamo dan Kalk (2005:6). Kelima fase tersebut adalah: definisi, desain, peragaan, pengembangan, dan penyajian. Proses dimulai dari definisi menuju kearah fase desain, peragaan, pengembangan, dan penyajian secara spiral melibatkan calon pengguna, ahli materi, anggota tim instruktur, dan pebelajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terjadi peningkatan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah anorganik untuk membuat perangkat pembelajaran sains realistik, ditandai kemampuan menerjemahkan desain; (2) Respon guru dan siswa sangat baik (kategori rata-rata 4,3 dari skala 5) terhadap perangkat pembelajaran; dan (3) revitalisasi sekolah ditunjukkan dengan tersedianya perangkat pembelajaran sains yang dihasilkan masayarakat sehingga terjalin kemitraan yang kolaboratif. Kata Kunci: Perangkat pembelajaran inovatif, model revitalisasi sekolah, limbah anorganik
Pengembangan Integrated Science Worksheet Berbasis Guided Inquiry Learning dalam Rangka Menyongsong Kurikulum 2013 Asri Widowati; Putri Anjarsari
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.855 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v2i2.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan worksheet of integrated science berbasis guided inquiry learning yang layak digunakan dalam pembelajaran kurikulum 2013, khususnya untuk mengembangkan keterampilan berpikir dan scientific attitude siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengemba-ngan dengan memodifikasi langkah-langkah penelitian 4-D (four-D models) Borg dan Gall namun dibatasi pada tahap develop (3-D dari 4-D). Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Juli 2013 s/d November 2013. Instrumen pengumpulan data berupa lembar penilaian kelayakan perangkat pembelajaran serta lembar iden-tifikasi ketercakupan keterampilan berpikir dan scientific attitude. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS IPA terpadu yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran kurikulum 2013 dan berpotensi untuk mengembangkan keterampilan berpi-kir serta scientific attitude siswa SMP.Kata kunci: integrated science, guided inquiry, kurikulum 2013
TRINGO TAMANSISWA (NGERTI, NGRASA, NGLAKONI): THE DEVELOPMENT OF SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY WITH VALUE CLARIFICATION-INQUIRY LEARNING Astuti Wijayanti; Asri Widowati
JURNAL PENA SAINS Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Pena Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v6i2.6016

Abstract

Inquiry learning based on clarifying values is one of the innovative education that cannot separate from the reality of daily life, which involves students actively and internalizing values in students. This study aims to describe the development of subject-specific pedagogy with value clarification-based learning to develop tringo. Through this learning, students are invited to understand, experience, and manage so that learning becomes more meaningful. Teachers should prioritize not only cognitively but also psychomotor and affective. So, the value of the investment is carried out in an integrated and consistent manner in science learning to form a generation that is not only smart but also personality or character. The research method used is the modification of the RD model of Plomp and Ely, namely: 1) formulating needs; 2) designing; 3) data preparation; 4) preparation and writing; 5) integration and evaluation; 6) making the initial master; and 7) master. Data collection techniques were carried out using observation techniques, interview techniques, documentation techniques, and questionnaire techniques. The results of this study are the development of the concept of 'tringo' which internalized through a value clarification approach.  And developing an attitude of tolerance, the emergence of self-discipline, having a sense of responsibility, developing a work ethic, having a sense of openness, being able to think positively, developing self-potential, cooperating, respect each other and foster honesty. value clarification learning can use as one of the innovation models in meaningful learning.
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) Nur Rokhanah; Asri Widowati; Eko Hari Sutanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.501 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.860

