Articles
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Guna Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII SMP
Prayogi, Dwi Prayogi;
Widyangrum, Hastati;
Widowati, Asri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/psej.v8i2.183
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stratei implementasi model Discovery Learnig (DL), meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII D SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahap lesson study (plan do and see). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan materi yang diajarkan yaitu sistem tata surya, bumi dan satelitnya, fase-fase bulan. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar (awal dan akhir), lembar observasi kegiatan peserta didik dan observasi keterlaksanaan pembelajaran guru. Proses pembelajaran dilakukan sesuai dengan sintaks yang terdapat dalam model DL. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan model DL sudah baik dengan terlaksananya semua langkah pada siklus 2. Hasil tes posttest menunjukkan peningkatan rerata nilai dari siklus 1 sebesar 67.33 ke siklus 2 sebesar 83.33. Hasil nilai angket menunjukkan nialai N-gain sebesar 0,77% dengan kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat disipulkan bahwa penerapan model DL dapat meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII D.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Bertanya Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Talking Stick pada Pembelajaran IPA Kelas VII SMP
Hery, Rochmad Hery Prawoto;
Hastati Widyaningrum;
Asri Widowati
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/psej.v8i2.185
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui upaya perbaikan untuk meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik melalui model Talking Stick pada pembelajaran IPA kelas VII C SMP Negeri 7 Yogyakarta tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian dilaksanakan dua siklus selama 2 minggu. Pengumpulan data melalui observasi menggunakan lembar observasi selama Tindakan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bertanya peserta didik meningkat secara klasikal dari 19 % pertanyaan hots pada siklus I menjadi 70 % untuk pertanyaan hots. Sedangkan, hasil belajar siklus I memperoleh rata-rata sebesar 72,00 dengan ketuntasan klasikal 57 % pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 75,67 dengan ketuntasan sebesar 60 %.
PENGARUH LKPD INQUIRY SOSIOSCIENCE ISSUES BERMUATAN NOS TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS ASPEK KONTEN DAN KONTEKS PESERTA DIDIK
Permata, Riska Ayu;
Widodo, Eko;
Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan literasi sains aspek konten dan konteks antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS (2) mengetahui perbedaan literasi sains aspek konten dan konteks anatara pembelajaran menggunakan LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS dan pembelajaran menggunakan LKPD standart kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah 134 peserta didik kelas VII SMP Negeri 12 Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII B sebagai kelas eksperimen yang pembelajaran menggunakan LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS dan kelas VII A pembelajaran menggunakan LKPD standart kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan yaitu (1) soal pretest-posttest, (2) lembar observasi literasi sains aspek konteks, (3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS . Teknik analisis data soal pretest-posstest dengan menggunakan uji paired t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan literasi sains aspek konten dan konteks peserta didik antara sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran menggunakan LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS dengan hasil (Sig 2 tailed= 0,000), (2) Terdapat perbedaan signifikan literasi sains aspek konten dan konteks peserta didik antara kelas pembelajaran menggunakan LKPD inquiry sosioscience issues bermuatan NOS dengan kelas pembelajaran menggunakan LKPD sesuai standart kurikulum 2013 dengan hasil (Sig.2 tailed 0,000) dan besarnya pengaruh pembelajaran LKPD inquiry sosioscience issues sebesar 1,09 kategori tinggiKata Kunci : Aspek konten, Aspek Konteks, Inquiry Sosiosience issues, Nature of Science (NOS), Literasi Sains
PERBEDAAN ANTARA PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING BERMUATAN NATURE OF SCIENCE PADA PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP N 11 YOGYAKARTA
Setyaningsih, Ari;
Widodo, Eko;
Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan literasi sains siswa SMP yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing dan yang dibelajarkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing bermuatan Nature Of Science (NOS) pada dua kelas eksperimen. Peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta.Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent pretest-postest control group design yang melibatkan dua kelas, dimana satu kelas sebagai kelas eksperimen 1 dan satu kelas lain sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak yang dilakukan jika populasi bersifat homogen dan terdistribusi normal. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Yogyakarta dengan sampel sebanyak 60 anak. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu soal pretest-postest berbentuk uraian dan lembar observasi literasi sains aspek kompetensi. Instrumen soal yang telah diuji empiris memiliki tingkat reliabilitas sebesar 0,644. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistika parametrik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan inkuiri terbimbing bermuatan NOS dalam pembelajaran IPA terhadap peningkatan literasi sains dengan hasil uji-independent sample t-test dengan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000.Kata Kunci :Aspek Kompetensi, Inkuiri Terbimbing, Nature Of Science (NOS), Literasi Sains.
