Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Profile Stabilitas Sediaan Suspensi Berbasis Ekstrak Alami Dan Bahan Kimia Sintesis Nissa, Hayatun; Rahmah, Elita; Latifah, Nor
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i3.2911

Abstract

The stability profile of suspension formulations is a critical factor in determining the shelf life, efficacy, and safety of pharmaceutical products. This review compares the stability of suspensions based on natural extracts and those formulated with synthetic chemicals. The objective is to explore the physicochemical behavior of both types, with attention to sedimentation rate, particle size distribution, viscosity, and pH variation over time. This literature-based analysis employs a comparative method using previously published experimental data on various suspension formulations. The findings indicate that while synthetic-based suspensions often demonstrate superior stability due to controlled formulation variables, natural extract-based suspensions can achieve acceptable stability through the use of proper suspending agents and preservation techniques. The implication of this comparison is to provide formulators with a balanced perspective when choosing between natural and synthetic ingredients for suspension development, especially in the context of clean-label and green pharmacy trends.
Article Review: Tinjauan Teknologi Pengolahan Limbar Cair Farmasi antara Efisiensi dan Dampak Lingkungan Anggryanti, Alya; Sari, Nor Tiara; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.733

Abstract

Industri farmasi berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, namun juga menjadi sumber pencemaran lingkungan melalui limbah cair yang mengandung senyawa aktif farmasi (PhACs). Senyawa ini mencakup antibiotik, hormon, dan bahan kimia lain yang bersifat toksik, persisten, serta sulit terurai di lingkungan perairan. Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) konvensional umumnya belum mampu menghilangkan senyawa ini secara efektif, sehingga residu farmasi masih ditemukan di air permukaan, tanah, dan bahkan air minum. Hal ini menimbulkan ancaman ekologis serta memicu resistensi antimikroba (AMR). Berbagai teknologi pengolahan telah dikembangkan, seperti kombinasi proses biologis anaerob-aerob, fotokatalisis, elektro-Fenton, dan adsorpsi, namun masing-masing memiliki keterbatasan teknis dan biaya. Pendekatan inovatif melalui valorisasi limbah menjadi energi atau bahan baku sekunder juga mulai diperkenalkan sebagai solusi berkelanjutan. Di Indonesia, keterbatasan regulasi dan teknologi menjadi tantangan utama dalam pengelolaan limbah cair farmasi. Kajian ini bertujuan meninjau teknologi pengolahan limbah cair farmasi secara global guna mendorong pengembangan sistem yang tepat guna, ramah lingkungan, dan sesuai diterapkan di Indonesia.
Review Formulasi Dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Berbahan Alam: Tinjauan Berbasis Berbagai Metode Uji (Cycling, Freeze-Thaw, Sentrifugasi) Hafifah, Fitria Noor; Agustina, Laila Sonia; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.738

Abstract

Krim berbahan alam semakin banyak digunakan dalam bidang farmasi sebagai sediaan topikal yang nyaman dan efektif. Namun, kestabilan fisik produk krim menjadi tantangan yang memerlukan perhatian dalam proses formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai formulasi krim berbahan alam serta mengevaluasi stabilitas fisiknya berdasarkan metode uji seperti cycling test, freeze-thaw, dan sentrifugasi. Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap 10 artikel ilmiah dari tahun 2018 hingga 2025 yang dipilih secara ketat berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Evaluasi dilakukan terhadap parameter fisik seperti homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, daya lekat, serta pemisahan fase. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa beberapa bahan alam seperti ekstrak kacang kedelai, sesewanua, dan kulit pisang Goroho mampu menghasilkan krim yang stabil, sedangkan formulasi lain seperti ekstrak kulit manggis dan bunga melati putih menunjukkan ketidakstabilan. Disimpulkan bahwa kestabilan fisik krim sangat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi bahan aktif, jenis basis, serta metode pengujian yang digunakan. Proses formulasi yang memperhatikan seluruh aspek ini secara menyeluruh diperlukan untuk menghasilkan sediaan krim yang aman, efektif, dan stabil.
Tinjauan Sistem Pengolahan Limbah B3 Pada Sektor Kesehatan Dan Industri Alfianti, Veressa; Rismawati, Silvia; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.741

Abstract

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari sektor kesehatan dan industrimerupakan ancaman serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak dikelola denganbaik. Artikel ini bertujuan mereview sistem pengolahan limbah B3 yang diterapkan pada fasilitaspelayanan kesehatan dan sektor industri di Indonesia. Metode penelitian berupa kajian pustakaterhadap artikel ilmiah, laporan institusi, dan regulasi yang relevan lima tahun terakhir. Hasilmenunjukkan bahwa teknologi pengolahan yang digunakan meliputi insinerasi, autoklaf, solidifikasi,dan teknologi termal lainnya, namun masih ditemukan kendala dalam penerapan standar pengolahan,keterbatasan fasilitas, dan pengawasan regulasi. Sistem pengolahan limbah B3 masih menghadapitantangan seperti infrastruktur terbatas, biaya tinggi, dan kepatuhan rendah terhadap peraturan. Perluupaya peningkatan kapasitas pengelolaan melalui sinergi regulasi, teknologi tepat guna, dan pelatihanSDM. Kata kunci: limbah B3, pengolahan limbah, rumah sakit, industri, lingkungan
Review Sistem Penanganan Produk Kembalian dan Penarikan Produk Berdasarkan Panduan GMP Prastyka, Della; Nugraha, Fithri Mutia; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.742

Abstract

Penanganan produk kembalian dan penarikan produk merupakan aspek penting dalam menjamin mutu serta keselamatan penggunaan produk farmasi. Panduan Good Manufacturing Practices (GMP) mengatur standar yang harus diikuti oleh industri farmasi untuk mencegah distribusi produk cacat atau berpotensi membahayakan pasien. Penulisan ini bertujuan untuk mengulas sistem penanganan produk kembalian dan penarikan produk berdasarkan regulasi GMP yang berlaku, serta mengevaluasi implementasi dan tantangan yang sering dihadapi industri farmasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap sejumlah dokumen GMP internasional maupun nasional, serta studi kasus dari beberapa industri terkait. Hasil telaah menunjukkan bahwa sistem yang efektif mencakup dokumentasi rinci, sistem pelacakan yang akurat, keterlibatan unit mutu, dan pelatihan SDM yang memadai. Kendala umum yang ditemukan meliputi keterbatasan teknologi pelacakan, rendahnya kesadaran mutu, serta kurangnya evaluasi pascapenarikan. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem penanganan produk kembalian dan penarikan produk yang sesuai panduan GMP sangat krusial dalam menjamin keselamatan pasien serta menjaga integritas produsen.
Review Artikel: Penyebab Produk Farmasi Ditarik Di Pasaran Azkia, Aulia; Azzahra Ramadhani, Padma; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.743

Abstract

Industri farmasi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan menyediakan obat-obatan yang aman, berkhasiat, dan bermutu. Namun, produk farmasi sering ditarik dari peredaran, yang dikenal sebagai product recall, yaitu tindakan meminta pengembalian suatu batch atau seluruh proses produksi karena cacat, masalah keamanan, atau isu efisiensi. Fenomena ini tidak hanya merugikan finansial perusahaan tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan konsumen. Penyebab utama penarikan sangat beragam, terutama masalah kualitas dan cacat produksi. Kontaminasi, kesalahan label, reaksi obat yang tidak diinginkan, dan produk cacat adalah penyebab umum. Ketidakpatuhan terhadap Good Manufacturing Practice (GMP) sering menjadi akar masalah kualitas ini, mencakup kebersihan fasilitas, penanganan peralatan, hingga higiene karyawan. Kesalahan pelabelan dan informasi produk yang tidak akurat juga menjadi alasan penting penarikan. Dampak finansial dari penarikan produk farmasi sangat signifikan, terutama untuk kasus dengan tingkat bahaya tinggi (Kelas I) yang dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Regulasi ketat seperti Peraturan BPOM Nomor 14 Tahun 2022 sangat esensial untuk melindungi masyarakat dan mendorong kepatuhan industri.
Review Artikel: Peran Dan Tantangan Implementasi Audit Lingkungan Dalam Peningkatan Kepatuhan Pengelolaan Limbah Di Industri Farmasi Indonesia Zalmiati; Syahjiah, Lidya; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.746

Abstract

Pengelolaan limbah yang dihasilkan oleh industri farmasi, terutama yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), menimbulkan tantangan serius bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dalam konteks ini, audit lingkungan memegang peranan penting sebagai instrumen krusial untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan, sekaligus mendorong upaya perbaikan berkelanjutan dalam penanganan limbah. Meskipun Indonesia telah memiliki pedoman nasional yang komprehensif, seperti Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020, implementasinya di lapangan masih menghadapi beragam kendala. Berbagai studi menunjukkan adanya variasi tingkat kepatuhan yang signifikan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit besar hingga apotek komunitas, yang sebagian besar masih belum sepenuhnya mengikuti standar pengelolaan limbah obat dan medis yang ditetapkan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara mendalam bagaimana audit lingkungan berperan vital dalam meningkatkan kepatuhan industri farmasi terhadap regulasi pengelolaan limbah, seraya mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam proses implementasinya. Tantangan utama yang terungkap meliputi ketidakseimbangan kapasitas pengolahan limbah antar wilayah, kompleksitas serta kurangnya sinkronisasi dalam regulasi, absennya dimensi etika dan moral dalam kebijakan pelaksanaan, hingga kesenjangan teknologi yang masih menjadi kendala. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat dan kolaborasi aktif antara pemerintah sebagai regulator, industri farmasi itu sendiri sebagai penghasil limbah, dan seluruh pihak terkait lainnya untuk mencapai pengelolaan limbah farmasi yang efektif dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan administratif, tetapi juga harus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan yang bersih dan bertanggung jawab demi generasi mendatang.
Review Artikel: Penanganan Produk Obat Kembalian Dan Penarikan Produk Bermasalah Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Rahmah, Fathiyatur; Ramadhani, Putri Novianur; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.750

Abstract

Produk obat yang dikembalikan maupun ditarik dari peredaran dapat menimbulkan dampak terhadap mutu pelayanan farmasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mereview kebijakan dan praktik pengelolaan obat bermasalah seperti obat kedaluwarsa, obat rusak, serta obat yang diretur atau ditarik dari fasilitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap empat artikel terpilih yang membahas penanganan retur obat dan sistem distribusi di rumah sakit serta puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa alasan utama retur meliputi duplikasi resep, pasien pulang, terapi dihentikan, dan obat tidak sesuai kebutuhan. Penanganan yang tepat, termasuk implementasi sistem Unit Dose Dispensing (UDD), evaluasi logistik obat, serta penarikan oleh distributor terhadap obat bermasalah, menjadi solusi utama untuk menurunkan angka retur dan mencegah kerugian. Simpulan dari review ini adalah perlunya sistem distribusi dan logistik farmasi yang terintegrasi, serta evaluasi periodik terhadap manajemen retur dan penarikan obat agar menjamin efisiensi dan keamanan terapi pasien.
Review Artikel : Uji Stabilitas Pada Sediaan Gel Berdasarkan Formulasi Dan Bahan Aktif Ferdinand, Devira Niken Putri; Hindriani, Rima; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.752

Abstract

Uji stabilitas merupakan tahapan penting dalam pengembangan sediaan gel untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas produk farmasi. Stabilitas sediaan gel dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis bahan aktif, basis gel, serta kondisi penyimpanan. Artikel ini bertujuan untuk mereview literatur yang membahas aspek stabilitas sediaan gel dengan fokus pada variasi formulasi dan bahan aktif yang digunakan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan topik stabilitas gel. Hasil telaah menunjukkan bahwa perubahan pH, viskositas, warna, dan bau selama penyimpanan sangat dipengaruhi oleh sifat kimia bahan aktif serta interaksinya dengan basis gel seperti karbomer, HPMC, atau natrium alginat. Simpulan dari artikel ini menunjukkan pentingnya pemilihan kombinasi formulasi yang tepat serta perlunya uji stabilitas akselerasi dalam pengembangan produk gel yang optimal.
Review Artikel : Pengaruh Suhu Terhadap Stabilitas Obat Tablet Dewi, Mifta; Musa’adah; Latifah, Nor
Sains Medisina Vol 3 No 6 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i6.812

Abstract

Kestabilan obat adalah faktor penting yang menentukan keamanan, efektivitas, serta kualitas sediaan farmasi selama penyimpanan. Tablet sebagai bentuk sediaan padat yang paling banyak digunakan sangat rentan terhadap perubahan suhu. Suhu tinggi dapat mempercepat kerusakan bahan aktif, yang menyebabkan penurunan kadar zat aktif dan efektivitas obat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu terhadap stabilitas tablet melalui studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa suhu tinggi secara signifikan menurunkan kestabilan tablet, khususnya pada suhu di atas suhu ruang. Oleh karena itu, pengawasan suhu selama penyimpanan dan distribusi sangat diperlukan untuk menjaga kualitas produk obat hingga akhir masa simpannya.
Co-Authors Abadi, Shada Adila Adila Abadi, Shada Afifah, Neela Agustina, Laila Sonia Ahdyani, Risa Akbar, Muhammad Arif Alfianti, Veressa Amalia, Yolla Rizka Anggryanti, Alya Aniffah, Putri Annisa Annisa Annisa, Rifka Aprianti, Siti Apriliana, Rusnia Ariadi, Herman Ariqah, Maura Putri Ashya, Nur Rifa Asyiva, Asyiva Aulya, Natasya Az-Zahra, Difa Azkia, Aulia Azzahra Ramadhani, Padma Azzahra, Maulida Bagdadi, Muhammad Bagirsun, Hanggara Bayu Koen Anggoro Betty Masruroh Cahyani, Amanda Cantika, Hana Salma Challiztha, Laohannia Dewi, Mifta Dewi, Retna Eka Djoumoi, Ahmed Eko Pramudya Laksana Eprariana, Eprariana fatimah Fatimah Fatmasari, Erlina Fazri, Muhammad Ferdinand, Devira Niken Putri Gabriyuvela, Gabriyuvela Gito Supriadi, Gito Habibah, Ratna Hafidz, M. Hafifah, Fitria Noor Hafifah, Rabiatul Hafifah, Rahmalisa Hasbi As-Shiddiq Haykal, Muhammad Hilalliyah, Nor Hindriani, Rima Isdalia, Isdalia JAHRATUN NISA Jannah, Fithri Nur Jannah, Ghina Raudatul Jihan Jihan Julianti, Nurul Hasni Julianti, Silvia Tri Kautsar Eka Wardhana Khatami, Muhammad Romansyah M. Awaluddin Padjrin M. Yogi Riyantama Isjoni Madhani, Muhammad Faqih Mahmudah Mahmudah Makki, Makki Maulida, Maulida Maulida, Sindy Maulidah, Meilisa Maysa, Fuad Muhammad Fadhli Mulyany, Sri Musa’adah Najwi Hasani Nia Kusumadewi NISA, JANNATUN Nissa, Hayatun Niswah, Nihlatun Nizar, M Zikri Noor Azizah Noor, Fahmi Noorahman, Harris Noorlaila, Noorlaila Noormila, Cahya Norhikmah Norhikmah Nugraha, Fithri Mutia Nur'assyfa, Fayza Nindya Nurdiniyah, Syti Qoirunisa' Padjrin, M Awaluddin Prasetyo, Pinki Prastyka, Della Pratiwi, Meri Nabila Puspitasari, Cantika Putri, Anisa Maharani Putri, Audy Apriliana Putri, Chantika Nova Scayh Rachmayani, Syifa Rahmadani, Syifa Askila Rahmadayanti, Khairunisa Rahmah, Elita Rahmah, Fathiyatur Rahman, Akmal Fadhlir Rahmi, Nadia Raida, Raida Ramadhani, Putri Novianur Randani, Randani raudatul jannah Reihan Ridha, Muhammad riauwati, Rosa Rismawati, Silvia Rizky, Hidayatur Romario, Romario Rusmini, Ninda Sa'adah, Hayatus Safitri, Nadia Sairi, Ahmad Salim, Nur Luthfia Saputra, Nicky Sari, Nor Tiara Sari, Noviana Savitri, Aida Sa’adah, Hayatus Shofiyuddin, Muh. SRI RAHAYU Sumarno, Nailia Nur Isma Sutriyani, Wulan Syafi'i, Muhammad Syahjiah, Lidya Tempati, Jenni Getbriella Triyanti, Dhea Dwi Udin, Handayani Vira Setia Ningrum Yannur, Khairi Yanti, Irma Nadia Yusiandari, Nailu Shifa Zaida, Yumna Zalda, Safina Azzahria Zalmiati Zamzani, Irfan Zumrotun, Erna