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa di kelas V SD Negeri 3 Sidoluhur. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data penelitian ini mengggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa kelas V SD Negeri 3 Sidoluhur yang berjumlah 29 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Pada siklus I terdapat 21 siswa dengan kategori keaktifan belajar tinggi, 6 siswa dengan kategori sedang, dan 2 siswa dengan kategori rendah. Persentase keaktifan belajar siswa pada siklus I mencapai 69.5%. Pada siklus II terdapat 27 siswa dengan kategori keaktifan belajar tinggi dan 2 siswa dengan kategori sedang. Persentase keaktifan belajar siswa pada siklus II mencapai 82.4%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa
PENGARUH PEMBELAJARAN DIAGRAM ROUNDHOUSE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN METAKOGNITIF SISWA SMA N 1 NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Yuni Wibowo; Asri Widowati; Titik Krisnawati
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2012): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v5i2.3930

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembela- jaran dengan diagram Roundhouse terhadap kemampuan kognitif, dan metakognitif siswa kelas XI SMA N 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ngaglik Sleman. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah se­luruh siswa yang terdapat pada kelas XI IPA 1 dan IPA 2 yang ditentukan berdasarkan pertimbangan guru mata pelajaran biologi. Penelitian dilakukan dengan design penelitian semu dengan design nonrandomized control group pretes dan postes design. Instrumen penelitian yaitu soal tes dan lembar inventori metakognitif. Data hasil penelitian diuji dengan menggunakan uji anakova dan uji Mann Whitney U. Hasil penelitian pada kelas dengan pembelajaran menggunakan diagram Roundhouse diperoleh data rata-rata ke­mampuan kognitif sebesar 71,41 dan kemampuan metakognitif 115,2.. Sementara itu pa­da kelas pembelajaran konvensional diperoleh data rata-rata kemampuan kognitif sebesar 57,33, dan kemampuan metakognitif 113, 76. Hasil uji statistik data diatas diperoleh nilai signifikansi kemampuan kognitif 0,002, dan kemampuan metakognitif 0,00. Hal ini berar- ti ada perbedaan kemampuan kognitif dan metakognitif kelas kontrol dan eksperimen.
PENINGKATAN KREATIFITAS DAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MELALUI OUTDOOR LEARNING ACTIVITY Yuni Wibowo; Asri Widowati; Kurnia Rusmawati
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2013): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v6i1.3914

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan kognitif siswa SMP N 2 Bambanglipuro Bantul melalui outdoor learning activity. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan mengikuti model dari Kemmis and Taggart meliputi tahap-tahap: perencanaan, pelaksanaan/tindakan dan observasi, serta refleksi yang berlangsung dalam 2 siklus pada materi fotosintesis yaitu uji ingenghouz dan uji sachz. Subjek dalam penelitian ini yaitu 30 siswa kelas VII E. Instrumen dalam penelitian terdiri dari instrumen pelaksanaan penelitian yaitu RPP, LKS, serta media pembelajaran melalui outdoor learning activity dengan model PBL dan instrumen pengambilan data berupa lembar observasi kegiatan pembelajaran, lembar observasi kemampuan kreativitas dan soal tes kemampuan kognitif siswa. Data kualitas proses pembelajaran dan kemampuan kreativitas siswa dianalisis secara deskriptif. Sementara itu, data kemampuan kognitif siswa dianalisis dengan menggunakan gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas siswa dari kreativitas kurang sebanyak 42,38%, sedang 45,71% dan baik 11,91% pada siklus 1 menjadi kemampuan kreativitas kurang 27,14%, sedang 43,33% dan baik 29,53% pada siklus 2. Kemampuan kognitif juga terdapat peningkatan dari 54,67 pada pra siklus menjadi 80,67 pada siklus 1 dan 96,67 pada siklus 2 dengan gain score pada kriteria sedang.
Optimalisasi Potensi Alam sebagai Scientific Problem Orientation untuk Mewujudkan Pembelajaran IPA yang Bermakna Asri Widowati; Widodo Setyo Wibowo; Putri Anjarsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.135 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i1.12969

