Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI SOSIAL DALAM BUDAYA SUNGAI BANJARMASIN Prastitasari, Herti; Sari Putra, Eka Cahya; Jannah, Fathul; Annisa, Muhsinah; a, Asrani; Risa Aliya, Afrida; Noor Habibi, Muhammad Fathan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34156

Abstract

Kota Banjarmasin dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, di mana sungai tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai pusat kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap nilai-nilai sosial yang lahir dari budaya sungai, memahami bagaimana nilai tersebut membentuk perilaku masyarakat, sekaligus mengeksplorasi potensinya dalam pendidikan formal, khususnya pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan Teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap masyarakat yang hidup dan sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai. Hasil penelitian menemukan bahwa sungai tidak hanya dipandang sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai ruang pendidikan nilai, tempat generasi muda belajar tanggung jawab, gotong royong, dan kesadaran ekologis. Integrasi budaya sungai ke dalam pembelajaran IPS terbukti mampu memperkaya pengalaman belajar siswa secara kontekstual sekaligus menanamkan karakter ekologis yang relevan dengan agenda global pembangunan berkelanjutan. Artikel ini menawarkan perspektif baru: sungai bukan hanya warisan budaya, melainkan juga sarana pendidikan strategis untuk menumbuhkan generasi yang peduli pada lingkungan dan identitas lokalnya.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK KELAS VI SDN TAMBAN RAYA BARU DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MOUNTAIN DAN PERMAINAN ULAR TANGGA Fatihah, Dea Amani; Herti Prastitasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31578

Abstract

This study reviews the lack of student activity and learning achievement due to the less varied teaching and learning methods, assignments that are not based on HOTS and lack of understanding of Pancasila Education material. The solution to these problems is to make improvements through the application of the GUNUNG model and the snakes and ladders game. This study aims to describe teacher actions, analyze changes in student behavior and student learning outcomes. This study uses the Classroom Action Research method with the target of the research being 24 sixth grade students of SDN Tamban Raya Baru. This study uses qualitative and quantitative data. Qualitative data are obtained by observing the activities of teachers and students, while quantitative data in the form of classical percentages of student activities and student learning outcomes are obtained from group and individual tests. The results of this study prove that teacher activity at meeting IV meets the criteria of "Very Good". Student activity at meeting IV reached 92% with the criteria of "Completely Active". And learning outcomes in the affective, cognitive and psychomotor aspects at meeting IV reached 92%. The conclusion is that the MOUNTAIN model can be used to improve teacher performance, student activity, and student learning outcomes. This study is recommended for school principals, teachers, and other researchers in using learning models that can increase student participation and learning achievement.
Implementasi Model Pembelajaran PSST Untuk Meningkatkan Aktifitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Muatan Matematika di Kelas V SDN 1 Jaing Hilir Astuti, Wahyuni Eka; Prastitasari, Herti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi kendala yang berkenaan dengan minimnya aktifitas, sebuah skill untuk menyelesaikan masalah, juga target pencapaian siswa dalam siswaan matematika khususnya topik KPK dan FPB. Penyebab utama permasalahan berikutadalah metode pengajaran yang masih satu arah, yang mengakibatkan minimnya partisipasi aktif siswa. Dalam rangka mengatasi kendala tersebut, diberikan usulan penggunaan model pemaparan PSTT. Manfaat yang terwujud melalui pengamatan yakni menganalisis tingkat kegiatan dalam pemaparan antara guru dan peserta didik. Adapun pengamatan berikutmemakai kualitatif sebagai pendekatan pengamatan Tindakan Kelas (PTK) sebagai jenis pengamatan di empat sesi digelarnya pertemuan. Adapun terdapat 28 orang peserta didik kelas V SDN 1 Jaing Hilir tahun ajar 2023/2024 yang jadi subjek pengamatan. Pada lembar observasi aktifitas guru dan siswa data tersebut terkumpul. Pengindikasian fakta bahwa aktifitas guru dari pertemuan pertama sampai keempat meningkat dari skor 19 jadi 29 merupakan hasil dari pengamatan yang diterapkan. Sementara itu, aktifitas siswa meningkat dari 25% jadi 100% selama empat pertemuan. Temuan berikutmenyimpulkan bahwa model PSTT dapat meningkatkan aktifitas guru dan siswa. Sebab itu berikutdirekomendasikan supaya jadikan alternatif untuk meningkakan aktifitas siswa yang berdampak pada peningkatan capaian belajarnya.
Bimbingan Teknis Perancangan Lembar Kerja Siswa Model Berpikir Kritis Berbasis Kearifan Lokal Untuk Guru-Guru SD Negeri Lakum 1 Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan Prastitasari, Herti; Annisa, Muhsinah; Putra, Eka Cahya Sari; Jannah, Fathul; Asrani, Asrani; Aliya, Afrida Risa; Habibie, Muhammad Fathan Noor
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1059