PENGEMBANGAN LKPD SISTEM TRANSPORTASI MAKHLUK HIDUP MODEL LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK
Rachmawati, Eka;
widowati, asri;
Nurohman, sabar
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kelayakan LKPD ditinjau dari aspek syaratdidaktik, syarat kontruksi, syarat teknis dan kesesuaian dengan Learning Cycle. 2) Adanya peningkatanpemahaman peserta didik dengan Model Pembelajaran Learning Cycle di SMP N 1 Wates dalam bentukLKPD. 3) Respon peserta didik dan pendidik SMP N 1 Wates terhadap kualitas LKPD SistemTransportasi Makhluk Hidup. Penelitian ini merupakan penelitian R D dengan model 4D (Define,Design, Develop, dan Disseminate). Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisiskuantitatif. Analisis kualitatif yaitu berupa uraian saran dan skor penilaian dari semua validator yangsudah dikonversi menjadi skala 4, sedangkan analisis data secara kuantitatif dengan perhitunganpersentase keterlaksanaan pembelajaran dan ketercapaian peningkatan pemahaman menggunakanstandard gain serta perhitungan ketuntasan nilai evaluasi terhadap KKM sebagai indikator ketercapaianpemahaman peserta didik. Hasil penelitian ini menghasilkan LKPD IPA dalam model pembelajaranLearning Cycle dengan tema Sistem Transportasi Makhluk Hidup memperoleh jumlah skor total 108,5dari skor maksimal 128 termasuk kategori sangat baik (A). LKPD IPA yang dikembangkan mampumenunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik dan respon peserta didik dengan sangat baikterhadap kualitas LKPD IPA ini. Kata Kunci: LKPD, Learning Cycle, Sistem Transportasi Makhluk Hidup, Pemahaman Peserta Didik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERMODIFIKASI BERMUATAN NOS TERHADAP LITERASI SAINS ASPEK KOMPETENSI SISWA SMP
Nurmaliasari, Nurmaliasari;
Widodo, Eko;
Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan literasi sains aspek kompetensi peserta didik antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran inkuiri termodifikasi bermuatan Nature Of Science (NOS), (2) mengetahui perbedaan literasi sains aspek kompetensi peserta didik pada kelas yang menggunakan model pembelajaran inkuiri termodifikasi bermuatan NOS dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah 116 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran inkuiri termodifikasi bermuatan Nature of Science (NOS) dan kelas VIII D yang menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan yaitu (1) soal pretest-posttest, (2) lembar observasi literasi sains aspek kompetensi, (3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran inkuiri termodifikasi bermuatan Nature of Science (NOS). Teknik analisis data soal pretest-posstest dengan menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan literasi sains aspek kompetensi peserta didik antara sebelum dan sesudah dilaksanakan model pembelajaran inkuiri termodifikasi bermuatan NOS dengan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 serta uji independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan literasi sains aspek kompetensi peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil Sig. (2 -tailed) sebesar 0,002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan pada kemampuan literasi sains aspek kompetensi peserta didik antara sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran menggunakan inkuiri termodifikasi bermuatan NOS.(2) Terdapat perbedaan signifikan literasi sains aspek kompetensi peserta didik antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.Kata Kunci : Aspek kompetensi, Inkuiri Termodifikasi, Nature of Science (NOS), Literasi Sains
Political policy education budget government of Yogyakarta, Indonesia
Rohman, Arif;
Widowati, Asri
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/cp.v43i1.56111
This study aims to describe the politics of the education budget in the city of Yogyakarta. This research uses a qualitative approach to phenomenological in the city of Yogyakarta. The subject of the study is chosen purposively from the executive and legislative elements. Excavation of data through in-depth interviews and analysis of documents. The triangulation is used by triangulation of methods and sources, expert discussions, and rival explanations. A qualitatively phenomenological data analysis with data steps managing, reading and memoing, describing, classifying, interpreting, and visualizing. Research findings showed that the 2014 Yogyakarta city education budget was Rp. 432,883,644,325.00. The pattern of distribution and allocation of education budgets is managed based on the coordination and integration of policies between government units. The priorities of the 2014 education budget are determined based on considerations of aspects of urgency and emergency. Priority mainly includes employee salaries,12-year compulsory education programs, and educational development programs.
PENINGKATAN KEMAMPUAN DIVERGENT THINKING DENGAN MENERAPKAN MODIFIED FREE INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN SAINS
Widowati, Asri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/pep.v11i1.1422
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengungkapkan strategi perbaikan untuk mengefektifkan penerapan pendekatan modified free inquiry sebagai upaya peningkatan kemampuan divergent thinking dalam pembelajaran sains, dan respons siswa terhadap pembelajaran sains dengan menerapkan pendekatan modified free inquiry. Subjek penelitian adalah siswa kelas XC SMA PIRI 1 Yogyakarta. Berdasarkan hasil refleksi awal menunjukkan siswa bersikap pasif saat diskusi, memberikan jawaban yang textbook dan seragam (tidak variatif), maka diperlukan tindakan berupa pendekatan modified free inquiry yang merupakan teknik berpikir divergen. Tahap-tahap tindakan meliputi: presenting task, designing, investigating, dan constructing meaning. Ketuntasan siswa dalam memberikan jawaban terhadap soal-soal tes yang dikembangkan untuk mengukur kemampuan divergent thinking siswa (aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration) mencapai 60,71% pada siklus II. Siklus dihentikan setelah berlangsung sebanyak 2 (dua) siklus karena hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi pencapaian target penelitian. Setelah refleksi siklus I, dilakukan perbaikan berupa guru memberikan motivasi dengan cara memberikan pertanyaan yang mendorong keingintahuan siswa dan bimbingan secara lisan ataupun tulisan lebih intensif melalui Lembar Kerja Siswa agar keterlaksanaan pendekatan modified free inquiry siklus II lebih baik daripada siklus I. Sebagian besar siswa (≥75%) merespons positif terhadap penerapan pendekatan modified free inquiry.Kata kunci: divergent thinking, pendekatan modified free inquiry
Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik melalui Pembelajaran STEM PjBL Materi Perambatan Panas
Nur Muhammad, Fikri;
Widowati, Asri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/psej.v9i1.202
Perkembangan zaman di abad ke-21 menuntut peserta didik untuk memiliki berbagai kemampuan, salah satunya yaitu Keterampilan Pemecahan masalah. Analisis awal yang dilakukan di kelas VII E SMP N 1 Banguntapan menunjukkan bahwa Keterampilan Pemecahan masalah peserta didik perlu ditingkatkan, ditunjukkan dengan hasil penilaian sumatif dan observasi pembelajaran sebelumnya yang menunjukkan bahwa peserta didik masih kesulitan memecahkan masalah. Maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dengan model pembelajaran Problem-Based Learning dan pendekatan STEM untuk meningkatkan keterampilan Pemecahan masalah peserta didik. Pembelajaran dilakukan dalam dua siklus dengan dua pertemuan untuk setiap siklus dengan model spiral Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan Keterampilan Pemecahan masalah pada peserta didik di siklus kedua dibandingkan dengan siklus pertama. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan model Project-Based Learning dengan pendekatan STEM dapat meningkatkan Keterampilan Pemecahan masalah pada peserta didik kelas VII E SMP N 1 Banguntapan.
Pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) Perguruan Tinggi di Yogyakarta dalam Menyiapkan Lulusan di Dunia Kerja
Minta Harsana;
Erwim Setyo kriswanto;
Muhkamad Wakid;
Asri Widowati;
Suyud Suyud
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2805
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Dalam era globalisasi dan persaingan pasar tenaga kerja yang ketat, sertifikasi kompetensi menjadi penting untuk meningkatkan daya saing lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan 10 LSP-P1 di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari pengelola LSP, manajer sertifikasi, dan manajer mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun LSP-P1 memiliki struktur organisasi yang jelas dan skema sertifikasi aktif, masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi layanan, keterbatasan sumber daya, serta kendala administratif. Beberapa LSP belum mengoptimalkan keterlibatan mitra industri dan peserta eksternal. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan dukungan administratif, penguatan kolaborasi dengan industri, serta pengembangan ekosistem sertifikasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dan LSP dalam meningkatkan kualitas layanan sertifikasi untuk lulusan yang lebih kompeten di pasar kerja global