Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Teknik Aplikasi Sampel Pada Pengujian Kuantitatif Kromatografi Lapis Tipis: Tinjauan Terhadap Area Dan Faktor Retensi Kusumawati, Idha; Primaharinastiti, Riesta; Rifqi Prasetyawan, Hanif
Media Farmasi Vol 20 No 2 (2024): Media Farmasi Edisi Oktober 2024
Publisher : Jurusan Farmasi Poltekkes kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mf.v20i2.655

Abstract

Thin Layer Chromatography (TLC) is one of the most commonly used chromatographic techniques to identify compounds in mixtures and determine the purity of a compound. However, the crucial factor that is difficult to control, which can affect the accuracy of the results, is the stage of sample application. This study focused on investigating the effect of different techniques of sample application (manual and semi-automatic) on the area and retention factor (Rf) of the compound spot. Curcuminoid was used as a sample in this study. The manual sample application techniques used a 2μL capillary tube. The semi-automatic sample application techniques used a Camag Linomat-5 instrument with 0, 7, and 8 mm band lengths. After the development of the TLC plate using toluene: acetic acid (4:1, v/v)., the curcuminoid was separated into three spots: curcumin, demethoxycurcumin, and bisdemethoxycurcumin. A one-way ANOVA was used to analyze the spot area and Rf of the three compounds, followed by a Duncan test. The difference in sample application techniques causes differences in the size and shape of the initial sample spot, which affects the compound spot produced after developing of TLC plate. This study showed that the differences in application techniques cause significant differences in the Rf of the compound spot, but do not show significant differences in the compound spot area. Based on this research, optimizing the application techniques of samples is a critical stage and it is essential to optimize how to apply the sample on TLC plate, including the concentration, volume, shape, and size of the spot on TLC.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Desa Dlingo Bantul sebagai Upaya Pencapaian Tujuan SDGs di Bidang Kesehatan: Education and Training on the Use of Family Medicinal Plants in Dlingo Village, Bantul, as an Initiative to Support the Achievement of Health-Related SDGs Sukardiman, Sukardiman; Kusumawati, Idha; Handayani, Rosita; Sudjarwo, Sudjarwo; Munandar, Tristiana Erawati; Yusuf, Helmy; Diyah, Nuzul Wahyuning; Poerwono, Hadi; Purwanto, Bambang Tri
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.10042

Abstract

Global health issues have become increasingly urgent following the COVID-19 pandemic, which resulted in approximately 6.6 million deaths by 2022. This impact has prompted communities to revert to traditional medicines, aligning with the National Development Planning System (RPJPN) 2005-2025, which promotes a health paradigm through traditional remedies. Community service activities were carried out in partnership with the Ngudi Makmur Farmer Group (POKTAN) in Dlingo Village, Bantul Regency. The primary objective of this activity was to enhance residents’ knowledge in Dlingo Village regarding the benefits and processing of Family Medicinal Plants (TOGA). The methods employed included material development, counseling sessions, question-and-answer discussions, and direct practical training in the preparation of aromatherapy candles. Evaluation was undertaken using pretests and posttests, which demonstrated a significant increase in participants’ understanding. The average scores rose from 81.67 (pretest) to 132.5 (posttest), with a statistically significant difference (p <0.001). These findings indicate that the counseling was effective in improving knowledge about TOGA and its utilization in producing aromatherapy candles. Such activities not only enhance awareness but also reinforce community autonomy in managing traditional medicinal resources, in line with the health-related objectives of the Sustainable Development Goals (SDGs).
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Berbasis Probiotik Di Desa Candi, Sidoarjo Kusumawati, Idha; Hendradi, Esti; Isnaeni, Isnaeni; Diyah, Nuzul Wahyuning; Purwanti, Tutiek; Widyawaruyanti, Aty; Poernomo, Achmad Toto; Poerwono, Hadi; Paramita, Diajeng Putri; Ekasari, Wiwied
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/vmwny271

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Candi, Sidoarjo melalui pelatihan pembuatan produk berbasis probiotik-herbal. Program ini dilatarbelakangi oleh peran strategis UMKM dalam perekonomian Indonesia dan potensi pengembangan produk pangan fungsional probiotik-herbal. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 48 peserta UMKM dan mencakup pemberian materi oleh narasumber ahli serta praktik langsung pembuatan yogurt-herbal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan kenaikan rata-rata 36,24 poin antara pre-test dan post-test. Evaluasi keseluruhan menunjukkan respon sangat positif, dengan mayoritas peserta menyatakan materi mudah dipahami (75,6% sangat setuju) dan pelatihan bermanfaat (65,9% sangat setuju). Program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengembangkan produk inovatif berbasis probiotik-herbal, membuka peluang diversifikasi produk dan pasar baru bagi UMKM setempat.
Pendampingan Pemanfaatan Toga Menjadi Produk Bernilai Ekonomi dalam Rangka Penguatan Program Asuhan Mandiri di Kabupaten Lamongan Kusumawati, Idha; Suciati, Suciati; Soesilawati, Pratiwi; Widyawaruyanti, Aty; Widyowati, Retno; Wahyuni, Tutik Sri; Purwitasari, Neni; Oktarina, Rice Disi; Rullyansyah, Subhan
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i1.12901

Abstract

Kegiatan asuhan mandiri Toga atau yang juga dikenal dengan asman TOGA diintegrasikan dengan program PKK yang dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh kader Asman dan didampingi fasilitator dari Puskesmas. Program ini dibawah pembinaan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Desa Canditunggal yang terletak di wilayah Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan mempunyai kebun TOGA yang asri terbentang di tengah jalan desa. Kebun TOGA ini merupakan hasil kegiatan ibu-ibu PKK yang juga merupakan kader asman TOGA. Pada awalnya kebun TOGA ini hanya untuk keindahan saja. Untuk itu pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan kali ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK tersebut agar dapat memanfaatkan TOGA khususnya dalam membuat produk dari daun katuk menjadi produk bernilai ekonomi untuk memperbanyak ASI. Kegiatan dilakukan dengan pemberian materi dan pelatihan pembuatan produk. Antusiasme, kreatifitas dan inovasi dari ibu-ibu PKK kader asman TOGA Desa Canditunggal ini merupakan potensi yang sangat besar untuk keberhasilan pemanfaatn TOGA untuk menciptakan produk-produk yang bernilai ekonomi.  Kata Kunci: Asman, daun katuk, TOGA
Pemberdayaan Apoteker Menghadapi Peluang dan Tantangan Pandemi Covid-19 dalam Pengembangan Produk Herbal Imunomodulator Kusumawati, Idha; Yuda, Ana; Hermansyah, Andi; Rullyansyah, Subhan
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.12902

Abstract

Pada Maret tahun 2020, WHO telah menyatakan covid-19 merupakan pandemi global. Hal ini berdampak kita harus berdamai dan menerima kondisi hidup bersama covid-19. Untuk dapat tetap bertahan dalam kondisi ini maka diperlukan berbagai penyesuaian yang salah satunya adalah meningkatkan kemampuan tubuh untuk mempertahankan diri. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya meningkatkan imunitas tubuh, salah satu yang juga meningkat adalah kebutuhan akan jamu atau produk herbal. Peningkatan ini menjadi peluang untuk pengembangan produk herbal/jamu Indonesia untuk imunomodulator yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Untuk itu dilaksanakan kegiatan Webinar Nasional ini sebagai kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengetahui dan mengukur tingkat pengetahuan para peserta mengenai tantangan dan peluang apoteker dalam menjalankan peranan prosfesinya di era pandemik COVID-19. Dari hasil kuesionair dapat diketahui bahwa peserta yang merupakan sejawat apoteker mampu melihat peluang untuk ikut berperan dalam menghadapi pandemi covid-19 dalam upaya pengembangan obat herbal untuk imunomodulator. Hal ini juga menunjukkan bahwa tujuan diselenggarakan webinar ini untuk pemberdayaan apoteker telah tercapai.
Pemberdayaan Industri Herbal Skala Mikro (UMKM) Melalui Pelatihan Digital Marketing Strategi Kusumawati, Idha; Puspitasari, Hanni Prihastuti; Soesilawati, Pratiwi; Ramadhani, Firmansyah Ardian; Rullyansyah, Subhan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i1.2446

Abstract

Perkembangan dunia digital membawa dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan UMKM dalam perluasan jangkauan pemasaran dan kemudahan dalam proses penjualan. Namun saat ini jumlah UMKM yang mengadopsi teknologi digital marketing masih sedikit. Oleh karena itu, pelatihan yang diadakan bertujuan untuk dapat meningkatkan pemahaman UMKM mengenai hal ini sehingga UMKM dapat memanfaatkan strategi digital marketing untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya. Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan. Pelatihan diikuti 32 peserta dari 7 kota di Jawa Timur. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pre dan post kuesionair dapat dilihat terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi pelatihan dan kegiatan pelatihan sesuai dengan ekspektasi dari peserta. Kegiatan pelatihan ini dapat membantu pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan bisnisnya dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi.
Effect of Integrated TOGA-Nutrition Education on Stunting Prevention Knowledge among Health Volunteers and Adolescents in Lamongan, Indonesia: A Pre-Post Intervention Study Kusumawati, Idha; Puspitasari, Hanni Prihhastuti; Soesilawati, Pratiwi; Izzah, Zamrotul; Fitria, Anisa Lailatul; Ramadhani, Firmansyah Ardian; Rullyansyah, Subhan; Pratama, Yusuf Alif; Pattymahu, Charlyna Veronika Puspitasari; Gamar, Fahmi Haitsami Ibnu; Ruzainah Ali
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 12 No. 3 (2025): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfiki.v12i32025.342-354

Abstract

Background: Lamongan, Indonesia, is facing a significant public health issue, with high rates of stunting (27.5% in 2022) and adolescent anemia (60.0% in Babat district). A significant knowledge gap exists in the community, particularly regarding the effective use of Family Medicinal Plants (TOGA) for prevention, highlighting the need for structured intervention programs to address these public health issues. This study evaluated an integrated education program designed to improve knowledge and shift perceptions regarding TOGA, assessing differential knowledge gains between health volunteers and adolescents. Methods: This pre-post intervention study involved 54 female participants (27 health volunteers and 27 adolescents) from Kebalanpelang Village, Babat District, Lamongan. All participants received the same 120-minute integrated TOGA-nutrition education based on Social Cognitive Theory, covering stunting prevention, complementary feeding, breastfeeding optimization, and TOGA applications using evidence-based traditional medicinal plants. Knowledge was assessed using the same validated 10-item questionnaire (Cronbach's α=0.81) for both groups, covering three domains: complementary feeding guidelines (3 items), breastfeeding optimization (3 items), and TOGA applications for stunting prevention (4 items), administered before and immediately after the intervention. Results: The intervention was highly effective, yielding a statistically significant 25.4% mean knowledge gain across all participants (3.6±2.1-point gain, p<0.001). Adolescents showed the most dramatic improvement, achieving a 39.7% knowledge increase (a 4.8-point gain). While health volunteers had a more modest gain of 14.7% (a 2.4-point increase), the intervention successfully narrowed the initial knowledge disparity between the two groups by 57% (reducing the gap from Δ4.2 to Δ1.8 points). Domain-specific analysis revealed significant gains across all areas: complementary feeding (+26.8%), breastfeeding (+26.7%), and TOGA applications (+23.9%, all p<0.001). A strong inverse correlation between age and knowledge gain (r=-0.72, p<0.001) indicated that younger participants, particularly those aged 15-17 years, demonstrated superior learning capacity. Conclusions: The implementation of integrated TOGA-nutrition education significantly enhanced stunting prevention knowledge. This intervention is particularly effective for adolescents, which employs role-specific content, successfully mitigates cultural barriers and leads to a measurable reduction in knowledge equity gaps. Strong evidence of participant confirms the program's cultural fit and operational readiness, making a compelling case for its integration and scaling within Indonesia’s broader stunting prevention efforts.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Produk Ramuan Tradisional Kabupaten Bangli, Bali: Training for Improving the Quality of Traditional Herbal Products in Bangli Regency, Bali Wahyuni, Tutik Sri; Widyowati, Retno; Purwitasari, Neny; Widyawaruyanti, Aty; Fuad, Achmad; Poerwono, Hadi; Isadiartuti, Dewi; Sulistyowaty, Melanny Ika; Yusuf, Helmy; Rudyanto, Marcellino; Kusumawati, Idha; Widiandani, Tri; Retnowati, Dini
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.11081

Abstract

Bali is renowned as a tourist island rich in local wisdom, one of which is the traditional herbal remedy loloh cemcem from Penglipuran Village, Bangli Regency. This herbal drink has long been used to maintain health and alleviate internal heat. However, the loloh cemcem products produced by the local community still fall short of the standards for quality traditional medicine preparations, particularly in terms of product quality, packaging, and labeling. Through a community service initiative, activities such as observation, education, training, and mentoring were conducted for local entrepreneurs, focusing on proper selection of raw materials, hygienic production processes, safe packaging practices, accurate labeling of composition, and the implementation of Standard Operating Procedures (SOPs). The training, attended by more than 20 participants from MSMEs and youth organizations (karang taruna), aimed to enhance public understanding of the benefits and importance of high-quality herbal products. It is hoped that loloh cemcem can evolve into a safe, high-quality, efficacious, and competitive traditional beverage. Furthermore, product innovation may serve as an alternative strategy for developing loloh cemcem preparations and expanding their recognition among the wider public.
PEMANTAUAN PROSES EKSTRAKSI Curcuma xanthorrhiza Roxb. DENGAN METODE REFRAKTOMETRI DAN GRAVIMETRI Pattymahu, Charlyna Veronika Puspitasari; Kusumawati, Idha; Isadiartuti, Dewi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v11i1.2910

Abstract

Rapid in-process control (IPC) is essential in the extraction of Curcuma xanthorrhiza Roxb. rhizomes to ensure quality consistency. Refractometry based on Total Soluble Solids (TSS) offers an efficient IPC alternative; however, its quantitative validity relative to gravimetric yield in hydroalcoholic matrices requires systematic verification. This study aimed to evaluate the correlation between TSS profiles (°Brix) and total solids yield during the stepwise ultrasound-assisted extraction (UAE) of C. xanthorrhiza rhizomes using 70% ethanol. Extraction was performed using a sonicator bath (40 kHz, 120 W) in a stepwise manner (E1-E12) with sampling intervals every 30 minutes up to 360 minutes. Physicochemical parameters were monitored via TSS values (°Brix) and compared with gravimetric total solids determination. The relationship between variables was analyzed using Spearman correlation and linear regression. The analysis demonstrated a strong Spearman correlation between °Brix values and yield (ρ = 0.984; p < 0.001). The linear regression model showed high predictive accuracy with an R² of 0.986, and low error rates (MAE = 0.09% and RMSE = 0.14%). A stable plateau phase was reached at stages E9-E12, achieving a maximum yield of 8.31% at a TSS value of 9.00 °Brix. The refractometric method is a valid, rapid, and reliable IPC tool for monitoring the ultrasonic extraction of C. xanthorrhiza, providing real-time yield estimation comparable to the conventional gravimetric method.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman ACHMAD FUAD Achmad Toto Poernomo Amalia, Savira Rizky Meisya Ana Yuda Anang Teguh Eko Santoso Andi Hermansyah Aprelita Nurelli Dwiana Asri Darmawati Aty Widyawaruyanti Bambang Purwanto Bambang Tri Purwanto Dewanthy, Kyrana Sekar Dewi Isadiartuti Dewi Melani Hariyadi Dian Rahmawaty Diana Nurus S Dini Retnowati Diyah, Nuzul Wahyuning Dwi Setyawan Eka Pramyrtha Hestianah Ekapratista, Belinda Nabilah Esti Hendradi Estu Mahanani Dhilasari Fajar Jamaluddin Sandhori Fauzia Azzahra, Fauzia Fauzia, Alfi Nur Firmansyah Ardian Ramadhani Fitria, Anisa Lailatul Gamar, Fahmi Haitsami Ibnu Gemparing Bayu Wiyoto Hadi Poerwono Haliza, Nabila Nur Handayani, Rosita Hanif Rifqi Prasetyawan Hardiyanti, Merry Hari Basuki Notobroto Hari Setiono Harjono Suko Hermansyah, Andi Herra Studiawan Isnaeni Isnaeni Isnaeni Isnaeni Jusak Nugraha Laksmi, Farika Dyani Laksmi Lucia Tri Suwanti, Lucia Tri Mahalaksmi, Alika Sabrina Marcellino Rudyanto Maria Lucia Ardhani Dwi Lestari Mega Ferdina Suwito Melanny Ika Sulistyowaty Muhammad Agus Syamsur Rijal Munandar, Tristiana Erawati Najlaa, Fatimah Ahla Neni Purwitasari Ni Made Mertaniasih Novian, Farah Kusuma Wardhani Nur Hayati Nurrosyidah, Iif Hanifa Paramita, Diajeng Putri Pattymahu, Charlyna Veronika Puspitasari Pradnyanantha, I Putu Bagus Pramesti, Ragil Putri Prasetyawan, Hanif Rifqi Pratama, Yusuf Alif Pratiwi Soesilawati Primaharinastiti, Riesta Primaharinastiti Purwitasari, Neni Purwitasari, Neny Puspitasari, Hanni Prihastuti Puspitasari, Hanni Prihhastuti Rakhmawati - - Ramadhani, Firmansyah Ardian Rania, Athaya Putri Retno Sari Retno Widyowati Rice Disi Oktarina Riesta Primaharinastiti Riesta Primaharinastiti, Riesta Rohana, Melissa Rohman Hadi Rohmania Rohmania Ruzainah Ali Salam, Anisa Rakhmania Samirah Samirah, Samirah Sandhori, Fajar Jamaluddin Sari Retno Sholika Sari, Trisiyana Siammita, Dhea Anansya Sri Subekti Subhan Rullyansyah Suciati Suciati Suciati Suciati Sudjarwo Sudjarwo Sugiyartono, . Sugiyartono, . Sukardiman Suprapto Maat Suprapto Maat Syailendra Mahatmaputra Tri Widiandani Tristiana Erawati Tutiek Purwanti Tutik Sri Wahyuni Wahjo Djatmiko Wahjo Dyatmiko Wahjo Dyatmiko Wardhana, Brahma Wisnu Kusuma Warsito, Mega Ferdina Wiwied Ekasari Yoes Prijatna Dachlan Yusuf, Helmy Yusuf, Helmy Yuwono Mochamad Zamrotul Izzah