p-Index From 2021 - 2026
13.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Ilmu Administrasi Publik Jurnal El-Riyasah : Jurnal Kepemimpinan dan Administrasi Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Menara Ilmu Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Journal of English Language and Education Jejaring Administrasi Publik (JAP) PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Jurnal Ekonomi Aktual Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Jurnal Iso COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Journal of Education, Cultural, and Politics Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Publicness: Journal of Public Administration Studies AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Journal of Economics and Management Scienties Jurnal Media Ilmu JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) Adabi: Journal Of Public Administration And Business Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Perma Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Padang Kelas I A Briantama, Albi; Magriasti, Lince
PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies Vol. 3 No. 3 (2024): PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies
Publisher : Policy, Law and Political Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/publicness.v3i3.225

Abstract

This study aims to identify and analyze the inhibiting factors in implementing Supreme Court Regulation Number 1 of 2016 concerning Mediation Procedures in divorce cases at the Padang Religious Court Class I A. Although mediation is expected to reduce the burden on the courts and resolve disputes amicably, especially in complex divorce cases, its implementation at the Padang Religious Court still faces various obstacles. This research used a qualitative approach with a descriptive method, and data was collected through interviews and documentation studies. The results showed that although the PERMA No. 1 Year 2016 implementation has been going well, its effectiveness in the field is still low. This is reflected in the mediation success rate, which only reached 4.81%, with most divorce cases failing the mediation process. The main obstacles to implementation include the low legal awareness of the litigants, the lack of transparency of non-judge mediator fees, the limited ability of mediators, and the lack of socialization of mediation procedures by the Padang Class I A Religious Court.
Fiscal Decentralization: A Comparative Study Between South Korea And Indonesia Hafiz, Muhammad; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2023): Pemikiran Administrasi Negara 7 ( SPESIAL ISSUE )
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpan.v15i3.27745

Abstract

Fiscal, administrative and political devolution from the center to lower levels of government has been widely advocated in both developed and developing countries. Fiscal decentralization implies more informed and more specific public local policies. Because fiscal decentralization can lead to more efficient provision of services and public goods to citizens and promote a better match between local government policies and citizens' needs. This study aims to compare the development of fiscal decentralization in South Korea and Indonesia. In OECD countries, one of which is South Korea, local governments spend more on housing and community development, the environment, culture, recreation and education. Meanwhile in Indonesia, personnel expenditure has the largest portion compared to other types of expenditure. So that the use of regional funds is still not optimal for improving the quality of life of the community.
Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia Azfirmawarman, Dony; Magriasti, Lince; Yulhendri, Yulhendri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 5 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i5.22864

Abstract

Artikel ini membahas tentang perubahan metode penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. IPM merupakan salah satu komponen penting dalam mengukur kemajuan pembangunan manusia di suatu negara. Dalam artikel ini penulis menjelaskan bahwa perubahan metodologi penghitungan IPM dilakukan untuk memperbaiki kelemahan metode sebelumnya, terutama dalam hal ketersediaan data. Artikel tersebut juga menjelaskan bahwa HDI di Indonesia terdiri dari tiga aspek pembangunan manusia, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Selain itu, artiel ini juga membahas peran pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan manusia, serta perbedaan antara pendekatan pembangunan manusia dan pendekatan sumber daya manusia atau pendekatan kesejahteraan manusia. Artikel yang digunakan adalah pendekatan kualitatif eksploratif dengan tinjauan pustaka sebagai metodologi penelitiannya. Data dikumpulkan melalui kumpulan literatur dari buku, jurnal, dan opini ilmiah untuk membahas konsep kepemimpinan, peran manajemen, dan budaya organisasi dalam pembangunan manusia. Temuan menunjukkan bahwa perubahan metodologi penghitungan IPM di Indonesia telah memperbaiki kelemahan metode sebelumnya. Dalam artikel ini, penulis juga memberikan rekomendasi untuk terus meningkatkan kualitas data dan metodologi penghitungan IPM di masa mendatang. Secara keseluruhan, artikel ini memberikan informasi penting mengenai pembangunan manusia di Indonesia dan perubahan metodologi penghitungan IPM. Artikel ini dapat menjadi referensi bagi para analis dan profesional lain yang bergerak di bidang pembangunan manusia atau mengukur kemajuan pembangunan di Indonesia.
Perjalanan Otonomi Daerah di Indonesia Lestari, Ade; Magriasti, Lince; Suriadi, Hari
Jurnal Media Ilmu Volume 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmi.v3i1.5589

