Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) Studio untuk Guru SMAN 1 Bintan Timur Adam Fernando; Dios Sarkity; Azza Nuzullah Putri
Jurnal Anugerah Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.318 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v3i1.2944

Abstract

Berbagai permasalahan yang dialami oleh guru dalam mengembangkan media pembelajaran, khususnya pada masa pandemi Covid-19 menjadi hal yang perlu diselesaikan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan pembuatan video pembelajaran. Namun masih banyak guru yang terkendala dalam melakukan pembuatan video pembelajaran terutama dalam penguasaan pengoperasian komputer. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat Pendidikan Biologi UMRAH mengadakan Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) Studio. Kegiatan ini diikuti oleh guru SMAN 1 Bintan Timur yang mengampu berbagai mata pelajaran. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian pre-test kemudian pemberian materi pelatihan serta praktik pembuatan video pembelajaran. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pemberian post-test dan angket responss kepada guru. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam pembuatan video pembelajaran mengenai teknik pembuatan video pembelajaran, aplikasi yang digunakan untuk membuat video pembelajaran, pentingnya kemampuan membuat video pembelajaran bagi guru, serta pengetahuan mengenai OBS Studio. Melalui tugas pembuatan video dapat dilihat bahwa guru telah bisa membuat video pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan fitur-fitur pada OBS Studio. Responss peserta juga menunjukkan adanya kepuasan terhadap pelaksanaan serta pelaksana kegiatan.
Pelatihan OSN Matematika Melalui Soal Berbasis Critical Thinking Skill Bagi Siswa SMP Negeri 4 Tanjungpinang Mariyanti Elvi; Metta Liana; Dios Sarkity; Dina Fitriyah
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2020): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v4i4.4160

Abstract

he National Science Olympiad (OSN) is one of the government's strategies to improve the quality of education in Indonesia. The purpose of OSN is to develop critical, systematic, creative, innovative and productive thinking skills. Critical thinking skills is a present skill that must be developed by students. The results of the OSN which is not optimal, one of which is caused by not optimal preparation by the school in dealing with OSN selection. The purpose of this activity is to equip students of SMP Negeri 4 Tanjungpinang so they are ready Mathematics Olimpiade selection by giving questions based on critical thinking skills. The results of this activity are (1) students are very competitive and enthusiastic in participating in training, (2) students arealso motivated to participate in OSN 2020 selection, (3) the application of critical thinking skills makes it easier for students to analyze questions and solve them
Profil Pemanfaatan Video Sebagai Media Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19 di SMAN 1 Bintan Timur Dios Sarkity; Azza Nuzullah Putri; Adam Fernando
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.231

Abstract

Sejak akhir 2019, COVID-19 mulai mewabah dan melumpuhkan berbagai sektor di banyak negara termasuk sektor pendidikan. Pencegahan penularan virus dilakukan dengan menutup institusi pendidikan dan mengubah pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran online. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan proses pembelajaran yang baru ini. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pembelajaran online adalah dengan pembelajaran asinkronus menggunakan media berupa video pembelajaran. Penggunaan video pembelajaran diharapkan dapat menarik minat siswa untuk belajar serta membantu guru dalam menjelaskan materi pelajaran. Sebuah survei dilakukan terhadap 41 Guru SMAN 1 Bintan Timur untuk mengetahui sejauh mana guru-guru telah menggunakan video untuk membantu proses pembelajaran online di masa pandemi COVID-19, jumlah guru yang membuat video, manfaat yang dirasakan serta kendala yang dialami dalam pembuatan video. Data dikumpulkan menggunakan angket yang terdiri dari pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum membuat video pembelajarannya sendiri. Bagi Guru, penggunaan video dapat membantu siswa dalam memahami materi. Di antara kendala yang dialami dalam membuat video adalah kurangnya penguasaan teknologi dan kurangnya kemampuan merancang konsep video. Oleh karena itu, guru disarankan mengikuti berbagai pelatihan untuk mengembangkan kemampuan yang salah satunya adalah membuat video pembelajaran. 
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) Studio untuk Guru SMAN 1 Bintan Timur Adam Fernando; Dios Sarkity; Azza Nuzullah Putri
Jurnal Anugerah Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.318 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v3i1.2944

