Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI PENDIDIKAN PHBS TERHADAP PENGETAHUAN PADA PERSONIL BRIMOB DI MAKO SATBRIMOB POLDA ACEH Fauziah Andika; Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Eva Rosdiana; Ismail Ismail; Amriansyah Amriansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4882

Abstract

Latar Belakang: PHBS  (Perilaku  Hidup  Bersih  dan  Sehat) telah menjadi program  yang diupayakan agar dapat terwujud. Akan tetapi sampai  tahun 2018 angka penerapan PHBS di Indonesia hanya mencapai 39,1%. Walaupun angka ini sudah meningkat dibanding pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dengan  presentase  23,6%, akan tetapi presentase pada tahun 2018 tersebut masih belum memenuhi angka yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu sebesar  65%Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob  Di Mako Satbrimob Polda Aceh Tahun 2025Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan anggota Brimob tentang PHBS dengan jumlah sampel 30 orang Anggota Brimob. Penelitian ini akan dilaksanakan di MAKO Brimob Polda Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2025. Analisa data penelitian menggunakan non parametik yaitu uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi Normal. dengan nilai CI (Confident Interval) 95%.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik adalah 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada responden yang mengalami penurunan skor pengetahuanKesimpulan: ada Pengaruh pemberian edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob Di Mako Satbrimob Polda Aceh . Diharapkan agar personil Brimob terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pelatihan kesehatan secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan individu maupun kolektif di lingkungan kesatuan. Kata Kunci           : Edukasi Pendidikan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengetahuan
PENGARUH PEKERJAAN IBU, PENYAKIT INFEKSI DAN RIWAYAT ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN WASTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IBOIH KOTA SABANG Jimmy Setiawan; Eva Rosdiana; Rosmalita Rosmalita; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5212

Abstract

AbstrakWasting, atau yang biasa disebut sebagai balita kurus, adalah kondisi di mana balita mengalami gangguan gizi yang didiagnosis berdasarkan penilaian berat badan terhadap tinggi badan. Wasting merupakan bentuk malnutrisi akut, di mana berat badan anak tidak sebanding dengan tinggi badannya, atau nilai Z-score kurang dari -2 SD. Di Indonesia, kasus wasting meningkat sebesar 0,6 poin, dari 10,1% menjadi 10,7% pada tahun 2022. Di Aceh, prevalensi wasting sebesar 5,5%. Kota Sabang merupakan salah satu daerah di Aceh dengan angka wasting yang tinggi, yaitu mencapai 23,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pekerjaan ibu, penyakit infeksi, dan riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Iboih, Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol dengan rasio sampel 1:1 (40 kasus: 40 kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p = 0,048), penyakit infeksi (p = 0,002), dan riwayat ASI eksklusif (p = 0,005) dengan kejadian wasting. Kesimpulannya, pekerjaan ibu, penyakit infeksi, dan riwayat ASI eksklusif berpengaruh terhadap terjadinya wasting. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya di Puskesmas Iboih, untuk lebih gencar memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat mengenai wasting dan cara pencegahannya, serta memotivasi ibu yang bekerja agar tetap memperhatikan pengasuhan anaknya guna mencegah terjadinya wasting.  
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Periskila Dina Kali Kulla; Irza Mazinatul Ula; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4892

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit kronis yang umum terjadi akibat produksi sebum yang berlebihan dan infeksi bakteri. Manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan konsentrasi penghambatan terendah (KHM) dan konsentrasi bakterisida minimum (KBM) dari ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Berbagai konsentrasi pengenceran, termasuk 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, digunakan dalam penelitian ini untuk menetapkan KHM dan KBM bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode difusi cakram digunakan untuk memeriksa kerentanan mikroorganisme terhadap antibiotik. Kontrol positif adalah 25 µg amoksisilin, sedangkan kontrol negatif adalah air suling. Uji ANOVA digunakan dalam program SPSS untuk memproses data penelitian. 5% merupakan konsentrasi di mana uji Konsentrasi Hambat Minimum (MIC) tercapai. 20% ditemukan sebagai hasil uji konsentrasi bakterisida minimum (MBC). 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
ANALISIS PERILAKU PANTANG MAKAN BERBASIS BUDAYA (FOOD TABOO) TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DAN IMPLIKASINYA PADA PELAYANAN ASUHAN KEBIDANAN Sahbainur Rezeki; Faradilla Safitri; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4089