Abstract

Otonomi daerah dinegara Indonesia ini telah dimulai pada tahun 1903 dan terbagi pada tiga zaman yaitu masa Pendudukan Belanda, masa pendudukan Jepang, dan masa kemerdekaan  Republik Indonesia pada tahun . Selama rentang waktu tersebut, politik mengalami perubahan situasi menyebabkan berubah juga pelimpahan otonomi  daerah. Sejak keberadaannya hingga saat ini, otonomi daerah di Indonesia telah mengalami perubahan mengikuti ritme “push-pull” kekuasaan daerah pusat. Otonomi daerah kadang bertambah dan kadang menurun.  Seperti itulah naik turunnya otonomi daerah yang telah berlalu dan akan terus terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sejarah Perkembangan Desentralisasi dan Otonomi Daerah di Indonesia Suriadi, Hari; Magriasti, Lince; Frinaldi, Aldri
Media Ilmu Volume 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : Jurnal Media Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmi.v2i2.4974

Abstract

Artikel ini mengulas sejarah perkembangan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia dari masa kolonial hingga era kontemporer. Pada masa kolonial, sistem pemerintahan sentralistik Belanda membatasi kewenangan daerah, dan hal ini berlanjut hingga awal kemerdekaan. Proses sejarah ini mencatat perubahan signifikan setelah era Orde Baru, yang melahirkan kebijakan desentralisasi pada tahun 1974. Puncak perubahan terjadi pada era Reformasi tahun 1998, dengan amandemen UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Artikel ini membahas dinamika perubahan undang-undang serta peran kebijakan dalam memandu evolusi desentralisasi. Pembahasan mencakup pencapaian signifikan seperti pembentukan daerah otonom, perubahan struktur pemerintahan daerah, dan peningkatan kewenangan daerah dalam mengelola sumber daya lokal. Dengan merinci perkembangan historis desentralisasi dan otonomi daerah, artikel ini memberikan pemahaman tentang perubahan kebijakan yang telah membentuk pemerintahan daerah di Indonesia. Implikasi sejarah ini juga membantu merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan efektivitas dan keadilan dalam implementasi desentralisasi di masa depan. Seiring berjalannya waktu, Indonesia telah mengalami transformasi dalam sistem pemerintahan daerahnya melalui proses desentralisasi dan pemberian otonomi kepada daerah. Proses ini memiliki akar sejarah yang dalam, melibatkan perubahan kebijakan dari masa kolonial hingga saat ini. Artikel ini akan mengulas sejarah perkembangan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia.
Pelaksanaan Pemerintahan Daerah Yang Maksimal Melalui Desentralisasi Dan Otonomi Daerah Sofiani, Nancy; Magriasti, Lince
Media Ilmu Volume 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : Jurnal Media Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmi.v2i2.4997

Abstract

Otonomi daerah merupakan bentuk desentralisasi kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dan memberikan pelayanan setara kepada masyarakat lokal sesuai dengan kebutuhan mereka. Keberhasilan desentralisasi dan pemerintahan daerah dapat diukur dari peran aktif masyarakat lokal dalam meningkatkan pelayanan pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Pelayanan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat merupakan unsur penting dalam pemerintahan daerah yang efektif. Mencapai tata kelola daerah yang baik membutuhkan keterlibatan dan partisipasi yang kuat.
Peran Pendidikan Yang Berkualitas Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara Kardina, Mutia; Magriasti, Lince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran pendidikan berkualitas terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan fokus pada dampaknya terhadap produktivitas tenaga kerja dan kemampuan mendorong inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka yang mencakup sumber-sumber teks akademis, laporan riset, dan publikasi terkait peran pendidikan berkualitas dalam konteks pertumbuhan ekonomi. Tantangan dan strategi implementasi pendidikan berkualitas membahas kendala-kendala dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas memiliki peran krusial dalam membentuk masa depan ekonomi suatu negara. Meskipun dihadapkan dengan sejumlah tantangan seperti kesenjangan akses, integrasi teknologi, dan ketidaksetaraan gender, strategi implementasi yang holistik dan kolaboratif dapat menjadi kunci untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Pendidikan berkualitas terbukti mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja, merangsang inovasi, dan memainkan peran sentral dalam pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kebijakan Sertifikasi Guru dari Perspektif Hubungan Ekonomi Politik dan Pendidikan di Indonesia Handraini, Helti; Magriasti, Lince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11723

Abstract

Artikel ini menjelajahi kebijakan sertifikasi guru di Indonesia dari perspektif hubungan ekonomi politik dan dampaknya terhadap pendidikan. Ini menggali konteks sejarah dan kontemporer dengan tujuan memahami motivasi dan konsekuensi yang mendasarinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menerapkan analisis dokumen dan tinjauan literatur untuk memeriksa hubungan rumit antara kepentingan ekonomi dan politik dalam membentuk kebijakan sertifikasi. Artikel membahas manfaat ekonomi, seperti peningkatan kualitas guru yang berkontribusi pada tenaga kerja terampil, dan keuntungan politik, termasuk menghindari potensi dampak politik buruk. Temuan ini memberikan wawasan tentang sifat terkait erat antara pertimbangan ekonomi dan politik dalam implementasi sertifikasi guru, menekankan pentingnya memahami dinamika ini untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
Peran Indeks Kebahagiaan (Human Happiness Index) Dalam Perumusan Kebijakan Publik di Indonesia Indah, Sentia; Magriasti, Lince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait Peran Indeks Kebahagiaan (Human Happines Index) dalam Perumusan Kebijakan Publik di Indonesia. Jenis penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya, suatu negara dalam mengukur tingkat kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya berdasarkan pada objek ekonomi seperti GDP, inflasi, dls yang kemudian mengabaikan pemerataan ekonomi. Oleh sebab itu, perlunya melakukan pengukuran terkait keberhasilan pembangunan melalui indikator kesejahteraan dengan indeks kebahagiaan. Indeks kebahagiaan ini dapat menampilkan kepuasan sosial masyarakat berupa pelayanan public yang diberikan, rasa ekamanan, dls serta juga aspek ekonomi. Hasilnya, berbagai negara di dunia telah menggunakan indeks kebahagiaan ini untuk mengukur tingkat kesejahteraan serta keberhasilan pembangunannya termasuk Indonesia dengan melakukan menggunakan 19 indikator yang tercakup dalam 3 dimensi kehidupan berupa dimensi Kepuasan Hidup (Life satisfaction), dimensi perasaan (affect), dan dimensi makna Hidup (Eudaimonia). Sehingga, indeks kebahagiaan ini dapat dijadikan acuan bagi para perumus kebijakan agar dapat mengeluarkan kebijakan yang lebih baik dan tepat serta mengarahkan pada tercapainya kesejahteraan masyarakat yang kemudian dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan negara indonesia
Analisis Komparatif Program Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan Di Kota Padang Sari, Elvia Siskha; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5401