Abstract

Berbagai permasalahan yang dialami oleh guru dalam mengembangkan media pembelajaran, khususnya pada masa pandemi Covid-19 menjadi hal yang perlu diselesaikan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan pembuatan video pembelajaran. Namun masih banyak guru yang terkendala dalam melakukan pembuatan video pembelajaran terutama dalam penguasaan pengoperasian komputer. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat Pendidikan Biologi UMRAH mengadakan Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) Studio. Kegiatan ini diikuti oleh guru SMAN 1 Bintan Timur yang mengampu berbagai mata pelajaran. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian pre-test kemudian pemberian materi pelatihan serta praktik pembuatan video pembelajaran. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pemberian post-test dan angket responss kepada guru. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam pembuatan video pembelajaran mengenai teknik pembuatan video pembelajaran, aplikasi yang digunakan untuk membuat video pembelajaran, pentingnya kemampuan membuat video pembelajaran bagi guru, serta pengetahuan mengenai OBS Studio. Melalui tugas pembuatan video dapat dilihat bahwa guru telah bisa membuat video pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan fitur-fitur pada OBS Studio. Responss peserta juga menunjukkan adanya kepuasan terhadap pelaksanaan serta pelaksana kegiatan.
Pendampingan Pengembangan Pembelajaran Biologi Berciri Tamadun Maritim Bagi MGMP Biologi Kota Tanjungpinang Bony Irawan; Nevrita Nevrita; Azza Nuzullah Putri; Trisna Amelia; Dios Sarkity
Jurnal Anugerah Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.358 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v4i1.4393

Abstract

Dengan wilayah yang didominasi oleh lautan, kepulauan riau memiliki berbagai potensi maritim yang salah satunya pengetahuan kelautan serta kearifan lokal. Salah satu wilayah Kepulayan Riau yang memiliki banyak pengetahuan kelautan dan kearifan lokal adalah Kota Tanjungpinang. Pengetahuan kelautan serta kearifan lokal tersebut dapat diintegrasikan dalam konteks tamadun maritim melalui pembelajaran biologi yang kajiannya erat dengan lingkungan dan makhluk hidup. Kurangnya kemampuan guru biologi dalam mengembangkan pembelajaran dengan mengintegrasikan konteks tamadun maritim menyebabkan pembelajaran biologi masih dilaksanakan secara tekstual tanpa mengkaitkan materi dengan kondisi lingkungan sekitar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru biologi dalam mengembangkan pembelajaran biologi berciri tamadun maritim melalui pendampingan. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan melibatkan MGMP Kota Tanjungpinang selaku peserta. Ketercapaian kegiatan diukur melalui pretest dan posttest serta tugas terbimbing. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman peserta mengenai konteks tamadun maritim, pentingnya memahami konteks tamadun maritim, cara mengintegrasikan konteks tamadun maritim ke dalam pembelajaran biologi, serta manfaat yang dirasakan siswa dengan mengintegrasikan konteks tamadun maritim ke dalam pembelajaran biologi. Hasil tugas terbimbing yang dikerjakan peserta pendampingan juga menunjukkan bahwa peserta mampu mengembangkan pembelajaran biologi berciri tamadun maritim kepulauan riau ke dalam pembelajaran biologi melalui pembuatan perangkat pembelajaran.
Pemahaman Konsep Kecepatan dan Kelajuan Melalui Soal Berbentuk Grafik bagi Calon Guru Biologi Dios Sarkity; Putri Dwi Sundari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v6i3.5467

