p-Index From 2021 - 2026
13.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Ilmu Administrasi Publik Jurnal El-Riyasah : Jurnal Kepemimpinan dan Administrasi Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Menara Ilmu Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Journal of English Language and Education Jejaring Administrasi Publik (JAP) PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Jurnal Ekonomi Aktual Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Jurnal Iso COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Journal of Education, Cultural, and Politics Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Publicness: Journal of Public Administration Studies AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Journal of Economics and Management Scienties Jurnal Media Ilmu JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) Adabi: Journal Of Public Administration And Business Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Penataan Administrasi Desa dalam Menunjang Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Kubang Gedang, Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci Hilda Mayang Sari; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana penataan administrasi dalam menunjang efektivitas penyelenggaraan pemerintah Desa Kubang Gedang Kecematan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif, yakni dengan menyajikan data yang dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagi sumber data yang terkumpul, mempelajari data, menelaah, menyusunya dalam suatu satuan yang kemudian dikatagorikan pada tahap berikutnya, dan memeriksa keabsahan data serta manafsirkanya dengan analisis sesuai denga kemampuan daya nalar peneliti untuk membuat kesimpulan penelitian. maka penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa penataan administrasi desa dalam menunjang efektivitas penyelenggaraan pemerintah Desa Kubang Gedang Kecematan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci masih belum berjalan maksimal karena pemerintah Desa Kubang Gedang Kecematan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci sendiri belum terdata semua di buku-buku administrasi. Sebab itu, administrasi pemerintah memegang peranan yang penting karena keterlibatan pemerintah dalam sistem administrasi. Untuk menyelenggarakan administrasi desa yang efektif diperlukan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan terhadap aparatur pemerintah desa dalam bidang pemerintahan, sehingga perangkat desa dapat melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik dalam melayani masyarakat. Keberadaan pemerintah desa merupakan alat untuk mencapai tujuan pembangunan nasional ataupun sebagai lembaga yang memperkuat struktur pemerintahan negara Indonesia.
Desentralisasi Administratif Untuk Mewujudkan Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Zulkenedi Zulkenedi; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.111 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i6.12595

Abstract

Desentralisasi merupakan elemen penting dalam meningkatkan kemampuan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif kepada publik. Karena pelayanan publik merupakan salah satu variabel yang menjadi ukuran keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah. Secara umum, desentralisasi dibedakan atas tiga bentuk yaitu: desentralisasi Politik, Desentralisasi Administrasi dan Desentralisasi Fiskal. Good Governance adalah bagian dari pembahasan tentang administrasi publik. Administrasi publik saat ini bergeser dari model admonistrasi publik tradisional dan New Public Management (NPM) menuju ke model Citizen Centered Governance atau bisa disebut sebagai the New Public Service. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan metode penelitian literatur review yang mana memberikan output terhadap data yang ada, serta penjabaran dari suatu penemuan sehingga dapat dijadikan suatu contoh untuk kajian penelitian dalam menyusun atau membuat pembahasan yang jelas dari isi masalah yang akan diteliti. Bersamaan dengan semakin besarnya fungsi desentralisasi tersebut kewenangan pengelolaan keuangan pun makin besar. Disinilah kemudian pemerinta daerah memiliki kewenangan untuk dapat mengumpulkan Pnedapatan Asli daerah (PAD
Peningkatan Capacity Building Aparatur Nagari Suayan dalam Pemanfaatan Kios SKM dan Menganalisis Data Survey Kepuasan Masyarakat Dasman Lanin; Boni Saputra; Lince Magriasti; Afifah Asriati; Dwi Finna Syolendra; Muhammad Nasrullah
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i3.12468