Abstract

Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan salah satu perangkat pembelajaran penting yang tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mendorong siswa berpikir kritis. Lembar kerja siswa pada tingkat sekolah dasar perlu berbasis berpikir kritis untuk membantu anak dalam mengembangkan kemampuan kognitif, pemecahan masalah, dan komunikasi sejak dini. Namun, hasil temuan di SDN Sungai Lakum 1 menunjukkan beberapa kendala,seperti guru belum terbiasa menggunakan LKS dalam pembelajaran, keterbatasan kemampuan dalam merancang LKS berbasis berpikir kritis, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui kegiatan bimbingan teknis selama lima kali pertemuan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi konsep LKS, konsep dan indikator berpikir kritis, pelatihan penyusunan soal IPAS dan Matematika, serta perancangan LKS model berpikir kritis dan mendesain menggunakan aplikasi Canva. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun LKS yang lebih kontekstual dan menantang siswa berpikir kritis. Antusiasme peserta dan hasil angket kepuasan yang sangat tinggi menjadi bukti konkret bahwa bimbingan teknis ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru merancang LKS berbasis berpikir kritis yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
PENINGKATAN AKTIVITAS, MINAT, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MAP TURRET Prastitasari, Herti; Isnani, Nor Mairin; Jumadi, Jumadi; Purwanti, Ratna; Huljannah, Miftha
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.11802

Abstract

Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kurangnya minat belajar yang berimbas pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika dengan materi pengolahan data. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas pendidik dalam proses pembelajaran, aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran, minat belajar, dan hasil belajar peserta didik pada materi pengolahan data melalui pengaplikasian model MAP TURRET. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Rantau Kanan 2 Kabupaten Tapin selama dua skilus dalam 4 kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan perubahan yang signifikan. Aktivitas pendidik pada siklus 1 dari skor 36 dengan kategori baik meningkat menjadi skor 49 di siklus kedua dengan kategori sangat baik, aktivitas peserta didik pada siklus 1 dari 66,67% meningkat menjadi 100% di siklus 2 dengan kategori Sangat Aktif, minat belajar mencapai ketuntasan klasikal pada siklus 1 dari 83,33% meningkat menjadi 100% pada siklus 2 dengan kategori sangat berminat, dan ketuntasan klasikal hasil belajar mengalami peningkatan dari 83,33% pada siklus 1 menjadi 100% pada siklus 2. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar.
TEACHER PERCEPTION RELATED TO WASAKA CHARACTER IMPLEMENTATION Muhsinah Annisa; Fadhlan Muchlas Abrori; Prasetio, Teguh; Asrani; Herti Prastitasari; Jannah, Fathul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.23643

Abstract

Teachers' perceptions of the character of Waja Sampai Kaputing (Wasaka) are intentionally or unintentionally influenced by character education. It consists of behaviourism, cognitivism, constructivism, habituation, and reward and punishment. This study aims to identify teachers' perceptions regarding implementing the Wasaka character. This research was an exploratory study using two quantitative and qualitative approaches. The results of this study indicated that the tendency of schools and teachers' experience leads more to learning activities that refer to the cognitive-constructivist learning model and habituation. It is closely related to the teachers' perception, where they used these two models more in the classroom. The teacher also believed that this model is in line with the character of Wasaka, which leads to assimilation and repetition of experiences, such as persevering, working hard, and others. This research is an early initiation with many limitations. In the future, it is hoped that further research with the expansion of data collection methods or additional participants can enrich this research data to make it more representative.
PENERAPAN MODEL PATUH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA: Penelitian Tindakan Kelas Syaira, Alya Tarisa Nur; Herti Prastitasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31289

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes and minimal student involvement in mathematics learning, especially on the topic of area and perimeter of flat shapes. This research uses a Classroom Action Research (CAR) approach which is implemented in four cycles of meetings, through the stages of planning, implementation, observation, and reflection in each cycle. The subjects of the research were 24 fourth-grade students of SDN Pemurus Dalam 2 Banjarmasin, consisting of 14 male students and 10 female students. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and learning outcome tests. The findings show that student learning completeness in the initial stage (pretest) was only 17%, then increased to 29% in the first meeting, 50% in the second meeting, 83% in the third meeting, and reached 92% in the fourth meeting. Student learning activities also increased, starting from 42% in the first meeting, rising to 63%, 83%, and reaching 96% in the final meeting. Based on these results, it can be concluded that the application of the PATUH learning model which is an integration of Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, and Course Review Horay has proven effective in improving the activities and mathematics learning outcomes of fourth grade students at SDN Pemurus Dalam 2 Banjarmasin
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PRATAMA PADA MUATAN MATEMATIKA KELAS IV SDN SUNGAI MIAI 1 BANJARMASIN Apriliani, Rosa Fitra; Prastitasari, Herti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31404

Abstract

Low activity and learning outcomes in mathematics are due to the lecture-based learning method, which prevents students from interpreting learning problems. The solution is to use the PRATAMA model. This study aims to describe teacher activities and analyze the increase in student activity and learning outcomes. A qualitative research study of the type Classroom Action Research was conducted with four meetings. The subjects of the study were fourth-grade students at Sungai Miai 1 Elementary School in Banjarmasin, totaling 12 students in the 2024/2025 school year. Qualitative data was obtained through observations of teacher and student activities. Quantitative data was obtained through classical percentages of activity and student learning outcomes obtained from group and individual tests. Data analysis took the form of descriptions, tables, and graphs. The results showed that teacher activity increased from a score of 29 to a score of 41, meeting the "Very Active" criteria. Student activity increased from 25% to 83%, meeting the "Almost All Students are Very Active" criteria. This increase impacted student learning outcomes in the affective, cognitive, and psychomotor domains. Based on these results, using the PRATAMA model can improve student activity and learning outcomes. Teachers and other researchers can use this research as a reference for learning models that improve student learning activities and outcomes.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, GROUP INVESTIGATION DAN SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS IV SDN TANJUNG PAGAR 1 BANJARMASIN Muhamad Yusri; Herti Prastitasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32130

Abstract

Studi ini membahas persoalan mengenai masih kurangnya aktivitas dan capaian hasil belajar siswa dikarenakan metode dalam belajar mengajar masih kurang bervariasi dan menarik. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang telah disebutkan maka dilaksanakan upaya untuk memperbaikinya menggunakan kombinasi model pembelajaran yaitu Problem Based Learning, Group Investigation, dan Snowball Throwing. Penelitian ini ditujukan untuk menggambarkan tindakanaktvitas guru, mengamati peningkatan aktvitas siswa serta mengevaluasi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa kelas IV di SDN Tanjung Pagar 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan keempat telah mendapatkan kriteria “Sangat Baik”. Kemudian untuk aktivitas siswa mendapat 93% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif”. Selain itu juga, hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotor juga mencapai 93%. Dari hasil tersebut, bisa dikatakan bahwa kombinasi model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Snowball Throwing sudah efektif dalam mengembangkan keaktifan guru, partisipasi siswa, serta hasil belajar mereka. Penelitian ini diupayakan dapat menjadi acuan bagi kepala sekolah, guru-guru, maupun peneliti lain dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan bersifat kolaboratif. Kata Kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Kombinasi Model
VALIDITAS E-CARD EDUDAYA: MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA DAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK SISWA SD Prastitasari, Herti; Prihandoko, Yogi; Sari Putra, Eka Cahya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33696