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan abad 21. Keterampilan pemecahan masalah membutuhkan pemahaman konsep yang baik. Permasalahan sehari-hari terkait konsep fisika umumnya merupakan permasalahan pada topik kinematika. Permasalahan kinematika tidak hanya disajikan dalam bentuk deskripsi gerak tetapi juga dalam bentuk grafik. Kesulitan dalam memahami konsep dasar mekanika serta kesulitan memahami konsep vektor menyebabkan munculnya berbagai kesulitan dalam menyelesaikan masalah kinematika yang direpresentasikan dalam bentuk grafik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pemahaman konsep kecepatan dan kelajuan mahasiswa menggunakan soal berbentuk grafik. Responden penelitan ini adalah 46 Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMRAH. Pengumpulan data menggunakan dua soal essai. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesulitan dalam memahami konsep kecepatan dan kelajuan serta merepresentasikan kedua besaran dalam bentuk grafik. Kesulitan disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep kecepatan dan kelajuan serta kurangnya pemahaman konsep vektor. Hal ini mengindikasikan pentingnya pembelajaran kinematika dengan penekanan pada pemahaman konsep melalui penerapan strategi pembelajaran multirepresentasi. Problem-solving skills are one of the important skills that must be possessed to face the challenges of the 21st century. Problem-solving skills require conceptual understanding. Everyday problems related to physics concepts are generally problems in kinematics. Kinematics problems are not only presented in the form of motion descriptions but also graphical form. Difficulties in understanding the basic concepts of mechanics and the concept of vectors cause various difficulties in solving kinematics problems represented in graphical form. This research was descriptive research with a survey method. The purpose of this study was to test the students' conceptual understanding of velocity and speed using a graphical question. The respondents of this research were 46 Biology Education Students, FKIP UMRAH. The data collection used two essay questions. The results showed difficulties in understanding the concepts of velocity and speed and representing the two quantities in graphical form. A lack of conceptual understanding of velocity and speed and a lack of conceptual understanding of the vector caused difficulties. This indicates the importance of kinematics learning, emphasising understanding the concepts through implementing multi-representation learning strategies. 
Profil Pemanfaatan Video Sebagai Media Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19 di SMAN 1 Bintan Timur Dios Sarkity; Azza Nuzullah Putri; Adam Fernando
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.231

Abstract

Sejak akhir 2019, COVID-19 mulai mewabah dan melumpuhkan berbagai sektor di banyak negara termasuk sektor pendidikan. Pencegahan penularan virus dilakukan dengan menutup institusi pendidikan dan mengubah pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran online. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan proses pembelajaran yang baru ini. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pembelajaran online adalah dengan pembelajaran asinkronus menggunakan media berupa video pembelajaran. Penggunaan video pembelajaran diharapkan dapat menarik minat siswa untuk belajar serta membantu guru dalam menjelaskan materi pelajaran. Sebuah survei dilakukan terhadap 41 Guru SMAN 1 Bintan Timur untuk mengetahui sejauh mana guru-guru telah menggunakan video untuk membantu proses pembelajaran online di masa pandemi COVID-19, jumlah guru yang membuat video, manfaat yang dirasakan serta kendala yang dialami dalam pembuatan video. Data dikumpulkan menggunakan angket yang terdiri dari pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum membuat video pembelajarannya sendiri. Bagi Guru, penggunaan video dapat membantu siswa dalam memahami materi. Di antara kendala yang dialami dalam membuat video adalah kurangnya penguasaan teknologi dan kurangnya kemampuan merancang konsep video. Oleh karena itu, guru disarankan mengikuti berbagai pelatihan untuk mengembangkan kemampuan yang salah satunya adalah membuat video pembelajaran. 
Penggunaan Bahan Ajar Non Cetak pada Pembelajaran Tatap Muka 100% di SMP Negeri Se-Kota Tanjungpinang Yudi Pratama; Dios Sarkity
TANJAK Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v3i2.690