Abstract

This community service activity is an advanced stage for the second year, funded by the Institute for Research and Community Service (LPPM) Universitas Negeri Padang. This activity aims to assist in increasing the knowledge and skills of Nagari Suayan officials in conducting technology-based community satisfaction surveys (SKM) in the form of utilizing SKM kiosk machines and activities to analyze SKM results data. The SKM Kiosk is an SKM survey recording machine that utilizes digital technology. The method in this activity uses training and mentoring, "participatory extension". The results achieved in this activity included the following: Apparatus became skilled and accustomed to using/utilizing SKM Kiosk machines, making it easier for them to record SKM surveys and apparatus were also able to analyze and process SKM results data and were able to interpret data analysis results and be able to provide solutions or breakthroughs (innovations) in realizing services that satisfy the community towards excellent service in the Nagari.
Problematika Pelaksanaan Otonomi Khusus di Papua: Ditinjau Dari Indeks Pembangunan Manusia Ira Haira Zulfia; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v5i2.5263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganisis menganalisis bagaimana problematika pelaksanaan otonomi khusus ditinjau dari indeks pembangunan manusia (IPM). Artikel ini dianalisis menggunakan pendekatan studi literatur, yang melibatkan pengumpulan informasi dan sumber yang relevan terkait dengan topik yang dibahas. Sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis isi. Hasil dari studi literatur ini mengungkap beberapa problematika pelaksanaan otonomi khusus di Papua, terutama dalam konteks indeks pembangunan manusia. Beberapa masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini antara lain terhentinya dana otonomi khusus di birokrasi pemerintahan, kurangnya layanan kesehatan yang memadai, keterbatasan sarana dan prasarana, diskriminasi kebijakan pusat terhadap daerah, dan pertumbuhan ekonomi yang rendah setelah pelaksanaan otonomi khusus.
“Satu Nagari Satu Event” Sebuah Upaya Untuk Kemajuan Kabupaten Tanah Datar Feby Hidayat; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 9 No. 2 (2023): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2023.12875

Abstract

The authority given to local governments by the central government to manage regional affairs for the benefit of the people is known as decentralization. The Tanah Datar Regency Government makes a policy through the “One Village One Event” program. The purpose of this study was to determine the benefits and inhibiting factors in implementing “One Village One Event” using a qualitative approach. By describing the implementation of “One Village One Event” activities, this type of research is descriptive in nature. In this study, interview techniques, documentation, literature reviews in journals and online media, and documentation were used to collect data. The results of this study indicate that the benefits of ”One Village One Event” are Preserving Culture, Exploring Local Potential, Increasing Tourism and Increasing the Community's Economy. The implementation went smoothly and without any significant obstacles.
Desentralisasi dan Inovasi Pemerintah: Membangun Model Pemerintahan Lokal yang Berkelanjutan Citra Rosika; Aldri Frinaldi S; Lince Magriasti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1111

Abstract

Perlindungan hukum bagi anak selaku korban merupakan usaha yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan perlindungan yang bersifat yuridis. Penelitian ini diangkat dari kasus terjadinya pelecehan seksual anak dibawah umur di JIS. Terjadinya pelecehan seksual di JIS menjadikan taraf internasional yang dimilikinya tidak memberikan jaminan anak bebas dari suatu tindak pidana pelecehan seksual. Permasalahan yang dihadapi yaitu bagaimana perlindungan hukum bagi anak dibawah umur sebagai korban tindak pidana pelecehan seksual saat ini dan bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum bagi anak korban pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS). Penulisan ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, yaitu penelitian hukum dilakukan dengan menganalisis permasalahan menggunakan ketentuan hukum dan bahan yang diperoleh saat penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlindungan hukum bagi anak sebagai korban tindak pidana pelecehan seksual telah dirumuskan dalam beberapa rumusan kebijakan nasional, yaitu UU No. 23 Tahun 2002 joUU No. 35 Tahun 2014tentang Perlindungan Anak, UU No. 13 Tahun 2006 jo UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta Inpres No. 5 tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak. Upaya-upaya perlindungan hukum yang telah dilakukan oleh KPAI dan LPSK sebagai lembaga yang berwenang dalam memberikan perlindungan hukum bagi anak korban pelecehan seksual di JIS telah memenuhi amanat terkait dengan dengan perlindungan anak, diantaranya adalah dengan melakukan pengawasan dan pendampingan psikologis.
Critical Analysis of Decentralization Theory in the Context of Local Government: A Literature Review Fifi Febriandiela; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Adabi : Journal of Public Administration and Business Vol 11, No 1 (2024): June 2024
Publisher : STIA Adabiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62066/jpab.v11i1.13

Abstract

This article examines multiple elements that impact the outcome of decentralization in the context of local governance. The success of decentralization is heavily contingent upon the robustness of regional institutions, the political dynamics at play, and the unique attributes of the country undertaking the reform, as indicated by a comprehensive analysis of existing literature. Efficient decentralization necessitates well-defined institutional procedures, political solid and civil determination, enhancement of capabilities, and democratic governance. Nevertheless, notable obstacles include the possibility of heightened corruption, involvement from local politics, and discrepancies between the legal framework and real-world implementation. Hence, meticulous planning, contextual adaptations, and vigilant supervision are vital to guarantee accountability and effectiveness in executing decentralization. A literature review conducted with consistent and suitable methodological approaches is a form of qualitative research, specifically within the realm of literature study. This is employed inductively to prevent the emergence of more inquiries. The rationale behind undertaking qualitative research lies in its inherent exploratory nature. A comprehensive analysis is conducted in the part dedicated to the relevant literature or literature review. The research findings indicate that decentralization is an intricate and thorough approach whose effectiveness heavily relies on each nation's social, political, and economic circumstances. Robust and responsible local institutions guarantee high-quality public services and mitigate corruption. Decentralization strategies necessitate customization to suit the unique circumstances of each country since a uniform strategy will not be effective universally. The local political dynamics heavily influence the success of decentralization. The effects of decentralization can be influenced by cultural identities and ideological differences, which can affect community trust and involvement and potentially lead to exclusion and instability. Implementing decentralization frequently encounters substantial obstacles, such as the possibility of heightened corruption and political instability.
Decentralization and Public Participation: A Literature Review on Impact and Implementation Dana Mulanda; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Adabi : Journal of Public Administration and Business Vol 11, No 1 (2024): June 2024
Publisher : STIA Adabiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62066/jpab.v11i1.17

Abstract

This study examines the correlation between decentralization and community engagement in local government administration in Indonesia. This study examines the impact of decentralization measures enacted during the reform era on the extent of community involvement in local decision-making processes. The data originates from surveys and interviews conducted with diverse stakeholders in many locations in Indonesia. The research findings indicate that decentralization has facilitated community engagement in local government administration. However, various barriers hinder broader and more efficient participation.
Decentralization and Local Community Welfare: Analysis Based on Literature Studies Ridwan Kurnia Rahim; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
Adabi : Journal of Public Administration and Business Vol 11, No 1 (2024): June 2024
Publisher : STIA Adabiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62066/jpab.v11i1.15

Abstract

This article analyzes the effect of decentralization on the well-being of local communities by studying existing literature. Decentralization is the process of transferring power and control from the central government to local governments. Its goal is to enhance local autonomy, improve public services, and promote community engagement. This study examines the several types of decentralization, including administrative, fiscal, and political, and how they affect local governance. The study findings indicate that the effectiveness of decentralization is closely linked to the caliber of governance, local administrative and budgetary capabilities, and the dedication of central and local governments to empowering communities. This article also emphasizes that the appropriate implementation of decentralization can improve economic growth, social welfare, and community engagement. However, if not effectively managed, decentralization can worsen regional inequality.
ANALISIS KOMPARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KOTA PADANG Vika Yvanka; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v7i2.20623