Abstract

Kegiatan PPM ini ditujukan untuk: (1) Membekali keterampilan scientific problem orientation (merumuskan persoalan dan merancang pemecahannya) berdasarkan gejala alam; (2) Mengemas pemanfaaatan potensi alam dalam pembelajaran IPA; (3) Menghasilkan produk berupa hasil pemetaan potensi alam untuk pembelajaran IPA, hasil rancangan kegiatan pemecahan masalah secara ilmiah berdasarkan gejala alam, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  IPA. Sasaran kegiatan adalah guru-guru IPA SMP di Kabupaten Magelang. Kegiatan disajikan dengan metode ceramah, demonstrasi, eksplorasi, workshop. Instrumen evaluasi berupa lembar penilaian produk peta sumber belajar dan produk rancangan kegiatan ilmiah serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA. Kegiatan PPM Optimalisasi Potensi Alam sebagai Scientific Problem Orientation  dilaksanakan oleh tim pengabdi pada hari Sabtu dan Minggu di SMP N Mungkid. Peserta yang hadir sebanyak dua puluh enam orang guru anggota MGMP IPA SMP Kabupaten Magelang.  Hasil pelatihan berupa produk hasil peta sumber belajar dengan memanfaatkan potensi alam, rancangan kegiatan ilmiah, dan RPP IPA. Hasil penilaian terhadap produk peta sumber belajar dengan memanfaatkan potensi alam menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (75%) sudah mampu memanfaatkan alam sebagai persoalan pembelajaran, dan juga sudah mampu melakukan scientific problem orientation (merumuskan persoalan dari alam beserta fenomenanya da merancang kegiatan ilmiah). Sebagian besar kelompok sudah mampu menyusun RPP IPA berpendekatan inkuiri.Kata kunci: IPA, alam, scientific problem orientation.
Effectiveness of SETS-Based Electronic Student Worksheet (E-LKPD) to Improve Student Learning Outcomes Mega Indah Puspita Sari; Asri Widowati; Insih Wilujeng; Siti Fatimah Az-Zahro; Desi Ramadhanti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 10, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.10.1.2022.9-14

Abstract

This research aimed to determine the effectiveness of electronic-based student worksheets (E-LKPD) on student learning outcomes. The method used was a quasi-experiment with one group pretest-posttest design. The sample taken in a cluster random sampling were 32 students of class VII SMPN 2 Ngemplak Sleman School Year 2021/2022. The instrument used was a problem sheet in the form of a description. The results of the study were analyzed using quantitative descriptive methods. The results of the analysis of the increase in the pretest and posttest obtained an average of N-Gain 0.60 in the medium category. The average pretest value was 6.94 while the average posttest value was 8.80. Test results of t sig value (2-tailed) < 0.05 showed a significant improvement between pre-test and post-test.  This indicated that E-LKPD-based SETS was effective for improving students' cognitive learning outcomes.
The Influence of Internal Motivation and Digital Literacy Towards Students’ Proactivity Ibnu Siswanto; Mingchang Wu; Asri Widowati; Muhkamad Wakid
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11 No 3 (2022): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.213 KB) | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v11i3.43730

Abstract

The Indonesian government runs Teaching Campus Program as part of the Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) – Independent Campus Program – which aims to provide opportunities for students to learn and develop hard and soft skills through meaningful activities outside the classroom. Proactivity has been considered a crucial competency to support one's success and this study aims at determining the factors that affect it. The aims of this study is to analyses the effect of student’s internal motivation and digital literacy on their proactivity. This study use a quantitative method, it involved 132 students who participated in Phase 1 of the Teaching Campus Program. The data were collected using an online questionnaire. The data were analyzed by regression and the results showed that students’ internal motivation and digital literacy had a positive and significant influence on their proactivity. The result of study found that to enhance students’ proactivity, their internal motivation and digital literacy need to be put forward. To stimulate students’ internal motivation, they should be asked frequently about their learning goals and objectives in higher education, or their targets after graduation, while improving their digital literacy is by applying online learning (e-learning) in the classroom. The Massive Open Online Courses (MOOCs) learning system can also be implemented to improve digital literacy skills.
Co-Authors Abdul Gani Adytianto, Eka Agus Widyianto Agusta, Fauji Anggoro Fajar Dwi U Anggrek sinta sari Ani Nurhidayanti Annis Septidiani Ardya Fatma Winarni Arif Rohman Arifiana, Indri Aris, Muhammad Aris Ariswan Ariswan Arrozi, Wahyu Arti, Yuli Aryani, Fella Assagaf*, Muhammad Dzulfikar Astuti Wijayanti Ayu Latiefah Eka Wahyuni Ayu Dadan Rosana Desi Ramadhanti Devhia Riska Noviati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Luthfiana Didik Setyowarno Dita Ardwiyanti Dita Puji Puji Rahayu Dony Auliya Arrohman Eka Rachmawati Eko Hari Sutanto Eko Prasetyo Eko Widodo Ekosari Roektiningroem Erfan Priyambodo Erwim Setyo kriswanto Fatikha Rahmah Fitria Lafifa Fitriana, Rosda Laila Handayani Dwi Handayani, Danik Triyas Hastati Widyaningrum Hentrista Rahma Wardhani Hery, Rochmad Hery Prawoto Ibnu Siswanto IGP Suryadarma Ilma, Arina Zaida Indriana, Romi Insih Wilujeng Intan, Intan Yonsyah Jihan Jihannita Joko Sudomo Juli Astono Jumadi Jumadi Krautharot, Autchariya Kurnia Rusmawati Kurnia Rusmawati Kustanti, Fera Lady Wahyu Hapsari Laila Katriani Lilik Kurniawan Listina Widiastuti Lutfi Yunial Ismi M Noor A Azman M. Hasan M. Luthfi Hakim Maryanto, Allesius Mega Indah Puspita Sari Mingchang Wu Minta Harsana Mirsya Adelia Moh. Khairudin Muhkamad Wakid Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mustofa Mustofa NUR KADARISMAN NUR KADARISMAN Nur Muhammad, Fikri Nur Rokhanah Nur Wijayanto Nurkhasanah, Ema Nurmaliasari, Nurmaliasari Nurwulan, Wening Paidi Paidi Paidi Paidi Pamungkas, Oky Panggih Priyambodo Pargusta, Purnamasari Paryanto Permata, Riska Ayu Pratiwi, Reni Indah Ayu Prayogi, Dwi Prayogi Puji Rahayu, Dita Puji Purwanti Widhy Hastuti Purwati, Umi Shalihah Putri Putri Anjarsari Rachman, Novita Amalinda Rahmat, Yudist Prasetyo Rahmi Faradisya Ekapti Sabar Nurohman Sabar Nurohman Sabar Nurohman Sabar Nurohman Sadewo, Muhammad Ali Imron Sarah Rahmawati Setiawan, Annisa Setyaningsih, Ari Setyo kriswanto, Erwim Setyowarno, Didik Setyowarno, Didik Sholikhah, Annisa Fitri Sinta Aulia Devi Maharani Siti Fatimah Az-Zahro Sri Rejeki Sri Rejeki Sukarni Hidayati Sunarta Suratsih Suratsih Susanto, Eko Hari Suyanta Suyanta Suyoso . Suyud Suyud Suyud, Suyud Tianna, Elsa Tien Aminatun Titik Krisnawati Titik Krisnawati Tri Sulis Setyawati Tutiek Rahayu Utami, Danik Noor Wahyu Marliyani Wibowo, Widodo Setiyo Widodo Setiyo Wibowo Widodo Setyo Wibowo Widyangrum, Hastati WINARTO Wirawan Fadly Wulan Ambar Pratiwi Yoga Guntur Sampurno Yogi Irawan, Adhe Yuni Wibowo Yuni Wibowo Yuni Wibowo Yunus, Sitti Rahma Yusuf Kurniawan Zakirah, Fairuz Zuhdan Kun Prasetyo