Abstract

Bahan ajar non cetak banyak digunakan guru saat melaksanakan pembelajaran daring. Dalam pelaksanaannya, penggunaan bahan ajar non cetak mengalami berbagai kendala. Seiring dengan menurunnya jumlah kasus COVID-19, pembelajaran berubah menjadi tatap muka 100% tanpa adanya pembatasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah bahan ajar non–cetak masih digunakan selama pembelajaran tatap muka 100% dan apakah terdapat perbedaan persentase penggunaan bahan ajar non cetak selama pelaksanaan pembelajaraan tatap muka 100% dengan persentase penggunaan bahan ajar non cetak selama pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 134 Guru SMP Negeri se-Kota Tanjungpinang. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dengan menyajikan persentase jawaban responden dan rangkuman jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden kembali menggunakan bahan ajar cetak selama pembelajaran tatap muka 100%. Sebagian responden masih tetap menggunakan bahan ajar non cetak karena bahan ajar non cetak dianggap praktis, dapat mengurangi penggunaan kertas, serta dapat memotivasi siswa untuk belajar. Meskipun terjadi penurunan persentase penggunaan, video masih menjadi bahan ajar non cetak yang paling banyak digunakan oleh responden pada pembelajaran tatap muka 100%.
The Students' Caring Attitude Toward Marine Environment through Integrated Natural Science Learning in SMP Negeri Tanjungpinang Dios Sarkity; Adam Fernando; Nur Eka Kusuma Hindrasti
SEJ (Science Education Journal) Vol 7 No 1 (2023): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v7i1.1637

Abstract

Various marine environment damages were caused by a lack of marine environmental care attitude. This attitude must be instilled from an early age. This study aimed to find out how marine environmental care attitude of students of public junior high schools in Tanjungpinang City through integrated science learning. This research was a quantitative descriptive research in the form of a survey. This research involved 572 public secondary school students in Tanjungpinang City out of a total of 7,974 stundents who were determined using stratified random sampling. Data collection was carried out using a questionnaire. Questions on the questionnaire were based on 4 main indicators which were based on 7 ocean literacy principles and literature review on environtmental care attitude. Data were analyzed descriptively quantitatively using a Likert Scale. The results showed that students' knowledge of the sea was in the good category. Students' attitudes in preserving marine environment and preventing marine environmental damages were in the good category and the contribution of integrated science learning in shaping these attitudes was also in the good category. The students’ attitudes in repairing marine environment damages was in the bad category and the contribution of integrated science learning to this attitude was in the very bad category. This did not indicate the low quality of integrated science learning. During the COVID-19 Pandemic, it was impossible for integrated science learning to be carried out in the marine environment by involving students in activities to repair marine environment damages because of physical interaction restrictions.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Articulate Storyline sebagai Dasar Media Pembelajaran Online Berbasis Android untuk Guru-Guru di Sman 1 Bintan Timur Kabupaten Bintan Adam Fernando; Dios Sarkity; Bony Irawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7879

Abstract

Belum banyak guru di sekolah yang mengetahui tentang aplikasi Articulate Storyline, termasuk guru-guru di sekolah mitra. Kemudian, aplikasi seperti Web APK Builder yang belum banyak diketahui oleh mitra dapat digunakan untuk memaksimalkan media pembelajaran ini untuk dikonversi menjadi media pembelajaran mobile berbasis Android. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis memberikan solusi melalui suatu pelatihan yang dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menghasilkan sebuah buku Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dapat dijadikan solusi dan menunjang pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan metode pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi di SMAN 1 Bintan Timur mulai bulan April sampai dengan November 2022. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 30 orang guru. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan keterampilan yang sangat baik kepada peserta. Kemudian, peserta memberikan respon baik dan bisa merasakan manfaatnya. Penggunaan buku TTG yang dihasilkan telah memudahkan para peserta untuk menghasilkan media pembelajaran inovatif berbasis Android.Only a few school teachers know about the Articulate Storyline application, including teachers in partner schools. Then, the teacher can use applications such as the Web APK Builder that partners need to be more widely known to maximize this learning media by limiting it to Android-based mobile learning media. Based on these problems, the authors provide a solution through training that can optimize the use of the application. This service aims to produce an appropriate technology book (TTG) that can be used as a solution and support the implementation of this training activity. This PKM activity uses the training method. The training activities are carried out through three stages: planning, implementing and evaluating at SMAN 1 East Bintan from April to November 2022. Thirty teachers attended this activity. Based on the results of the activities that have been carried out, this activity provided excellent skills to the participants. Then, participants gave good responses and could feel the benefits. The use of appropriate technology books produced has made it easier for participants to create innovative Android-based learning media.
Co-Authors Abdurrahman, Nabil Adinda Quratul Aini Agung Catur Saputra Agung Dewana Firda Agustin, Dita Safrina Aini, Kurrotul Akmal Haadi Al Ayubi, Alfath Attarsyah Amaltha Putri, Afia Cahya An-Nafi'ah, 'Aisyah Demokratia Andri Joshua Damian Angwen, Jocelin Agrippina Aprilia, Rachma Ade Ardi Widhia Sabekti Ariel Suryadi Siregar Arif Hidayat Aurellia Ardhi Azizah Demokratia Adilah Azza Nuzullah Putri Bavitra, Bavitra Bela Yurita Benni Saputra Bony Irawan Bunga Afrilia Dewi Asih Cesaria Kinanti, Nadia Chika Aulia Tsabitah Deni Dwi Pradana Hermansyah Dina Fitriyah Een Sumarni Eko Febri Syahputra Siregar Elfa Oprasmani Elsa Nursyifa Hasan Elvia Putri Ayu Anggraini Erda Muhartati Eries Fahri Ardi Saragih, Jeffris Fadia Anisa Fakhruddin Z Farhan Adyatma Zachary Febiana Natasha Fernando, Adam Fitriani, Rita Geiskha Isral, Ananda Iksan, Zanaton H Indah Dwi Lestari Irma Ariyanti Isral, Ananda Geiskha Isramilda, Isramilda Juleha Juleha Juria Angraini Juriansyah Juriansyah Juriansyah, Juriansyah Krisman Waruwu, Nextto Kurniawan, Bakhrul Rizky Leo Anaris Sakti Lia Yuliati Lisa Meysinta Listari Noviyanti Luqman Hakiki M. Pemberdi Intasir Machoman Machoman Maria Maria Marini Marini Merry Dwi Afrillina Metta Liana Muhammad Nasir Nadia Ardiyanti Naila Fauza Nesha Anggraini Panjaitan Nevrita, Nevrita Niki Dian Permana P Nikmatul Maula Noni Permata Susanto Nora Susana, Elvita Nora Susanna, Elvita Nur Eka Kusuma Hindrasti Nurhazianti, Nurhazianti Nurmeiza Nurmeiza Nurul Hilda Syani Putri Oktavia, Rosima Oktaviani, Elisa Onyvia, Tyesa Parlan Putri Dwi Sundari Putri Loren, Paulina Reski Rahma, Auliya Rahmainy Syahfitri Restu Prasetyo Andriyatno Reza Ariyanto Ridho Theosepty Onedi Purba Rihadatul Aisy Rindi Apriliani Utami Rizkylillah, Muhammad Sadam Ronal Priadi Ronaldo Simbolon Safitri, Yunita Sahreni, Sukma Sahreny, Sukma Salmi, Amalia Shiwy Wulandari Sigit Maryanto Siti Luthfiyah Mawaddah Sulis Setiawati Syabillah, Selsah Syarifah Fathurrahmah Talitha Nabila Tiara Damar Sita Trisna Amelia Tsabitah, Nasywa Nur Yennita*, Yennita Yudi Pratama Yudi Pratama, Yudi Yurita, Bela Zulirfan Zulirfan, Zulirfan