Abstract

Kota Padang merupakan daerah kemiskinan tertinggi di Provinsi Sumatera Barat akibat penyebaran penduduk yang tidak merata sehingga diterapkanlah Program Keluarga Harapan yang dalam penerapannya di bantu Pendamping PKH. Namun terdapat kendala seperti tugas Pendamping PKH tidak dilaksanakan secara maksimal dan kurangnya koordinasi Pendamping PKH dengan Organisasi Masyarakat sehingga mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung PKH. Penelitian ini bertujuan menjelaskan implementasi PKH yang di dukung oleh Peran Pendamping PKH di Kota Padang, kemudian hasil program ini akan peneliti bandingkan dengan Implementasi PKH di kota-kota yang ada di Indonesia. Penelitian ini disajikan menggunakan metode kualititatif dengan metode analisis deskriptif komparasi. Kemudian, pembahasan serta penyusunan dilakukan dengan pendekatan studi pustaka melalui literatur jurnal ilmiah yang relevan atau melalui informasi online. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan program ini dilakukan dengan pemberian bantuan sosial, memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada nelayan dan budidaya ikan kecil serta pelatihan membuat oleh-oleh di Kelompok Wanita Nelayan. Selain itu, peran pendamping memainkan peran yang strategis dalam meningkatkan kondisi sosial ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), kualitas pelayanan pendidikan dan Kesehatan, taraf pendidikan anak terutama RTSM, serta status kesehatan dan gizi ibu hamil dan nifas, serta anak di bawah 6 tahun dari RTSM. Jika dibandingkan dengan kota lain, penerapan PKH di Kota Padang masih belum sempurna sehingga perlu dibandingkan untuk menjadi cerminan maupun motivasi dalam penerapannya.
Co-Authors Ade Lestari Adil Mubarak Afda Liza Fitri Afdila, Afdila Afifah Asriati Akbar, Wahyu Saputra Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi S Algamar, Ratika Amalda, Aviva Amalia, Disa Andri Yeska Saputra Annisa Putri Arif, Muhammad Ananda Ashilah Puti Salsabila Arfi Azfirmawarman, Dony Azmil Fadhli Beta Santria Sholehah Boni Saputra Briantama, Albi Citra Rosika Dana Mulanda Dana Mulanda Dasman Lanin Dwi Finna Syolendra Dwi Putri Edward, Aurelia Valentin Efendi, Tifani El Habyb, Fhariz Endah Kurnia ERIZONA, WAWAN Erlangga, Farera Fadila, Farah Fajria, Rahmah Fatimah*, Siti Febri Nola Distra Feby Hidayat Fenni Hasanah Fernanda, M Fifi Febriandiela Fifi Febriandiela Fitriani, Aulia Annisa Frinaldi S, Aldri Frinaldi, Aldi Habibillah, Fobi Handraini, Helti HANIFAH, ZARMA Hasbullah Malau Hayati, Nada Hendra Naldi Hendranaldi, Hendranaldi Hendri Gunawan Hilda Mayang Sari Indah, Sentia Ira Haira Zulfia Irmalinda, Zikra Putri Jumiati Kardina, Mutia Karminos, Rizki Kelvin Ramadhan Lathifah, Hilma Latifa, Asma Lestari*, Novindia Ayu Lutfi, Addibul Maggara, Tomi Satria Maharani, Syabilla Makriwal, Rifaldi Marantika, Jerry Marlina, Siska Mayasari, Ela Meidi Kosandi, Meidi Mudhoffar, Khosyi Muhammad Hafiz Muhammad Nasrullah Muhammad Nasrullah Mulyadi Mulyadi Nadia, Nasyatul Nanda Rahmatul Putra Ningsih, Kartika Shara Noor, Amatul Nora Eka Putri Nora, Desri Nur Iman Subono, Nur Iman Nurul Sari Oktavia, Yelvi Permata Sari, Yustika putra, Yuda Tri putri, amanda Putri, Bella Kharisma Rahmatul Putra, Nanda Revi Oktafiola Rezki Pratama, Fauzan Riandi, Mutiara Ridwan Kurnia Rahim Rifani, Robbi Rima Arfa Solia Rizal Fauzan S, Ahmad Rizkianur, Adlina Rosika, Citra Salmi Wahyuni, Nada Saputra*, Tio Saputra, Affendi Sari, Elvia Siskha Sarjayadi, Sarjayadi Sawitri, Wilda Sendika, May Seulalae, Anggos Habil Sindi Oktavira Sofiani, Nancy Srisaparmi, Srisaparmi Suriadi, Hari Suryani, Aisah Putri Syafira Nadia Syafriandi Syafriandi Vanny, Dasti Vika Yvanka Wahyuni, Yulia Septi Wardana, Rian Ismi Winari, Sonda Yandri, Lara Yanti, Varizka Yona Niko Putri Yulhendri Yulhendri Yuliarti Zaickullah Syefrizal Zikra Putri Irmalinda Zulkenedi Zulkenedi