Abstract

This study aims to develop the e-Card Edudaya learning media based on the culture of South Kalimantan to improve numeracy literacy in elementary school students, particularly in the topic of flat shapes. Identified issues at Pelambuan 2 State Elementary School, Banjarmasin, include low student performance in understanding basic mathematical concepts and the lack of interactive learning media relevant to students' everyday lives. This research uses the Research and Development approach with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. During the Analysis phase, the problems in the school were identified, along with a needs assessment for students. The Design phase focused on creating an application that integrates interactive technology with local culture, while the Development phase resulted in the creation of learning content using video, images, and text, incorporating elements of South Kalimantan culture. Validation results from media experts, elementary education experts, and mathematics experts showed average scores of 90%, 89%, and 90%, respectively, indicating the application’s effectiveness in enhancing students' understanding of mathematics and numeracy
Co-Authors a, Asrani Abdan, Sarwani Afrida Risa Aliya Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Aliya, Afrida Risa Amsika Ausyra Annisa Aulia Rahmah Apriliani, Rosa Fitra Arif Rahman Prasetyo Arta Mulya Budi Harsono Asrani Asrani Asrani Asrani, Asrani Astuti, Wahyuni Eka Atsna Azizah Aulia, Wanda Bagoes Pribadi , Muhammad Cholis Sa’dijah Dea Natasya Putri Dessy Dwitalia Sari Desyandri Desyandri Deta Safitri Dina Afriani Eka Cahya Sari Putra Eka Cahya Sari Putra Eka Cahya Sari Putra Elsa Risnawati Erma Marhamah Erny Wahdini Fadhlan Muchlas Abrori Faizah Helwaniah Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Fatihah, Dea Amani Fendrik, Muhamad Gina Alpadhila Habibi Habibi Habibie, Muhammad Fathan Noor Huljannah, Miftha Husnul Hatimah Intan Susetyo Kusumo Wardhani Isnani, Nor Mairin Istianah, Tia Nur Jannatul Radhaina Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Khairati Olfah M. Miftah Asshadiqy Mahdalina Mahdalina Mahmuddin Mardhiyyah Mardhiyyah Melinda Fitria Melly Wati Metta Caroline Setiadi Miftha Huljannah Mubarok Muhamad Yusri Muhammad Fathan Noor Habibi Muhammad Fendrik Muhammad Salehudin Muhsinah Annisa Nida Helnisa Noor Habibi, Muhammad Fathan Noor Mairin Isnani Nora Vitriati Norhidayah Novitawati Novitawati Nurhidayah Nurtinah Zuliana Nurul Julaifah Purwanti, Ratna Qohar, Abd. Rahmah Hayati Rahmanika Amalia Rahmawati raihanah sari Raihanah Sari Ratna Purwanti RATNA PURWANTI Raudatun Inayah Rianty Yulandra Rini Wardani Risa Aliya, Afrida Rumansyah Rumansyah Rusmansyah Sakerani Sakerani Styo Mahendra Wasita Aji Styo Mahendra Wasita Aji Sukma Ayu Pratiwi Sulaiman Sulaiman Sunarno Sunarno Sunarno Sunarno Syaira, Alya Tarisa Nur Taufik Kurahmah Taufik Kurahman, Taufik Teguh Prasetio Teguh Prasetio Teguh Prasetio Tia Nur Istianah Umu Khulsum Widiyawati Yogi Prihandoko