p-Index From 2021 - 2026
8.052
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JAAKFE UNTAN ( (Jurnal Audit Dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) ELEKTRO Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Monex: Journal of Accounting Research Jurnal Akuntansi dan Pajak JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) ARISTO Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Accounting Global Journal Islamic Insights Journal Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JURMATIS : Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Economics and Digital Business Review Eksos Telcomatics Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Akuntansi dan Teknologi Informasi Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Economicus: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Journal of Management and Business AKUNSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Jurnal Ekonomi dan Manajemen (JEKMA) Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Journal of Innovation in Management, Accounting and Business Journal of the Community Development in Asia Electron: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Abdi Masyarakat Humanis JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) EDUCATE : Journal of Education and Culture Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Cermin Dunia Kedokteran Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika) Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi revitalisasi bahasa daerah melalui cerita rakyat pada guru SMP di Lawang Kidul, Muara Enim Kurniawan, Rudy; Tresno, Tresno; Rifai, Muhammad; Wulindari, Adetia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38017

Abstract

AbstrakFenomena menurunnya penggunaan bahasa daerah di Sumatera Selatan, khususnya di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian identitas budaya lokal. Bahasa daerah seperti Melayu Palembang dan Lematang mengalami penurunan penutur akibat dominasi bahasa Indonesia dan berkurangnya transmisi antar generasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru mengenai pentingnya revitalisasi bahasa daerah melalui pendekatan berbasis cerita rakyat sebagai media edukatif dan kultural di sekolah. Mitra kegiatan adalah para guru SMP se-Kecamatan Lawang Kidul sebanyak 30 orang yang berperan sebagai agen pelestarian bahasa daerah di lingkungan pendidikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi dan ceramah interaktif, disertai pemutaran video cerita rakyat lokal seperti Antu Ayek dan Si Pahit Lidah. Kegiatan ini juga menampilkan diskusi reflektif mengenai strategi revitalisasi bahasa daerah melalui empat aspek utama: keluarga, integrasi muatan lokal, media cerita rakyat, dan perlombaan budaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru tertinggi terdapat pada aspek media cerita rakyat dan integrasi muatan lokal masing-masing 30%. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan komitmen guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis budaya lokal, serta menjadi langkah awal bagi penguatan kebijakan pendidikan yang berpihak pada pelestarian bahasa daerah di Muara Enim. Kata kunci: revitalisasi; bahasa daerah; cerita rakyat; guru. AbstractThe decline in the use of local languages in South Sumatra, particularly in Lawang Kidul Subdistrict, Muara Enim Regency, has become a serious challenge to preserving regional cultural identity. Local languages such as Malay Palembang and Lematang are facing a reduction in native speakers due to the dominance of Indonesian and the weakening of intergenerational transmission. This community service activity aimed to increase teachers understanding and awareness of the importance of local language revitalization through the use of folklore as an educational and cultural medium in schools. The program involved 30 junior high school teachers from Lawang Kidul Subdistrict as partners who play a key role in sustaining local language learning in the education environment. The implementation was carried out through socialization and interactive lectures, accompanied by the screening of local folklore videos such as Antu Ayek and Si Pahit Lidah. The activity also included reflective discussions on four main aspects of revitalization: family involvement, integration into local curricula, the use of folklore media, and language festivals or competitions. The evaluation results showed that teachers highest level of understanding was on the aspects of folklore media and curriculum integration (each 30%). Overall, this activity successfully enhanced teachers knowledge and commitment to implementing culturally based learning and became an initial step toward strengthening educational policies that support the preservation of local languages in Muara Enim. Keywords: revitalization; local language; folklore; teachers
Transformasi Mata Pencaharian dan Dinamika Sosial Masyarakat Pendatang dalam Proses Urbanisasi di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang Adinda, Putri; Khasanah, Umi; Nurwahyu Al Imani, Geneva; Sahara; Rohmat; Kurniawan, Rudy; Wahyu Fajriani, Suci; Septiani Putri, Lisya
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2393

Abstract

Urbanisasi merupakan fenomena perpindahan penduduk dari desa ke kota yang berdampak pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kota Palembang sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan mengalami peningkatan arus urbanisasi yang memengaruhi kehidupan masyarakat pendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian serta dinamika sosial masyarakat pendatang di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap informan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pendatang yang sebagian besar berasal dari Serang, Banten mengalami perubahan mata pencaharian dari sektor agraris di daerah asal menuju sektor informal di perkotaan, seperti buruh angkut di pasar dan pekerjaan rumah tangga. Selain itu, masyarakat juga mampu membangun hubungan sosial yang harmonis melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat solidaritas antar warga.
Strategi Pengorganisasian Masyarakat Berbasis Sinergi Kolektif dalam Pengembangan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal Maryam, Rika; Azzahro, Azizah; Ronaldi, Steven; Ginting, Oktaviana Br; Lapina, Tiara Resta; Khasanah, Umi; Nasution, Sisy Viola Gendis; safriyanto, Ricky; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2477

Abstract

UMKM di Indonesia sering terkendala tata kelola individualistis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengorganisasian masyarakat kolektif untuk memperkuat kapasitas UMKM. Menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap 10 artikel (2019-2024), ditemukan bahwa model Asset Based Community Development (ABCD), merek kolektif, dan integrasi BUMDes efektif meningkatkan daya saing. Strategi ini mentransformasi pola usaha atomistik menjadi sinergis, meningkatkan efisiensi rantai pasok hingga 30%, dan mempercepat adaptasi digital. Kesimpulannya, pengorganisasian masyarakat membangun modal sosial yang menciptakan resiliensi ekonomi lokal. Diperlukan regulasi yang mendukung asosiasi UMKM perdesaan untuk keberlanjutan ekonomi.
Peran Satu Amal Indonesia dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pendidikan Non Formal Cerita Kolong Langit di Kota Palembang Nazhifah, Nada Nisrina; Diva, Anggra Para; Putra, M.Bagas Pratama; Aliza , Rigina; Astridianisa, Tasya; Putri, Izzaty Nagita; Haryanti , Dwi; Pengesti, Retno; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Satu Amal Indonesia dalam penguatan masyarakat melalui program pendidikan nonformal Cerita Kolong Langit yang berlangsung di Kota Palembang. Program Cerita Kolong Langit muncul sebagai sebuah wadah pembelajaran alternatif yang tidak hanya menyajikan pendidikan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter serta sosial kepada anak-anak. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan wawancara mendalam bersama pihak dari organisasi Satu Amal Indonesia, yaitu Kepala Bidang Riset dan Data sebagai sumber informasi utama. Hasil studi menunjukkan bahwa program Kolong Langit berperan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menyediakan kesempatan belajar untuk anak- anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak dalam meningkatkan kemampuan akademis, tetapi juga menanamkan prinsip-prinsip moral serta karakter yang baik.Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi sukarelawan, kontribusi dari para donatur, dan penerimaan baik dari masyarakat serta semangat tinggi anak-anak. Meski demikian, program ini juga menemui berbagai tantangan, seperti jumlah sukarelawan yang terbatas, waktu yang dimiliki peserta yang tidak mencukupi, serta kurangnya dukungan dari pihak pemerintah.
Peran Stakeholder Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Indralaya dalam Teori Fungsionalisme Struktural Aliza, Rigina; Ningsih, Fairo; Haryanti, Dwi; Putri, Izzaty Nagita; Astridianisa, Tasya; Robi, Mustar; Kurniawan, Rudy; Ilham, Ilal; Sari, Kurnia Asni
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2550

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana manajemen stakeholder berperan dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini dilakukan karena kebijakan pemerintah dan keterlibatan dan koordinasi berbagai pemangku kepentingan di tingkat sekolah adalah faktor penting dalam keberhasilan program pemenuhan gizi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian: pengelola dapur MBG, staf dapur, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Setelah itu, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis stakeholder yang didasarkan pada atribut kepentingan (interest) dan kekuatan (power). Selanjutnya, teori fungsionalisme struktural dari Talcott Parsons digunakan untuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan peran masingmasing aktor dalam menjaga keberlangsungan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari pengambilan keputusan hingga pengelolaan operasional hingga bagaimana siswa mendapatkan manfaat dari program, setiap stakeholder memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjalankan program. Terbukti bahwa program MBG meningkatkan kesiapan siswa untuk belajar, meningkatkan pemenuhan gizi mereka, dan mendukung proses pendidikan di sekolah. Agar program berjalan lebih efisien dan berkelanjutan, temuan ini merupakan dasar untuk meningkatkan koordinasi dan pengelolaan stakeholder.
Pengorganisasian Anggota Aiesec: Proses Pembentukan Agen Perubahan Melalui Program Sosial Adiguna sugiharto; Novita Hasanah, Aulia Salma; Safitri, Maharani; Ananda Putri, Reza; Kalima, Nurul; Delima, Aisyah; Okta Fitri, Anisa; Robi, Mustar; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 1 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i1.3120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengorganisasian anggota AIESEC dalam program sosial serta memahami bagaimana proses tersebut membentuk transformasi peran anggota dari relawan menjadi individu yang memiliki kesadaran sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, dokumentasi, serta kajian literatur. Informan penelitian merupakan Ketua Umum AIESEC Universitas Sriwijaya yang dipilih secara purposive karena memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap dinamika organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anggota pada tahap awal umumnya didorong oleh motivasi personal seperti pengembangan diri dan ketertarikan terhadap identitas internasional organisasi. Namun, melalui proses pengorganisasian yang terstruktur seperti onboarding, capacity building, pembagian departemen, serta koordinasi rutin organisasi, terjadi pergeseran orientasi anggota menuju kesadaran sosial yang lebih reflektif. Pengalaman langsung dalam pelaksanaan program sosial, interaksi lintas budaya, serta evaluasi dampak program turut memperkuat internalisasi nilai organisasi dan pembentukan identitas kolektif anggota. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasian yang sistematis tidak hanya memastikan keberlangsungan program sosial, tetapi juga berperan penting dalam membentuk relawan yang memiliki kepedulian sosial dan kapasitas untuk berkontribusi sebagai agen perubahan di masyarakat.
DEMOKRATISASI DAN HAK ASASI MANUSIA DI PEDESAAN INDONESIA: ANALISIS EKSKLUSI SOSIAL, ELITE CAPTURE, DAN MODAL SOSIAL PETANI KOPI SEMENDE MUARA ENIM Andriani, Selvita; Martini, Henni; Shintia, Mira; Vargas Rodriguez, Jose Daniel; Kurniawan, Rudy
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12511

Abstract

This research investigates the complex intersection of democratization, human rights, and agrarian dynamics in rural Indonesia, specifically focusing on smallholder coffee farmers in the Semende region, Muara Enim Regency. Despite the formalization of village autonomy through Law No. 6 of 2014, substantive democracy at the grassroots level remains constrained by persistent elite capture and systemic social exclusion. Utilizing a qualitative systematic review (SLR) and secondary data from Statistics Indonesia (BPS), this study reveals that procedural democratization does not automatically translate into the realization of socio-economic human rights. Agrarian conflicts and asymmetrical supply chains marginalize local farmers. To counter these forces, the research highlights the strategic role of social capital through the Tunggu Tubang matrilineal system. By leveraging collective norms, communities can develop alternative models like the "Collective Coffee Barn" to mitigate elite dominance. The report argues that true democratization necessitates a shift toward inclusive governance that integrates indigenous knowledge.
Manajemen Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Benteng Kuto Besak Palembang: Studi Literatur Berbasis Multi – Stakeholder Fahrizi, Rizki; Yansyah, M. Randi; Awaluddin, Moh Alif; Pratama, Adithya; Rohmat; Kurniawan, Rudy; Ilham, Ilal; Asni Sari, Kurnia
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5010

Abstract

Benteng Kuto Besak (BKB) merupakan salah satu destinasi wisata sejarah paling strategis di Kota Palembang yang dibangun pada tahun 1780 oleh Kesultanan Palembang Darussalam. Meskipun memiliki nilai historis, budaya, dan pariwisata yang tinggi, pengembangannya terhambat oleh permasalahan keamanan yang berulang dan koordinasi lintas stakeholder yang belum optimal. Artikel ini bertujuan mengkaji manajemen stakeholder dalam pengembangan pariwisata BKB melalui pendekatan studi literatur kualitatif berbasis 13 artikel jurnal terpilih (2021-2026) yang dapat diakses secara online. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok stakeholder utama, yaitu pemerintah, swasta/CSR, dan masyarakat yang masing-masing memiliki peran komplementer. Model kolaborasi ideal mengintegrasikan pendekatan Penta Helix (pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, media) dengan kerangka AGIL (Adaptasi, Pencapaian Tujuan, Integrasi, Pemeliharaan Latensi). Kepercayaan wisatawan terbukti menjadi variabel kunci yang menghubungkan kualitas manajemen keamanan dengan minat kunjungan ulang. Artikel ini merekomendasikan lima strategi prioritas pengembangan BKB yang memerlukan komitmen jangka panjang dari seluruh pemangku kepentingan.
Peran Ruang Terbuka Hijau Dalam Menjaga Keseimbangan Ekologi Kota Di Kambang Iwak Palembang Yunita Maha Rani, Yunita; Putri, Rienika; Yansyah, M. Randi; Andina, Anissa Sofinaycila; Rahayu , Fitria; Kurniawan, Rudy; Fajriani, Suci Wahyu; Putri, Lisya Septiani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5098

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi wilayah perkotaan yang mengalami tekanan akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ruang Terbuka Hijau Kambang Iwak dalam menjaga keseimbangan ekologi Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pengunjung, masyarakat sekitar, serta pihak pengelola kawasan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kambang Iwak memiliki peran ekologis penting melalui fungsi jasa pengaturan (regulating services) seperti penurunan suhu lingkungan, peningkatan kualitas udara, serta penciptaan iklim mikro yang lebih nyaman. Selain itu, kawasan ini juga memberikan jasa ekosistem budaya (cultural services) sebagai ruang rekreasi, interaksi sosial, dan peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat. Namun demikian, keberlanjutan fungsi ekologis kawasan ini masih menghadapi tekanan antropogenik berupa aktivitas pengunjung dan potensi pencemaran sampah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan melalui penguatan vegetasi, penataan zonasi aktivitas, serta peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekologi perkotaan.  
Perubahan Hubungan Sosial Mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya dalam Arus Urbanisasi Alja'is Fadillah, Yogi; Novita, Aulia; Utami, Nesa; Salsabila Nihel Fazila, Ghania; Putri Utaya, Naura; Kurniawan, Rudy; Wahyu Fajriani , Suci; Septiani Putri , Lisya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5105

Abstract

Urbanisasi pendidikan mendorong perpindahan mahasiswa dari desa ke kota dan memunculkan perubahan dalam pola hubungan sosial di lingkungan kampus. Selama ini, kajian tentang mahasiswa perantau lebih banyak menyoroti aspek culture shock dan adaptasi individu, sementara perubahan struktur relasi sosial belum banyak dikaji secara mendalam. Padahal, pergeseran konteks sosial dari lingkungan homogen ke ruang urban yang heterogen berpotensi mengubah cara mahasiswa membangun, mempertahankan, dan memanfaatkan jaringan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana arus urbanisasi memengaruhi perubahan hubungan sosial mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya angkatan 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi terstruktur terhadap sembilan mahasiswa perantau yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada konsep habitus dan modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi tidak hanya memperluas jaringan pertemanan, tetapi juga menggeser pola relasi dari yang berbasis kedekatan geografis menjadi lebih selektif dan berorientasi pada kesesuaian nilai serta dukungan akademik dan emosional. Solidaritas antar mahasiswa perantau menguat karena pengalaman senasib, sementara organisasi kampus berperan penting dalam pembentukan modal sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa urbanisasi pendidikan mentransformasi struktur dan orientasi hubungan sosial mahasiswa. Ke depan, penelitian serupa dapat diperluas pada lintas angkatan dan universitas untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif
Co-Authors ., Rusliyawati Abdul Gofur Adam, Ryan Adetia Wulindari Adiguna sugiharto Adinda, Putri ADLIN, ADLIN Adyas, Dasmansyah Agung Wardana Agus Hartoko Agustrianda, Deva Ahmad Sopian, Ahmad Aji Saputra, Angga Alfian Pradana, Johan Aliah, Syarlla Zenia Aliza , Rigina Aliza, Rigina Alja'is Fadillah, Yogi amirnati, Nindi Ananda Putri, Reza Anang Dwi Santoso Anang Siswanto, Anang Anastasia, Vivian Andika Andika Andina, Anissa Sofinaycila Andriani, Selvita Andries Lionardo, Andries Andy Alfatih Angelina, Natalia Angeline, Velicia anida, Yusela Ardhi, Qisthi Ardimansyah Ardimansyah ARISKA, IIS Asmar Asmar Asmar, Asmar Asni Sari, Kurnia Astridianisa, Tasya Aswat, Ibnu Aulia Novita Awaluddin, Moh Alif Azizah, Napinurul Azkiya, Satria Tsani Azzahra Surga, Fatimah Azzahro, Azizah BE, Marsum Budianto, Tri Hendrawan Bugis, Riki Cahya, Fuji Anggun Cahya Candy, Gandhes Tri Damayanti, Fera Darmayanti, Tessa Eka Darmini Darmini Darwiwing, Muh. Darwiwing Dedy Syah Putra, Dedy Syah Delima, Aisyah Dellaconi, Anggitha Desyana, Gita Dewi Sartika, Diana Dicky Levenus Tahapary Diva, Anggra Para Dwi Haryanti, Dwi Elishang, Rachelle Elok Heniwati Emilya Ully Artha Euis Eti Rohaeti Fabiola, Rivanka Wana Fadillah, Yogi Alja'is Fahrizi, Rizki Fajriani, Suci Wahyu Fardhan Arkan Ginting, Oktaviana Br Hamiru, Hamiru Hapsari Ekonugraheni, Dyah Haryanti , Dwi Haryono Haryono Hayati Hehamahua Herlianti, Meza Hermansyah Hermansyah Hijriah, Amanah Humaira, Afifa Ika Nur Azmi Ikhsan, Syarbini Ilal Ilham Irmawati Irmawati Jozua Sabandar Kalima, Nurul Khasanah, Magnalia Restu Khodijah, Nandea Koerul Anwar Krisnadi, Oktavianus Deri Dwi Kristianty, Cesilia Monika Lapina, Tiara Resta Lisya Septiani Putri Locita Salsabila, Galuh Loura, Berlia M. Helmy, Syarif Maharani, Thita Malik, Sofian Mardana, Rachma Martini, Henni Maryam, Rika Masyitoh, Maulida Mery Yanti Mugiawati, Wawat Muhamad Chairul Basrun Umanailo MUHAMMAD FAHMI Muhammad Rifai Muhsin Muhsin N M Haristanti, Sindy Nabila, Helmi Ilham Nasution, Sisy Viola Gendis Nawawi, Mansyur Nazhifah, Nada Nisrina Ni Luh Putu Hariastuti Ningsih, Fairo Novita Hasanah, Aulia Salma NurAzmi, Ika Nurdin, Irfan Taufik Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurmin Arianto, Nurmin Nurwahyu Al Imani, Geneva Okta Fitri, Anisa Oktavianty, Neti Pengesti, Retno Pramadita, Catherine Felisha Pratama, Adithya Pratama, M. Budi Pratama, Muhammad Rahmadi Pratiwi, Vini Anggun Putra, M.Bagas Pratama Putri Priyana, Ancella Putri Utaya, Naura Putri, Izzaty Nagita Putri, Lisya Septiani Putri, Rienika Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rafa, Wukuf Dilvan Rafles Ginting Rahayu , Fitria Rahmatia Utami, Delfira Ramadanti, Indah Ravik Karsidi Retna Mahriani Rika Favoria Gusa Rizki Febrianti, Nur Robi, Mustar Rohmat Rohyana, Ripki Ronaldi, Steven Rowi, Saiful Safitri, Maharani safriyanto, Ricky Sahara Salsabila Nihel Fazila, Ghania Santi, Komputri Apria Sapitri, Maisa Sapja Anantanyu, Sapja Saputra, Dwi andreanno Saputra, Yopi Sari Rusmita Sari, Kurnia Asni Septiana Putri, Lisya Septiani Putri , Lisya Septiani Putri, Lisya Sharini, Putri Ayu Shintia, Mira Siti Helmyati Siti Masrochah Situmorang, Santonius Suci Wahyu Fajriani Sugiarto S Sugihardjo Sugihardjo Sumarno Syafrudin Syafrudin Syarifah Tresno Tresno, Tresno Umi Khasanah Utami Pratiwi, Utami Utami, Mita Utami, Nesa Varbi S, Vieronica Vargas Rodriguez, Jose Daniel Veithzal Rivai Zainal Venus Khatta Salsabila Vieronica Varbi Sununianti, Vieronica Varbi Vitriyan Espa Wahri Sunanda Wahyu Fajriani , Suci Wahyu Fajriani, Suci Wahyu Hidayat Wardani, Siti Wibowo, Fahrudin Mukti Wulandari, Nyayu Tania Yandi, Welly Yansyah, M. Randi Yantiana, Nella Yeti Kartikasari, Yeti Yista Yulita, Ulpa Yunita Maha Rani, Yunita Yusnaini Yusnaini Yusuf, Salma Zatty, Nara