Abstract

Tingginya prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah rural erat kaitannya dengan kebiasaan batasan asupan nutrisi yang dipengaruhi oleh budaya pantang makan (food taboo). Penelitian observasional analitik dengan pendekatan case-control study ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku pantang makan berbasis budaya terhadap kejadian anemia pada remaja putri serta implikasinya dalam asuhan kebidanan. Penelitian dilaksanakan pada bulan January hingga Maret 2024 di Gampong Blang Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Sampel penelitian berjumlah 60 remaja putri (30 kasus anemia dan 30 kontrol tidak anemia) yang dipilih menggunakan teknik fixed disease sampling. Pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat Hb-meter digital, sedangkan data pantang makan diperoleh melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang memiliki perilaku pantang makan tinggi berisiko 4,2 kali lebih besar mengalami anemia dibandingkan remaja yang tidak pantang makan (OR = 4,20; 95% CI= 1,38 - 12,74; p = 0,009). Bidan komunitas perlu mengintegrasikan konseling nutrisi peka budaya (culturally sensitive nutritional counseling) dalam pelayanan asuhan kebidanan remaja. Kata kunci: Anemia, Perilaku Pantang Makan, Food Taboo, Remaja Putri, Asuhan Kebidanan, Bener Meriah
FORMULASI EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (Loranthus ferrugineus Roxb) SEBAGAI DASAR PEMBUATAN KRIM ANTIINFLAMASI Nasria Nasria; Zulia Ananda; Kesumawati Kesumawati; Eva Rosdiana; Siti Samaniyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4452

Abstract

Abstrak Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera yang melibatkan mediator dan respons imun. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati inflamasi yaitu tumbuhan benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb). Sebagai upaya pemanfaatan benalu kopi yang lebih efektif, maka perlu dilakukan pengembangan menjadi suatu produk sediaan topikal, seperti krim antiinflamasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan bahan dasar krim antiinflamasi. Metode Penelitian: True Experimental Laboratories dengan uji stabilitas sediaan krim meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas serta uji aktivitas antiinflamasi yang menggunakan mencit sebanyak 18 ekor yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif (krim hidrokortison), krim F1, krim F2, Krim F3 dan krim F4. Edema pada kulit punggung mencit di ukur pada interval jam ke-0 (setelah induksi karagenin 2%) dan jam ke-1 hingga ke-6 (setelah perlakuan). Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji homogenitas (Levene Test), dan uji statistik parametrik (One-Way ANOVA).  Hasil Penelitian: Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 dan F4 memiliki mutu fisik yang sesuai dengan spesifikasi selama uji stabilitas. Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat menurunkan edema pada kulit punggung mencit sebesar 12,5 % (F2), 14,3 % (F3) dan 25,0 % (F4). Data yang dihasilkan tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (P<0,05) serta tidak terdapat perbedaan rata-rata edema kulit punggung mencit pada jam ke-0 hingga jam ke-6 setelah diberikan perlakuan (P<0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan krim antiinflamasi dan formulasi krim yang memiliki aktivitas antiinflamasi paling besar dibandingkan dengan formulasi yang lain adalah formulasi 4 (F4).Kata Kunci    : Daun Benalu Kopi, Krim, Edema, Antiinflamasi Abstract Inflammation is a local tissue reaction to infection or injury involving mediators and an immune response. One plant that can be used to treat inflammation is the coffee parasite leaves (Loranthus ferrugineus Roxb). In an effort to use coffee parasites more effectively, it is necessary to develop it into a topical product, such as an anti-inflammatory cream. Aims: To determine that coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basic ingredient for anti-inflammatory cream. Methodology: True Experimental Laboratories with stability tests of cream preparations including organoleptic tests, homogeneity, spreadability, stickiness, pH and viscosity as well as anti-inflammatory activity tests using 18 mice divided into 6 treatment groups consisting of negative control, positive control ( hydrocortisone cream), F1 cream, F2 cream, F3 cream and F4 cream. Edema on the back skin of mice was measured at the 0th hour interval (after 2% carrageenin induction) and 1st to 6th hour (after treatment). The data were analyzed using the SPSS program with normality tests (Kolmogorov-Smirnov), homogeneity tests (Levene Test), and parametric statistical tests (One-Way ANOVA). Result: Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 and F4 has physical quality that meets specifications during the stability test. Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) can reduce edema on the back skin of mice by 12.5% (F2), 14.3% (F3) and 25.0% (F4). The resulting data was not normally distributed and homogeneous (P<0.05) and there was no difference in the average back skin edema of mice from the 0th to the 6th hour after treatment (P<0.05). Conclusion: Coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basis for making anti-inflammatory creams and the cream formulation that has the greatest anti-inflammatory activity compared to other formulations is formulation 4 (F4).Keywords: Coffee Parasite Leaves, Cream, Edema, Anti-inflammatory 
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI GAMPONG TELAGA MEUKU DUA KECAMATAN BANDA MULIA KABUPATEN ACEH TAMIANG Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana; Ratna Willis; Nur Fadhillah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4861

Abstract

Latar Belakang: Wilayah kerja Puskesmas Banda Mulia memiliki 10 buah gampong yang terdiri dari 1.008 orang Balita dengan masalah gizi kurang 47 balita (4,7%), gizi lebih 50 balita (4,9%) dan stunting sebanyak 144 balita (14,3%). Gampong Telaga Meuku Dua merupakan salah satu Gampong yang memiliki masalah gizi terbanyak di Kecamatan Banda Mulia. Studi pendahuluan terhadap 8 orang ibu yang memiliki balita menunjukkan hasil sebanyak 5 orang ibu (46,8%) memiliki pengetahuan kurang tentang gizi. Metode Penelitian: Penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan total sampel 80 orang. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Menggunakan uji statistik non-parametrik yaitu uji chi-square dan dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : Tidak ada hubungan P= 0,365 pengetahuan ibu dan ada hubungan P=0,000 penyakit infeksi dengan status gizi balita di Gampong Telaga Meuku Dua Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang.  
PENGARUH EDUKASI PENDIDIKAN PHBS TERHADAP PENGETAHUAN PADA PERSONIL BRIMOB DI MAKO SATBRIMOB POLDA ACEH Fauziah Andika; Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Eva Rosdiana; Ismail Ismail; Amriansyah Amriansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4882

Abstract

Latar Belakang: PHBS  (Perilaku  Hidup  Bersih  dan  Sehat) telah menjadi program  yang diupayakan agar dapat terwujud. Akan tetapi sampai  tahun 2018 angka penerapan PHBS di Indonesia hanya mencapai 39,1%. Walaupun angka ini sudah meningkat dibanding pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dengan  presentase  23,6%, akan tetapi presentase pada tahun 2018 tersebut masih belum memenuhi angka yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu sebesar  65%Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob  Di Mako Satbrimob Polda Aceh Tahun 2025Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan anggota Brimob tentang PHBS dengan jumlah sampel 30 orang Anggota Brimob. Penelitian ini akan dilaksanakan di MAKO Brimob Polda Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2025. Analisa data penelitian menggunakan non parametik yaitu uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi Normal. dengan nilai CI (Confident Interval) 95%.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik adalah 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada responden yang mengalami penurunan skor pengetahuanKesimpulan: ada Pengaruh pemberian edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob Di Mako Satbrimob Polda Aceh . Diharapkan agar personil Brimob terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pelatihan kesehatan secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan individu maupun kolektif di lingkungan kesatuan. Kata Kunci           : Edukasi Pendidikan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengetahuan
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Periskila Dina Kali Kulla; Irza Mazinatul Ula; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4892

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit kronis yang umum terjadi akibat produksi sebum yang berlebihan dan infeksi bakteri. Manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan konsentrasi penghambatan terendah (KHM) dan konsentrasi bakterisida minimum (KBM) dari ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Berbagai konsentrasi pengenceran, termasuk 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, digunakan dalam penelitian ini untuk menetapkan KHM dan KBM bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode difusi cakram digunakan untuk memeriksa kerentanan mikroorganisme terhadap antibiotik. Kontrol positif adalah 25 µg amoksisilin, sedangkan kontrol negatif adalah air suling. Uji ANOVA digunakan dalam program SPSS untuk memproses data penelitian. 5% merupakan konsentrasi di mana uji Konsentrasi Hambat Minimum (MIC) tercapai. 20% ditemukan sebagai hasil uji konsentrasi bakterisida minimum (MBC). 
EFEKTIVITAS LULUR SERBUK ALAMI DARI AMPAS KOPI ARABIKA GAYO (COFFEA ARABICA),UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS) DAN RIMPANG JAHE (ZINGIBER OFFICINAE) UNTUK MENCERAHKAN KULIT Intan Azura; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.4950

Abstract

AbstrakLulur adalah sediaan kosmetika tradisional yang diresepkan secara turun-temurun dan digunakan untuk mengangkat sel kulit mati, kotoran, dan membuka pori-pori sehingga kulit menjadi lebih cerah, bersih, dan halus. Penelitian ini dibuat karena pada ampas kopi arabika gayo yang sering terbuang sebagai limbah memiliki kandungan senyawa fenolik.ubi jalar ungu memiliki kandungan kandungan antioksidan seperti antosianin,vitamin A dan C, serat dan kalium, selain itu rimpang jahe mampu menghambat pertumbuhan bakteripenyebab bau badan pada manusia. Oleh karena itu, ketiga bahan ini sangat potensial untuk dibuat suatu sediaan serbuk lulur alami.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sediaan lulur dari ampas kopi arabika gayo (carl Linnaeus), ubi jalar ungu (Ipomoea batatas) dan rimpang jahe (zingiber officinale) untuk mencerahkan kulit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik melalui uji laboratorium dan menggunakan responden/relawan.Kata kunci: Lulur, Ampas kopi, Arabika gayo, Ubi jalar ungu, Rimpang jahe.  Abstract Body scrub is a traditional cosmetic preparation that is prescribed for generations and is used to remove dead skin cells, dirt, and open pores so that the skin becomes brighter, cleaner, and smoother. This study was conducted because the grounds of Gayo Arabica coffee which are often discarded as waste contain phenolic compounds. Purple sweet potatoes contain antioxidants such as anthocyanins, vitamins A and C, fiber and potassium, in addition, ginger rhizomes can inhibit the growth of bacteria that cause body odor in humans. Therefore, these three ingredients are very potential to be made into a natural body scrub powder preparation. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the body scrub preparation and grounds of Gayo Arabica coffee (Carl Linnaeus), purple sweet potatoes (Ipomoea batatas), and ginger rhizomes (Zingiber Officinale) to brighten the skin. The research method used is descriptive analytical through laboratory tests and using volunteer respondents. Keywords: Body scrub, Coffee grounds, Gayo Arabica, Purple sweet potato, Ginger       rhizome 
Co-Authors - Wachdijono Ahmad Daniel Alamsyah Alamsyah Alfitri Wahyuni Alifia Augusta Ningrum Amanda, Zenitasari Amriansyah Amriansyah Andika, Fauziah Anindita, Devina Cinantya Ardhana Yulisma Asmaul Husna Asral , Asral Aulia Maksum Chairanisa Anwar Citra Juniarsi Cut Ratna Keumala Desi Ariana Desi Rosmawi Dhirah, Ulfa Husna Dian Hartatie Dian Ulviara Didi Ardiansyah Ellya Siswanti Erliza Erliza Fandyka Yufriza Ali Faradilla Safitri, Faradilla Fauziah Andika Fauziah Salsabila Febri Yusnanda Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitria Fitria Hanif Fatur Rohman Henny febriani Intan Azura Irza Mazinatul Ula Ismail Ismail Jayana Erliana Jimmy Setiawan Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kusumaningtyas, Rizky Nirmala Lia Afrita M. Rizal K MARNIATI . Marniati Marniati Meilina, Rulia Meutia Faradhiba Mira Abdullah Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nana Afridayanti Nani Evila Nasria Nasria Nasyani Elisiya Nora Maulida NUR FADHILLAH Nurhayati Nurhayati Nurina Nurina Nurul Sjamsijah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Oja Jaida Yus Periskila Dina Kali Kulla Pratita, Dian Galuh Rahmat Akbar Rahmat Ali Sya’ban ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Refa Firgiyanto Rosmalita Rosmalita Rossi Aulia Pratiwi Sahbainur Rezeki Setyo Andi Nugroho Setyoko, Ujang Shabainur Rezeki Silmi Kaffah Sinda Nurul Israh Siti Samaniyah Soviawati Soviawati Suwardi Suwardi Syafriadi Syafriadi Syarfina Rezeki Syarifah Rahmatika Syarifah Yanti Astrina TB, Desita Ria Yusian Tri Rini Kusparwanti Venna Rianda Sari Wirza Wirza Yustika Wirda Ningsih Zelfiana Rahmi Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis