Claim Missing Document
Check
Articles

INKOMPATIBILITAS INJEKSI DEXAMETHASONE DENGAN BEBERAPA LARUTAN INTRAVENA Syarifah Rahmatika; Siti Samaniyah; M. Rizal K; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.4998

Abstract

Penggunaan injeksi dexamethasone sodium phosphate secara intravena merupakan terapi yang umum dalam pengobatan berbagai kondisi inflamasi dan imunologis. Namun, pencampuran injeksi ini dengan larutan intravena lain seperti NaCl 0,9%, Dextrose 10%, dan Ciprofloxacin dapat menimbulkan risiko inkompatibilitas fisik dan kimia yang membahayakan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kompatibilitas pencampuran injeksi dexamethasone dengan ketiga larutan tersebut melalui dua metode: pencampuran dalam satu wadah dan penyuntikan bolus menggunakan infus set. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter warna dan kekeruhan secara visual, pH, ukuran dan morfologi partikel menggunakan mikroskop digital. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah identifikasi potensi inkompatibilitas yang dapat muncul akibat interaksi antar sediaan injeksi dan larutan infus, serta memberikan rekomendasi praktis dalam pengelolaan pemberian obat secara intravena di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini berkontribusi pada praktik farmasi klinik yang lebih aman dan rasional. The intravenous use of dexamethasone sodium phosphate injection is a common therapy in the treatment of various inflammatory and immunologic conditions. However, mixing this injection with other intravenous solutions such as NaCl 0.9%, Dextrose 10%, and Ciprofloxacin may pose a risk of physical and chemical incompatibility that endangers patients. This study aimed to evaluate the compatibility of mixing dexamethasone injection with these three solutions through two methods: mixing in one container and bolus injection using an infusion set. The evaluation was based on visual color and turbidity parameters, pH, particle size and morphology using digital microscopy. The expected results of this study are the identification of potential incompatibilities that can arise due to interactions between injection preparations and infusion solutions, and provide practical recommendations in the management of intravenous drug administration in health care facilities. This research contributes to safer and more rational clinical pharmacy practice. 
PENGARUH PEKERJAAN IBU, PENYAKIT INFEKSI DAN RIWAYAT ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN WASTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IBOIH KOTA SABANG Jimmy Setiawan; Eva Rosdiana; Rosmalita Rosmalita; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5212

Abstract

AbstrakWasting, atau yang biasa disebut sebagai balita kurus, adalah kondisi di mana balita mengalami gangguan gizi yang didiagnosis berdasarkan penilaian berat badan terhadap tinggi badan. Wasting merupakan bentuk malnutrisi akut, di mana berat badan anak tidak sebanding dengan tinggi badannya, atau nilai Z-score kurang dari -2 SD. Di Indonesia, kasus wasting meningkat sebesar 0,6 poin, dari 10,1% menjadi 10,7% pada tahun 2022. Di Aceh, prevalensi wasting sebesar 5,5%. Kota Sabang merupakan salah satu daerah di Aceh dengan angka wasting yang tinggi, yaitu mencapai 23,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pekerjaan ibu, penyakit infeksi, dan riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Iboih, Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol dengan rasio sampel 1:1 (40 kasus: 40 kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p = 0,048), penyakit infeksi (p = 0,002), dan riwayat ASI eksklusif (p = 0,005) dengan kejadian wasting. Kesimpulannya, pekerjaan ibu, penyakit infeksi, dan riwayat ASI eksklusif berpengaruh terhadap terjadinya wasting. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya di Puskesmas Iboih, untuk lebih gencar memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat mengenai wasting dan cara pencegahannya, serta memotivasi ibu yang bekerja agar tetap memperhatikan pengasuhan anaknya guna mencegah terjadinya wasting.  
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG OBESITAS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 50 BANDA ACEH Erliza Erliza; Citra Juniarsi; Eva Rosdiana; Marniati Marniati; Febri Yusnanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5237

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Obesitas anak merupakan permasalahan kesehatan yang terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak serius terhadap kondisi fisik maupun psikososial. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi obesitas anak mencapai 11,9%, dengan angka kejadian lebih tinggi pada anak laki-laki. Di Kota Banda Aceh sendiri, tercatat sebanyak 134 anak berusia 5–12 tahun mengalami obesitas, di mana SD Negeri 50 Banda Aceh termasuk salah satu sekolah dengan jumlah kasus terbanyak. Minimnya pengetahuan dan sikap siswa terkait obesitas menjadi landasan penting untuk memberikan edukasi gizi melalui pendekatan yang menarik serta mudah dipahami, salah satunya dengan memanfaatkan media video. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang obesitas pada siswa kelas V SD Negeri 50 Banda Aceh. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest). Sampel adalah siswa kelas V yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 50 Banda Aceh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perubahan pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi melalui media video. Hasil Penelitian : Sebelum diberikan intervensi, sebanyak 36,7% siswa memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, dan angka ini meningkat menjadi 90% setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi gizi melalui media video, dengan nilai p = 0,008 (p < 0,05). Kesimpulan dan Saran: Pemberian edukasi gizi melalui media video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang obesitas. Oleh karena itu, pihak sekolah dianjurkan untuk mengintegrasikan penggunaan media video sebagai salah satu sarana pendukung dalam kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan perbandingan efektivitas berbagai jenis media edukasi lainnya, sehingga dapat ditemukan metode yang paling optimal dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terkait kesehatan gizi.  
PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL PADA BALITA YANG MEMILIKI GIZI KURANG DI JEULINGKE KOTA BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5413

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap kenaikan berat badan pada balita dengan status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 62 balita yang memiliki gizi kurang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan setelah pemberian PMT, yaitu sebanyak 50 balita (80,6%), sedangkan 8 balita (12,9%) mengalami penurunan, dan 4 balita (6,5%) tetap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kenaikan berat badan pada balita yang memiliki gizi kurang. Saran: Disarankan agar pihak puskesmas dan kader posyandu terus mengembangkan inovasi menu PMT lokal yang menarik dan bergizi untuk mendukung perbaikan gizi balita di masyarakat. Kata kunci: Makanan Tambahan Lokal, Gizi Kurang, Balita, Berat Badan.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI Nani Evila; Eva Rosdiana; Febri Yusnanda; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5755

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara global dan nasional, khususnya pada kelompok ibu dan balita. Tingginya prevalensi stunting dan masalah gizi lainnya menunjukkan bahwa pengetahuan gizi ibu memiliki peran penting dalam pencegahan malnutrisi. Edukasi gizi merupakan salah satu upaya promotif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang kebutuhan gizi balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental melalui rancangan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Uteun Pulo Kabupaten Nagan Raya pada tanggal 20 Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengetahuan ibu dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi gizi menggunakan media leaflet. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu dari 12,13 pada pretest menjadi 14,87 pada posttest. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan edukasi gizi melalui media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi. Kesimpulan dan Saran: Edukasi kesehatan melalui media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Oleh karena itu, media leaflet disarankan untuk digunakan secara berkelanjutan sebagai salah satu strategi promosi kesehatan di puskesmas guna mendukung pencegahan masalah gizi pada balita. Kata Kunci : Edukasi gizi, pengetahuan, Status Gizi
PENGARUH PERILAKU PICKY EATER TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Zelfiana Rahmi; Eva Rosdiana; Rossi Aulia Pratiwi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5765

Abstract

Latar Belakang : Status gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat karena masa balita merupakan periode emas yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi status gizi balita adalah perilaku makan, khususnya perilaku picky eater, yang ditandai dengan kebiasaan pilih-pilih makanan dan keterbatasan variasi konsumsi pangan. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku picky eater terhadap status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun sebanyak 986 orang, dengan jumlah sampel 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal (54,3%) dan lebih dari setengah balita menunjukkan perilaku picky eater (55,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku picky eater terhadap status gizi balita dengan nilai p = 0,009 (p < 0,05). Balita dengan perilaku picky eater cenderung lebih banyak mengalami status gizi kurang dibandingkan dengan balita non picky eater. Kesimpulan dan saran : kesimpulan penelitian ini adalah perilaku picky eater berpengaruh terhadap status gizi balita. Oleh karena itu, disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan pengelolaan perilaku makan anak melalui pemberian makanan yang beragam dan bergizi seimbang, serta kepada tenaga kesehatan untuk memperkuat kegiatan edukasi dan promosi gizi guna mencegah terjadinya masalah gizi pada balita.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Alamsyah Alamsyah; Eva Rosdiana; Rahmat Akbar; Febri Yusnanda; Mira Abdullah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5949

Abstract

Latar Belakang : Masalah gizi pada balita masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius baik secara global maupun nasional. Gizi buruk berkontribusi besar terhadap angka kematian anak, dan kekurangan gizi pada usia di bawah lima tahun berdampak pada wasting, underweight, dan stunting. Di Indonesia, meskipun prevalensi stunting mengalami penurunan, angkanya masih berada di atas target nasional. Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Nagan Raya, masih mencatat adanya kasus gizi buruk balita yang menunjukkan perlunya upaya penanganan berkelanjutan. Peran ibu sebagai pengasuh utama anak, khususnya terkait pengetahuan dan sikap terhadap pemenuhan gizi, sering dianggap sebagai faktor penting dalam menentukan status gizi balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap ibu terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya tahun 2026. Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p = 0,752) maupun antara sikap ibu dengan status gizi balita (p = 0,313). Mayoritas balita berada pada kategori gizi kurang, baik pada ibu dengan pengetahuan dan sikap yang rendah maupun tinggi. Kesimpulan dan Saran : Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu bukan merupakan faktor determinan langsung terhadap status gizi balita. Diperlukan pendekatan intervensi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor pola asuh makan, sosial ekonomi, penyakit infeksi, dan lingkungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
PROGRAM KAMPUS AMAN : SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN DAN MEKANISME PENANGANAN KASUS DI PERGURUAN TINGGI Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Eva Rosdiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, baik dalam bentuk kekerasan fisik, verbal, seksual, maupun psikologis, merupakan permasalahan serius yang dapat mengganggu keamanan, kenyamanan, serta iklim akademik yang sehat. Sebagai implementasi dari Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi, tim dosen Universitas Ubudiyah Indonesia melaksanakan kegiatan Program Kampus Aman dengan fokus pada sosialisasi pencegahan kekerasan dan mekanisme penanganan kasus di lingkungan kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika terutama dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan terhadap bentuk-bentuk kekerasan, faktor risiko, serta langkah-langkah pelaporan dan pendampingan korban. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi mekanisme pelaporan kasus kekerasan berbasis kebijakan internal universitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pencegahan kekerasan, dengan 90% peserta mampu mengidentifikasi bentuk kekerasan dan memahami prosedur penanganannya. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya kampus yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Diharapkan, kegiatan Program Kampus Aman dapat berlanjut melalui pembentukan satuan tugas pencegahan kekerasan dan integrasi materi edukasi anti-kekerasan ke dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru. Kata kunci: kampus aman, pencegahan kekerasan, sosialisasi, perguruan tinggi, Universitas Ubudiyah Indonesia
Co-Authors - Wachdijono Ahmad Daniel Alamsyah Alamsyah Alfitri Wahyuni Alifia Augusta Ningrum Amanda, Zenitasari Amriansyah Amriansyah Andika, Fauziah Anindita, Devina Cinantya Ardhana Yulisma Asmaul Husna Asral , Asral Aulia Maksum Chairanisa Anwar Citra Juniarsi Cut Ratna Keumala Desi Ariana Desi Rosmawi Dhirah, Ulfa Husna Dian Hartatie Dian Ulviara Didi Ardiansyah Ellya Siswanti Erliza Erliza Fandyka Yufriza Ali Faradilla Safitri, Faradilla Fauziah Andika Fauziah Salsabila Febri Yusnanda Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitria Fitria Hanif Fatur Rohman Henny febriani Intan Azura Irza Mazinatul Ula Ismail Ismail Jayana Erliana Jimmy Setiawan Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kusumaningtyas, Rizky Nirmala Lia Afrita M. Rizal K MARNIATI . Marniati Marniati Meilina, Rulia Meutia Faradhiba Mira Abdullah Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nana Afridayanti Nani Evila Nasria Nasria Nasyani Elisiya Nora Maulida NUR FADHILLAH Nurhayati Nurhayati Nurina Nurina Nurul Sjamsijah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Oja Jaida Yus Periskila Dina Kali Kulla Pratita, Dian Galuh Rahmat Akbar Rahmat Ali Sya’ban ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Refa Firgiyanto Rosmalita Rosmalita Rossi Aulia Pratiwi Sahbainur Rezeki Setyo Andi Nugroho Setyoko, Ujang Shabainur Rezeki Silmi Kaffah Sinda Nurul Israh Siti Samaniyah Soviawati Soviawati Suwardi Suwardi Syafriadi Syafriadi Syarfina Rezeki Syarifah Rahmatika Syarifah Yanti Astrina TB, Desita Ria Yusian Tri Rini Kusparwanti Venna Rianda Sari Wirza Wirza Yustika Wirda Ningsih Zelfiana Rahmi Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis