Articles
Pengaruh Aktivitas Senam Otak Terhadap Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Assyofa Padang
Seftiana, Selly;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v3i1.189
Penelitian ini di latar belakangi oleh masih banyak anak yang belum berkembang kecerdasan kinestetik yang mana belum seimbangnya antara apa yang dipikiran dengan perbuatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh aktivitas senam otak terhadap kecerdasan kinestetik pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Assyofa Padang. Kecerdasan kinestetik yang akan diteliti meliputi bagaimana anak dapat mengsinkronisasi anatara isi pikiran dengan perbuatan atau Tindakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak Taman Kanak-Kanak Assyofa Padang, sedangkan sampel penelitian ini adalah B3 sebagai kelas eksperimen dan kelas B4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang berupa pernyataan sebanyak 7 item pertanyaan dan teknik analis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dengan bantuan komputerisasi SPSS 20. Berdasarkan hasil dari penelitian terlihat hasil dari uji pengaruh (effect size) aktivitas senam otak terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Assyofa Padang diperoleh hasil sebesar 1,49. Yang mana berdasarkan kategori dari uji effect size hasil tersebut termasuk pada kategori kuat.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Prezi Terhadap Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Kartika 1-7 Padang
Warrizqi, Iftitahurrahmi;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.966 KB)
|
DOI: 10.53398/jr.v2i2.204
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bercerita anak di sekolah tersebut. Penelitian ini punya tujuan guna mengetahui bagaimana efektivitas efektivitas penggunaan aplikasi prezi terhadap kemampuan bercerita anak usia dini di Taman Kanak-kanak Kartika 1-7Padang. Jenis penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif sementara metodenya quasi eksperimen. Penelitian dijalankan di TK Kartika 1-7 Padang dengan melakukan di dua kelas, yakni kelompok eksperimen kelas B1 sebanyak 13 anak serta kelompok kontrol kelas B5 sebanyak 13 anak. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan instrument penelitian berupa indikator-indikator yang akan dicapai sebanyak 9 butir item, yang dilakukan melalui tes perbuatan. Teknik analisis data memakai uji normalitas, homogenitas serta hipotesis. Alat pengumpul data digunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 15.0 for windows. Didasarkan analisis data, hasil rata-rata pre-test serta post-test kelompok eksperimen ialah 20,15 serta 27,38. Sementara pada kelompok kontrol, rata-rata hasil pre-test serta post-test adalah 20,62 dan 25,00. Data yang dihasilkan berdistribusi normal serta homogen. Pada uji hipotesis dengan Independent sample t-test nilai sig (2- tailed) 0,000 yaitu lebih kecil dari 0,05. Dapat disimpulkan bahwa media aplikasi prezi terbukti lebih efektif terhadap kemampuan bercerita anak.
Pengaruh Kegiatan Eco Enzyme Terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Ananda Maek
Aisyah Gustia, Bening;
Yaswinda, Yaswinda;
Zulminiati, Zulminiati;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v3i2.275
The lack of science learning in an environment that supports the development of science process skills in early childhood is caused by a lack of teacher knowledge in introducing interesting science activities related to the environment. This study intends to demonstrate how eco enzyme activities at Ananda Maek Kindergarten affect young children's science process skills. In this study, a quantitative method and a quasi-experimental design are used. All pupils at Ananda Maek Kindergarten made up the study's population, and class B3 served as both the experimental group and class B4 served as the control group. Data analysis procedures employed normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing with the aid of the computerized SPSS 20. Data collection techniques used tests in the form of statements of 8 items. According to the study's findings, the pre-test sig (2-tailed) value was 0.118, and following treatment, there was a rise in both classes with a sig (2-tailed) of 0.000. However, the experimental class's average score was higher—28,400—than the control class's average of 25,80. Thus, it can be said that eco enzyme activities have a considerable impact on young children's science process skills at Ananda Maek Kindergarten.
Efektivitas Permainan Teka-Teki Silang Terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Uswatun Hasanah Kota Padang
Aulia, Hasnatul;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v3i2.280
The motivation for this study stems from the fact that the teacher only introduces English vocabulary through picture guessing games, which in reality only teach basic vocabulary definitions. The purpose of this study was to determine how successful crossword puzzle games are at teaching English vocabulary to children between the ages of 5 and 6 at Uswatun Hasanah Kindergarten in Padang City. This kind of study uses a one-group pretest-posttest design model and is quantitative with a quasi-experimental design. According to the study's findings, crossword puzzles helped children at Uswatun Hasanah Kindergarten in Padang City, Indonesia, aged 5 to 6, recognize English words
Pengaruh Kegiatan Cooking Class Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Sutera
Sari, Minda;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v3i2.378
One of the most important aspects of child development to be stimulated is the aspect of physical motor development, namely fine motor. Children's fine motor development becomes optimal when they get the right stimulation. However, the activities at school are not maximal in stimulating children's fine motor skills, so other activities are needed that support the development of children's fine motor skills. Cooking class is an activity that can stimulate fine motor skills in children, because in this activity children will use their fingers when cleaning ingredients and eye and hand coordination when cutting ingredients. This type of Quasi Experimental research is a research method for researchers with quantitative research types. Groups B1 and B2 in this study were taken as samples. The experimental class is in Group B1 with 10 children and the control class is in Group B2 with 10 children. Data collection techniques in this study were in the form of tests and observations. Hypothesis testing uses the statistical technique T-test with the help of SPSS 20 which shows a significance level <0.05
Efektifitas Permainan Bakiak Dalam Mengembangkan Keterampilan Pro-Sosial Anak Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan
Sopia, Sopia;
Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v3i2.391
The background of this research is because there are children who when carrying out an activity at school prefer friends, lack a sense of concern for children, do not cooperate and are less responsible for the tasks carried out. This research approach is quantitative with a type of quasi-experimental (experimental quiz). The population in this study was the study group at Pembina State Kindergarten 01 Sutera which consisted of 3 classes, namely B1 17, B2 17 and B3 21. The samples in this study were group B1 and group B2 which were taken by purposive sampling technique, where the group B1 is used as the control class and B2 is used as the experimental class. The instrument in the research uses a test. The data analysis test used in this study was to compare the differences of the two average scores, so a t-test was performed. but before that, first do the normality test and homogeneity test. The results of this study show that: a) the homogeneity test is known to have a significant value (sig) 0.399> 0.05. It was concluded that the variance of the N-gain data for the experimental class and the control class was homogeneous: b) The sig(2-tailed) value was 0.001 based on table t 0.001<0.05. Thus it can be concluded that playing bakiak is more effective for stimulating children's prosocial skills in Pembina 01 Sutera Kindergarten. It can be concluded that clogs play is proven to be more effective on children's prosocial skills
Efektivitas Layanan Informasi Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Permainan Lokal Serawai “Sesiku” Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Kerjasama Pada Anak
Qalbi, Zahratul;
Ayu Herawati, Anna;
Daryati, Melia eka;
Marlina, Serli
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3484
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan tingkat kemampuan kerjasama anak sebelum dan setelah diberikan perlakuan layanan informasi melalui internalisasi nilai-nilai permainan lokal Serawai Sesiku. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di SDN 43 Seluma. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling yaitu siswa kelas 5 Sekolah Dasar 43 Seluma Provinsi Bengkulu. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis, untuk uji paired test dapat dilihat bahwa nilai sig (2-tailed) adalah .000 yang berarti nilai signifikan 0.000 < 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan informasi melalui internalisasi nilai-nilai permainan local Serawai dapat meningkatkan kemampuan kerjasama siswa.
Studi Deskriptif Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-Kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang
Rahmi, Nicky Zonita;
Marlina, Serli
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 4 (2024): Madani, Vol. 2, No. 4 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.11212545
This research aims to evaluate the implementation of child-friendly education at Pertiwi 1 Kindergarten at the Governor's Office. The methods used are observation and interviews with teachers as well as analysis of school documents. The research results show that Pertiwi 1 Kindergarten has implemented seven child-friendly school policy indicators, including anti-violence and anti-discrimination policies, as well as written SOPs for follow-up to violence. This school also meets six of the seven indicators for curriculum implementation, such as providing RPPM and RPPH, arranging classrooms, and providing play equipment and wall decorations. However, a curriculum based on children's rights is not yet available. In addition, five teachers at this school claim to understand children's rights and child-friendly education, with four of the five teachers having PAUD degrees and having attended related training. Another teacher has more than 10 years of work experience and has also attended several seminars. The conclusion of this research is that Pertiwi 1 Kindergarten has succeeded in implementing most of the indicators of child-friendly education, but still needs to improve aspects of the children's rights-based curriculum to achieve the desired standards.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kincir Angka di PAUD Buah Hati Kota Sawahlunto
Yunita, Arni;
Marlina, Serli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25006
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak mengenal angka dan penggunaan media yang kurang tepat dalam pembelajaran mengenal angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal angka melalui permainan kincir di PAUD Buah Hati Kota Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya memecahkan permasalahan yang terjadi dengan tindakan tindakan yang telah direncanakan dalam situasi nyata serta mengamati dan menganalisis setiap pengaruh dari tindakan tindakan tersebut Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kincir angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka di PAUD Buah hati Kota Sawahlunto. Dengan dilakukannya penelitian menggunakan media kincir angka, kemampuan mengenal angka anak dalam menyebutkan angka 1-10 secara berurutan, mengenal angka yang muncul pada kincir angka, mencocokan angka dengan jumlah benda, dan mengenal konsep membandingkan (banyak-sedikit), efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka. Keberhasilan initercapai karna media kincir angka mampu menarik perhatian anak, menciptakan suasna belajar yang menyenangkan, dan memberikan pengalaman belajar kongkrit sesulai dengan karakteristik anak ulsia dini, media kincir angka ini merulpakan metode pembelajaran yang efektif ulntulk memperbaiki kemampulan kognitif anak terkait pengenalan angka.
Peningkatan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mengayam Dengan Bahan Kain Flanel di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto
Handayani, Rani;
Marlina, Serli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25010
Kegiatan menganyam dapat melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan minat anak, menjadikan anak terampil, imajinasi serta konsentrasi dalam menyusun bentuk anyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui menganyam dengan bahan kain flannel di Taman Kanak Kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak Taman Kanak Kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto. Penelitian dilakukan di kelas B1 dengan jumlah murid 15 orang. Hasil didapatkan bahwa pembelajaran pada siklus II sudah berjalan dengan baik dan berhasil. Kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam meningkat yaitu terlihat dari kemampuan anak menggunakan tangan kanan dan tangan kiri dengan tepat saat menggambar pola anyaman sesuai dengan gagasan yang telah ada berawal dari 7% meningkat menjadi 80%. Kemampuan anak mengkoordinasikan mata dan tangan saat menggambar mata dan tangan saat menggambar pola anyaman sesuai dengan gagasan yang telah ada berawal dari 7% meningkat menjadi 73%. Kemampuan anak meniru pola anyaman dari 13% meningkat menjadi 60%. Kemampuan anak mengulangi urutan dalam menganyam berawal dari 7% meningkat menjadi 47%. Kemampuan anak menggunting kain flanel sesuai pola anyaman dari 13% meningkat menjadi 67%. Kemampuan anak menggunting perlengkapan yang dibutuhkan saat menganyam bermula 13% meningkat menjadi 67%. Kemampuan anak menempelkan gambar sesuai pola anyaman bermula bernilai 13% meningkat menjadi 47%. Kemampuan menempel perlengkapan yang dibutuhkan pada saat menganyam bernilai awal sebesar 20% meningkat menjadi 53%. Kemampuan anak melakukan kegiatan menggambar dari contoh hasil keterampilan menganyam bermula bernilai 7% meningkat menjadi 53%. Kemampuan anak berperilaku sabar dan dapat menyelesaikan tugas yang diberikan bermula bernilai 13% meningkat menjadi 53%. Berdasarkan hasil penelitian terlihat peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam, dengan persentase dari siklus I dan siklus II selalu mengalami peningkatan dan perubahan yang sangat baik.