Abstract

Seluruh warga negara Indonesia berhak mendapatkan Jaminan Kesehatan sesuai dengan Undang-Undang. Berbagai cara dan strategi pemerintah menarik perhatian masyarakat untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Salah satunya adalah kota Padang yang pada tahun 2018 hanya terdaftar 75% dari jumlah pendudukan dalam jangka waktu 4 tahun yaitu pada tahun 2022 jumlah peserta JKN meningkat menjadi 95,38%. Dibandingkan dengan kota di Jawa Tengah yang mendapatkan penghargaan UHC, dan beberapa kota lainnya, pemerintah Kota Padang perlu meningkatkan pelayanan dan sosialisasi mengenai Jaminan kesehatan Kepada warganya. Penelitian ini dikaji menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparasi yang dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal, dokumen, dan data pendukung lainnya. Penelitian ini menghasilkan bahwa kota Padang masih perlu melakukan pembenahan dalam meningkatkan pelayanan kesehatannya seperti kesuksesan JKN di kota Bandung dengan kebijakan Satlak Jamkes, kota Bekasi dengan program Kartu Bekasi sehatnya dan Jakarta Utara dengan kualitas pelayanan yang memuaskan pasiennya.
Co-Authors Ade Lestari Adil Mubarak Afda Liza Fitri Afdila, Afdila Afifah Asriati Akbar, Wahyu Saputra Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi S Algamar, Ratika Amalda, Aviva Amalia, Disa Andri Yeska Saputra Annisa Putri Arif, Muhammad Ananda Ashilah Puti Salsabila Arfi Azfirmawarman, Dony Azmil Fadhli Beta Santria Sholehah Boni Saputra Briantama, Albi Citra Rosika Dana Mulanda Dana Mulanda Dasman Lanin Dwi Finna Syolendra Dwi Putri Edward, Aurelia Valentin Efendi, Tifani El Habyb, Fhariz Endah Kurnia ERIZONA, WAWAN Erlangga, Farera Fadila, Farah Fajria, Rahmah Fatimah*, Siti Febri Nola Distra Feby Hidayat Fenni Hasanah Fernanda, M Fifi Febriandiela Fifi Febriandiela Fitriani, Aulia Annisa Frinaldi S, Aldri Frinaldi, Aldi Habibillah, Fobi Handraini, Helti HANIFAH, ZARMA Hasbullah Malau Hayati, Nada Hendra Naldi Hendranaldi, Hendranaldi Hendri Gunawan Hilda Mayang Sari Indah, Sentia Ira Haira Zulfia Irmalinda, Zikra Putri Jumiati Kardina, Mutia Karminos, Rizki Kelvin Ramadhan Lathifah, Hilma Latifa, Asma Lestari*, Novindia Ayu Lutfi, Addibul Maggara, Tomi Satria Maharani, Syabilla Makriwal, Rifaldi Marantika, Jerry Marlina, Siska Mayasari, Ela Meidi Kosandi, Meidi Mudhoffar, Khosyi Muhammad Hafiz Muhammad Nasrullah Muhammad Nasrullah Mulyadi Mulyadi Nadia, Nasyatul Nanda Rahmatul Putra Ningsih, Kartika Shara Noor, Amatul Nora Eka Putri Nora, Desri Nur Iman Subono, Nur Iman Nurul Sari Oktavia, Yelvi Permata Sari, Yustika putra, Yuda Tri putri, amanda Putri, Bella Kharisma Rahmatul Putra, Nanda Revi Oktafiola Rezki Pratama, Fauzan Riandi, Mutiara Ridwan Kurnia Rahim Rifani, Robbi Rima Arfa Solia Rizal Fauzan S, Ahmad Rizkianur, Adlina Rosika, Citra Salmi Wahyuni, Nada Saputra*, Tio Saputra, Affendi Sari, Elvia Siskha Sarjayadi, Sarjayadi Sawitri, Wilda Sendika, May Seulalae, Anggos Habil Sindi Oktavira Sofiani, Nancy Srisaparmi, Srisaparmi Suriadi, Hari Suryani, Aisah Putri Syafira Nadia Syafriandi Syafriandi Vanny, Dasti Vika Yvanka Wahyuni, Yulia Septi Wardana, Rian Ismi Winari, Sonda Yandri, Lara Yanti, Varizka Yona Niko Putri Yulhendri Yulhendri Yuliarti Zaickullah Syefrizal Zikra Putri Irmalinda Zulkenedi Zulkenedi